Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

L/O/G/O Oleh: Yuan Ekananda Hendri Hussein Dwi Sasana Novi Aini Safarinda Imani Ullya N. Vinna permatasari Controlling (Pengawasan)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "L/O/G/O Oleh: Yuan Ekananda Hendri Hussein Dwi Sasana Novi Aini Safarinda Imani Ullya N. Vinna permatasari Controlling (Pengawasan)"— Transcript presentasi:

1 L/O/G/O Oleh: Yuan Ekananda Hendri Hussein Dwi Sasana Novi Aini Safarinda Imani Ullya N. Vinna permatasari Controlling (Pengawasan)

2 Over one thousand years ago, the Governor of Egypt province of Islamic Empire - Amr bin Ash - PWNED an insignificant, lowly jew by taking his land. The jew BAAWWW and lamenting his lost to the mighty Khalifa – Umr ibnu Al-Khattab. Thus angered the mighty Khalifa. LULZ ensued. Umr send a massage to Amr and Amr getting RECKT by the lowly jew. Kisah Pengawasan pada zaman Amr Bin Ash Kisah Pengawasan pada zaman Amr Bin Ash (Hafidhuddin Didin dan Hendri Tanjung, 2003)

3 George R. Tery (2006:395) mengartikan pengawasan sebagai determinasi apa yang telah dilakukan, maksudnya mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu, menerapkan tindakan tindakan korektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan Adomosudirdjo (dalam Febriani, 2005:11) mengatakan bahwa pada pokonya pengawasan adalah keseluruhan daripada kegiatan yang membandingkan atau mengukur apa yang sedang atau sudah dilaksanakan dengan kriteria, norma-norma, standar atau rencana-rencana yang telah di tetapkan sebelumnya Definisi

4 Pengawasan dalam pandangan Islam dilakukan untuk meluruskan yang tidak lurus, mengkoreksi yang salah, dan membenarkan yang hak. (Hafidhuddin Didin dan Hendri Tanjung, 2003) Salah satu ayat Al-Quran yang dapat menjadi dasar pengawasan dalam pandangan Islam adalah al Mujadalah : 7 “Tidaklah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yg ada di bumi?.....” Definisi Perspektif Islam

5 1.Pengawasan dari dalam diri sendiri 2.Pengawasan dari luar diri sendiri ( Sistem) 1.Pengawasan dari dalam diri sendiri 2.Pengawasan dari luar diri sendiri ( Sistem) Punishment (hukuman) Reward (imbalan) Formal Ex: skors, pemecatan Formal Ex: skors, pemecatan Informal Ex: Teguran Informal Ex: Teguran Formal Ex: pujian Formal Ex: pujian Informal Ex: tambahan kompensasi Informal Ex: tambahan kompensasi (Sumber: Hafidhuddin Didin dan Hendri Tanjung, 2003) Sistem Pengawasan

6 Saling menasihati atas dasar kasih sayang Saling menasihati atas dasar kesabaran Saling menasihati atas dasar kebenaran dan norma yang jelas (Sumber: Hafidhuddin Didin dan Hendri Tanjung, 2003) Landasan Koreksi Dalam Islam Landasan Koreksi Dalam Islam Tawa shaubil haqqi Tawa shaubi shobri Tawa shaubil marhamah

7 Manfaat Pengawasan Robert J. Mocker sebagaimana disampaikan oleh T.Hani Handoko (1995) mengemukakan definisi pengawasan yang didalamnya memuat unsur esensial proses pengawasan, bahwa: “Pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang system informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, memnentukan dan mengukur penyimpangan- penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusaahaan dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan. Robert J. Mocker sebagaimana disampaikan oleh T.Hani Handoko (1995) mengemukakan definisi pengawasan yang didalamnya memuat unsur esensial proses pengawasan, bahwa: “Pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang system informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, memnentukan dan mengukur penyimpangan- penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusaahaan dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan.

8 1.Dapat mengetahui sejauh mana program sudah berjalan, apakah sesuai dengan rencana kerja, apakah sumberdayatelah digunakan secara efektif dan efisen 2. Dapat mengetahui adanya penyimpangan pada pemahaman staf dalam melaksanakan tugas 3. Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien 4. Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan 5. Dapat mengetahui staf yang perlu diberikan penghargaan, dipromosikan atau diberikan pelatihan lanjutan 1.Dapat mengetahui sejauh mana program sudah berjalan, apakah sesuai dengan rencana kerja, apakah sumberdayatelah digunakan secara efektif dan efisen 2. Dapat mengetahui adanya penyimpangan pada pemahaman staf dalam melaksanakan tugas 3. Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien 4. Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan 5. Dapat mengetahui staf yang perlu diberikan penghargaan, dipromosikan atau diberikan pelatihan lanjutan Manfaat Pengawasan

9 Pengawasan langsung di bank syariah Pengusaha yang mengajukan proposal dan disetujui untuk dibiayai, maka mekanisme kontrol agar pengusaha itu bertindak dengan benar, dikirimlah orang bank syariah untuk langsung duduk di manajemen perusahaan yang dibiayai itu. Dalam penyeleksian proposal pun harus sudah ada mekanisme kontrol yang menjawab apakah sebuah proposal benar atau tidak ? apakah bisnis itu layak atau tidak ? jika telah ada studi kelayakan, kemudian yakin dengan pengusahanya, track recordnya jelas, baru kemudian diberi modal usaha. Jika pengawasan langsung dilakukan, maka skim yang dibuat pun harus skim tersendiri karena investor bank itu menempatkan seseorang, maka skimnya bukan mudharabah lagi. Skim yang mungkin adalah musyarakah atau dengan murabahah, skim skim itu bisa di atur. Intinya adalah menciptakan mekanisme pengawasan yang diharapkan berjalan dengan baik, sehingga ketika pihak bank menempatkan orang di perusahaan yang dibiayai, maka pengusaha yang mendapatkan kepercayaan itu benar benar terus berkembang dan meningkatkan usahanya. Hal yang perlu diperhatikan adalah bukan sekedar mengirimkan orang ke perusahaan yang diawasi, melainkan memperhatikan kondisi yang diawasi. Apakah perusahaan itu benar – benar pantas diawasi atau tidak. Mengirim seorang pengawas ke suatu perusahaan untuk melakukan pengawasan, memang sah- sah saja selama tujuannya baik dan selama pengawas itu menumbuhkan kesungguhan bagi perusahaan yang di awasi. (Sumber: Hafidhuddin Didin dan Hendri Tanjung, 2003) Contoh

10 Hafidhudin, Didin dan Hendri Tanjung.2003.Manajemen Syarih Dalam Praktik.Jakarta: Gema Insani R.Terry, George. Prinsip- Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara, 2006) T. Hani Handoko Manajemen. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE.

11 L/O/G/O Wassalamu’alaikum. Wr. Wb...


Download ppt "L/O/G/O Oleh: Yuan Ekananda Hendri Hussein Dwi Sasana Novi Aini Safarinda Imani Ullya N. Vinna permatasari Controlling (Pengawasan)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google