Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rika Nurhasanah. Penilaian akreditasi dimaksudkan untuk memberikan gambaran tingkat mutu suatu program studi berdasarkan kriteria akreditasi yang ditetapkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rika Nurhasanah. Penilaian akreditasi dimaksudkan untuk memberikan gambaran tingkat mutu suatu program studi berdasarkan kriteria akreditasi yang ditetapkan."— Transcript presentasi:

1 Rika Nurhasanah

2 Penilaian akreditasi dimaksudkan untuk memberikan gambaran tingkat mutu suatu program studi berdasarkan kriteria akreditasi yang ditetapkan Penilaian dilakukan oleh 2 asesor dari pakar sejawat (peer reviewer) yang ditunjuk oleh LAM PT-Kes Penilaian dilakukan dengan me-review dokumen akreditasi yang dikirim oleh program studi ke Lam PT-Kes Melaui SIMAK PENDAHULUAN

3 TUJUAN Memberikan jaminan bahwa Program Studi memnuhi standr mutu pendidikan Mendorong program studi untuk melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu Hasil akreditassi dapat dimnfaatkan sebagi dasar pertimbangn transfer kredit PT, pemberin alokasi dana dn pengakuan dari institusi lain cerminan totalitas keadaan dan krkteristik input, proses, outcome, kinerja program studi

4 STANDAR AKREDITASI.

5 I. ASESMEN KECUKUPAN II. ASESMEN LAPANG III. PENGHITUNGAN NILAI TERBOBOT DAN VALIDASI HASIL PENILAIAN IV. KEPUTUSAN AKREDITASI V. PENGUMUMAN HASIL AKREDITASI TAHAPAN PENILAIAN

6  Penilaian dilakukan terhadapa dokumen akreditasi (borang prodi, borang unit pengelola PS, dan laporan ED)  Tahap 1: a. Penilaian individual asesor dengan berpedoman pada matrik penilaian b. Penyusunan komentar/deskripsi penilaian secara kualitatif untuk masing-masing butir/parameter/aspek  Tahap 2:a. Kesepakatan komentar/deskripsi kualitatif oleh tim asesor b. Penilaian gabungan anggota tim asesor (tidak dilakukan kesepakatan nilai) ASESEMEN KECUKUPAN

7  Penilaian dilakukan untuk validasi, verifikasi, dan penilaian kinerja program studi  Penilaian dilakukan oleh tim asesor  Tahap 3: a.Pembuatan berita acara asesmen lapang dan penyusunan komentar/deskripsi penilaian secara kualitatif untuk masing-masing butir/parameter/aspek oleh tim asesor b. Diskusi dan membuat kesepakatan antara tim asesor dengan pihak program studi mengenai komentar/deskripsi penilaian kualitatif  Tahap 4:a.Penilaian individual asesor terhadap hasil asesmen lapang b. Penilaian gabungan anggota tim asesor (tidak dilakukan kesepakatan nilai) ASESMEN LAPANG

8  Tahap 5: a. Pembobotan dan rekap nilai yang dibuat oleh asesor  Tahap 6:a. Validasi hasil penilaian untuk menyelaraskan antara nilai kuantitatif, deskripsi kualitatif/komentar, dan data Dilakukan oleh anggota dan staf ahli LAM PT-Kes c. Bila dipandang perlu, dilakukan revalidasi PEMBOBOTAN NILAI DAN VALIDASI

9 Tahap 7: a. Pengambilan keputusan hasil akreditasi berkenaan dengan nilai dan peringkat akreditasi program studi b. Dilakukan oleh pleno KEPUTUSAN AKREDITASI

10 Tahap 8: a. Penerbitan surat keputusan hasil akreditasi b.Pengiriman surat keputusan hasil akreditasi ke prodi dan pihak terkait c. Uploading keputusan akreditasi ke website LAM-PTKes d. Penerbitan sertifikat akreditasi c. Pengiriman sertifikat akreditasi ke program studi PENGUMUMAN HASIL AKREDITASI

11 PENILAIAN TERHADAP PROGRAM STUDI DIDASARKAN PADA DATA DARI DOKUMEN AKREDITASI, YAITU: PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM STUDI 1.Borang Program Studi (mencakup 10 butir untuk Diploma, 100 untuk Sarjana, 100 untuk Magister, dan 98 untuk Doktor) 2.Borang Unit Pengelola PS (mencakup 46 butir untuk Diploma, 43 Sarjana, 48 Magister, dan 48 Doktor) 3.Laporan Evaluasi Diri Program Studi, mencakup 11 aspek/komponen. Penilaian dilakukan oleh Tim Asesor dalam dua tahap, yaitu: a.Asesmen Kecukupan untuk menilai kecukupan mutu dokumen akreditasi. b.Asesmen Lapangan untuk verifikasi dan validasi data.

12 KAITAN STANDAR AKREDITASI PROGFRAM STUDI DENGAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN A. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, DAN STRATEGI PENCAPAIANNYA B. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI C. MAHASISWA DAN LULUSAN D. SUMBERDAYA MANUSIA E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN & SUASANA AKADEMIK F. PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA G. PENELITIAN, PELAYANAN/ PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, & KERJASAMA 1. STANDAR ISI 2. STANDAR PROSES 3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA 6. PENGELOLAAN 7. STANDAR PEMBIAYAAN 8. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Standar Nasional Pandidikan Standar Akreditasi Program Studi 12

13 N0. STANDAR JML ELEMEN JML DESKRIPTOR PRODIUNIT PPS 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU 666 3MAHASISWA & LULUSAN SUMBERDAYA MANUSIA KURIKULUM, PROSES PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA, DAN SISTEMINFORMASI PENELITIAN, PPM, & KERJASAMA378 JUMLAH ELEMEN & DESKRIPTOR STANDAR AKREDITASI DIPLOMA

14 BORANG UNIT PENGELOLA PS DIPLOMA: BOBOT MASING-MASING STANDAR NO STANDAR BOBOT I.Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian 5,97 II. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu 17,92 III.Mahasiswa dan lulusan 17,94 IV.Sumber daya manusia 11,94 V.Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik 5,97 VI.Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi 29,87 VII. Penelitian, pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama 10,45 TOTAL 100

15 SKOR MASING-MASING BUTIR EVALUASI DIRI dan PROGRAM STUDI Setiap butir evaluasi diri diberi skor 1, 2, 3, atau 4, yang menunjukkan: 1 = kurang 1 = kurang 2 = cukup 3 = baik 4 = sangat baik

16 NILAI AKHIR AKREDITASI PROGRAM STUDI NILAI AKHIR AKREDITASI PS NA= N (75%) + N (15%) + N(10%) NA = N BPS (75%) + N BUPPS (15%) + N EDPS (10%)Keterangan: NA = Nilai Akhir Akreditasi Program Studi N= NILAI BORANG PROGRAM STUDI N BPS = NILAI BORANG PROGRAM STUDI N= NILAI BORANG UNIT PENELOLA PS N BUPPS = NILAI BORANG UNIT PENELOLA PS N= NILAI EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI N EDPS = NILAI EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI

17 HASIL PENILAIAN DINYATAKAN: KEPUTUSAN PENILAIAN TERAKREDITASI (A, B, C) atau TIDAK TERAKREDITASI

18 PERINGKAT AKREDITASI Interval SkorPeringkat Akreditasi Sebutan 360 < skor ≤ 400 A Sangat baik 300 < skor ≤ 360 B Baik 200 ≤ skor ≤ 300 C Cukup Skor < 200 Tidak terakreditasi

19 HASIL AKREDITASI BERLAKU: MASA BERLAKU  TERAKREDITASI = 5 TH  Reakreditasi dapat diajukan <5 tahun bila terjadi perubahan signifikan  TIDAK TERAKREDITASI  dapat mengajukan reakreditasi setelah 1 tahun/terjadi perubahan yang signifikan

20 PENGISIAN BORANG 3-A (PROGRAM STUDI)

21 STANDAR I : VISI, MISI, TUJUAN SERTA STRATEGIS PENCAPAIAN Identitas Program Studi : Program Studi (PS): D-III Kebidanan POLKES.... Jurusan/Departemen:.Kebidanan. Fakultas: Perguruan Tinggi: POLTEKES Nomor SK pendirian PS (*): Tanggal SK pendirian PS:

22 IDENTITAS PROGRAM STUDI Pejabat Penandatangan SK Pendirian PS: Bulan & Tahun Dimulainya Penyelenggaraan PS: Nomor SK Izin Operasional (*) : Tanggal SK Izin Operasional: Peringkat (Nilai) Akreditasi Terakhir:

23 IDENTITAS PROGRAM STUDI Nomor SK BAN-PT: BPPSDM Alamat PS: No. Telepon PS: No. Faksimili PS: Homepage dan PS: (*) : Lampirkan fotokopi SK terakhir

24 DATA DOSEN TETAP No. Nama Dosen Tetap NIDN ** Tgl. Lahir Jabatan Akadem ik Gelar Akadem ik Pendidikan D4, S1, S2, S3 dan Asal Perguruan Tinggi Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang Pendidikan (1) (2)(3)(4)(5)(6)(7) (8) 1 Rika LektorS.ST M.Keb D-IV Unpad S2 UNPAD Kebidanan kebidanan

25 IDENTITAS PENGISI BORANG Nama: NIDN: Jabatan: Ketua penjaminan mutu Tanggal Pengisian:  -  -  Tanda tangan Cat : Ketua, wakil ketua anggta

26 KRITERIA PENILAIAN STANDAR 1 : Visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta strategi pencapaian

27 1.1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Jelaskan mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan.

28 VISI PROGRAM STUDI Visi menggambarkan tentang masa depan yang dicita- citakan untuk diwujudkan dalam kurun waktu yang tegas dan jelas. Visi yang baik adalah yang futuristik, menantang, memotivasi seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi realistik terhadap: a. kemampuan dan faktor- faktor internal maupun eksternal; b. asumsi; dan c. kondisi lingkungan yang didefinisikan dengan kaidah yang baik dan benar, konsisten dengan visi perguruan tingginya.

29 Misi Misi dinyatakan secara spesifik mengenai apa yang dilaksanakan. Misi program studi adalah tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat). Keterlaksanaan misi yang diartikulasikan harus merupakan upaya mewujudkan visi program studi.

30 Tujuan dan Sasaran Tujuan dan sasaran dengan rumusan yang jelas, spesifik, dapat diukur ketercapaiannya dalam kurun waktu yang ditentukan, relevan dengan visi dan misinya. Tujuan dan sasaran tersebut di atas direfleksikan dalam bentuk keluaran dan hasil (output dan outcome) program studi (lulusan, hasil penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat). Pernyataan-pernyataan tersebut diketahui, dipahami dan menjadi milik bersama seluruh komponen pengelola program studi dan institusi, serta diwujudkan melalui strategi-strategi dan kegiatan terjadwal di program studi..

31 Sasaran dan Tujuan  Tujuan dan sasaran yang baik adalah yang realistik, unik, terfokus, dan keberhasilan pelaksanaannya dapat diukur dengan rentang waktu yang jelas dan relevan terhadap misi dan visi.  Visi, misi, tujuan, dan sasaran yang baik harus menjadi milik, dipahami dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan program studi.  Strategi pencapaian sasaran yang baik ditunjukkan dengan bukti tertulis dan fakta di lapangan

32  Point (4) Visi, misi, tujuan dan sasaran yang: (1) Sangat jelas. (2) Sangat realistik. (3) Saling terkait satu sama lain. (4) Melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni dan masyarakat.  Point (3) Visi, misi, tujuan dan sasaran yang: (1) Jelas. (2) Realistik. (3) Saling terkait satu sama lain. (4) Melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan alumni. 1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERLIBAT

33 PENILAIAN STANDAR 1 Kejelasan, Konsistesi dan Kerealistikan VMTS  harus jelas dan terukur Penyusunan VMTS melibatkan Stakeholder, Civitas akademika, Lulusan, Pemaangku kepentingan Visi dijadikan acuan dalam merancang sasaran mutu dan kurikulum. Visi Realistis bila didukung rumusan standar kompetensi terukur, kurikulum sebagai penjabaran, struktur organisasi yang komprehensif, SDM, Sarpras, Pkm dan penelitian

34  Point (4) Dokumen formal berisi: (1)Rumusan tujuan bertahap yang akan dicapai pada kurun waktu tertentu (2) Tonggak-tonggak capaian tujuan dalam setiap periode kepemimpinan perguruan tinggi (3) Mekanisme kontrol ketercapaian dan tindakan perbaikan untuk menjamin pelaksanaan tahap-tahap pencapaian tujuan.  Point (3) Dokumen formal berisi: (1) Rumusan tujuan bertahap yang akan dicapai pada kurun waktu tertentu (2) Tonggak-tonggak capaian tujuan dalam setiap periode kepemimpinan perguruan tinggi (3) Mekanisme kontrol ketercapaian dan tindakan perbaikan untuk menjamin pelaksanaan tahap- tahap pencapaian tujuan kurang efektif Sasaran dan strategis Pencapaian

35 Penilaian standar ◦ Memiliki Rencana Induk Pengembangan (RIP). ◦ Adanya renstra di tingkat PS ◦ Adanya RKAT (Rencana Kerja Akademik Tahunan) ditingkat prodi sampai unit pengelola PS ◦ RKAT di audit secara berkala ◦ Ketercapaian Renstra dan RKAT serta evaluasi

36 PENILAIAN Program Studi menetapkan tonggak capaian (milestones) Tujuan sebagai penjabaran atau pelaksanaan rentra, serta mekanisme kontrol ketercapainnya Memiliki Rencana Induk Pengembangan (RIP) Adanya RKAT (Rencana Kerja Akademik Tahunan) ditingkat prodi sampai unit pengelola PS RKAT di audit secara berkala Ketercapaian Renstra dan RKAT serta evaluasi

37 TAMPILAN SASARAN DAN STRATEGIS Dibuat dalam bentuk tabel SASARANSTRATEGIS TAHUN CAPAIAN Pendidikan 1.1. Tenaga pendidikan Peningkatan pendidikan lanjutan (diisi dengan jumlah, prosentase, ) Peningkatan dosen melalui pelatihan

38  Point (4) Visi dan misi perguruan tinggi disosialisasikan secara sistematis dan berkelanjutan kepada semua pemangku kepentingan, internal maupun eksternal serta dipahami dengan sanga baik.  Point (3) Visi dan misi perguruan tinggi disosialisasikan secara sistematis dan berkelanjutan kepada semua pemangku kepentingan internal, dipahami dengan baik SOSIALISASI VISI DAN MISI

39 PENILAIAN 1.2. Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi oleh seluruh pemangku kepentingan internal (internal stakeholders): sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan. Visi dan misi dijadikan acuan dalam menyusun renstra PS dan diatur dalam statuta. Renstra mendapat persetujuan rapat senat Visi dijadikan pedoman, panduan, serta rambu –rambu bagi kepentingan internal serta dijadikan acuan dalam pelaksanaan resntra, keterwujudan Visi, serta keterlaksnaannya dilakukan melalui misi, serta ketercapaian tujuan melalui strategi yang dilakukan

40 KESIMPULAN ELEMEN PENILAIAN STANDAR 1 : VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.Visi dikembangkan berdasarkan kaidah- kaidah ilmiah yang baik dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. 2.Pengembangan visi dan misi perguruan tinggi melalui mekanisme yang akuntabel. 3.Perguruan tinggi menetapkan tonggak- tonggak capaian ( milestones ) tujuan dalam rencana strategis.

41 KESIMPULAN ELEMEN PENILAIAN STANDAR 1 : VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 4. Sosialisasi visi dan misi PS dilaksanakan secara berkala kepada pemangku kepentingan. 5. Visi dan misi PS dijadikan rambu-rambu, panduan, dan pedoman bagi semua pemangku kepentingan internal serta dijadikan acuan untuk mengembangkan Renstra, keterwujudan visi, keterlaksanaan misi, ketercapaian tujuan melalui strategi- strategi yang dikembangkan.

42 STANDAR 2 : TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN DAN MANAJEMEN MUTU

43 1. Standar ini adalah acuan keunggulan mutu tata pamong (governance), kepemimpinan, dan sistem pengelolaan PS sebagai satu kesatuan yang terintegrasi yang menjadi kunci penting bagi keberhasilan program dalam misi (pada tridharma) 2.Tata pamong adalah sistem yang menjamin penyelenggaraan PS dalam memenuhi prinsip-prinsip kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan keadilan. Tata pamong dikembangkan berdasarkan nilai-nilai moral dan etika, serta norma- norma dan nilai akademik. 3.PS mempunyai lembaga-lembaga tertentu yang dianggap penting untuk menciptakan suatu tata pamong yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. KRITERIA PENILAIAN STANDAR 2 : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.

44 4. Dalam hubungannya dengan lingkungan eksternal, tata pamong yang baik mampu menciptakan hubungan saling membutuhkan dan saling menguntungkan antara institusi dengan para pemangku kepentingan. 5. Tata pamong yang baik memerlukan kepemimpinan yang baik di semua tingkatan unit kerja PS. Kepemimpinan PS yang baik tercermin pada kemampuan yang komprehensif untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan komitmen di setiap unit kerja guna mewujudkan visi, melaksanakan misi, dan mencapai tujuan yang dicita- citakan sesuai dengan strategi-strategi yang dikembangkan dan harapan-harapan pemangku kepentingan. KRITERIA PENILAIAN STANDAR 2 : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.

45 6. Tata pamong dan kepemimpinan yang baik memerlukan dukungan sistem pengelolaan yang baik. Sistem pengelolaan yang baik tercermin dalam keefektifan semua fungsi dan operasi manajemen di semua tingkat unit kerja perguruan tinggi. 7. Penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan perguruan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga semua pemangku kepentingan memperoleh kepuasan. 8. Sistem penjaminan mutu perguruan tinggi mencakup pengelolaan masukan, proses, keluaran, dampak, umpan, dan balikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik. KRITERIA PENILAIAN STANDAR 2 : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.

46 2.1.1 PERGURUAN TINGGI MEMILIKI TATA PAMONG YANG MEMUNGKINKAN TERLAKSANANYA SECARA KONSISTEN PRINSIP-PRINSIP TATA PAMONG, TERUTAMA YANG TERKAIT DENGAN PELAKU TATA PAMONG (AKTOR) DAN SISTEM KETATAPAMONGAN YANG BAIK (KELEMBAGAAN, INSTRUMEN, PERANGKAT PENDUKUNG, KEBIJAKAN DAN PERATURAN, SERTA KODE ETIK) Hal-hal yang perlu dibuktikan : Peraturan/pedoman/acu an terkait tata pamong -Kredibel : adanya legalitas lembaga serta WT (wewenang & Tugas), mekanisme pemilihan yang demokratis, adanya mekanisme yang jelas dalam penentuan kebijakan mutu, sasaran mutu, renstra dan RKAT (Rencana Kerja Akademik Tahunan) -Transparasi : keterbukaan dan mekanisme komunikasi -Akuntabilitas : dokumen dan informasi yang dapat diakses, adanya audit internal dan eksternal -Tanggung jawab : pertanggung jawaban dalam forum resmi (rapat tahunan) -Keadilan : Terbukanya kesempatan bagi semua orang  Point (4) Dokumen, data dan informasi yang sahih dan andal bahwa sistem tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan, memenuhi lima pilar berikut: (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil  Point (3) Dokumen, data dan informasi yang sahih dan andal bahwa sistem tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan, memenuhi empat dari lima pilar berikut: (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil

47 2.1 URAIKAN SISTEM DAN TATA PAMONG DI PS YANG KREDIBEL, TRANSPARAN, AKUNTABEL, BERTANGGUNG JAWAB, ADIL Contoh : Pelaksananaan jaminan tata pamong yang kredibel adalah adanya proses pemilihan sesuai prosedur dan kualifikasi terpenuhi (ditunjukkan adanya bukti dari institusi berupa SOP dan dokumen pelaksanannya) Pelaksanaan jaminan tata pamong yang transparan adalah adanya mekanisme pemilihan pengelola melalui rapat senat, transparansi dalam keuangan (adanya dokumen pendukung : RAP, SPJ, laporan keuangan proses pemilihan).

48 Pelaksanaan jaminan tata pamong yang akuntabel adalah melalui pelaksanaan mekanisme manajemen (perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, pelaporan, pemantauan ) dalam memjamin akuntabilitas program keuangan dan kegiatan (adanya dokumen pendukung berupa laporan semua kegiatan dan keuangan). Pelaksanaan jaminan tatapamong yang bertanggungjawab adalah melalui sikap yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program kerja (adanya dokumen pedoman implementasi tugas dan fungsi setiap unit kerja). Pelaksanaan jaminan tata pamong yang adil adalah melalui pemberian penghargaan dan sanksi dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok masing-masing unit kerja diskripsi masing –masing pada civitas akademika

49 JELASKAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN KETUA PROGRAM STUDI Sesuai dengan permintaan JELASKAN PUBLIKASI JURNAL KETUA PS D-III KEBIDANAN Diisi sesuai dengan permintaan borng

50 2.2 KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF DALAM KEPEMIMPINAN OPERASIONAL, KEPEMIMPINAN ORGANISASI, DAN KEPEMIMPINAN PUBLIK Kepemimpinan operasional : kemampuan menjabarkan visi, misi dan tujuan strategis dalam renstra dan RKAT Kepemimpinan organisasional : pemahaman tata kerja unit dalam organisasi (WT, tata kerja organisasi, mekanisme/prosedur kerja) Kepemimpinan publik : kiprah pimpinan di masyarakat  Point (4) Kepemimpinan perguruan tinggi memiliki karakteristik: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, (3) kepemimpinan publik  Point (3) Kepemimpinan perguruan tinggi memiliki dua dari karakteristik berikut: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, (3) kepemimpinan publik Hal-hal yang perlu dibuktikan :

51 2.2. URAIKAN KEPEMIMPINAN MENCAKUP OPERASIONAL, ORGANISASI, PUBLIK Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.

52 2.3. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi diploma III kebidanan mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran. Planning : perencanaan dilakukan secara terstruktur oleh rektor Organizing : direktur dibantu oleh Wadir1, Wadir2, Wadir 3 mengelola aktivitas, proses dan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja institusi. Staffing : penempatan dan pengembangan personil mengacu pada struktur organisasi. Leading : Direktur menjalankan tugasnya sesuai dengan WT (wewenang & tugas) Controlling : Melaksanakan fungsi pengendalian implementasi semua aktivitas  Point (4) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi mencakup semua (lima) fungsi pengelolaan yang dilaksanakan secara efektif.  Point (3) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi mencakup empat dari lima fungsi pengelolaan yang dilaksanakan secara efektif.  Point (2) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi mencakup tiga dari lima fungsi pengelolaan yang dilaksanakan secara efektif.  Point (1) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi kurang (kurang atau sama dengan dua yang efektif). Hal-hal yang perlu dibuktikan :

53 2.3. JELASKAN SISTEM PENGELOLAAN PROGRAM Pengelolaan yang baik dicirikan dengan adanya dokumen: Renstra dan renop fakultas/ PT Rencana pengembangan program studi diploma III kebidanan Standard Operating Procedure (SOP) yang bermutu.

54 2.4 Penjaminan Mutu Jelaskan penjaminan mutu pada program studi yang mencakup informasi tentang kebijakan, sistem dokumentasi, dan tindak lanjut atas laporan pelaksanaannya. Audit Mutu Internal : Prosedur Mutu Audit Internal Panduan Audit : Jadwal, agenda, lingkup, tugas auditor dan audite Kode Etik Auditor Diseminasi dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).  Point (4) Perguruan tinggi memiliki kriteria dan instrumen penilaian, menggunakannya untuk mengukur kinerja setiap unit, dan hasil pengukurannya digunakan serta didiseminasikan dengan baik. Bukti terlampir : (1)Pernyataan Mutu (2) Kebijakan Mutu (3)Unit Pelaksana (4)Standar Mutu (5)Prosedur Mutu (6)Instruksi Kerja (7) Pentahapan Sasaran Mutu dan terintegrasi dalam suatu sistem dokumen. Perguruan tinggi memiliki kriteria dan instrumen penilaian, menggunakannya untuk mengukur kinerja tiap unit, dan hasilnya digunakan tetapi tidak didiseminasikan.  Point (1) Perguruan tinggi tidak memiliki kriteria dan instrumen penilaian untuk mengukur kinerja unit kerjanya. Hal-hal yang perlu dibuktikan :

55 Jelaskan terkait : 1.Kebijakan mutu  SK dan pelaksanaannya 2.Sistem dokumen  jelaskan sistem dokumen mutu, monev internal 3.Tindak lanjut atas laporan pelaksanaan -  jelskan standar mutu yang sudah dilakukan dan tindak lanjutnya

56 2.5. UMPAN BALIK Jelaskan terkait umpan balik yang diperoleh dari : 1.Dosen 2.Mahasiswa 3.Alumni 4.Pengguna lulusan

57 2.6. KEBERLANJUTAN Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa: Upaya peningkatan mutu manajemen: Upaya untuk peningkatan mutu lulusan: Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan: Upaya dan prestasi memperoleh dana selain dari mahasiswa:

58 DOKUMEN MINIMAL YANG HARUS DISEDIAKAN INSTITUSI PERGURUAN TINGGI PADA SAAT ASESMEN LAPANGAN No. Nomor Butir Keterangan 12.1 dan 2.2.2, Dokumen sistem tata pamong : statuta, SOP pemilihan ketua PS, Dokumen tentang aturan etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi, serta pedoman dan prosedur pelayanan. 2.3Dokumen rancangan dan analisis jabatan Laporan kinerja perguruan tinggi Instrumen penilian kinerja dosen dan tenaga kependidikan 22.4Dokumen hasil audit 2.4Dokumen tentang jaminan mutu. 2.4Laporan monev hasil penjaminan mutu

59 STANDAR 3 KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN

60 Kemahasiswaan adalah segala urusan yang berkenaan dengan upaya perguruan tinggi untuk memperoleh mahasiswa yang berkualitas melalui sistem dan program rekrutmen, seleksi, pemberian layanan akademik/fisik/sosial- pribadi, serta monitoring dan evaluasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi, penelaahan kebutuhan dan kepuasan mahasiswa dan pemangku kepentingan sehingga mampu menghasilkan lulusan yang bermutu dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pemangku kepentingan. RAMBU-RAMBU STANDAR 3 :MAHASISWA DAN LULUSAN

61 Mahasiswa adalah kelompok pemangku kepentingan internal yang harus mendapatkan manfaat dan sekaligus sebagai pelaku, proses pembentukan nilai tambah dalam penyelenggaraan kegiatan/program akademik yang berkualitas di perguruan tinggi. Mahasiswa merupakan pembelajar yang membutuhkan pengembangan diri secara holistik yang mencakup unsur fisik, mental, dan kepribadian sebagai sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Oleh karena itu, selain layanan akademik, mahasiswa perlu mendapatkan layanan pengembangan minat dan bakat dalam bidang spiritual, seni budaya, olahraga, kepekaan sosial, pelestarian lingkungan hidup, serta bidang kreativitas lainnya. Mahasiswa perlu memiliki nilai-nilai profesionalisme, kemampuan adapatif, kreatif dan inovatif dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi dan atau dunia kerja. RAMBU-RAMBU STANDAR 3 :MAHASISWA DAN LULUSAN

62 Lulusan adalah status yang dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan sesuai dengan persyaratan kelulusan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi. Sebagai salah satu keluaran langsung dari proses pendidikan yang dilakukan oleh perguruan tinggi, lulusan yang bermutu memiliki ciri penguasaan kompetensi akademik termasuk hard skills dan soft skills sebagaimana dinyatakan dalam sasaran mutu serta dibuktikan dengan kinerja lulusan di masyarakat sesuai dengan profesi dan bidang ilmu. RAMBU-RAMBU STANDAR 3 :MAHASISWA DAN LULUSAN

63 Tahun Akade Mik Daya Tampung Jumlah Calon Mahasiswa Reguler Jumlah Mahasiswa Baru Jumlah Total Mahasiswa Jumlah Lulusan IPK Lulusan Reguler Persentase Lulusan Reguler dengan IPK : Ikut Seleksi Lulus Seleksi Regula r bukan Transfe r Transfe r (2) Regule r bukan Transfe r Transfer (2) Reguler bukan Transfer Transfer ( 2) Min Rata 2 Mak< 2,75 2,75- 3,50 > 3,50 (1)(2) (3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(13)(14)(15)(16) TS-4 TS Tuliskan data seluruhmahasiswa reguler (1) dan lulusannya dalam lima tahun terakhir dengan mengikuti format tabel berikut:

64 PENCAPAIAN PRESTASI  LIHAT BORANG No. Nama Prestasi/Penghargaan/Kegiatan dan Waktu Penyelenggaraan Tingkat (Lokal, Wilayah, Nasional, atau Internasional) Prestasi yang Dicapai (1) (2)(3)(4)

65 TULISKAN JUMLAH MAHASISWA LIMA TAHUN TERAKHIR Tahun Masuk Jumlah Mahasiswa Reguler per Angkatan pada Tahun* Jumlah Lulusan s.d. TS (dari Mahasiswa Reguler) TS-4TS-3TS-2TS-1TS (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7) TS-4(a)= (b)=(c)= TS-3 TS-2 (d)= (e)=(f)= TS-1 TS

66 PENILAIAN Kebijakan sistem rekrutmen calon mahasiswa baru mencakup mutu prestasi dan reputasi akademik serta bakat pada jenjang pendidikan sebelumnya, equitas wilayah, kemampuan ekonomi dan jender) Keefektifan implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu yang diukur dari jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi Prestasi mahasiswa yang meliputi: Indeks Prestasi Kumulatif, lama studi, persentase mahasiswa drop out atau mengundurkan diri, reputasi bidang akademik dan profesi, bakat dan minat.

67 3.2. PRESENTASE LULUSAN UJI KOMPETENSI DALAM TIGA TAHUN TERAKHIR Tahun Jumlah Peserta UKBI Jumlah Peserta UKBI dari (2) yang Tergolong First Taker yang Lulus UKBI First Taker Selain First Taker Jumlah % (1) (2)(3)(4)(5) (6) TS-2 TS-1 TS Jumlah(a)= (b)=

68 3.3 JENIS LAYANAN KEPADA MAHASISWA No. Jenis Pelayanan kepada Mahasiswa Bentuk Kegiatan, Pelaksanaan dan Hasilnya (1) (2) (3) 1 Bimbingan dan konseling 2 Minat dan bakat (ekstra kurikuler) 3 Pembinaan soft skills 4 Beasiswa 5Kesehatan

69 3.4. USAHA PS MENCARIKAN TEMPAT KERJA No.Jenis Upaya Keterangan (Jelaskan lembaga, waktu pelaksanaan, pihak yang diundang, atau bentuk kerjasama) (1) (2)(3) 1 Memberikan informasi tentang kesempatan bekerja di berbagai instansi pemerintah/ swasta kepada mahasiswa/ lulusan. PS memberikan informasi lowongan pekerjaan pada lulusan melalui web......, facebook.... Informasi dilakukan setiap ada formasi dari pengguna lulusan (dines kesehatan, rumah sakit) 2 Membentuk wadah untuk mengumpulkan informasi tentang kesempatan kerja dan membantu lulusan memperoleh pekerjaan (job placement center). PS telah memiliki wadah informasi tentang kesempatan kerja yang diberi nama Wadah ini dibentuk tahun.....dengan no SK... Kegiatan yng dilakukan dilakukan diantaranya....

70 3.5. EVLUASI LULUSAN Jika ada, uraikan metode, proses dan mekanisme kegiatan studi pelacakan tersebut. Jelaskan pula bentuk tindak lanjut dari hasil kegiatan ini, misalnya dalam hal: proses pembelajaran, penggalangan dana,informasi pekerjaan, dan membangun jejaring. PS melakukan pelacakan (tracer study) kepad pihak pengguna, kegiatan ini dilaksanakan stelah mahsiswa lulus...bulan. metode tracer study yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada melalui se

71 HASIL PELACAKAN (BERUPA PERBAIKAN PEMBELAJARAN, PENINGKATAN SUASANA AKADEMIK, PELATIHAN) Ada 7 hasil pelacakan No.Jenis Kemampuan Tanggapan Pihak Pengguna Rencana Tindak Lanjut oleh Program Studi Sang at Baik BaikCukupKurang (%) (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7) 1Integritas (etika dan moral) 2 Keahlian berdasarkan bidang ilmu (kompetensi utama) 3Bahasa Inggris 4 Penggunaan teknologi informasi

72 JUMLAH LULUSAN BIDAN DALAM DUA TAHUN TERAKHIR=…….ORANG. Jumlah sampel pada studi pelacakan =......orang. Nilai 4 inimal 80% vdari seluruh Lulusan

73 3.5.2 JELASKAN KEAHLIAN/KEMAMPUAN YANG MERUPAKAN KEUNGGULAN LULUSAN PROGRAM STUDI INI. Jelaskan keungulan yang merupakan kekhususan dari PS

74 3.5.3 RATA-RATA WAKTU TUNGGU LULUSAN LIMA TAHUN TERAKHIR UNTUK MEMPEROLEH PEKERJAAN YANG PERTAMA = … BULAN. JELASKAN BAGAIMANA DATA INI DIPEROLEH. Tuliskan rata-rata waktu tunggu lulusan lima tahun terkahir (dalam satuan bulan) untuk memperoleh pekerjaan yang pertama. Jelaskan bagaimana angka ini diperoleh, apakah menggunakan sampel, atau menggunakan data semua lulusan pada kurun waktu tertentu. Jika menggunakan sampel, jelaskan jumlah total lulusan, ukuran sampel, dan mekanisme pelaksanaannya.

75 3.5.4 PERSENTASE LULUSAN LIMA TAHUN TERAKHIR YANG BEKERJA PADA BIDANG YANG SESUAI DENGAN KEAHLIANNYA = …%. JELASKAN BAGAIMANA DATA INI DIPEROLEH. Jelaskan bagaimana angka ini diperoleh, apakah menggunakan sampel, atau menggunakan data semua lulusan pada kurun waktu tertentu. Jika menggunakan sampel, jelaskan jumlah total lulusan, ukuran sampel, dan mekanisme pelaksanaannya. Kesesuaian dilihat antara bidang kerja dengan program studi, bukan instansi tempat kerja. Minimal 95%

76 3.5.5 SEBUTKAN LEMBAGA (INSTANSI/INDUSTRI) YANG MEMESAN LULUSAN UNTUK BEKERJA DI LEMBAGA TERSEBUT DALAM LIMA TAHUN TERAKHIR.. Ti Jumlah Lulusan yang Diwisuda pada Nama Lembaga (Instansi/Industri) Jumlah Lulusan yang Dipesan dan Diterima (1)(2)(3)(4) TS-4Isi jumlah lulusan dst.

77 3.6PARTISIPASI ALUMNI JELASKAN PROGRAM KEGIATAN ALUMNI SELAMA LIMA TAHUN TERAKHIR DAN HASILNYAUNTUK MENDUKUNG KEMAJUAN PROGRAM STUDI, MISALNYA DALAM HAL: SUMBANGAN DANA, SUMBANGAN FASILITAS, MASUKAN UNTUK PERBAIKAN PROSES PEMBELAJARAN, DAN PENGEMBANGAN JEJARING. Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan non akademik program studi diploma III kebidanan antara lain dalam bentuk: Sumbangan dana Sumbangan fasilitas Keterlibatan dalam kegiatan akademik dan non akademik Pengembangan jejaring

78 STANDAR 4 : SUMBER DAYA MANUSIA

79 STANDAR 4 Standar yang menjelaskan acuan keunggulan mutu sumber daya manusia yang andal dan mampu menjamin mutu penyelenggaraan program studi, melalui program akademik sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran. Program studi harus mendayagunakan sumber daya manusia yang meliputi dosen dan tenaga kependidikan yang layak, kompeten, relevan dan andal. Dosen merupakan sumber daya manusia utama dalam proses pembentukan nilai tambah yang bermutu pada diri mahasiswa yang dibimbingnya, bagi bidang ilmu yang diampunya, dan kesejahteraan masyarakat.

80 Untuk menjamin mutu dosen dan tenaga pendidikan yang bermutu baik, program studi harus memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan terkait dengan rekrutmen, penempatan, pembinaan, pengembangan karir yang baik. Program studi harus memiliki sistem monitoring dan evaluasi yang efektif terhadap pengelolaan sumber daya manusia untuk menjamin mutu pengelolaan program akademik.

81 4.1 SISTEM SELEKSI DAN PENGEMBANGAN JELASKAN SISTEM SELEKSI/PEREKRUTAN, PENEMPATAN, PENGEMBANGAN, RETENSI, DAN PEMBERHENTIAN DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKANUNTUK MENJAMIN MUTU PENYELENGGARAAN PROGRAM AKADEMIK (TERMASUK INFORMASI TENTANG KETERSEDIAAN PEDOMAN TERTULIS). Efektivitas sistem seleksi/perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik. Jelaskan pula ketersediaan pedoman tertulis yang terkait dengan hal ini.

82 4.2 MONITORING DAN EVALUASI JELASKAN SISTEM MONITORING DAN EVALUASI, SERTA REKAM JEJAK KINERJA AKADEMIK DOSEN DAN KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN (TERMASUK INFORMASI TENTANG KETERSEDIAAN PEDOMAN TERTULIS). Jelaskan sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja akademik dosen dan kinerja tenaga kependidikan. Jelaskan pula ketersediaan pedoman tertulis yang terkait dengan hal ini, serta bukti-bukti yang menunjukkan kegiatan tersebut dilakukan.

83 4.3 DOSEN TETAP Data Dosen yang sesuai keahlian PS Kualifikasi pendidikan adalah minimal S2 Kebidanan (untuk MK konsep dan asuhan kebidanan ) dan S2 Kesehatan (sesuai dengan keilmuan yang berkaitan dengan PS) yang mempunyai basic pendidikan minimal diploma III Kebidanan, mempunyai pengalaman klinik minimal 3 tahun dan mempunyai sertfikat kompetensi dan sertifikat dosen Dosen tetap mempunyai penugasan kerja 36 jm/minggu

84 No. Nama Dosen Tetap (a) NIDN (b) Tgl. Lahir Jabatan Akadem ik Sertifikat Dosen (Beri Tanda  Jika Memiliki) Pendidikan (c) D4, S1, S2, S3; Bidang; Asal PT atau Keahlian Praktis (d) (1) (2)(3)(4)(5)(6) (7)

85 4.3.2 DATADOSEN TETAP YANG BIDANG KEAHLIANNYA DI LUAR BIDANG PS: Data pada tabel ini adalah data dosen tetap yang bidang keahliannya di luar bidang program studi diploma III kebidanan. Pengisian tabel pada butir ini sama dengan pengisian tabel pada butir Dosen tetap berpendidikan minimal S2 yang bidang keahliannya diluar bidang PS sesuai dengan MK yang diampu. No. Nama Dosen Tetap (a) NIDN (b) Tgl. Lahir Jabatan Akade mik Sertifikat Dosen (beri tanda  jika memiliki) Pendidikan (c) D4, S1, S2, S3; Bidang; Asal PT atau Keahlian Praktis (d) (1) (2)(3)(4)(5)(6) (7)

86 AKTIFITAS DOSEN TETAP BIDANG KEAHLIAN (12 SKS SETAA 40 JAM) No. Nama Dosen Tetap SKS Pengajaran pada SKS Peneliti an SKS Pengab dian kepada Masyar akat SKS Manajemen ** Jum- lah SKS PS Sendiri PS lain PT sendiri PT lain PT sendi ri PT lain (1) (2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9) (10) Jumlah Rata-rata*

87 AKTIVITAS MENGAJAR DOSEN TETAP YANG BIDANG KEAHLIANNYA SESUAI DENGAN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN PADA SATU TAHUN AKADEMIK PENUH TERAKHIR (TS): No. Nama Dosen Tetap Bidang Keahlian Kod e Mata Kulia h Nama Mata Kuliah Jumla h Kelas Jumlah Pertemua n yang Direncan akan Jumlah Pertemua n yang Dilaksana kan (1) (2)(3)(4)(5)(6)(7) (8) Total

88 4.3.5 TULISKAN DATA AKTIVITAS MENGAJAR DOSEN TETAP YANG BIDANG KEAHLIANNYA DI LUAR PS, DALAM SATU TAHUN AKADEMIK TERAKHIR DI PS Profil dosen tetap dan tidak tetap yang mencakup tingkat pendidikan, jabatan akademik, bidang keahlian, mata kuliah/blok yang diampu.

89 4.4. DOSEN TETAP TULIS DATA DOSEN TIDAK TETAP Pada kolom (2), nama lengkap dosen tidak tetap. Jika dosen yang bersangkutan telah memperoleh sertifikat dosen, maka setelah jabatan akademiknya diberi tanda (*). No. Nama Dosen Tidak Tetap (a) NIDN (b) Tgl. Lahir Jabatan Akadem ik Sertifikat Dosen (Beri Tanda  Jika Memiliki) Pendidika n (c) D4, S1, S2, S3 dan Asal PT Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang Pendidikan (1) (2)(3)(4)(5)(6)(7) (8)

90 DOSEN TIDAK TETAP Diisi seperti dosen tetap Aktivitas dosen tetap dalam bidang Tridharma dan dosen tidak tetap dalam proses pembelajaran.

91 4.5 UPAYA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM TIGA TAHUN TERAKHIR KEGIATAN TENAGA AHLI/PAKAR SEBAGAI PEMBICARA DALAM SEMINAR/PELATIHAN, PEMBICARA TAMU, DSB, DARI LUAR PT SENDIRI (TIDAK TERMASUK DOSEN TIDAK TETAP) No. Nama Tenaga Ahli/Pakar Nama dan Judul Kegiatan Waktu Pelaksanaan (1)(2)(3)(4)

92 Nama tenaga ahli/pakar dari luar PT yang diundang oleh program studi dalam 3 tahun terakhir, pada kolom (2) Nama dan judul kegiatan (misalnya seminar dengan judul peranan matematika dalam bidang industri), pada kolom (3) Peningkatan kemampuan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan program studi melalui program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang program studi.

93 PENINGKATAN KEMAMPUAN DOSEN TETAP MELALUI PROGRAM TUGAS BELAJAR DALAM BIDANG YANG SESUAI DENGAN BIDANG PS No. Nama Dosen Jenjang Pendidika n Lanjut Bidang Studi Perguru an Tinggi Neg ara Tahun Mulai Studi (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)

94 KEGIATAN DOSEN TETAP YANG BIDANG KEAHLIANNYA SESUAI DENGAN PS DALAM SEMINAR ILMIAH/LOKAKARYA/PENATARAN/WORKSHOP/ PAGELARAN/ PAMERAN/PERAGAAN YANG TIDAK HANYA MELIBATKAN DOSEN PT SENDIRI No. Nama Dosen Jenis Kegiatan* TempatWaktu Sebagai Peny aji Peser ta (1)(2)(3)(4)(5)(6)

95 Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan program studi dalam seminar ilmiah/simposium/lokakarya/pelatihan/pameran yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri.

96 4.5.4 SEBUTKAN PENCAPAIAN PRESTASI/REPUTASI DOSEN (MISALNYA PRESTASI DALAM PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT). No. Nama Dosen Prestasi yang Dicapai* Waktu Pencap aian Tingkat (Lokal, Nasional, Internasional) (1) (2)(3)(4)(5)

97 4.5.5 SEBUTKAN KEIKUTSERTAAN DOSEN TETAP DALAM ORGANISASI KEILMUAN ATAU ORGANISASI PROFESI. No. Nama Dosen Nama Organisasi Keilmuan atau Organisasi Profesi Kurun Waktu Tingkat (Nasional, Internasional) (1) (2)(3)(4)(5)

98 4.6.1 TULISKAN DATA TENAGA KEPENDIDIKAN YANG ADA DI PS, JURUSAN, FAKULTAS ATAU PT YANG MELAYANI MAHASISWA No. Jenis Tenaga Kependidikan Jumlah Tenaga Kependidikan dengan Pendidikan Terakhir Unit Kerja S3S2S1D4D3D2D1SMA/S MK (1) (2) (3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10) (11) 1 Pustakawan * 2 Laboran/Tekni si/ Analis/ Operator/ Programer 3 Tenaga Administrasi 4 Lainnya : … Total

99 Tenaga kependidikan: pustakawan dan kualifikasinya, laboran, teknisi, operator, programer, tenaga administrasi, dan upaya peningkatan mutu tenaga kependidikan.

100 TERIMA KASIH...


Download ppt "Rika Nurhasanah. Penilaian akreditasi dimaksudkan untuk memberikan gambaran tingkat mutu suatu program studi berdasarkan kriteria akreditasi yang ditetapkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google