Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dokumen Akreditasi Prodi Adil Basuki Ahza Asesor BAN-PT. Dosen IPB. Dept ITP – Fateta, IPB. Jn. Kamper 1 Kampus IPB Darmaga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dokumen Akreditasi Prodi Adil Basuki Ahza Asesor BAN-PT. Dosen IPB. Dept ITP – Fateta, IPB. Jn. Kamper 1 Kampus IPB Darmaga."— Transcript presentasi:

1 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dokumen Akreditasi Prodi Adil Basuki Ahza Asesor BAN-PT. Dosen IPB. Dept ITP – Fateta, IPB. Jn. Kamper 1 Kampus IPB Darmaga. Bogor Disampaikan pd Workshop Persamaan Persepsi Dokumen Akreditasi Oleh Program Studi Sistem Informasi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Tgl 23 Maret Tempat: Syahida Inn, Lt 6. Kampus 2 UIN Syarif Hidayatullah, Jln. Kertamukti. Jakarta Sumber https://www.google.co.id/search?q=information+system+picture&biw=1198&bih=597&tbm=isch&imgil=_lH1HB9mQs1X5M%253A%253BiquECjV0p2GdtM%253Bhttp%25253A%25252F%25252Fwww.sjsu.edu%25252Fisystems%25252F&source=iu&pf=m&fir=_lH1HB9mQs1X5M%2 53A%252CiquECjV0p2GdtM%252C_&usg=__LcGlHpKZivOlZ7POlUL0MvH91tA%3D&ved=0ahUKEwjQ5uLyl9TLAhXFcI4KHRU4DFEQyjcIKw&ei=CyzxVpC1N8XhuQSV8LCIBQ#imgrc=CKSs-T8l5ix8VM%3A

2 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB 0. Sistem Penjaminan Mutu Pemahaman Sistem  sistemik dan sistematis? Sistem Penjaminan (assure, ensure, endure  sustainability)sustainability Mutu Pendidikan Tinggi Permasalahan umum: Lemah di ED? Enabler ? Key results areas?

3 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB I. Arah kebijakan SPME di masa depan Mewujudkan cita-cita UUD’45 dan UU 12,2012. Penguatan Kelembagaan (status, struktur, fungsi dan tugas) Pergeseran ke akreditasi berbasis “outcomes” Penguatan sistem manajemen SPME (basis data, sistem asesmen, manajemen fungsional, SDM dan operasi, sistem manajemen dan teknologi informasi, dan “agilitas” sesuai dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional) Penguatan “sistem” asesor (termasuk integritas, kredibilitas dan profesionalisme) Penguatan jejaring dan aliansi strategis

4 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Akreditasi Inst. PT dan Prodi (1 dari 2) FUNGSI AKREDITASI: 1.Penilaian sistem penjaminan mutu penyelenggaraan program studi dan institusi perguruan tinggi baik dalam bidang akademik maupun non akademik; 2.Akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi; 3.Pemeringkatan mutu program studi dan perguruan tinggi; 4.Bahan masukan perumusan kebijakan untuk pembinaan dan peningkatan mutu program studi dan perguruan tinggi; & 5.Pembelajaran bagi berbagai pemangku kepentingan tentang mutu pendidikan tinggi. Yang Esensial dlm UU 12 thn 2012

5 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Akreditasi Inst. PT dan Prodi (2 dari 2) TUJUAN AKREDITASI Tujuan akreditasi pendidikan tinggi adalah untuk menilai dan menentukan kelayakan dan mutu program studi dan institusi perguruan tinggi berdasarkan kriteria dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Akreditasi pendidikan tinggi juga bertujuan untuk melindungi kepentingan masyarakat dan mahasiswa agar memperoleh layanan pendidikan tinggi yang bermutu. Yang Esensial dlm UU 12 thn 2012

6 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PROSES AKREDITASI PENGUSULAN OLEH PERGURUAN TINGGI ASESMEN KECUKUPAN (desk Assessment) LOLOS? ASESMEN LAPANGAN (Field Assessment) PROSES VERIFIKASI ADMINISTRATIF LENGKAP ? VALIDASI HASIL ASESMEN LAPANGAN PENETAPAN STATUS DAN PERINGKAT AKREDITASI TIDAK YA PEMANTAUAN, EVALUASI, atau SURVEILEN STATUS DAN PERINGKAT AKREDITAS TIDAK YA TIDAK I. Tahap Evaluasi Data dan Informasi II. Tahap Penetapan Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi III. Tahap Pemantauan Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi. YA TIDAKTIDAK LOLOS?

7 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB IndependenAkuratObjektifTransparanAkuntabel Tidak Berpihak (impartial) KredibelMenyeluruhEfektifEfisien PREVENTION BASED EVIDENCE BASED RESULTS ORIENTED Outcome Based Yang Esensial dlm UU 12 thn Prinsip Akreditasi

8 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Kejujuran merupakan landasan utama kebenaran, keadilan, keobjektifan, imparsialitas, dan transparansi. Kejujuran Keamanahan merupakan azas dalam membangun dan mencerminkan komitmen atas akuntabilitas dalam rangka pertanggungjawaban kepada masyarakat. Keamanahan (Trustworthiness) Kecerdasan adalah azas dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang komprehensif, kredibel, akurat, efektif, dan efisien. Kecerdasan Keharmonisan adalah azas pengembangan independensi kelembagaan akreditasi yang mencerminkan akuntabilitas sekaligus keterkaitan (interrelatedness), keterhubungan (interconnection), dan komunikasi (communication). Keharmonisan Yang Esensial dlm UU 12 thn 2012 Asas Sistem Akreditasi Nasional

9 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Praktik-Baik SPMI-SPME 1.Visionary Leaders, commitment & total involvement 2.Sistem dokumentasi mutu yang lengkap (4 tingkat dokumen mutu) disimpan dalam kotak disusun per standar 3.Dokumen mutu: “life documents” jelas evaluasi dan revisi perbaikannya. 4.Di tempatkan dalam satu ruang aksesable utk setiap stakeholders 5.Strategis: mudah diakses seluruh stakeholders 6.Data selalu dijamin kesahihan dan keandalannya (up-date), dianalisa dan didayagunakan untuk CQI 7.Keterlibatan stakeholders “kunci” dlm CQI (strategic partners dan collaborators) mutlak 8.Rutin CQI: “Tracer study” dan FGD 2- 3 kali pertahun. 9.Peningkatan kapasitas personel dan kelembagaan sebagai bagian penting CQI 10.Atmosfir yang kondusif terjadinya CQI akademik dan non akademik.

10 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Masalah Umum Mutu PT Kesalahan orientasi (berfikir)-awal Kegagalan melakukan Evaluasi Diri dg baik Kegagalan memprediksi kebutuhan stakeholders secara akurat; Terjebak dalam “ cycles of blaming and self-defense”:  respon yg muncul selalu:’ the enemy is always out there, and problems are always caused by someone else’ Perg. Tinggi/Prodi : miskin mutu, relevance dan daya saing:  Akibatnya: low attractiveness bagi lulusan SMA & pengguna lulusan

11 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PT/Prodi Yang Berdayasaing 1.PT/Prodi Berdayasaing adalah PT yang mempunyai keunggulan komparatif dan mampu mengubah keunggulan komparatifnya menjadi keunggulan Kompetitif (  PT Pembelajar)PT Pembelajar 2.PT/Prodi yang dapat memberikan dayasaing kepada pe(m)belajar: adalah yang dapat meng-akuisisi kompetensi (KSA), mengolah, menganalisa, memberikan nilai (value, norms, dan underlying assumptions), menjadikan kompetensi yg “distinct” shg semua learning outcomesnya menjadi keunggulan yg bermanfaat untuk bersaing.  Learning outcomes: orang (human capital), program yg distinctive unggul, produk fisik (modul, PPM, HAKI, inovasi dan kreasi IPTEK)  Semua tercakup dalam Standard Akreditasi !! 30 Nov 2010

12 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Standard Mutu Pend. Tinggi Sudahkah UIN Syahid memiliki SPT yg lbh baik dari SNPT ? SPT Kebijakan nasional Kebijakan Penyelenggara Kebijakan Eksekutif Visi Misi Grand Scenarios/SER Rencana Strategis Rencana Operasional Rencana Kegiatan/RKAKT PendidikanPenelitianPPM Mahasiswa/Dosen/Tendik Pemangku Kepentingan

13 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Proses Perencanaan Strategis Perencanaan strategis Perencanaan operasional Implementasi MISI VISI ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL ISU STRATEGIS TUJUAN STRATEGIS FORMULASI STRATEGI-STRATEGI PERENCANAAN OPERASIONAL ALOKASI SUMBERDAYA IMPLEMENTASI MONEV Umpan balik 23 Nov 2010

14 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Bisakah Permasalahan Prodi diurai bersama? Masalah Std. 1? Std. 2Std. 2? Std. 3Std. 3? Std. 4? Std. 5? Std. 6? Std. 7? Std. n-1? Std..n?

15 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Mutu: Yg perlu dihayati Dinamis “Quality First Attitude” “Quality Commitment” Continuous Quality Improvement = Changes Changes  Manajemen mutu = manajemen perubahan Leaders driven!!  sifatnya: dinamis CQI

16 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dasar SPMI-SPME SPMI dan SPME di Indonesia terdiri atas elemen-elemen “compliance” (legal) dan “conformance” (self declared) Dasar (yg hakiki) SPMI seharusnya tidak berbeda dg SPME. Namun biasanya “kebutuhan”SPMI lebih besar dari SPME Mutu adalah kewajiban dari Perguruan tinggi dan haruslah “internally driven” Yang diakreditasi pada hakikatnya SPMI Struktur: – Dasar utama: data dan informasi  KMS  QC  QAKMS – Unit terkecil: Fokus di QC yang terbesar QA  QA tidak mungkin dilakukan jika QC-nya buruk. – Basis sistem terpenting SMM (QMS)  QAQMS

17 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB EFQM QMS Leadership Policies/ Procedure HR Resources Business Process Management Strategic Partnership ENABLER /Organization Key Results Areas INNOVASI 2 Customers Satisfaction Impacts on Society People Satisfaction Key business/ performances results

18 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB CORE VALUES  SMM HARUS DIMAKNAI dengan Nilai 2 luhur “KARAKTER BANGSA” 1.Mutu : Quality Commitment, Quality First, CQI 2.Integritas : Kejujuran, keadilan,keobyektifan 3.Innovation : Ingenuity, advocate creativity through innovative policies & process sbg katalis 4.Prime Services & Responsiveness 5.Strategic Partnership & Collaborations 6.Learning Organization (5 Pilar LO)

19 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Borang Akreditasi SPMI = SPME Pendidikan Riset PPM Policies/ Procedure Resources Business Process Management Strategic Partners & Collaborators Directives Siva Governance/ Management SPMI Leadership INOVASI Kepuasan Siva Kepuasan Mhs/Lulusa n/Stakehold ers external Dampak di Masyarakat Kinerja Hasil Proses bisnis/ Ventures Dimensi Misi Dimensi Visi

20 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Bagaimana agar semua sisi menjadi baik? Kunci: EVALUASI DIRI (yg Baik dan Benar) Evaluasi yg komprehensif Melibatkan komitmen seluruh stakeholders Memerlukan upaya-upaya yg efektif terintegrasi, sinkron/sinergis  utk CQI! Tehnik TOWS, plus berbagai “quality tools” dan “pemrioritasan strategi yg diperoleh”TOWS Penyertaan proses dan cara berubah/Peningkatan mutu yg paling “nyaman utk semua fihak”cara berubah

21 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB TERIMA KASIH

22 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Perubahan Budaya/Perilaku harus mewujudkan: 1.Leadership: Adalah “proses sosial” yg menghasilkan capaian (outcomes ) berupa arah, “alignment” dan komitmen diantara orang-orang dengan kerjaan bersama (shared work). 2.Leadership Development: Pengembangan kapasitas kolektif utk menghasilkan capaian/outcomes berupa arah yg sama, “alignment “ dan komitmen. 3.Leadership Culture: Penguatan jejaring (self-reinforcing web) individu, keyakinan dan praktik-praktik kolektif yg secara keseluruhan menghasilkan “outcomes berupa kesamaan (shared) arah, alignment dak comitmen”. 4.Interdependent: bentuk budaya kepemimpinan atau mindset yang menjadi prinsip dasar kerjasama pemimpin dan kelompok 2 5.Vertical Development: Transformasi budaya kepemimpinan atau mindsets dari “dependent” menjadi “independent” dan ke “interdependent”, sedemikian rupa sehingga masing lebih mampu berkinerja melebihi (go beyond) sekedar setahap demi setahap 6.Prinsip “Don’t ignore the young ones”  perubahan memerlukan orang yg energik, dinamis, tahan kerja keras, tekun, konsisten, persisten

23 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Framework of Managing QA in HE Basic M = f{P,O,S,L,C) Quality is leader’s driven. Leader’s commitment is absolutely required Managing QA = Effectiveness in Managing “the critical control” of the whole QMS.QMS QA CCP = f{I(E,K RA )} Where :. E = f{L, P, P p, R c, PM}. K RA = f{P, C, I s,B r }

24 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Pengembangan Praktik 2 terbaik (Standards, criteria and guidelines) Quality = {compliance, conformances, culture};  dimana C = Konteks National, M = mandat C & M: Kepatuhan terhadap UU 12 thn 2012, Perpres 8 thn 2012, Permenristekdikti 44, 2015 dll. Conformances dap jani PT/Prodi kpd masyarakat Tambahan konteks: Organizational life cycle/time, maturity of the institution, level of quality culture development M=1 n C=1 m

25 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Development of Best practices -- cont..(2 of 2) Harus terus mengantisipasi “policy development” : Harus selalu waspada: Dinamika kemajuan peraturan perundang2an dan peraturan dibawahnya (UU#12,2012 & Perpres# 8, 2012, SNPT (Permenristekdikti no 44, 2015), dan perkembangan standard akreditasi baru. Komitmen-komitmen BAN-PT dlm jejaring internasional: keanggotaan AQAN, APQN and INQAAHE ASEAN Qualification Reference Framework (AQRF)  MEA Visionary Leaders: Excell in Outlooking Future and practicing transformational leadership!! Ukuran keberhasilan menanamkan nilai 2 luhur Hindu: quality first, Quality First and CQI dengan penerapan “total participation is the key”

26 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB II. BP1. Ingraining values into HEI’s quality management system (1 of 2) The HE Quality value = V x S [ Q p ] where :  V = Value is the core of integrity; Note : Core values is the HEIs autonomy, but generic TQM is always helpful with total participation is the key in managing QA.  S = Security and/or safety  Q p = Quality parameter is proportional or additive function of Inputs, process, outputs, outcomes, and impacts, inverse proportional to the tuition and access. p=1 n  Q p I p, P p, O p, O p, I sp ; 1/P and 1/A

27 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB II. PB 1. Menanamkan tata nilai 2 Luhur (etika) ( Ingraining values into HEI’s quality management system (cont of 2) Beragam tgt pada kematangan organisasi QA di PT/Prodi. BP: dalam menanamkan nilai luhur memerlukan: – In depth understanding of the HE’s highest policies and goals – Wellness of (accuracy and appropriateness) HEPolicies’ translation into standards and criteria – Valid data and information – Reveal the good practices (incl. qualitative statements) HEI’s Integrity and mission (std 1) harus terefleksikan pada semua dimensi misi (enablers) dan keberhasilan nya sebagai dimensi visi (key results areas) dengan data and indicators yang jelas (in the evaluative frameworks and QA decision making), sahih dan andal.

28 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Semua fihak yg relevan harus benar 2 faham Maksud/tujuan penggunaan indikator2 makro dan mikro: For guiding peers/reviewers For guiding HEIs towards quality improvement For quality assurance decision-making Others (please specify) Notes: indikator dapat dikembangkan/diturunkan dari : Peraturan dan perundang2an yg berlaku International /professional certification or accreditor Developed by the (external) agency staff Identified in consultation with the HEIs Others...

29 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB III. PB2. Use of a Documented QA Methodology Generally: Adoption of any standard methods and its QA Documentation is a part of HEI autonomy and may become Indonesian HEI’s own good practices/uniqueness. Adopsi sistem dokumentasi menurut BAN-PT: terbaik. Tambahan sistem dan metodologi QA lainnya akan menambah baik, misalnya “institutional and program level international certification, accreditation, and/or quality recognition”. Pengembangan dokumentasi QA/”Quality Activities” adalah WAJIB: I.Standard Manual and Guidlines II.Procedures III.Worksheets IV.Supporting documents Penggunaan ICT-assisted programs sangat bermanfaat Adm Pendidikan/Akademik. Riset & Kerjasama strategis Pengabdian kpd Masy.

30 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB IV. PB3. QA Audit/assessments (1 of 2) Audit dilakukan “Board of Audit” yg bertgjwb kpd “Board of Trustees”. Patuhi sistem perundang2an yg berlaku sbg akuntabilitas Publik institusi Praktik baik: keefektifan audit internal dan sistem asesmen pembelajaran sangat penting. : Fokus: Leaders driven and leader’s commitment is number one. Internal audit: Formal audit intruments/tools of assessment of Financial audit are developed by either the QM-Office or Internal Audit Office (System: must be institutionalized, tested, standardized and well understood )

31 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PB3. QA Audit/assessments (Cont.. 2 of 2) Schedule of all kinds of audit and assessment are set, in place and disseminated through the HEI’s website. Audit and assessment cover all tridarma activities (the academic, research and community services), and financial/administration. Feedback of reviews/assessment/audit are disseminated to all stakeholders and stakeholders comments and followup actions are nurtured at all pertinent levels (through various types of fora) Delegation of authority: Research and Community services: peer assessment is carried out by the LPPM (Research and Services Institute) with a tested and standardized intruments and SOP. Government research grants (decentralization and other national competition grants) there are two modes of audits: Internal (special) scheme of research progress peer reviewer audits External scheme of audits (for financial accountability and research outcomes peer review/assessment system)

32 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB V. PB4. Plan Development Test and Reviews (1 of 2) It is a Leader’s driven activity. The key success factor is total participation, and make this test and review as quality habits. Need “willingness to let go attitude” to stimulate creativity, passion, active involvement and building commitment in all aspects of CQI of HEI’s Tridarma. PB : Annual workshop, FGD and, at least triennial workshop for plan-replanning development were regularly reviewed involving various stakeholders. Consider vast development of external environmental changes and challenges.

33 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PB4. Plan Development Test and Reviews PB4. Plan Development Test and Reviews ( Cont..2 of 2) Involvement of all stakeholders is imperative to explore personal mastery of each participant reflection and contribution Prepared all paperworks and worksheets for all participants in all stages of development (take full span of involvement: system thinking, knowledge, psychomotoric and oral communication) Follow up action ot the test and reviews for the sake of CQI requires good teamworks and teamlearning (PIC of the pertinent activities and the quality manager at subsequent levels) Keeping all contributors/participants well informed about the follow-up actions

34 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB. Root Cause Analysis (RCA) on Serious Issues VI. PB5. Root Cause Analysis (RCA) on Serious Issues (1 of 3) Generic TOWS analyses were in general practiced in accordance to the BAN-PT Guidelines of self evaluation report with various level of implementation quality RCA on serious issues are practiced in well developed Indonesian HEIs as a part or inseparable evaluation techniques of the TOWS. Good Indonesian HEIs have a well prepared tools of analysis, risk- based analysis principles and other required analysis instruments (Ishikawa, force field, BSC etc) to enhance the fruitfullness/effectiveness of this activities.tools of analysis Serious issues: Forceful external environmental (Macro, National level, and International levels) and strategic Internal Institutional policies changes that affect and/or potentially change the core quality and the way HEIs to do the businesses :  Key to quality: Integrity and mission; Governance and management; Human resources; Learning resources and infrastructure; Financial management; Student profile and support services; Curricular aspects; Teaching-learning and evaluation; Research, Collaboration/partnership, Consultancy and Extension; and Quality assurance.

35 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PB5. Conduct Root Cause Analysis on Serious Issues (Cont...2 of 3) Nature of activities: It is a brain trust promoted activities: Initiate core team to address (using risk assessment principles: identification, assessment, manage and communication) the serious issues. Identification and involvement of key personnel and resourceful persons (relevant to the issues) in a small taskforce and FGD is more effective. The analyses must result in realistically effective problem solvings, tactics or strategies, and efficient implementation/interventions. Effective techniques of communcation and dissemination of the solutions to all pertinent (affected) members of Institution is absolutely required.

36 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB PB5. Conduct Root Cause Analysis on Serious Issues (Cont...3 of 3) Academic assessment good practices: Peer reviewer/assessors: Regular Internal training for peer review (pool of internal assessors) Cross diciplines review or assessment practice of HEI’s internal assessment is helpful at Institutional level up to within one study program for both program and specific/course learning outcomes

37 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB VII.PB6. Continuous Improvement Majority of good (accredited A and B) Indonesian HEI and programs have established their systems of tracer studies and institutional researches as an integral parts of the CQI. Indonesian HEIs, in general have familiar with and implemented their PDCA cycles and some of them have relatively effective feedback system and follow up actions of the CQI at diversed levels of HEIs and Programs. Most of the A accredited HEIs have implemented various modes of best practices of CQI such as carrying out regular FGD/stakeholders meeting: Annual, semesterly at different levels as a part of Accountability and in pursuit of CQI. Some of the Indonesian HEIs have been carrying out various regular benchmarkings (according to her perceptions of quality): Internal benchmarks (comparisons of different units of HEIs) External competitive benchmarks of their foreseen competitors External collaborative benchmarks of their not immediate competitors External trans-industry (best-in-class) benchmarks Notes: INQAAHE Glossary defines benchmarking as “a process that enables comparison of inputs, processes or outputs between institutions (or parts of institutions) or within a single institution over time”.

38 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Concluding remarks The key success factors of managing QA in Indonesian HEIs (best practices ) covers the following critical aspects, i.e: 1.Leader’s commitment 2.Ingraining values into HEIs QMS and QA System 3.Adoption of QA documentation methodology/system 4.Internal and external QA audit/assessment system 5.Use of TOWS analysis, RCA, and other techniques of risk- assesment based analyses. 6.Effectiveness of the Continuous Quality Improvements

39 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB SER as the core of GUG best practices Public accountability is the needs of any institution. SER is best instrument for management accountability and responsibility in building “Good University Governance” Trust and accountability is like two sides of a coin. Involve all stakeholders (internal and external) Based on valid and reliable Data and Information Reflects Integrity

40 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB 2. SER as and instrument of CQI SER Harus merefleksikan “retrospects dan Memperjelas Prospek” secara komprehensif. SER harus memperkokoh “current standing of strategic (competitive) position” SER Harus merefleksikan keefektifan proses- proses manajemen dan administrasi akademik SER harus memiliki kemampuan “predictive for prospective development” SER harus menempatkan strategi pengembangan ke depan dengan “milestone of KPI achievement”

41 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB SER as a basis for Strategy Converstaion Confirming communication and linkages between Strategic Visions and strategic options Affirming strategic visions within the “current” Competitive Positions Convincing effectiveness and appropriateness of Strategic Options based on organizational capacity and capability, culture and ethos Making sure appropriateness of strategic options for the (future) outlook Scenarios

42 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB SER Methodoligies & approaches Systematic approach for systemic improvements. Decent methodologies, TOWS analysis, strategis priority, causal root analysis, force field analysis, BSC, System analysis, etc. Reveal comprehensive review and evaluation Affirmative actions

43 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Technical Aspects Lesson learnt – TOWS analysis: Taskforce: competence personnel, authority, dedicated, all level management participation Materials: records on academic & administrative aspects, knowledge management system Methods: (data collections: questionnaires, focus group discussion, interviews, analysis, formulations) – Strategy formulations and priority Factors to consider: Internal external, key success factors, values, cultures

44 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dalam Pengembangan SPT Compliance (legal, rules, regulations, etc) Address all aspects (balance at all relevant weight) Focus on leading KPIs: Learning outcomes, Key results Areas, Organization’s Enablers Exercise of Creativity and Innovativeness 

45 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Yang ditekankan (fokus) Perspective (Tridarma) Programs as the center of value additions  academic and adminsitrative Role of Institution as governance, leadership, management, IQA

46 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB 9 Dasar Praktik Baik Asesmen Pembelajaran Mhs 1.The assessment of student learning begins with educational values. 2.Assessment is most effective when it reflects an understanding of learning as multidimensional, integrated, and revealed in performance over time. 3.Assessment works best when the programs it seeks to improve have clear, explicitly stated purposes. 4.Assessment requires attention to outcomes but also and equally to the experiences that lead to those outcomes. 5.Assessment works best when it is ongoing not episodic. 6.Assessment fosters wider improvement when representatives from across the educational community are involved. 7.Assessment makes a difference when it begins with issues of use and illuminates questions that people really care about. 8.Assessment is most likely to lead to improvement when it is part of a larger set of conditions that promote change. 9.Through assessment, educators meet responsibilities to students and to the public.

47 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB TQM  QMS Perguruan Tinggi/PS SPMPT IQA Dg PDCA yg efektif!! EQA

48 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB GQM GQM Fokus on QMS!!! KMS BPR-e LO TQM TQM IQA IQA QC PDCA – Cycle = Jantung & darahnya QC to GQM!

49 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Measurement, analysis and improvement Management responsibility Resource management Continual improvement of the Quality management system Product realization Inputs Information flow Value-adding activities Customer’s Requirements Customer’s Satisfaction Outputs The ISO QMS CQI cycle

50 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Malcolm Baldridge 4. Informasi dan Analisis 2 nya 3. Fokus Stakeholders 2. Kebijakan& Rencana Strategis 5. Fokus Staf & Pegawai 6. Kefektifan Proses 2 1. Leadership 7. Trends Keunggulan PS/Jurs/PT MONEVIN???

51 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB MINIMIZE IT!; or Zero it! Prevent/ Anticipate Conversion System Controllable INPUTs : 7M, 7T Uncontrollable Inputs : Beyond control, chaotic, risky Undesirable outputs :  High DO rate  Grads: Lack of Attitude  Solid Waste  Liquid, vapor/gasses  Odor, Noise, etc. ACADEMIC: Conversion Processes EXTERNAL Environment : IPOLEKSOSBUD- HANKAM Desired OUTPUT : QUALITY Products: Diploma, BS, MS, Dr, Research (IPR, Patent, Innovation, etc), Services, Profits, Satisfaction, Integrated objectives/goals, dll FEEDBACK MANAGEMENT : Information for decision maker; PDCA: efektif utk Re-energizing the System The Blood of QMS/IQAS Man, Machinery, Money, Methods, Materials, Market, Moment, mutu, jenis, harga, jumlah, tempat, waktu, guna, legal MAXIMIZE IT; or OPTIMIZE !! ZERO IT! =ZERO DEFECTS; Zero emission! / Calculated Risks

52 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Hard! Troublesome A different approach to quality Enhancement  IMPROVEMENT  INNOVATION Doing the same but better Current Situation Tough !! We can say that QA agencies & IQA are quite good at developing and promoting the left hand side of the table. They have difficulty operating on the bottom row, and o f course, moving from the bottom left cell to the top right cell is a real challenge… Changes: New Issues New Approaches Improve & Innovate

53 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB BEST?  SETIAP PS/PT: MENJADI LEARNING ORGANIZATION (LO) !! Setiap Penyelenggara PT/PS wajib taat azas “Good University Governance”  CTARF (minimal)!! Terapkan 5 (lima) Pilar utama “LO” senyawa istiqomah (penuh komitmen, konsekuen, konsisten dan persisten), fokus pd pembelajaran “orang/unit” dan “organisasi” & perilaku: – Berfikir Sistem (System thinking) – Personal Mastery – Mental Model – Shared Leadership – Team learning

54 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Indonesian HEIs (SP&Inst.) Accreditation Standards STANDARD 1 VISION, MISION, OBJECTIVES DAN GOAL TARGETS &, ACHIEVEMENT STRATEGIES STANDARD 2 STANDARD 3 STUDENTS AND, ALUMNI AFFAIRS STANDARD 4 HUMAN RESOURCES (MANAGEMENT SYSTEM) STANDARD 5 CURRICULUM, LEARNING, AND ACADEMIC ATMOSPHERE STANDARD 6 COSTING&BUDGETTING SYSTEM, FACILITIES&INFRASTRUCTURE, TECHNOL& INFORMATION MGT SYSTEM STANDARD 7 RESEARCH, COMMUNITY SERVICES AND COLLABORATIONS GOVERNANCE, LEADERSHIP, MANAGEMENT SYSTEM, QA-SYSTEM System??

55 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Formu- lasi VISION RENSTRA + Contoh yg baik: SVH = B(5A +10W/10) G Malaysia Healthy 20/20 a Good Vision ?: Futuristik & Menantang, Merangsang & Menggerakkan, Menarik ( attractive ) & Memotivasi, Mudah dimengerti bahkan oleh the lowest workforce, +++ jika Time bounding, Bukan platitude; Adalah kondisi yg kemungkinan besar bisa diwujudkan, Bukan sekedar mimpi & bukan pula metode/prosedur. a Good Vision ?:

56 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB TOWS W S T O Max-Max (Growth, Progressive- Proactive, Expansive) Min-Max (Maitenance) Min-Min Survival, Struggle/Liquidation Max-Min (Creative, Diversification) More Aggressive Inovatif & Konglomerasi More Focus More Swift/Rapid/ Opportunity never comes twice More Stable Growth Progressive More Selective Niche Manuver/Turn around Liquidation ABA-Febr 1, 2011 INTERNAL Environmental Scanning ExTERNAL Environmental Scanning

57 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dynamics of TOWS ANALYSIS dalam dimensi CQI Time SW O T SOWO STWT I E SW O T SOWO STWT I E SW O T SOWO STWT I E SW O T SOWO STWT I E COHORT 5 years COHORT 5 years COHORT 5 years COHORT 5 years

58 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Root Cause Analysis Serious /Strategic ISSUES MAN ? METHODS/Technology /Equipment? MATERIALS ? MONEY/CAPITAL ? Environment End up with problem solving and its follow up actions

59 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB February 15, 2008 Strategy Formulation Creation of Strategy Outlook ScenarioOutlook Scenario Strategy Implementation External Appraisal: Global,Regional, National: P,E,S,T,E,Pe O,T,TRENDS, PROSPECTS Key Success Factors Eval. & Choice of Strategy Internal Appraisal: Collaborators S,W, performance, Culture, Mgt system of HE Distinctive Competence C o m p e ti ti v e P o s I t i o n Managerial Values Social Responsibility ABA May 6,2014

60 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB What’s more Important Practices? STRATEGY CONVERSATION STRATEGIC VISION STRATEGIC OPTIONS P,E,S, T,E,Pe  SEGMENTS/AREA  STRUCTURE  COMPETITORS & COLLABORATORS OPPORTUNITIES THREATS TRENDS PROSPECTS OUTLOOK SCENARIO COMPETITIVE POSITION  STRENGTHS COMPETENCE  WEAKNESSES  PERFORMANCE  CULTURE MANAGEMENT SYSTEM  

61 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Major Concept of Sustainability Teaching/ Curriculum Outreach/ Community University mission: tripartite Sustainable University: 4-fold mission Sumber: slides on sustainability Intergenerational continuity Research/ Creative Scholarship Operations

62 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB History of sustainability movement and definitions Origins: Environmental disasters (DDT, Amazon forest, ozone hole). Unsustainable global development programs 1987 World Commission on Environment and Development Norwegian Prime Minister Gro Brundtland Our Common Future “Meeting the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs” Idea of intergenerational equity: future generations have the same rights as the present ones 1987 Edward Barbier (Economics faculty, U Wyoming) Triple Bottom Line: Interlinkage of 3 major systems

63 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Economic capital = everything produced by individuals, goods & services Human /social capital = value of each individual as part of society Natural capital = ecosystem services, natural resources

64 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB 1990’s: More accurate view as concentric circles Social and economic systems exist inside of and depend upon environmental systems

65 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB STRUKTUR ORGANISASI UIN SYAHID

66 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Borang 2009 Borang 2009 UMUM (1 dari 4) 1.Instrumen akreditasi PS Sarjana mulai diberlakukan pada tanggal 1 April 2009 sedang direvisi pasca 2016 (?). 2.Instrumen ini diharapkan lebih: baku, rinci, lengkap, sahih, andal, sederhana, dan realistik.  Pasca 2016: lebih ke outcome based criteria(?) 3.Instrumen ini merupakan model baku (jenis instrumen, standar, scoring, bobot instrumen dan skor peringkat) bagi seluruh instrumen akreditasi PS semua jenjang (diploma, sarjana, profesi, magister, dan doktor)

67 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB UMUM (2 dari 4) 4. Instrumen terdiri atas sembilan buku: Buku I: Naskah Akademik Buku II: Standar dan Prosedur Buku IIIA: Borang Program Studi Buku IIIB: Borang Unit Pengelola Program Studi Buku IV: Panduan Pengisian Borang Buku V: Pedoman Penilaian Instrumen Akreditasi Buku VI: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Buku VII: Pedoman Asesmen Lapangan Buku ED: Pedoman Evaluasi Diri untuk Akreditasi Program Studi dan Institusi Perguruan Tinggi  Situs BAN-PT:

68 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB UMUM (3 dari 4) 5. Penyiapan Tim Penyusun Instrumen: –Evaluasi Diri (ED) Program Studi –Buku IIIA: Borang Program Studi –Buku IIIB: Borang Fakultas/Sekolah Tinggi 6. Perlu koordinasi untuk mencegah ketakkonsistenan. Penyiapan lampiran/dokumen pendukung, baik untuk asesmen kecukupan dan asesmen lapangan. 7. Penyusunan instrumen seyogyanya memperhatikan secara seksama paling tidak: Panduan ED – Matriks Penilaian, Borang – Pedoman Pengisian – Matriks Penilaian.

69 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB UMUM (4 dari 4) 8.Tambahan kejelasan kadang diperoleh dari instrumen akreditasi jenjang studi lain. 9.Untuk mendapatkan skor tertinggi, perhatikan matriks penilaian untuk mendapatkan harkat dan peringkatnya. Ada yang mudah memperolehnya, ada juga yang relatif sukar. 10.Jika pada saat menyusun dokumen, tidak atau belum ada data atau deskripsi mengenai butir permasalahan tertentu, program studi tidak perlu memaksakan diri untuk mengarang dan merekayasa informasi atau deskripsinya. 11.Semuanya ini akan merupakan landasan bagi evidence based decision. Perlu dokumen dan data pendukung.

70 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB LAPORAN EVALUASI DIRI (1 dari 3) 1.Narasi dan deskripsi SWOT dari setiap komponen/standar: Standar 1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian Standar 2. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu Standar 3. Mahasiswa dan Lulusan Standar 4. Sumber Daya Manusia Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik Standar 6. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi Standar 7. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama

71 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB LAPORAN EVALUASI DIRI (2 dari 3) 2.Kelengkapan data dengan kurun waktu yang cukup 3.Penggunaan metode kuantitatif untuk merepresentasikan data  Penyajian dalam bentuk tabel, gambar/grafik yang disesuaikan dengan jenis data sehingga memudahkan pembaca memahami uraian. 4.Penempatan dengan benar aspek dalam komponen SWOT

72 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB LAPORAN EVALUASI DIRI (3 dari 3) 5. Analisis SWOT secara serempak untuk semua komponen. 6.Strategi dan rencana perbaikan dan pengembangan PS atas dasar analisis SWOT 7.Banyaknya halaman jangan terlalu banyak (50-60 halaman?)

73 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB BORANG (1 dari 3) Borang terdiri atas dua bagian: 1.Borang Program Studi:  diisi oleh tim program studi 2.Borang Fakultas/Sekolah Tinggi:  diisi oleh tim unit yang membawahi program studi

74 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB BORANG (2 dari 3) Tim pengisi borang: 1.Terdiri atas unsur program studi/jurusan (departemen) dan unit pengelola PS 2.Dibentuk berdasarkan keputusan dekan/ ketua sekolah tinggi 3.Bertugas mengumpulkan data dan mengisi borang akreditasi

75 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB BORANG (3 dari 3) Isi Pokok Borang Program Studi (PS): 1.Identitas Program Studi 2.Identitas Tim Pengisi Borang Program Studi 3.Isian Data Setiap Standar Isi Pokok Borang Fakultas/Sekolah Tinggi: 1.Identitas Fakultas/Sekolah Tinggi 2.Identitas Tim Pengisi Borang 3.Isian Data Setiap Standar

76 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB ISI BORANG PROGRAM STUDI SARJANA

77 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Standar 1: Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Kejelasan, kekonsistenan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. Sangat jelas dan realistik Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu yang jelas dan didukung oleh dokumen Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi oleh seluruh pemangku kepentingan internal: sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

78 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 42.1 Tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. Harus diurai secara jelas masing-masing dari kelima pilar minimal GUG 52.2 Karakteristik kepemimpinan operasional, organisasi dan publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik. Standar 2: Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu

79 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 62.3Efektivitas pelaksanaan sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling yang efektif dilaksanakan. Jelaskan dengan bukti dan data; dan keempat level dokumen Manual, SOP, WI, serta kelengkapan dokumen pendukungnya. 72.4Pelaksanaan penjaminan mutu di program studi. Jelaskan sejak QMS hingga QA systemnya. Pelaksanaannya antara lain dengan adanya: kelompok dosen bidang ilmu yang menilai mutu soal ujian, silabus, dan tugas akhir, serta penguji luar (external examiner). Standar 2: Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu

80 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 82.5Penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya. Sumber umpan balik antara lain dari: dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Umpan balik diperoleh dari dosen, mahasiswa, alumni dan pengguna serta ditindaklanjuti secara berkelanjutan. 92.6Upaya-upaya yang telah dilakukan penyelenggara program studi untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi. Uraikan semua elemen sustainability. Utarakan adanya bukti dari upaya yang dilakukan berikut hasilnya. Standar 2: Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu

81 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aRasio calon mahasiswa yang ikut seleksi terhadap daya tampung. Rasio > bRasio mahasiswa baru yang melakukan registrasi terhadap calon mahasiswa baru yang lulus seleksi. Rasio > 95% cRasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru reguler. RM < dRata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama lima tahun terakhir. IPK > Penerimaan mahasiswa non-regular  Harus rasional sesuai Beban dosen ideal (normal) Penghargaan prestasi mahasiswa di bidang nalar, bakat dan minat. Bukti penghargaan tingkat internasional, nasional, dan lokal PT.

82 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aPersentase kelulusan tepat waktu. KTW > 50% Umum: Konsistensi cohort minimal 3-5 tahun bPersentase mahasiswa yang DO atau mengundurkan diri. MDO ≤ 6% Mahasiswa memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan mahasiswa yang dapat dimanfaatkan untuk membina dan mengembangkan penalaran, minat, bakat, seni, dan kesejahteraan.. Ada semua (lima) jenis layanan Kualitas layanan kepada mahasiswa. Upayakan sangat baik untuk setiap layanan aUpaya pelacakan dan perekaman data lulusan. Ada upaya dan datanya terekam secara komprehensif.

83 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian bPenggunaan hasil pelacakan untuk perbaikan aspek: 1. proses pembelajaran, 2. pengga-langan dana, 3. informasi pekerjaan, dan 4. membangun jejaring. Hasil pelacakan untuk perbaikan semua aspek cPendapat pengguna lulusan terhadap mutu alumni. Penjumlahan skor untuk tujuh jenis kemampuan minimal Rata-rata masa tunggu lulusan memperoleh pekerjaan yang pertama. RMT < 3 bulan Persentase kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi (keahlian) lulusan. PBS > 80% Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan

84 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik program studi dalam bentuk: sumbangan dana, sumbangan fasilitas, keterlibatan dalam kegiatan akademik, pengembangan jejaring, dan penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik. Semua bentuk partisipasi dilakukan Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan non-akademik program studi dalam bentuk: sumbangan dana, sumbangan fasilitas, keterlibatan dalam kegiatan non-akademik, pengembangan jejaring, dan penyediaan fasilitas untuk kegiatan non- akademik. Semua bentuk partisipasi dilakukan. Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan

85 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan.  (Konteks terpenting adalah jaminan CQI SDM) Tuliskan juga keberadaan pedoman tertulisnya serta bukti konsistensi pelaksanaannya Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan. S.d.a Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja dosen di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Ada bukti tentang kinerja dosen yang terdokumentasi dengan baik a Dosen tetap berpendidikan (terakhir) minimal S2. KD1 > 90% Standar 4: Sumber Daya Manusia

86 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian bDosen tetap yang berpendidikan S3. KD 2 > 40% cDosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar. KD3 > 50% dDosen tetap yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional. KD4 > 40% Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS. Bidang sosial: 27 < RMD ≤ 33 Bidang eksakta: 17 < RMD ≤ Rata-rata beban dosen per semester, atau rata-rata FTE. 11 < RFTE ≤ 13 sks Standar 4: Sumber Daya Manusia

87 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian & Kesesuaian keahlian (pendidikan terakhir) dosen dengan mata kuliah yang diajarkannya. Semua mata kuliah diajar oleh dosen yang sesuai keahliannya & Tingkat kehadiran dosen tetap dalam mengajar. PKDT ≥ 95% Persentase jumlah dosen tidak tetap terhadap jumlah seluruh dosen. PDTT < 10% aKesesuaian keahlian dosen tidak tetap dengan mata kuliah yang diampu. Semua dosen tidak tetap mengajar mata kuliah yang sesuai keahliannya bPelaksanaan tugas/tingkat kehadiran dosen Dosen tidak tetap dalam mengajar. PKDTT ≥ 95% Standar 4: Sumber Daya Manusia

88 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Kegiatan tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen tidak tetap) dalam tiga tahun terakhir. Jumlah tenaga ahli/pakar ≥ 12 orang Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan PS.  Dosen tetap sudah cukup baik (minimal S2 > 90% atau S3 > 40% atau SD ≥ 4) Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dalam seminar ilmiah/ lokakarya/penataran/workshop/pagelaran/ pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri dalam tiga tahun terakhir. SP = (a + b/4)/n > 3 Standar 4: Sumber Daya Manusia

89 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Prestasi dalam mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik. Mendapat penghargaan dari institusi internasional Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang akademik dan professional. Lebih dari 30% dosen tetap menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat internasional aPustakawan dan kualifikasinya. A ≥ 4. Pustakawan yang ada di PT bLaboran,teknisi, operator, programer. Jumlah cukup dan sangat baik kegiatannya cTenaga administrasi. D ≥ 4 Standar 4: Sumber Daya Manusia

90 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Upaya PS dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya sangat baik sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi (serta kapasitas). Standar 4: Sumber Daya Manusia

91 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aKelengkapan dan perumusan kompetensi. Kurikulum memuat kompetensi lulusan secara lengkap yang terumuskan secara jelas. Sekarang sdh berapa ? bOrientasi dan kesesuaian dengan visi dan misi. Sesuai dengan visi-misi, sudah berorientasi ke masa depan  kaitkan dengan renstra!International outlooknya seperti apa? aKesesuaian mata kuliah dan urutannya dengan standar kompetensi. Sesuai dengan standar kompetensi, sudah berorientasi ke masa depan.  level KKNI 6?? bPersentase mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas ≥ 20%. PTGS > 50% Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

92 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian cMata kuliah dilengkapi dengan deskripsi, silabus, dan SAP. Lengkap pada lebih dari 95% mata kuliah Fleksibilitas mata kuliah pilihan (MKP). Bobot MKP ≥ 9 sks dan yang disediakan/ dilaksanakan ≥ 2.0 x sks MKP yang harus diambil Substansi dan pelaksanaan praktikum. Pelaksanaan modul praktikum lebih dari cukup di PT sendiri. Mohon konsistensi standar yang digunakan aPelaksanaan peninjauan kurikulum selama lima tahun terakhir. Pengembangan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pemangku kepentingan dan memperhatikan visi, misi dan umpan balik. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

93 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian bPenyesuaian kurikulum dengan perkembangan ipteks dan kebutuhan. Sesuai dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan pemangku kepentingan aPelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa) penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar. Ada monitoring dan evaluasi secara kontinu tentang kehadiran mahasiswa dan dosen, serta materi kuliah bMekanisme penyusunan materi perkuliahan. Disusun kelompok dosen dalam satu bidang ilmu dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

94 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Mutu soal ujian.  Semua bermutu baik dan sesuai dengan GBPP/SAP Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen Pembimbing Akademik (PA) per semester. ≤ aPelaksanaan kegiatan pembimbingan akademik. Dilakukan oleh seluruh dosen PA dengan baik sesuai panduan tertulis bJumlah rata-rata pertemuan pembimbingan per mahasiswa per semester. PP > cEfektivitas kegiatan pembimbingan akademik. Sistem bantuan dan bimbingan akademik sangat efektif. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

95 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aKetersediaan panduan, sosialisasi, dan penggunaan. Ada panduan tertulis yang disosialisasikan dan dilaksanakan dengan konsisten bRata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir (TA). 1-4 mahasiswa per dosen TA cRata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian laporan TA. ≥ 8 kali dKualifikasi akademik dosen pembimbing TA. Seluruh dosen pembimbing minimal S2 dan sesuai dengan bidang keahliannya Rata-rata waktu penyelesaian penulisan TA. Rata-rata ≤ 6 bulan bila direncanakan selesai 1 sem. Rata-rata ≤ 12 bulan bila direncanakan selesai 2 sem. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

96 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 715.6Upaya perbaikan sistem pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Dilakukan upaya berkaitan dengan: materi, metode pembelajaran, penggunaan teknologi pembelajaran, cara- cara evaluasi Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik). Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

97 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama dll). Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa. Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik Pengembangan perilaku kecendekiawanan. Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk meningkatkan suasana akademik yang baik. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

98 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 776.1Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja, perencanaan / alokasi dana dan pengelolaan dana. Program studi secara otonom melaksanakan perencanaan alokasi dan pengelolaan dana Besarnya dana (termasuk hibah) yang dikelola dalam tiga tahun terakhir. > 18 juta/mahasiswa/tahun Dana penelitian dalam tiga tahun terakhir. Rata-rata > 3 juta/dosen/tahun Dana yang diperoleh dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir. Rata-rata > 1.5 juta/dosen/tahun Luas ruang kerja dosen. 1 ruang/dosen dan atau sangat nyaman Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

99 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Prasarana (kantor, ruang kelas, ruang laboratorium, ruang perpustakaan, sarana pekerjaan kefarmasian, dsb. kecuali ruang dosen). Prasarana lengkap dan mutunya sangat baik untuk proses pembelajaran Prasarana lain yang menunjang (misalnya tempat olah raga, ruang bersama, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik). Prasarana penunjang lengkap dan mutunya sangat baik untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa aBahan pustaka yang berupa buku teks. Judul ≥ bBahan pustaka yang berupa disertasi/tesis/skripsi/ tugas akhir. Judul ≥ cBahan pustaka berupa jurnal ilmiah terakreditasi Dikti. ≥ 3 judul Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

100 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian dBahan pustaka berupa jurnal ilmiah internasional. ≥ 2 judul eBahan pustaka berupa prosiding seminar dalam tiga tahun terakhir. ≥ 9 prosiding Akses ke perpustakaan di luar PT atau sumber pustaka lainnya. Ada beberapa perpustakaan di luar PT yang dapat diakses dan sangat baik fasilitasnya Ketersediaan, akses dan pendayagunaan sarana utama di lab. Sangat memadai, terawat dengan sangat baik, memiliki akses yang sangat baik. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

101 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan program studi profesi apoteker dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning, perpustakaan, dll.) Dengan komputer yang terhubung dengan internet, software berlisensi yang memadai, dan akses on-line ke perpustakaan Aksesibilitas data dalam sistem informasi. Data umumnya dapat diakses melalui jaringan luas. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

102 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Jumlah penelitian yang sesuai dengan bidang keilmuan PS, yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama tiga tahun. NK ≥ Keterlibatan mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen. PD > 25% Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama 3 tahun. NK ≥ Karya-karya PS/institusi yang telah memperoleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam tiga tahun terakhir. ≥ 2 Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama

103 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Jumlah kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama tiga tahun. NK ≥ Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa terlibat penuh dan diberi tanggung jawab Kegiatan kerjasama dengan institusi di dalam negeri dalam tiga tahun terakhir. Banyak kerjasama, semuanya relevan dengan bidang keahlian PS Kegiatan kerjasama dengan institusi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir.  S.d.a Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama

104 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB ISI BORANG FAKULTAS / SEKOLAH TINGGI

105 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran fakultas/sekolah/sekolah tinggi Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu yang jelas dan didukung oleh dokumen Tingkat pemahaman sivitas akademika dan tenaga kependidikan terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran fakultas/sekolah/ sekolah tinggi. Standar 1: Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian

106 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 42.1Tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. 52.2Efisiensi dalam struktur organisasi, serta dukungan struktur organisasi terhadap pengelolaan program- program studi di bawahnya. Struktur organisasi mampu menggerakkan fungsi lembaga secara sangat efisien. 62.3Karakteristik kepemimpinan yang efektif dalam hal kepemimpinan operasional, organisasi, dan publik. Standar 2: Tatapamong, Kepemimpinan, Sistem Manajemen dan Sistem Manajemen Mutu

107 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 72.4 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional Fakultas/Sekolah Tinggi mencakup: perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran yang efektif dilaksanakan. Jelaskan keberadaan SOP serta kelengkapan dokumennya Keberadaan dan efektivitas unit pelaksana penjaminan m utu Memiliki standar mutu. Tersedia standar mutu yang lengkap dan dilaksanakan dengan sangat baik. Standar 2: Tatapamong, Kepemimpinan, Sistem Manajemen dan Sistem Manajemen Mutu

108 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Ketersediaan dokumen penerimaan mahasiswa baru dan konsistensi pelaksanaannya Rasio mahasiswa baru transfer terhadap total mahasiswa baru bukan transfer dalam satu tahun akademik penuh terakhir. RM < Motivasi penerimaan mahasiswa transfer. 1. Peningkatan layanan pendidikan, 2. Proses ketat dan baik, 3. Mutu masukan baik Rata-rata masa studi lulusan dan rata-rata IPK. MS Upaya pengembangan dan peningkatan mutu lulusan: jenis program yang dilakukan dan efektivitas pelaksanaannya.  Ada upaya, dilaksanakan dengan baik, dan hasilnya sangat efektif. Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan

109 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Kecukupan dan kualifikasi dosen tetap pada Fakultas/Sekolah Tinggi. Jumlah, kualifikasi dan rasio yang baik a Upaya pengembangan dan peningkatan mutu dosen tetap. Beban kerja dosen dalam kisaran ideal (11-13 sks) b Dosen yang tugas belajar. Dosen tetap sudah cukup baik (minimal S2 > 90% atau S3 > 40%0 atau SD ≥ 4) Upaya Fakultas/Sekolah Tinggi dalam mengembangkan tenaga dosen tetap. Upaya baik: proyeksi jelas, terencana dan dukungan penuh institusi. Standar 4: Sumber Daya Manusia

110 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 194.2Kecukupan dan kualifikasi tenaga kependidikan. Jumlah cukup, sangat baik/efektif, dan kualifikasi memadai. Standar 4: Sumber Daya Manusia

111 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 205.1Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam penyu- sunan, implementasi, dan pengembangan kurikulum antara lain dalam bentuk penyediaan fasilitas, pengorganisasian kegiatan, serta bantuan pendanaan. Berperan dengan memberi fasilitas yang sangat baik termasuk pendanaan Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam memonitor dan mengevaluasi proses pembelajaran. Melakukan monev secara bersistem dan terus menerus dan hasilnya untuk perbaikan proses pembelajaran. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

112 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian 225.3Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam penciptaan suasana akademik yang kondusif. Dukungan berupa: kebijakan yang jelas, penyediaan sarana dan prasarana, dana, dan kegiatan akademik di dalam dan di luar kelas yang mendorong interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa untuk pengembangan perilaku kecendekiawanan. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

113 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aPenggunaan dana untuk operasional (tridarma) di Fakultas/Sekolah Tinggi. Jumlah dana lebih dari 18 juta per mahasiswa per tahun bDana penelitian dalam tiga tahun terakhir. > Rp 3 juta/dosen/tahun cDana pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir.  > Rp 1.5 juta/dosen/tahun aKecukupan dana yang diperoleh Fakultas/ Sekolah Tinggi.  Mencukupi seluruh keperluan operasional dan pengembangan. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

114 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian bUpaya pengembangan dana. Upaya dan hasilnya sangat baik Investasi untuk pengadaan sarana dalam tiga tahun terakhir dibandingkan dengan kebutuhan saat ini. Sangat memadai untuk proses pembelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler Rencana investasi untuk pengadaan sarana dalam lima tahun ke depan. Sangat realistik, didukung dengan kepastian dana yang memadai Mutu dan kecukupan akses prasarana yang dikelola Fakultas/Sekolah Tinggi. Sangat lengkap untuk kegiatan tridarma. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

115 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Rencana pengembangan prasarana oleh Fakultas/Sekolah Tinggi. Sangat baik dalam perencanaan pengadaan prasarana, didukung oleh dana yang memadai sehingga memiliki prasarana yang lengkap aSistem informasi dan fasilitas yang digunakan Fakultas/Sekolah Tinggi dalam pembelajaran. Internet, software yang berlisensi memadai, tersedia fasilitas e-learning, akses on-line ke perpustakaan bSistem informasi dan fasilitas yang digunakan Fakultas/Sekolah Tinggi dalam administrasi. Terhubung dengan internet dengan software basis data yang memadai, akses data sangat cepat. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

116 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Aksesibilitas data dalam sistem informasi. Umumnya, dari 12 jenis, ditangani dengan komputer serta dapat diakses melalui jaringan luas Media/cara penyebaran informasi/kebijakan untuk sivitas akademika.  Menggunakan secara efektif fasilitas mailing list dan Rencana strategis pengembangan sistem informasi jangka panjang: mempertimbangkan perkembangan teknologi informasi, dan komitmen Fakultas/Sekolah Tinggi dalam hal pendanaan. Ada rencana pengembangan, sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan akan akses informasi yang cepat didukung dana yang memadai. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

117 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian aBanyaknya kegiatan penelitian (rata-rata jumlah penelitian per dosen per tiga tahun). Umumnya ≥ bBesar dana penelitian. Umumnya ≥ Rp 3 juta per dosen tetap per tahun Upaya pengembangan kegiatan penelitian oleh pihak Fakultas/Sekolah Tinggi. Ada upaya dan sangat efektif meningkatkan jumlah penelitian dan dananya Banyak kegiatan PkM. Umumnya, rata-rata banyaknya kegiatan PkM per dosen per tiga tahun ≥ Besar dana PkM. Umumnya ≥ Rp 1.5 juta per dosen tetap per tahun. Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama

118 BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB No. Urut No. Butir Isi Pertanyaan/Penilaian Upaya pengembangan kegiatan PkM. Ada upaya dan sangat efektif meningkatkan jumlah kegiatan PkM dan dananya Jumlah dan mutu kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir. Ada kerjasama, banyak, semuanya relevan dengan bidang keahlian PS Jumlah dan mutu kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga tahun terakhir. Ada kerjasama, banyak, semuanya relevan dengan bidang keahlian PS. Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama


Download ppt "BAN-PT DEPT. ITP, FATETA - IPB Dokumen Akreditasi Prodi Adil Basuki Ahza Asesor BAN-PT. Dosen IPB. Dept ITP – Fateta, IPB. Jn. Kamper 1 Kampus IPB Darmaga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google