Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Hari Zulfahnur Rizan  Dyah Puji Utami  Ibkar zamzam p  Zia Naziha  Meisi Suwantika  Ade Artha Saragi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Hari Zulfahnur Rizan  Dyah Puji Utami  Ibkar zamzam p  Zia Naziha  Meisi Suwantika  Ade Artha Saragi."— Transcript presentasi:

1

2  Hari Zulfahnur Rizan  Dyah Puji Utami  Ibkar zamzam p  Zia Naziha  Meisi Suwantika  Ade Artha Saragi

3 Kelarutan suatu zat aktif di dalam tubuh berbeda-beda. Hal ini disebabkan beberapa hal, salah satunya adalah perbedaan pH. PH lambung dan usus berbeda jauh. Lambung bersifat asam dan usus bersifat basa. Hal ini menyebabkan pembagian jenis obat berdasarkan kelarutannya di dalam tubuh dalam sistem BCS.

4 Dalam penelitian ini zaktif akan akan dikombinasikan dengan polimer berbahan magnesium karbonat, dengan tujuan meningkatkan kelarutannya di dalam tubuh.

5  XRD (Powder X-Ray Deffraction)  DSC (Differential Scanning Calorimetry)  TGA (Thermal Gravimetric Analysis)  FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy)  SEM (Scanning Electron Microscopy)

6 Ditemukan bahwa 1. Ibuprofen tergabung dalam Upsalite® dalam keadaan kurang dari rentang order, yaitu struktur kristal ibuprofen hilang ketika dimuat ke Upsalite®. 2. Konsentrasi ibuprofen dalam Upsalite®-IBU-besar, - Medium,dan sampel-kecil dari 30,1, 29,2, dan 30,6% berat, masing masing, yang dalam ketetapan dengan jumlah ibuprofen sekitar 30% berat digunakan dalam prosedur pemuatan. 3. Ibuprofen telah physisorbed daripada chemisorbed ke permukaan dinding pori di Upsalite®. analisis SEM ditemukan tidak ada perbedaan struktural antara sampel dimuat dan dibongkar

7  Analisis nitrogen Luas permukaan Upsalite®, pori-pori volume, dan ukuran pori rata-rata (diwakili oleh ukuran pori yang sesuai dengan nilai maksimum volume diferensial pori) berkurang setelah ibuprofen dimuat. Jumlah ibuprofen dalam pori-pori diperkirakan dari penurunan volume pori sekitar 0.503, 0.506, dan cm3 / g untuk Upsalite®- Besar, -Medium, dan-kecil sampel, masing-masing, setelah pemuatan. Volume molekul teoritis ibuprofen (0,437 Nm3) adalah digunakan untuk menghitung jumlah ibuprofen dalam sampel sebagai: 28.4wt% (Upsalite®-Large), 28,6% berat (Upsalite®- Medium), dan 31,1% berat(Upsalite®-Kecil).

8 Data adsorpsi nitrogen yang partikel nya besar menunjukkan bahwa partikel-disintesis memiliki permukaan yang sama daerah, ukuran pori rata-rata, dan volume, sedangkan partikel kecil memiliki luas permukaan yang lebih kecil, rata-rata ukuran pori agak lebih besar, dan volume pori yang lebih besar. Penjelasan untuk ini peningkatan pori volume dan ukuran pori, dan luas permukaan berkurang dari yang terkecil partikel, mungkin terletak pada pengeringan gel pada langkah sintesis dan penggilingan berikutnya. Daerah di gel dikeringkan dengan sedikit porositas tinggi dari nilai rata-rata lebih besar kemungkinannya untuk istirahat dan dengan demikian membentuk partikel lebih kecil dari daerah yang lebih rendah porositas.

9

10  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Upsalite® dapat bertindak sebagai stabilizer untuk ibuprofen amorf, sehingga secara signifikan meningkatkan laju disolusi obat. Lebih lanjut, Upsalite® dapat digunakan untuk menyetel profil rilis untuk mendapatkan sifat yang diinginkan untuk formulasi hanya dengan hati-hati memilih ukuran partikel yang digunakan untuk sistem penghantaran. Akhirnya,nilai relatif yang diperoleh untuk Upsalite® menunjukkan bahwa materi juga bisa digunakan sebagai pembawa untuk lepas lambat dengan menggunakan partikel yang fraksi ukuran lebih besar atau bahkan pelet dari bahan.

11 TERIMA KASIH


Download ppt " Hari Zulfahnur Rizan  Dyah Puji Utami  Ibkar zamzam p  Zia Naziha  Meisi Suwantika  Ade Artha Saragi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google