Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. DATA STATISTIK NON-PARAMETRIK STATISTIK PARAMETRIK DISTRIBUSI DATA TIDAK NORMAL NORMAL (- sampel >30 - Nilai signifikansi > α 0,05) 2 Data kuantitatif.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. DATA STATISTIK NON-PARAMETRIK STATISTIK PARAMETRIK DISTRIBUSI DATA TIDAK NORMAL NORMAL (- sampel >30 - Nilai signifikansi > α 0,05) 2 Data kuantitatif."— Transcript presentasi:

1 1

2 DATA STATISTIK NON-PARAMETRIK STATISTIK PARAMETRIK DISTRIBUSI DATA TIDAK NORMAL NORMAL (- sampel >30 - Nilai signifikansi > α 0,05) 2 Data kuantitatif

3 METODE STATIST IK PARAMETRIK 1.Inferensi terhadap sebuah rata-rata populasi 2.Inferensi terhadap dua rata-rata populasi 3.Inferensi terhadap lebih dari dua rata-rata populasi 4.Inferensi untuk mengetahui hubungan antar variabel 3

4 TUJUAN UJI STATISTIK PARAMETRIK STATISTIK NON- PARAMETRIK Perbedaan Rataan Sampel dan populasi Uji-t Satu Sampel Sign Test Perbedaan 2 sampel independen UJI-t 2 Sampel Independen Uji Mann-Withney Perbedaan 2 sampel berpasangan Paired t-Test Wilcoxon signed- Rank Test Perbedaan Lebih dari 2 nilai Rata-rata Anova Uji Kruskal Wallis Hubungan antara 2 variabel Pearson Corelation Spearman Rank Corelation 4

5 UJI- T SATU SAMPEL 5

6 CONTOH-1 Seorang kepala puskesmas menyatakan bahwa rata-rata jumlah kunjungan per hari di puskesmasnya= 50 orang. Untuk membuktikan pernyataan tersebut diambil sampel acak sebanyak 30 hari kerja dan diperoleh rata-rata jumlah kunjungan = 45 orang dgn std = 8 orang. Buktikan pernyataan kepala puskesmas tersebut pada alfa=0,05 6

7 JAWAB: 1. Ho: µ ≠ 50 Ha: µ = Titik Kritis Z pada α = 0,05 = ±1,96 3. Ho ditolak bila Z hitung > Ztabel Ho diterima bila Z hitung < 1, Z = = = - 3,4 8/ √30 8/5,48 5. Karena nilai Z hitung > Z tabel  Ho ditolak/bermakna/signifikan 6. Kesimpulan: rata-rata jumlah kunjungan di puskesmas = 50 orang/hari, jadi informasi kepala puskesmas tsb benar adanya. 7

8 CONTOH-2 Ada keluhan masyarakat bahwa, kadar nikotin rokok X lebih tinggi dari kadar standar yang ditetapkan, yaitu 20 mg/batang rokok. Untuk membuktikan keluhan tsb diambil sampel acak sebanyak 10 batang rokok X. Kadar nikotin dari rokok tsb adalah sbb: 22; 21; 18; 18; 21; 22; 22; 21; 22; 25 mg Lakukan uji pada alfa=0,05 8

9 Test Value = 20 tdfSig. Mean Difference 95% CI LOWERUPPER KADAR NIKOTIN N Mean Std. Deviation Std. Error Mean KADAR NIKOTIN Hasil Analisis Menggunakan SPSS: One-Sample Statistics One-Sample Test N Mean Std. Deviation Std. Error Mean KADAR NIKOTIN

10 UJI- T DUA SAMPEL INDEPENDEN 10

11 SOAL-2: Dua macam obat anti obesitas diberikan kepada mereka yang over weight untuk jangka waktu 3 bln. Obat A diberikan kepada 10 orang dan obat B kepada 12 orang. Hasil pengukuran penurunan berat badan setelah 3 bulan mengkonsumsi obat adalah sbb: Obat A: Obat B: Lakukan uji apakah ada perbedaan daya menurunkan berat badan dari kedua obat tsb (Alfa = 0,05) 11

12 JENIS OBAT N Mean Std. Deviation Std. Error Mean ABAB ,30 5,00 1,703 1,595 0,539 0,461 Group Statistics Levene’s Test for equality of variance T-test for equality of Mean fSigtdfSig (p value ) Mean Differ Std Error Differ. LowerUpper Equally Var.Assume Equally Var. Not Assume ,

13 UJI- T DUA SAMPEL BERPASANGAN 13

14 CONTOH SOAL-1 Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh Vitamin B12 terhadap status anemia. Sejumlah 10 penderita diberi suntikan vitamin B12 dan diukur kadar Hb darahnya sebelum dan setelah pemberian Vit. B12, hasil pengukuran adalah sbb: -sebelum: 12,2 11,3 14,7 11,4 11,5 12,7 11,2 12,1 13,3 10,8 -setelah : 13,0 13,4 16,0 13,6 14,0 13,8 13,5 13,8 15,5 13,2 Lakukan uji apakah ada perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian Vit. B12 pada Alfa = 0,05 14

15 Hasil analisis menggunakan SPSS adalah sbb: Paired Samples Statistics MEANNStd.DeviationStd.Error Mean HB SEBELUM HB SETELAH Paired Differences MeanStd.De viation Std Error Mean LowerUppertdfSig Hb sebelum -Hb setelah -1,7600,58150, ,176-1, Paired Sample Test 15

16 CONTOH SOAL-2 Ingin diketahui efektivitas suatu metode pelatihan terhadap peningkatan kinerja staf administrasi. Sebanyak 10 orang staf dilibatkan, skoring kinerja staf tsb sebelum dan setelah pelatihan adalah sbb: Lakukan uji pada alfa = 0,05 16 STAF SEBELUM SETELAH

17 Hasil analisis menggunakan SPSS adalah sbb: Paired Samples Statistics MEANNStd.DeviationStd.Error Mean KINERJA SEBELUM KINERJA SETELAH ,341 6,828 4,851 2,159 Paired Differences MeanStd.Devi ation Std Error Mean LowerUppertdfSig Kinerja Sebelum- Kinerja Setelah 4,80010,7063,386-2,85912,4591, Paired Sample Test 17

18 ANOVA Satu Faktor (Satu Arah) Dua Faktor (Dua Arah) 18

19 CONTOH ANOVA SATU ARAH: Delapan belas orang yang mengalami kelebihan berat badan (BB) mengikuti program penurunan BB. Subjek dibagi 3 kelompok secara acak, setiap kelompok mendapat program yang berbeda. Pada akhir program, penurunan BB dicatat sbb: Metoda A : 6,2 8,4 5,5 4,5 5,5 6,0 Metoda B : 7,2 6,7 5,6 6,6 7,0 5,5 Metoda C : 8,0 9,5 9,9 8,7 9,810,8 Apakah ada perbedan penurunan BB diantara ketiga metoda tersebut ? Bila ada, kelompok mana yang berbeda ? (Alfa = 0,05) 19

20 Sum of Squares dfMean SquareSig Between Groups Within Groups Total ANOVA Penurunan Berat Badan 20

21 CONTOH ANOVA DUA ARAH: Sebuah pabrik mempekerjakan karyawannya dalam 4 shift (satu shift terdiri atas sekelompok pekerja yang berlainan). Manajer pabrik ingin mengetahui apakah ada perbedaan produktivitas antara 4 kelompok shift yang ada. Selama ini setiap kelompok kerja terdiri atas wanita semua atau pria semua, dan setelah kelompok pria bekerja 2 hari berturut-turut, ganti kelompok wanita yang bekerja. Demikian seterusnya, 2 hari untuk pria dan sehari untuk wanita. Berikut hasil pengamatan: 21

22 HARISHIFT1SHIFT2SHIFT3SHIFT4SEX

23 Value Lablen SHIFT1Satu12 2Dua12 3Tiga12 4Empat12 JENIS KELAMIN1Pria32 2Wanita16 Between-Subjects Factors 23

24 Source Type III Sum of Squaresdf Mean SquareFSig. Corrected Model a Intercept SHIFT SEX SHIFT * SEX Error Total Corrected Total Test of Between subject Effect Dependent Variable: Produktivitas 24

25 THANKYOU 25


Download ppt "1. DATA STATISTIK NON-PARAMETRIK STATISTIK PARAMETRIK DISTRIBUSI DATA TIDAK NORMAL NORMAL (- sampel >30 - Nilai signifikansi > α 0,05) 2 Data kuantitatif."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google