Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REKAYASA PERANGKAT LUNAK"— Transcript presentasi:

1 REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Chapter 06

2 Outline of this presentation
The Generic Software Process Model Prototyping Model Incremental Model

3 Generic Software Process Model
Prototyping model Pembuatan model dari perangkat lunak yang akan dibuat atau dikerjakan sehingga pemakai dapat mengetahui hasil yang akan di dapat. Tujuan : adalah untuk mendefinisikan perangkat lunak yang akan dihasilkan tanpa menyertakan rincian pemasukan data, proses dan keluaran yang diperlukan.

4 Generic Software Process Model
Prototyping model Pengembangan sistem secara cepat. di gunakan jika : Sasaran hasil bersifat umum. Kurang baik dalam Persyaratan sistem Efisiensi algoritma Interaksi user-komputer

5 Generic Software Process Model
Prototyping model Penggunaan prototipe membantu user dan pengembang memahami persyaratan dari sistem. Persyaratan yang timbul user dapat membuat percobaan dengan suatu protoptipe untuk melihat bagaimana sistem mendukung pekerjaanya.

6 Generic Software Process Model
Prototyping model Untuk membantu user Memvalidasi persyaratan Prototipe dapat mengungkap kesalahan dan menghilangkan persyaratan Pembuatan prototipe yang dilakukan sebagai suatu aktifitas untuk mengurangi resiko atas persyaratan.

7 Generic Software Process Model
Prototyping model Proses yang terjadi dalam prototipe digambarkan : analisa desain Buat prototipe Evaluasi & perbaikan hasil Iterasi

8 Generic Software Process Model
Prototyping model Analisis. Merupakan proses mengenalisa keperluan yang terdapat pada permasalahan yang ada. Desain. Proses perancangan dari model atau prototipe permasalahan yang ada. Titik beratnya dalam hal format pemasukan data dan bentuk laporan yang diharapkan. Buat prototipe. Pembuatan model secara keseluruhan dari rencana pemecahan masalah.

9 Generic Software Process Model
Prototyping model Evaluasi dan Perbaikan. Merupakan evaluasi yang dilakukan terhadap prototipe yang telah dibuat, apabila ada perubahan maka perlu diperbaiki sesuai dengan keinginan pemakai. Hasil. Merupakan hasil dari prototipe yang dibuat dimana telah disetujui oleh pemakai.

10 Generic Software Process Model
Prototyping model Keunggulan prototipe Komunikasi user - developper Frekuensi komunikasi meningkat Pengembang akan selalu meminta pendapat user Membantu analis Menentukan kebutuhan user yang sebenarnya Meminimalkan salah persepsi Peran user meningkat Evaluasi oleh user berkali-kali User bisa memberikan masukan setiap saat

11 Generic Software Process Model
Prototyping model Pengembangan lebih cepat Program bisa langsung dibuat User melihat perkembangan tahap demi tahap Implementasi mudah User sudah mengenal perangkat lunak yang dikembangkan User tidak akan merasa asing Sejak awal user sudah merasa memiliki

12 Generic Software Process Model
Prototyping model Keuntungan lain prototipe : Sistem dapat mendukung untuk pelatihan user dan pengujian sistem. Meningkatkan usabilitas sistem Meningkatkan kualitas desain Meningkatkan maintanabilitas Mengurangi usaha pengembangan keseluruhan

13 Generic Software Process Model
Prototyping model Kelemahan prototipe Pemakai sibuk User & pengembang harus sama-sama memiliki komitmen Menyediakan waktu untuk bertemu Sama-sama sepakat untuk bekerja sama Pemakai sulit melakukan evaluasi Bentuk prototipe sering berubah Disesuaikan dengan kebutuhan user

14 Generic Software Process Model
Prototyping model User ingin cepat selesai Bentuk program sudah terlihat sejak awal User merasa tidak akan lama lagi selesai Pengembang sering mengabaikan dokumentasi User berharap terlalu banyak Keberhasilan membawa dampak Sering evaluasi & komunikasi membuat user menjadi Sering berubah keinginan Tidak pasti dengan kebutuhan Prototipe bekerja tidak efisien Lebih mementingkan keberhasilan

15 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototyping baik dipakai ketika Sistem mempunyai resiko tinggi Tidak jelas permasalahannya Tidak jelas kebutuhan & keinginan Tidak pasti apa yang ingin dilakukan Perancangan dialog user - komputer Bagaimana membuat dialog yang baik, ramah, mudah ?

16 Generic Software Process Model
Prototyping model Sistem diminati oleh banyak pemakai Mencari kesepakatan basis untuk menyamakan persepsi User ingin cepat selesai User tidak sabar menunggu Prototipe segera memperlihatkan bentuk kerja sistem Masa pakai singkat sistem hanya dipakai beberapa kali saja

17 Generic Software Process Model
Prototyping model Ingin menunjukkan inovasi Pengembang dapat menunjukkan kecanggihan Sistem cepat terlihat (mungkin juga cepat selesai) Kebutuhan berubah-ubah User sulit menjelaskan kebutuhan Menjadi keadaan yang paling umum untuk memakai prototyping

18 Generic Software Process Model
Prototyping model Approaches to Prototyping Evolutionary prototyping Throw-away prototyping

19 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary prototyping Suatu pendekatan pengembangan sistem di mana prototipe awal di buat dan di evaluasi melalui suatu langkah hingga menjadi suatu sistem. Sasaran adalah menyampaikan suatu sistem kerja ke end-users. Pengembangan di mulai dengan memahami persyaratan dengan baik.

20 Generic Software Process Model
Prototyping model Digunakan untuk sistem , di mana spesifikasinya tidak bisa berkembang. Artificial Intelligent Systems and user interface system Teknik yang dilakukan secara interasi untuk pengembangan sistem yang cepat

21 Generic Software Process Model
Prototyping model Verifikasi tidak mungkin, tidak ada persyaratan yang membedakan. Validasi hanya menunjukkan ketercukupan dari sistem.

22 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary Prototype Gunakan Prototipe Buat Tentukan Kebutuhan Evaluasi Tidak sesuai Sesuai

23 Generic Software Process Model
Prototyping model Spesifikasi, desain dan implementasi terbentuk Sistem dikembangkan sebagai kumpulan dari kebutuhan yang dikirim ke user. Teknik yang digunakan dengan bantuan CASE atau 4 GL. User interface umumnya berbasis GUI.

24 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary Prototyping Advantages Penyerahan sistem yang dipercepat Penyerahan yang cepat kadang-kadang lebih penting dibanding kemampuan atau maintainabilitas perangkat lunak dalam jangka panjang.

25 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary Prototyping Advantages Keterikatan user dengan sistem. Tidak hanya sistem. Tetapi lebih ke persyaratan karena kebutuhan yang meningkat, memungkinkan penggunaan sistem yang meningkat.

26 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary Prototyping Problems Manajemen Mengasumsikan pengembangan seperti model waterfall Ketrampilan khusus yang diperlukan tidak tersedia dalam tim pengembang

27 Generic Software Process Model
Prototyping model Evolutionary Prototyping Problems Pemeliharaan Perubahan yang berkesinambungan bisa merusak struktur sistem dimana pemeliharaan jangka panjangnya sangat mahal Kontrak Tidak ada dokumen persyaratan.

28 Generic Software Process Model
Prototyping model 2. Throw-away prototyping Suatu prototipe yang umumnya dibuat untuk membantu menemukan permasalahan persyaratan dan kemudian di buang. Dikembangkan menggunakan beberapa pengembangan proses lain. Sasaran adalah membuat prototipe untuk memvalidasi persyaratan sistem. Proses dimulai dengan memahami persyaratan.

29 Generic Software Process Model
Prototyping model 2. Throw-away prototyping Digunakan untuk mengurangi resiko terhadap persyaratan. Prototipe dikembangkan dari spesifikasi awal, yang diserahkan untuk di gunakan kemudian dibuang.

30 Generic Software Process Model
Prototyping model 2. Throw-away prototyping Throw-away tidak berarti sebagai sistem yang berakhir. Beberapa karakteristik mungkin dihilangkan Tidak ada spesifikasi yang bisa dipelihara dalam jangka panjang. Sistem menjadi kurang baik dan sulit melakukan pemeliharaan

31 Generic Software Process Model
Prototyping model Gunakan Sistem Uji Program Evaluasi Tidak Sesuai Buat Prototipe Tentukan Kebutuhan Throwaway Prototype

32 Generic Software Process Model
Prototyping model Pengembang terpaksa membuang prototipe karena dianggap sebagai sistem yang telah berakhir.

33 Generic Software Process Model
Prototyping model Hal yang tidak direkomendasikan Tidak mungkin membuat prototipe tanpa persyaratan non-fungsional Prototipe tanpa didokumentasikan Struktur sistem menjadi tidak baik ketika perubahan dibuat selama proses pengembangan Standar mutu organisasi tidak diterapkan.

34 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototype Model Prototipe kertas Gambaran sistem dibuat pada media kertas Tidak mempunyai bagian yang : Operasional (berbentuk program) Dapat diujicoba (dapat di test) Dapat diimplementasikan (dapat di run/execute)

35 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototipe berbasis pc Pemodelan memanfaatkan program aplikasi Program-proram presentasi Untuk memperlihatkan interaksi manusia- komputer Prototipe kerja Implementasi sebagian fungsi sistem Fungsi yang ingin dilihat karakteristiknya Dibuatkan programnya

36 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototipe program Progam benar-benar dibuat & bisa bekerja Bagian program yang sudah berfungsi Terus menerus ditambah & dilengkapi

37 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototyping Techniques Berbagai teknik bisa digunakan untuk pengembangan Paper Prototyping Presentation Software Prototyping - Power Point (Microsoft) - Graphics (Lotus, Excel) - etc Dynamic high-level language development Database programming - SQL Component and application assembly

38 Generic Software Process Model
Prototyping model Prototyping Techniques Teknik yang tidak eksklusif, sering digunakan bersama-sama Pemrograman berbasis visual lebih banyak dipakai dalam pengembangan prototipe

39 Generic Software Process Model
Prototyping model Key Point Suatu prototipe dapat digunakan untuk memberi kesan terhadap user tentang kemampuan sistem Pembuatan prototipe secara terus menerus dapat digunakan untuk pengembangan sistem secara cepat

40 Generic Software Process Model
Prototyping model Key Point Prototipe Throw-away digunakan untuk memahami persyaratan. Prototipe Evolusioner, sistem dikembangkan dengan pengembangan dari awal hingga akhir.

41 Generic Software Process Model
Prototyping model Key Point Pengembangan secara cepat sebuah prototipe sangat penting, karena jika tidak bisa menghilangkan kemampuan atau batasan fungsional sistem. Teknik membuat prototipe meliputi penggunaan bahasa tingkat tinggi (high-level language), database programming, dan konstruksi prototipe dari komponen lain (reusable components)

42 Generic Software Process Model
Prototyping model Key Point Pembuatan prototipe penting, karena merupakan bagian dari sistem sebagai alat penghubung user dengan sistem (interface) sebelum sistem ditetapkan. User harus dilibatkan dalam evaluasi prototipe.

43 Generic Software Process Model
Incremental model Fakta : Perangkat lunak meningkat dari waktu ke waktu Hasil akhir terkadang tidak realistis Batas waktu yang ditentukan Penyerahan versi yang terbatas Persyaratan dipahami dengan baik Kebutuhan berkembang secara tidak terduga

44 Generic Software Process Model
Incremental model Requirements design code test integrate O&M Release 1 release 2 release 3 release 4 Incremental development (setiap release bertambah kemampuannya)

45 Generic Software Process Model
Incremental model design code test integrate O&M reqts version 1 version 2 version 3 lessons learnt Evolutionary development (masing-masing versi terdapat persyaratan baru)

46 Generic Software Process Model
Incremental model Kombinasi dari model linier dan prototipe Produk yang diserahkan mengelami peningkatan Peningkatan yang pertama merupakan inti dari produk sebelumnya Fokusnya terhadap operasional produk (not throw-away prototype)

47 Generic Software Process Model
Incremental model Digunakan ketika sumber daya yang ada tidak cukup, menyelesaikan produk tepat pada waktunya Peningkatan membantu mengatur resiko teknis (e.g perangkat keras yang tidak tersedia)

48 Generic Software Process Model
END-USER DEVELOPMENT Pengembangan perangkat lunak oleh pemakai akhir Dikerjakan tanpa bantuan profesional Didukung oleh hadirnya pc Dengan bantuan 4gl Fourth generation language Nonprocedural (less procedural) language

49 Generic Software Process Model
END-USER DEVELOPMENT Jenis-jenis Query language Report generator Graphic language Aplication generator Very-high-level programming language Application software package Microcomputer tools

50 Generic Software Process Model
END-USER DEVELOPMENT Keunggulan end-user development Lebih sesuai dengan kebutuhan user Peningkatan keterlibatan user User lebih puas Memudahkan pengendalian pengembangan pl Meminimalkan kegagalan

51 Generic Software Process Model
END-USER DEVELOPMENT Tantangan yang dihadapi Tidak adanya review dari pihak lain Requirement bisa tidak benar Tidak adanya standar & kontrol Tiap user bisa membentuk sistemnya sendiri Duplikasi data Data yang sama ada pada tempat yang berbeda Terbentuknya sistem informasi pribadi Pihak lain tidak memahami apa perilaku sistem

52 Finished, Questions?


Download ppt "REKAYASA PERANGKAT LUNAK"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google