Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DINAS DIKPORA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DINAS DIKPORA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014."— Transcript presentasi:

1 DINAS DIKPORA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014

2 1. UNDANG-UNDANG Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. Peraturan Pemerintah Nomor. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasonal Pendidikan; 3. Peraturan PemerintahNo. 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 19 TAHUN 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan; 4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor 102 Tahun 2013, Tentang Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Program Paket A/Ula. 5. Peraturan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nomor:Xxxxx/P/....../I/2013, Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Program Paket A/Ula, Tahun Pelajaran 2013/2014; 6. Bahan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Tanggal 2 Desember 2013.

3 1. Ujian pada jenjang Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) untuk SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula tahun pelajaran 2013/2014 diberi nama Ujian Sekolah/Madrasah (US/M). 2. US/M diselenggarakan oleh satuan pendidikan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah. 3. Untuk penjaminan mutu, Pemerintah menetapkan kisi-kisi US/M untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA SD/MI, SDLB serta Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PKn Program Paket A/Ula. Kisi-kisi selain mata pelajaran tersebut dan muatan lokal ditetapkan oleh Satuan Pendidikan. 4. Untuk pemetaan mutu pendidikan secara nasional, Pemerintah menetapkan 25% soal US/M untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA SD/MI, SDLB serta Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PKn Program Paket A/Ula % naskah soal untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA SD/MI, SDLB serta Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PKn Program Paket A/Ula dan naskah soal selain mata pelajaran lainnya serta muatan lokal disiapkan oleh satuan pendidikan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah

4  Hasil US/M digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:  pemetaan mutu satuan pendidikan;  dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;  penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan;  pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan

5  Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah: 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; dan 3. Lulus US/M.

6 PESERTA UJIAN SEKOLAH/MADRASAH

7  Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan SD, MI, dan SDLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan, dan Tunalaras);  Peserta didik yang memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester 1 tahun terakhir;  Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI, dapat mengikuti US/M pada sekolah/madrasah penyelenggara terdekat;  Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US/M di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti US/M di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama atau pada tempat lain yang ditentukan sebagai penyelenggara ujian;  Peserta didik karena alasan Force Majeure (Bencana alam, Huruhara dll) setelah masa regitrasi selesai, dan dengan disertai bukti yang syah tidak dapat mengikuti US/M di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti US/M di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama dan ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dengan identias nama dan nomor ujian seperti semula;  Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US/M utama dapat mengikuti US/M susulan;

8  Sekolah/madrasah penyelenggara US/M melakukan pendaftaran peserta dengan menggunakan format of line tahun 2012/2013;  Sekolah/madrasah penyelenggara US/M mengirimkan daftar peserta ke penyelenggaran US/M tingkat Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 20 Januari 2014;  Penyelenggaran US/M tingkat Kabupaten/Kota mengkoordinasikan entry data peserta dengan menggunakan software tahun 2012/2013;  Penyelenggaraan US/M tingkat Kabupaten/kota mencetak dan mendistribusikan Daftar Nominasi Sementara (DNS) ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M;  Sekolah/madrasah penyelenggara US/M melakukan verifikasi DNS dan mengirimkan hasil verifikasi ke penyelenggara US/M tingkat Kabupaten/Kota;  Penyelenggara US/M tingkat Kabupaten/Kota melakukan finalisasi data, mencetak, dan mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT) beserta Kartu Peserta US/M ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M paling lambat tanggal 3 Maret 2014;  Kepala sekolah/madrasah penyelenggara US/M menandatangani dan membubuhkan stempel pada Kartu Peserta US/M yang telah ditempel foto peserta;  Peserta yang tidak lulus UN pada tahun 2011/2012 dan tahun 2012/2013 yang akan mengikuti US/M tahun pelajaran 2013/2014 harus terdaftar pada sekolah/madrasah asal atau sekolah/madrasah penyelenggara US/M. Nilai raport diperoleh dari sekolah/madrasah asal.

9 PENYELENGGARA UJIAN SEKOLAH

10 1. Penyelenggara US/M Tingkat Pusat ditetapkan dengan keputusan Ketua BSNP yang terdiri atas unsur-unsur :  Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP);  Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan;  Sekretariat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan;  Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud;  Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan;  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama; dan  Biro Hukum Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

11  merencanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan US;  menetapkan spesifikasi soal US/M;  menyiapkan 25% butir soal US/M;  menyiapkan, menggandakan, dan mendistribusikan seluruh soal US/M untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri dengan menggunakan master soal dari DKI Jakarta;  menyusun Prosedur Operasi Standar (POS) US/M;  melakukan sosialisasi pelaksanaan US/M;  menetapkan jadwal pelaksanaan US/M dan pengumuman hasil ujian;  menyiapkan, menggandakan, dan mendistribusikan kisi-kisi soal US/M ke Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi;  menetapkan persyaratan kelayakan perusahaan percetakan dan teknis pencetakan Naskah Soal;  memantau persiapan dan pelaksanaan US/M;  melakukan supervisi penskoran LJUS/M;  mengumpulkan dan menganalisis data hasil US/M; dan  membuat laporan pelaksanaan US/M kepada Menteri 2. Penyelenggara US/M Tingkat Pusat mempunyai tugas dan tanggung jawab:

12  Gubernur menetapkan Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi yang terdiri atas unsur- unsur :  Dinas Pendidikan Provinsi;  Kantor Wilayah Kementrian Departemen Agama (Kanwil Kemenag).

13  merencanakan pelaksanaan US/M di wilayahnya;  melakukan sosialisasi pelaksanaan US/M di wilayahnya;  menyusun 75% butir soal US/M berdasarkan kisi-kisi soal UN/M Tahun Pelajaran 2013/2014 yang ditetapkan oleh BSNP;  merakit soal US/M berdasarkan spesifikasi soal US/M Tahun Pelajaran 2013/2014 dan melakukan penjaminan mutu soal bersama penyelenggara US/M tingkat Pusat;  menyiapkan bahan US untuk peserta didik berkebutuhan khusus (tunanetra dan tunarungu) pada SD yang menerapkan program inklusi;  menyiapkan bahan US/M khusus untuk SDLB;  mencetak bahan US/M yang mencakup Naskah Soal, Lembar Jawaban US/M (LJUS), Daftar Hadir, Tata Tertib dan Berita Acara;  mendistribusikan bahan US/M ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M melalui Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  menjaga kerahasiaan bahan US/M;  menjaga keamanan pelaksanaan US/M;  melakukan penskoran hasil US/M;  mencetak dan mendistribusikan Daftar Kolektif Hasil US/M (DKHUS) per sekolah/madrasah penyelenggara US/M yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi atas nama Gubernur ke Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  mencetak dan mendistribusikan Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah/Madrasah (SKHUS/M) ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M melalui Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  memantau dan mengevaluasi pelaksanaan US/M di wilayahnya;  membuat laporan pelaksanaan US/M tingkat Provinsi dan menyampaikan kepada Penyelenggara US/M Tingkat Pusat.

14  Bupati/Walikota menetapkan Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota yang terdiri atas unsur- unsur : 1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; 2. Kantor Kementrian Agama Kabupaten/Kota.

15 1. mengkoordinasikan, merencanakan, dan mensosialisasikan pelaksanaan US/M yang jujur di wilayahnya; 2. mendata dan menetapkan sekolah/madrasah penyelenggara US/M untuk SD, MI, dan SDLB dengan prosedur: a) mendata sekolah/madrasah berdasarkan aspek-aspek kelayakan tempat pelaksanaan US/M, sebagai bahan pertimbangan penetapan sekolah/ madrasah penyelenggara US/M ; b) menetapkan sekolah/madrasah penyelenggara US/M dan sekolah/madrasah yang menggabung, yang dituangkan dalam Surat Keputusan Penyelenggara US/M Tingkat Sekolah/Madrasah; c) menyampaikan Surat Keputusan tersebut ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M. 3. mendata dan menetapkan calon peserta US/M; 4. mengelola database peserta US/M, serta menerbitkan DNS dan DNT; 5. mendistribusikan Permen, kisi-kisi soal US/M, dan POS US/M ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M;

16 6. mendistribusikan bahan US/M ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M; 7. menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan US/M; 8. menjaga keamanan pelaksanaan US/M; 9. melakukan pemindaian LJUS dengan menggunakan software yang ditentukan oleh Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi ; 10. mengirimkan hasil pemindaian ke Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi; 11. menerima DKHUS/M dan SKHUS/M dari Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi dan mengirimkannya ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M; 12. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan US/M di wilayahnya; 13. membuat laporan pelaksanaan US/M kabupaten/kota dan menyampaikannya ke Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi.

17  Sekolah/Madrasah yang dapat menyelenggarakan US adalah sekolah/madrasah yang memiliki fasilitas ruang yang layak dan persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  Penyelenggara US/M Tingkat Sekolah/Madrasah ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah penyelenggara US, yang terdiri atas unsur-unsur : 1. Kepala Sekolah/Madrasah dan guru dari sekolah/madrasah penyelenggara US/M yang bersangkutan; 2. Kepala Sekolah/Madrasah dan guru dari Sekolah/Madrasah lain yang bergabung.

18

19  Penyelenggara US/M, Tingkat Pusat menyusun kisi- kisi soal berdasarkan Standar Kopetensi (SK), dan Kopetensi Dasar (KD) dalam standar isi satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan PERMENDIKNAS Nomor 22 tahun 2006, dengan langkah-langkah sebagai berikut:  mengidentifikasi SK dan KD Mata Pelajaran dari setiap mata pelajaran yang diujikanberdasarkan SK dan KD pada standar isi;  menyusun dan memverifikasi kisi-kisi soal US/M dengan melibatkan guru, dan pakar penilaian pendidikan;

20  Spesifikasi Soal US/M Tahun Pelajaran 2013/2014;  Pembuatan Master Naskah Soal  Penyelenggara US/M Tingkat Pusat menyiapkan 25% butir soal dengan cara mengidentifikasi dan memilih butir-butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan spesifikasi soal US/M Tahun Pelajaran 2013/2014;  Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi membuat 75% butir soal dan merakit Master Naskah Soal, dengan langkah-langkah sebagai berikut :  membuat 75% butir soal sesuai dengan spesifikasi dan kisi-kisi soal US/M Tahun Pelajaran 2013/2014;  merakit Master Naskah Soal US/M dengan cara menggabungkan 25% butir soal yang disiapkan Penyelenggara US/M Tingkat Pusat dan 75% butir soal yang dibuat Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi;  menata perwajahan ( lay out ) Master Naskah Soal.

21 No.Mata PelajaranJumlah Butir Soal Alokasi Waktu Ket. 1.Bahasa Indonesia50120 menit 2.Matematika40120 menit 3.Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menit

22  Penggandaan dan pendistribusian naskah soal US/M dilakukan oleh pencetakan yang ditetapkan melalui lelang terbuka sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;  Pelaksanaan pelelangan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi;  Pengawasan pencetakan dan pendistribusian naskah soal US/M menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi;  Pelaksanaan pendistribusian naskah soal US/M dilaksanakan oleh pihak percetakan bersama Pemerintah Provinsi dan didampingi dari pihak Kepolisian (POLDA), yang akan di distribusikan 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan US/M dan naskah soal akan diserah terimakan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melalui Polres setempat.  Naskah soal US/M ditempatkan/disimpan di Polsek setiap Kabupaten/Kota, dan pada saat pelaksanaan US/M semua sekolah penyelenggara mengambil naskah soal US/M di Polsek sesuai mata pelajaran yang diujikan pada saat itu.

23  US/M terdiri atas US/M Utama dan US/M Susulan.  US/M Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.  Jadwal pelaksanaan US/M sebagai berikut:

24 NoJenis UNHari dan TanggalPukulMata Pelajaran 1. US UtamaSenin, 19 Mei – Bahasa Indonesia US SusulanSenin, 2 Juni US UtamaSelasa, 20 Mei – Matematika US SusulanSelasa, 3 Juni US UtamaRabu, 21 Mei – Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) US SusulanRabu, 4 Juni 2014

25 NoPeriodeHari dan TanggalPukulMata Pelajaran 1. MeiSenin, 19 Mei – – Bahasa Indonesia Pendidikan Kwarganegaraan JuliSelasa, 1 Juli MeiSelasa, 20 Mei – – Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial JuliRabu, 2 Juli MeiRabu, 21 Mei – Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) JuliKamis, 3 Juli 2014

26  Pengiriman hasil US/M oleh penyelenggara US/M tingkat Provinsi ke penyelenggara US/M Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 14 Juni 2014;  Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan paling lambat Minggu ke III Juni 2014

27  Sekolah/Madrasah penyelenggara US/M menetapkan ruang US/M dengan persyaratan sebagai berikut :  ruang ujian yang digunakan aman dan memadai untuk US/M;  setiap ruang ujian ditempelkan kerta bertulisan “ dilarang masuk selain peserta dan Pengawas” ;  setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 1 meja untuk Pengawas US/M;  setiap meja diberi nomor peserta US/M;  setiap ruang US/M disediakan denah tempat duduk peserta US/M dan lak/segel;  gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi US/M agar dikeluarkan dari ruang US/M  tempat duduk peserta US/M diatur sebagai berikut:  satu bangku untuk satu orang peserta US/M;  jarak antara meja yang satu dengan yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter;  penempatan peserta US/M disesuaikan dengan urutan nomor peserta US/M (lihat Gambar Contoh Denah Ruang US/M);

28 PENGAWAS PINTU MASUK

29  Kepala sekolah/madrasah penyelenggara US/M mengumpulkan amplop LJUS/M yang telah disegel oleh Pengawas Ruang US/M dan memasukannya ke dalam amplop besar;  Kepala sekolah/madrasah penyelenggara US/M mengirimkan LJUS/M ke Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota, disertai dengan Berita Acara Serah Terima;  Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota memeriksa kesesuaian berkas LJUS/M dengan peserta US/M dari setiap sekolah/madrasah penyelenggara US/M;  Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota mengelompokkan LJUS/M per mata pelajaran per sekolah/madrasah penyelenggara US/M;

30 Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan melalui rapat dewan guru setelah : 1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran antara lain :  kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;  kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;  kelompok mata pelajaran estetika, dan  kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan. 3. Lulus US/M.

31  Peserta didik dinyatakan lulus US/M pada SD, MI dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kreteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai S/M dan mempertimbangkan kehadiran peserta didik pada program pembelajaran dari semester 1 kelas I sampai semester 2 kelas VI;  Nilai S/M diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M dan nilai rata-rata raport semester 7,8,9,10 dan 11 dengan pembobotan 70% untuk nilai US/M dan 30% untuk nilai rata-rata raport;  Kelulusan peserta didik dari US/M ditentukan berdasarkan NA;  NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai US/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai US/M dengan formula 70% nilai US dan 30% nilai S/M;  Kreteria kelulusan US/M ditetapkan melalui rapat dewan guru berdasarkan:  nilai minimal setiap mata pelajaran yang diuji sekolahkan;  nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diuji sekolahkan.

32  Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan US/M dilakukan oleh setiap Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi, dan Kabupaten/Kota, dan Kantor Unit Pelaksana Teknis Dasar (UPTD) Tingkat Kecamatan sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

33  komponen biaya untuk penyelenggaraan US/M meliputi biaya penyelenggaraan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan sekolah/madrasah;  biaya penyelenggara US/M menjadi tanggung jawab Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota;  Biaya penyelenggaraan US/M di tingkat Pusat mencakup komponen-komponen sebagai berikut :  penyusunan POS US/M;  sosialisasi US/M ke provinsi;  penyiapan 25% butir soal US/M;  pemantauan kesiapan dan pelaksanaan US/M;  rapat koordinasi dan sosialisasi kebijakan US/M;  operasional pelaksanaan US/M;  analisis hasil US/M, pelaporan, dan penyusunan rekomendasi dan  publikasi hasil US/M.

34  pelaksanaan sosialisasi, koordinasi, dan kerja sama dengan instansi terkait di provinsi dalam rangka persiapan pelaksanaan US/M;  penggandaan dan pendistribusian POS US/M;  pelatihan dan penyusunan 75% butir soal;  pelatihan penskoran hasil US/M;  perakitan Master Naskah Soal US/M;  penggandaan, pengamplopan, dan pengepakan bahan US, serta pendistribusian ke kabupaten/kota;  operasional pelaksanaan US/M;  pengiriman hasil pemindaian LJUS/M dan hasil penskoran US kepada Penyelenggara US/M Tingkat Pusat;  pencetakan dan pendistribusian DKHUS/M dan SKHUS/M ke sekolah/madrasah penyelenggara US/M melalui Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  pemantauan dan evaluasi pelaksanaan US/M dan  penyusunan dan pengiriman laporan US/M.

35  pelaksanaan sosialisasi, koordinasi, dan kerja sama dengan instansi terkait di Kabupaten/Kota setempat dalam rangka persiapan pelaksanaan US/M;  pencetakan dan pendistribusian blanko pendataan calon peserta US ke sekolah/madrasah;  pengelolaan data peserta US/M;  pencetakan kartu peserta US/M;  pencetakan dan pendistribusian blanko pendataan calon Pengawas Ruang UN ke sekolah/madrasah;  pengelolaan data pengawas US/M;  pencetakan kartu pengawas US/M;  pendistribusian SK US/M dan POS ke Sekolah/Madrasah penyelenggara US/M;  operasional pelaksanaan US kabupaten/kota dan sekolah/madrasah;  pemindaian LJUS/M;  pengiriman hasil pemindaian ke Penyelenggara US/M Tingkat Provinsi;  pengiriman DKHUS/M dan SKHUS/M kepada Penyelenggara US/M Tingkat Sekolah/Madrasah;  pemantauan dan evaluasi pelaksanaan US/M; dan  penyusunan dan pengiriman laporan.

36  pengisian dan pengiriman data calon peserta US/M ke Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  pengambilan bahan US/M dari Penyelenggara US/M Tingkat Kabupaten/Kota;  pengiriman LJUS/M ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota;  operasional penyelenggara US/M;  pengawasan pelaksanaan US/M di Sekolah/Madrasah penyelenggara US//M; dan  penyusunan dan pengiriman laporan.

37 SEKIAN DAN TERIMA KASIH Oleh Tim Sosialisasi Ujian Sekolah/Madrasah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Dinas Dikpora Provinsi NTB Tahun Pelajaran 2013/2014

38


Download ppt "DINAS DIKPORA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google