Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 13 Komposisi Tubuh.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 13 Komposisi Tubuh."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 13 Komposisi Tubuh

2 KOMPOSISI TUBUH (BODY COMPOSITION)
Tubuh manusia terdiri dari berbagai unsur kimiawi. Berdasarkan analisis kimia mayat yang dilakukan antara lain Mitchell dkk, Widdoson dkk, Forbes dkk secara garis besar tubuh manusia terdiri dari: 1. Air merupakan komponen terbesar 2. Lemak 3. Protein 4. Mineral Gambar 1 memperlihatkan komposisi seorang laki-laki dewasa normal dengan berat badan 70 kg.

3 Gambar 1 Komposisi seorang laki-laki normal dewasa, berat 70 kg
Air 42 kg Glikogen Lain-lain Ca P Mg, Cl, Fe, Zn, Cu, K, Na Lemak 12 Kg Protein 12 kg

4 WHO dalam buku Physical Status, The Use and Interpretation membagi komposisi tubuh ke dalam 5 tingkatan yaitu: 1. Tingkat Atom yang terdiri dari atom Oksigen, hidrogen, karbon dan lain-lain (Nitrogen, Kalsium, Phospor, dan mineral lain) 2. Tingkat molekul terdiri dari air, lemak, protein dll (glikogen dan mineral) 3. Tingkat sel dibagi dalam massal sel, cairan ekstra sel (CES) dan padatan ekstra sel (PES) 4. Tingkat jaringan dikelompokkan menjadi otot skeletal, jaringan adiposa, tulang, darah dll (organ dalam) 5. Tubuh manusia

5 5 Tingkatan Komposisi Tubuh
Lain-lain Darah PES Tulang Lain-lain CES Jaringan adiposa Lain-lain Protein Hidrogen Tk V (TUBUH) Massa sel Otot Skeletal Lemak Karbon TK IV (Jaringan) Air Tk III (SEL) Oksigen TK II (Molekul) TK I (Atom)

6 Pada tingkatan atom ----> lain-lain terdiri dari: Nitrogen, Ca, P dan mineral lain
Mokekul ---> lain2: Glikogen dan mineral Sel ---> Dapat juga dibagi atas 2 komponen yaitu: Lemak dan sel tanpa lemak (Body cell Mass) > merupakan tempat berlangsungnya metabolisme, Sistem jaringan ---> BB= jaringan adiposa, otot, darah, dan lain-lain (organ dalam)

7 Komponen Utama Berat Badan
Tubuh manusia dapat dikelompokkan menjadi lemak dan massa tanpa lemak. Massa tanpa lemak adalah mineral, cairan ekstra dan intra sel (air), glikogen dan protein. Istilah yang dipakai dalam membahas komposisi tubuh:

8 B e r a H2O t d n Mineral Massa tanpa lemak Cairan ekstra sel
Cairan intra sel E n e r g I Glikogen Protein

9 Istilah-Istilah komposisi tubuh
Massa lemak (fat mass) atau FM adalah seluruh lemak yang dapat diekstraksi yang berasal jaringan adiposa dan jaringan lain. Jaringan adiposa (adiposa tissue mass) atau ATM yang terdiri dari lemak 83% dan jaringan penyangga yaitu Protein 2% dan air 15% Jaringan tanpa lemak atau FAT FREE MASS atau FAT FREE BODY (FFM atau FFB) yang terdiri dari air, otot, tulang, jaringan ikat dan organ dalam. Lean Body Mass (LBM) adalah FFM dan lemak essnsial

10 Lemak tubuh relatif (relative body fat atau % BF) adalah % FM terhadap berat badan,
Lemak essensial (Essensial lipids) adalah lipida (fosfolipid) yang dibutuhkan dalam pembentukan membran sel, kurang lebih 10% dari lipida tubuh, Lemak non essensial (non essential lipids) adalah trigliserida yang sebagian besar ada dalam jaringan adiposa (90%) lipida tubuh, Berat jenis tubuh (Total Body Density) adalah massa tubuh dibagi dengan volume tubuh, Lemak bawah kulit (subcutaneous fat) adalah jaringan diposa yang disimpan di bawah kulit,

11 lemak visceral (visceral fat) adalah jaringan adiposa yang berada dalam rongga dada dan perut (diantara organ-organ dalam), Lemak dalam perut (intra abdominal fat) adalah lemak visceral dalam rongga perut, lemak perut (abdominal fat) adalah lemak bawah kulit dan viseral yang ada dalam rongga perut.

12 Manfaat Pengukuran Komposisi Tubuh
1. Untuk mengidentifikasi resiko kesehatan klien dikaitkan dengan rendah/tingginya lemak tubuh, 2. Untuk mengidentifikasi resiko kesehatan klien sehubungan dengan kelebihan lemak dalam rongga perut, 3. Untuk meningkatkan pengertian klien tentang resiko kesehatan yang dikaitkan dengan rendah/tingginya lemak tubuh, 4. Untuk pemantauan perubahan koposisi tubuh dikaitkan dengan penyakit tertentu,

13 5. Menilai efektifitas intervensi gizi dan olah raga dalam
rangka mengubah komposisi tubuh, 6. Untuk memperkirakan berat badan ideal, 7. Untuk merancang rekomendasi diit dan olah raga, 8. Untuk memantau perkembangan, pematangan (maturasi) pada komposisi tubuh dikaitkan dengan umur.

14 STANDAR PERSEN LEMAK TUBUH UNTUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Tingkatan laki-laki perempuan resiko =< 5% =< 8% rendah % % sedang 15% 23% di atas rata-rata 16-24% % resiko >=25% >= 32%

15 Komposisi Tubuh Diukur dengan cara:
1. Langsung -----> dengan analisa mayat 2. Tidak langsung: * Lemak tubuh: metode baku (referens) ---> densitometri dan teknik pengenceran (isotop 2H, 3H, 10O) * Pengukuran tidak langsung: IMT (BB/TB2), pengukuran tebal lipatan kulit, Bioelectrical impedance) * BB (BW)-Lemak tubuh (FM)= Tubuh Tanpa Lemak (FFM)

16 Beberapa Rumus Yang Digunakan:
* FFM: Total Body Water (Kg)/0.732 * Total Body Fat (Kg): Body weight (kg)- FFM * % Body Fat: Total body Fat (kg) *100/body weight (kg) * Total body water : V1 C1/C2 V1: volume yang dikunsumsi C1: konsumsi isotop C2: konsumsi isotop dalam sampel Tebal Lipatan Bawah Kulit: 1. Trisep (triceps skinfold) 2. Bisep (Biceps Skinfold) 3. Subscapular (Subscapular Skinfold) 4. Suprailiaka (Suprailiac Skinfold) 5. Mid Axillari (Mid Axillary Skinfold)

17 Asumsi Yang Digunakan Dalam Metode Pengukuran Tebal Lipatan Bwah Kulit (Skinfold)
TLBK ---> secara tidak langsung mngukur tebal jaringan adiposa di bawah kulit. Asumsi: 1. TLBK mrupakan ukuran lemak bawah kulit yang baik, 2. Distribusi lemak bawah kulit pada laki-laki dan wanita sama, 3. Ada hubugan antara lemak bawah kulit dengan lemak tubuh total. Jumlah beberapa TLBK dapat digunakan untuk memperkirakan lemak tubuh total.

18 Terima Kasih


Download ppt "Pertemuan 13 Komposisi Tubuh."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google