Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kegagalan Material pada Peristiwa Titanic Arfah Gunawan P 121234007 6 Juni 2016.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kegagalan Material pada Peristiwa Titanic Arfah Gunawan P 121234007 6 Juni 2016."— Transcript presentasi:

1 Kegagalan Material pada Peristiwa Titanic Arfah Gunawan P Juni 2016

2 Why did it sank ? (Main Causes) Material FailureHuman Error Titanic Engineering Mistakes

3 Main Part and Causes Part name : Hull Steel (Body) Material : 1” thick mild steel plates The metal showed no evidence bending or deformation Part name : Rivets Material : Steel and wrought iron

4 The Causes of brittle fracture Why material failure cause it ? Low tempetature High Impact Loading Wrought iron is an Iron Alloy with a very low carbon (0.1 to 0.25%) content in contrast to cast iron (2.1% to 4%), and has fibrous inclusions, known as slag up to 2% by weight.

5 Results of the Charpy test for modern steel and Titanic steel [Gannon, 1995]. When a pendulum struck the modern steel, on the left, with a large force, the sample bent without breaking into pieces; it was ductile. Under the same impact loading, the Titanic steel, on the right, was extremely brittle; it broke in two pieces with little deformation. Charpy Test Result Titanic’s steel Modern steel

6 Saran dan Kesimpulan Penggunaan material yang mampu diaplikasian pada suhu rendah. Penggunaan Nikel sebagai bahan campuran, karena diketahui penambahal Nikel pada baja dapat meningkatkan ketangguhan bahkan pada suhu rendah. Material yang digunakan sebagai konstruksi titanic pada saat itu mungkin saja merupakan material plain carbon terbaik yang tersedia, tapi pada saat ini material tersebut tidak dapat digunakan untuk tujuan konstruksi terutama konstruksi kapal. Suhu rendah membuat material getas.


Download ppt "Kegagalan Material pada Peristiwa Titanic Arfah Gunawan P 121234007 6 Juni 2016."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google