Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Sejarah seharusnya bisa bersikap jujur mengabarkan segala sesuatu yang terjadi. Bukan mengabarkan apa yang diinginkan oleh penguasa atau kaum yang memiliki.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Sejarah seharusnya bisa bersikap jujur mengabarkan segala sesuatu yang terjadi. Bukan mengabarkan apa yang diinginkan oleh penguasa atau kaum yang memiliki."— Transcript presentasi:

1

2  Sejarah seharusnya bisa bersikap jujur mengabarkan segala sesuatu yang terjadi. Bukan mengabarkan apa yang diinginkan oleh penguasa atau kaum yang memiliki kekuatan untuk diketahui dunia luas. Hitam katakan hitam dan putih katakan putih  Sekarang, coba kita tengok museum-museum kita, kita buka lembaran-lembaran buku-buku teks sekolah anak-anak kita, adakah sejarah negeri ini telah bertindak adil dalam menceritakan umat Islam dalam perjalanan panjang Nusantara hingga ia bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia?

3 Salah seorang penentang Teori Gujarat Hurgronje adalah Prof. Dr. HAMKA yang menegaskan jika seorang pencatat sejarah Tiongkok yang mengembara pada 674 M telah menemukan satu kelompok bangsa Arab yang berdiam di pesisir Barat Sumatera. HAMKA juga menambahkan bahwa temuan ini telah diyakini kebenarannya oleh para pencatat sejarah dunia Islam di Princetown University di Amerika.

4  Snouck Hurgronje merupakan peneliti Islam Belanda yang masuk Islam dan belajar di Mekkah, mengganti namanya dengan Abdul Gaffar  Snouck Hurgronje tidak pernah masuk Islam. Dia hanya berpura-pura sebagai Muslim. Saat meninggal, Hurgronje dikuburkan dalam prosesi Kristen dan dikuburkan di Pemakaman Umum Leiden

5  Kerajaan pertama di Nusantara adalah Kerajaan Hindu Tarumanegara yang berdiri pada abad ke- 4 Masehi di Jawa Barat.  Kerajaan pertama di Nusantara adalah Kerajaan Salakanegara yang berdiri pada abad ke-1 Masehi di pesisir utara Jawa Barat. Salakanagara bukan kerajaan Hindu, melainkan menganut kepercayaan lokal yakni pemujaan terhadap ruh leluhur. Sisa- sisa kepercayaan ini masih terdapat hingga kini di masyarakat Kranggan, Pondok Gede, Bekasi, walau mereka secara resmi sudah beragama Islam.

6  Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan kerajaan-kerajaan kecil dan tidak punya pengaruh.  Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan kerajaan-kerajaan besar, bahkan luas kekuasaan dan pengaruh politisnya melebihi imperium kerajaan Hindu Majapahit. Salah satunya adalah Kerajaan Aceh Darusssalam yang menyatukan diri dengan Kekhalifahan Islam Turki Utsmaniyah yang luas kekuasaannya terbilang benua. Bahkan Jazirah Al-Mulk (Kerajaan Maluku) juga masuk dalam wilayah kekhalifahan Turki Utsmaniyah.

7  Invasi penjajah Portugis, Spanyol, lalu Belanda ke Nusantara tidak ada kaitannya dengan penyebaran misi Salib. Penyebaran agama Kristen dilakukan dengan damai penuh cinta kasih.  Invasi penjajah Portugis, Spanyol, dan Belanda ke Nusantara terkait erat dengan penyebaran misi Salib. Dilakukan dengan jalan kekerasan, pembantaian, pembunuhan, dan sebagainya. Hal ini diakui sendiri oleh banyak sejarawan Barat.

8  Kerajaan Aceh Darussalam tidaklah besar dan pengaruhnya juga tidak sampai meluas melebihi wilayah Asia Tenggara.  Pengaruh politisi dan ekonomis Kerajaan Aceh Darussalam sangat besar bahkan mendunia. Wilfred Cantwell Smith dalam Islam in Modern History, menyatakan Aceh merupakan salah satu dari lima besar kekuatan Islam dunia pada masanya. Kelima Kerajaan Islam besar itu adalah:  Kekhalifahan Turki Utsmaniyah  Kekhalifahan Maroko di Afrika Utara  Kerajaan Isfahan di Timur Tengah  Kerajaan Islam Mughol di anak benua India  Kerajaan Aceh Darusssalam di Asia Tenggara.

9  Walisanga merupakan sembilan tokoh penyebar Islam yang memiliki kesaktian tingkat tinggi sehingga mampu melakukan hal- hal yang di luar akal sehat manusia.  Walisanga merupakan nama Dewan Syuro penyebar Islam di Jawa yang awalnya berasal dari luar Nusantara. Dewan Syuro ini berganti-ganti personelnya sebanyak lima kali. Para anggotanya merupakan ulama terpilih yang memiliki pengetahuan agama yang dalam dan juga ilmu-ilmu dunia. Dalam menyebarkan Islam, Dewan Syuro Walisanga tidak mencampurkannya dengan kesyirikan dan khurafat seperti yang banyak ditulis orang dalam cerita- cerita khayali.

10  Ambon dan Maluku adalah wilayah Kristen.  Ambon dan Maluku merupakan wilayah Muslim. Islam datang di sini dua setengah abad lebih dahulu ketimbang Katolik dan tiga setengah abad lebih dulu sebelum Protestan.. Istilah ‘Maluku’ sendiri berasal dari bahasa Arab “Al-Mulk” yang berarti “Tanah Para Raja”. Ibnu Batutah menyebutnya “Jazirah Al-Mulk”. Wilayah Maluku hingga Kepala Burung Papua bahkan menjadi bagian paling timur wilayah kekhalifahan Islam Turki Utsmaniyah

11  Orang Betawi berasal dari budak yang diimport oleh VOC Belanda dari berbagai suku bangsa.  Orang Betawi sudah mendiami wilayah yang sekarang disebut Jakarta jauh sebelum Portugis dan Belanda datang. Bahkan pada tahun sebelum masehi. Kerajaan Salakanegara (100 M), merupakan kerajaan di mana masyarakatnya merupakan nenek moyang kaum Betawi.

12  Fatahillah adalah orang pertama yang mengislamkan Jakarta.  Orang pertama yang mendakwahkan Islam di Betawi adalah Syekh Quro yang membangun pesantren di Karawang, dibantu oleh ulama-ulama lain seperti Datuk Ibrahim, Datu Biru, dan lainnya.

13  Nama asli Pattimura adalah Thomas Matulessy, lahir di Saparua dan beragama Kristen.  Pattimura adalah marga Muslim Ambon. Nama asli Pattimura adalah Ahmad Lussy, lahir di Bacan. Dia bangsawan dari Kerajaan Islam Sahulau. Sosok Thomas Matalessy merupakan tokoh khayali yang tidak ada pembuktiannya secara valid. Perlawanan terhadap Belanda di Maluku dikobarkan umat dan tokoh Islam, orang-orang non-Islam kala itu menjadi kakitangan penjajah.

14  Perang Jawa ( ) yang dikobarkan Pangeran Diponegoro disebabkan kemarahan Diponegoro atas ulah Belanda mematok tanah miliknya.  Pematokan tanah milik Diponegoro hanyalah pemicu perlawanan. Sebelum itu Diponegoro yang sejak anak-anak dididik Islam dengan lurus, sehingga lebih suka berdekatan dengan rakyat jelata ketimbang hidup di keraton, telah memendam amarah terhadap Belanda yang semua tindakannya menyakiti dan menyengsarakan rakyat kecil.

15  Si Singamangaraja XII adalah Raja Batak yang beragama Palbegu, agama leluhur orang Batak.  Si Singamangaraja XII adalah seorang muslim yang taat. Cap kerajaan dan benderanya yang sarat dengan ornamen Islam. Bahkan peperangannya melawan Belanda dibantu oleh Kerajaan Islam Aceh Darussalam dan Kerajaan Islam Minangkabau.

16 Tanggal 16 Oktober 1905 berdiri Syarikat Islam (SI) oleh Haji Samanhudi di Solo, Jawa Tengah. Disebabkan kondisi penjajahan kala itu, maka para pendirinya sepakat untuk menambahkan kata “Dagang” di tengahnya sebagai penghalus, jadi Syarikat Dagang Islam (SDI). SI merupakan organisasi kebangsaan pertama yang didirikan oleh tokoh-tokoh pergerakan Indonesia dari berbagai suku, menggunakan bahasa Indonesia (Melayu) dalam rapat-rapatnya, dan mampu menghimpun jutaan anggota hanya dalam waktu singkat.

17 Tanggal 20 Mei 1908, tiga tahun setelah berdirinya Syarikat Islam, sekumpulan mahasiswa kedokteran STOVIA Jakarta dipimpin dr. Soetomo mendirikan perkumpulan priyayi Jawa-Madura bernama Boedhi Oetomo (BO). BO merupakan organisasi yang dipimpin oleh para ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia dan menikmati hidup nyaman dengan gaji dari pemerintahan kolonial Belanda. Ketua BO pertama dijabat oleh Raden T. Tirtokusumo, Bupati Karanganyar loyalis penjajah, yang memimpin hingga tahun Kemudian dia diganti oleh Pangeran Aryo Notodirojo dari Keraton Paku Alam Yogyakarta yang juga “orang gajian” penjajah Belanda dan sangat setia pada induk semangnya. Banyak tokoh BO menjadi anggota Freemasonry, seperti Ketua pertama BO Raden Adipati Tirtokusumo dan Sekretaris BO (1916), Boediardjo (silakan baca “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia ”: Dr. Th. Stevens). Para tokoh BO juga dikenal sangat Islamophobi. Sebab itu, seharusnya Hari Kebangkitan Nasional yang sekarang diperingati tiap tanggal 20 Mei diubah menjadi tanggal 16 Oktober. Di mana kita telah menyimak jika Boedhi Oetomo sama sekali tidak pantas dianggap sebagai organisasi nasional, bukankah Indonesia bukan hanya terdiri dari suku Jawa dan Madura saja?

18 Sejarah yang kita tahu saat ini adalah goresan darah,tinta dan ludah yang curang (Prof Ahmad Mansyur Suryanegara, Sejarawan Unpad)

19 Jepang berhasil mengalahkan Belanda dan memulai penjajahannya di Indonesia. Untuk merebut hati rakyat pribumi, Jepang mendekati kalangan Islam. Walau demikian, lama-kelamaan niat Jepang yang sebenarnya diketahui juga. Akhirnya pecah peperangan di mana-mana. Salah satu korban keganasan Jepang adalah KH. Zainal Mustafa, pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah, Tasikmalaya, yang diserbu dan dibunuh Kenpetai yang terkenal kejam.

20 Masuk tahun 1945 Jepang mengalami kekalahan di banyak front pertempuran melawan Sekutu. Banyak kalangan meramalkan jika kekuasaan Jepang di Indonesia tidak akan berumur lama lagi. Sejumlah tokoh pergerakan Indonesia yang tergabung dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 22 Juni berkumpul dan menyepakati jika Piagam Jakarta dijadikan teks proklamasi kemerdekaan yang akan dibacakan pada saat yang tepat. Tanggal 6 dan 9 Agustus, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Berakhirlah Perang Dunia II. Pada 17 Agustus pagi hari di Jakarta, Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sayang, terjadi pengkhianatan terhadap kesepakatan 22 Juni 1945 di mana Piagam Jakarta tidak dibacakan sebagai teks proklamasi. Keesokan harinya terjadi pengkhianatan kedua yang dilakukan The Founding Fathers negara ini—terutama Hatta—yang mencoret tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Setelah merdeka, terjadi banyak sekali pertempuran melawan penjajah Belanda dan juga Sekutu yang ingin kembali menjajah Indonesia. Umat Islam mengambil peran sentral di dalam semua pertempuran, termasuk pertempuran Surabaya di mana jihad fi sabilillah merupakan dasar semangatnya.

21 1.Setiap muslim-tua, muda, dan miskin sekalipun, wajib memerangi orang kafir yang merintangi kemerdekaan Indonesia. 2. Pejuang yang mati dalam perang kemerdekaan layak disebut syuhada. 3.Warga Indonesia yang memihak penjajah dianggap sebagai pemecah belah persatuan nasional, maka harus dihukum mati.

22 Barangsiapa yang mati dan tidak berjihad, serta tidak pernah membisikkan dalam dirinya untuk berjihad, maka dia mati dalam cabang kemunafikan. [HR. Muslim: 1910; Ahmad: 2/374; Abu Dawud: 2502; an-Nasa'i:4/8]

23 Yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia adalah orang-orang Islam melalui semangat Jihadnya. Tidak ada satupun orang Kristen atau laskar Kristus yang membela & memperjuangkannya. Ada nggak orang Kristen yang ikut berjuang melawan Penjajah waktu itu? Nggak ada. Jadi kita ini sering dikibuli oleh orang- orang yang mengatakan bahwa pendiri bangsa ini adalah para ulama, ndak betul itu. Yang betul-betul berjuang adalah ummat Islam dan para ulama, tapi yang mendirikan Negara ini adalah orang-orang Yahudi”. Kol. (Purn) Herman Ibrahim: Pendiri Bangsa ini adalah Orang Yahudi “ Determinasi Zionisme di Indonesia bukan hanya sekarang saja, tapi sudah terjadi sejak lama. Di dalam buku Heri Nurdi dengan judul ‘Melacak Jejak Freemasonri’ (Organisasi rahasianya Zionisme Yahudi) disebutkan bahwa founding father / Pendiri Bangsa ini adalah orang-orang Fremason / Yahudi. Sebut saja Wahidin Sudiro Husodo, Ki Hajar Dewantara (Taman Siswa) dan para Deklarator Proklamasi pendiri bangsa ini lainnya seperti Supomo, Muhammad Yamin, Sukemi (orang tuanya Suharto), mereka semua itu Freemason / Yahudi. Ini data faktanya ada dan bukan rekayasa. Dan di negara ini, secara Eksplisit didirikan oleh orang-orang Yahudi,” ujarnya.

24 Soekarno mengusung sekularisme dan menolak Islam sebagai dasar negara, ia berkiblat pada pemikiran Mustafa Kemal At-Taturk, anggota Freemasonry dan bapak sekularisme Turki yang disebut oleh Mohammad Natsir sebagai “Begundal Zionis”. Soekarno pada masa akhir pemerintahanya terbius pemikiran Karl Marx, seorang Yahudi anggota jaringan rahasia Illuminati, yang ditugaskan kelompok itu untuk menyusun program revolusi dunia. Marxisme dijadikan tameng Soekarno untuk membentengi kekuasaannya dengan mengusung ideologi Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunis).

25 Natsir mengutip nash Alquran yang dianggapnya sebagai dasar ideologi Islam, “Tidaklah Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk mengabdi kepada-Ku.” (QS.51: 56). Bertitik tolak dari dasar ideologi Islam ini, ia berkesimpulan bahwa cita-cita hidup seorang Muslim di dunia ini hanyalah ingin menjadi hamba Allah agar mencapai kejayaan dunia dan akhirat kelak. (Muhammad Natsir, Capita Selekta, hlm. 436). Dalam sejarah Islam Indonesia, salah satu tonggak penting adalah ketika terjadi perdebatan ilmiah antara Muhammad Natsir, tokoh Masyumi, dengan Soekarno, Presiden pertama RI, dalam wacana konsep Negara. Bagi Natsir, Islam tidak dapat dipisahkan dari negara, karena urusan kenegaraan pada prinsipnya merupakan bagian yang terintegrasi dengan risalah Islam. Negara adalah sekumpulan orang yang bersatu di dalam suatu teritorial, menyepakati hidup bersama, dan mengelola wilayah tersebut. Sebab itu, negara juga menjadi soal yang tidak dapat dipisahkan dari Al-Qur’an.

26 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden untuk kembali ke UUD 1945, seperti yang termaktub dalam Keppres Nomor 150/1959 dan diperkuat dengan Lembaran Negara No. 75/1959, yang dengan resmi dan legal telah memberlakukan kembali Piagam Jakarta 22 Juni Ini berarti pencoretan tujuh kata dalam Piagam Jakarta, 18 Agustus 1945, telah dianulir Soekarno. Piagam Jakarta, 22 Juni 1945, sampai hari ini telah dan masih eksis dan sah secara hukum mengikat umat Islam Indonesia. Keputusan Presiden ini sah berlaku, dan tak dapat dibatalkan melainkan bertanya dahulu kepada rakyat, atau lewat proses referendum

27  Sejak Dekrit 5 Juli 1959, sistem Demokrasi Parlementer berakhir diganti dengan Demokrasi Terpimpin Ciri Demokrasi Terpimpin : - Presiden sebagai sumber hukum dan secara politik sangat dominatif - Ajaran Trias Politica diselewengkan - Tidak berfungsi dan tidak mandirinya partai politik - Berkembangnya peranan sosial politik militer - Berkembang dan semakin membesarnya komunisme melalui PKI dan serangkaian kebijakan pemerintah Soekarno yang menguntungkan berkembangnya kehidupan PKI di Indonesia - Tingkat pendidikan masyarakat masih rendah dan kesadaran berpolitik secara rasional masih kecil dan tidak mampu membangun dirinya sebagai alat kontrol kekuasaan. Terjadinya peristiwa pemberontakan G/30 S/PKI mengakhiri masa Demokrasi Terpimpin

28 Menyusul tragedi pembunuhan terhadap enam jenderal Angkatan Darat pada dini hari, 1 Oktober 1965, Jenderal Suharto berhasil sedikit demi sedikit menyingkirkan Presiden Soekarno dari kursi kekuasaan. Saat kekuasaan sudah dalam genggaman, Jenderal Suharto mengutus satu tim yang disebut Mafia Berkeley untuk menemui para pengusaha Yahudi Dunia di Swiss dan menggadaikan kekayaan alam Indonesia kepada mereka.

29

30 Ali murtopo soedomo Mbah to 1.Th mengangkat Nur Hasan Ubaidah (Islam Jama’ah – Lemkari—LDII) 2.Th mengangkat Adah Djaelani (NII) 3.Th Komando Jihad (Komji) 4.Th Kasus Jama’ah Imran 5.Kasus teror Warman Jateng, Kelompok Usrah Jakarta, Tanjung Priok 12 September 1984, Hour Koneng, Tragedi berdarah di Talangsari Lampung, Pelarangan Jilbab bagi pelajar, mahasiswi dan guru, Kebijakan ketat para khatib di masjid-masjid. REKAYASA INTELIJEN MENJEBAK UMMAT ISLAM Jendral Soemitro menyebutkan semuanya adalah rekayasa Opsus Ali Moertopo yang menerapkan teori “Pancing dan Jaring”.

31 Umat Islam di Indonesia dikriminalisasikan oleh sebuah sistim politik otoriter yang anti musyawarah. Semua kekuatan masyarakat dikontrol dan disentralisasikan oleh sistem otoriter. “Puncaknya, Pak Harto dibantu oleh TNI dan POLRI sebagai kekuatan keamanan, Golkar sebagai mesin politik dan konglomerat sebagai mesin ekonomi,” ungkap mantan ketua KPK ini. Pada waktu rezim orde baru operasi intelijen dilakukan oleh operasi khusus (opsus) yang dipimpin oleh Ali Murtopo. “Operasi khusus ini terindikasi kuat dipimpin oleh Ali Murtopo,” jelas pria kelahiran Jogja ini. Operasi intelijen ini membuat politik rekayasa untuk menciptakan organisasi yang namanya komando jihad. Dalam episode komando jihad ini, yang menjadi korbannya adalah umat Islam yang dikriminalisasi. Dalam lakon komando jihad ini, Ali Murtopo sebagai pimpinan operasi, merupakan sandiwara politik yang sempurna 100 persen. “Pemainnya dalah opsus orde baru, dibakc up oleh keamanan, oleh sistim peradilan, polisi, jaksa, hakim” terang Busro. Artinya sistem negara yang seharusnya tidak dipengaruhi oleh kekuasaan, fakta pada masa orde baru, polisi, jaksa, hakim di pengaruhi oleh kekuasaan politik. Sabtu,10 Desember 2011, bertempat di Auditorium Muh. Dzaman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), diadakan bedah buku. Dengan judul ”Hegemoni Rezim Intelijen Sisi Gelap Peradilan Kasus Komando Jihad”. Dengan menghadirkan tiga pembicara, Busro Muqoddas, (mantan ketua KPK ) selaku penulis buku Hegemoni Rezim Intelijen, ‘Idul fitri dari akademisi UMS, dan Mahendradata selaku praktisi. Juga dihadiri oleh ketua MUI Solo Prof.Dr. Zainal Arifin.


Download ppt " Sejarah seharusnya bisa bersikap jujur mengabarkan segala sesuatu yang terjadi. Bukan mengabarkan apa yang diinginkan oleh penguasa atau kaum yang memiliki."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google