Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Modul Kuliah Studi Kelayakan Bisnis Jurusan Manajemen STIE Mandala ~ Jember Oleh : Tamriatin Hidayah, SE.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Modul Kuliah Studi Kelayakan Bisnis Jurusan Manajemen STIE Mandala ~ Jember Oleh : Tamriatin Hidayah, SE."— Transcript presentasi:

1 Modul Kuliah Studi Kelayakan Bisnis Jurusan Manajemen STIE Mandala ~ Jember Oleh : Tamriatin Hidayah, SE

2 Modul : I Ruang Lingkup Studi Kelayakan Bisnis (SKB) Pendahuluan : Metode penyusunan studi kelayakan bisnis pada umumnya terdiri dari beberapa aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran; aspek teknis produksi dan teknologis, aspek manajemen, aspek legal dan perizinan, aspek lingkungan, dan aspek keuangan. Pengertian Studi Kelayakan Bisnis: Studi kelayakan bisnis adalah penelitian dan penilaian tentang dapat tidaknya suatu proyek (investasi) dilakukan dengan berhasil (menguntungkan). (Hidayah, T) Studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. (Subagyo, A) Studi kelayakan adalah suatu penelitiantentang layak atau tidaknya suatu proyek bisnis—yang biasanyamerupakan proyek investasi itu-dilaksanakan. (Umar, H)

3 Manfaat, Tujuan, Lembaga Pengguna SKB •Manfaat SKB Jika laporan SKB telah dibuat dan dinyatakan layak dapat dikaji ulang maupun digunakan sebagai pedoman/alat untuk mengetahui sejauhmana kegiatan investasi telah dilakukan. •Tujuan SKB adalah untuk menghindari keterlanjuran atau risiko kerugian •Lembaga Pengguna SKB Investor; Kreditur/Bank, Manjemen Perusahaan, Pemerintah dan Masyarakat, •Tahapan SKB : Penemuan ide proyek, tahap penelitian, Tahap evaluasi proyek bisnis, Thap pengurutan Usulan yang layak, Tahap rencana pelaksanaan proyek bisnis, Tahap pelaksanaan proyek bisnis (Umar, H)

4 Perbedaan Studi Kelayakan dengan Rencana Bisnis Faktor SKB Rencana Bisnis Jenis data Data estimasi (estimate data) Berdasarkan data empiris perusahaan Sumber data Data Eksternal Data Internal Penyusun/Analis Pihak eksternal Pihak intern (manajemen) (konsultan/pakar) perusahaan (Direksi) Tujuan Menilai kelayakan ide/gagasan Merencanakan kegiatan bisnis bisnis dimasa mendatang User (Pengguna) Investor, Bank, Pemerintah (dll) Manajemen, kreditor Waktu Pembuatan Bisa lebih dari setahun Kurang dari setahun Biaya Relatif besar, bisa lebih besar Relatif lebih kecil. dari 1 Milyar.

5 Modul : 2 Penilaian Pasar dan Pemasaran Kegiatan Belajar 1 : Analisis Pasar Pertanyaan dasar dalam aspek Pasar/Pemasaran : Berapa market potential ? ; Berapa market share dapat diserap pasar potensial ?; Bagaimana perkembangan market share dimasa mendatang?; strategi pemasaran bagaimana yang dapat diaplikasikan untuk mencapai market share (dalam analisis pemasaran) •Pengertian Pasar : Sekumpuan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja dan kemampuan untuk membelanjakannya (Stanton) •Permintaan dan Penawaran Permintaan : jumlah barang yang dibutuhkan konsumen yang mempunyai kemampuan membeli pada beberapa tingkat harga •Bentuk-bentuk Pasar •Macam-macam Pasar •Segmentasi Pasar : membagi pasar yang heterogen kedalam pasar yang homogen. (a. Identifikasi keunggulan kompetitif, pilih keunggulan kompetitif; mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi)

6 Analisis Persaingan Tahapan : •Mengidentifikasi pesaing •Menentukan sasaran pesaing •Mengidentifikasi strategi pesaing •Menilai kekuatan dan kelemahan •Mengestimasi pola reaksi pesaing •Memilih pesaing. Strategi Kompetitif Strategi kompetitif berkaitan erat dengan posisi kompetitif. Posisi kompetitif meliputi: •Pemimpin (pemuka) pasar (market leader) •Penanatang pasar (market challenger) •P[engikut pasar (market follower) •Perelung pasar (market nicher)

7 Kegiatan Belajar 2 : Analisis Pemasaran Ruang lingkup analisis Pemasaran meliputi : 4P + + (Product, Price, Place, Promotion, ) Strategi Produk : Jenis produk beserta atributnya; keputusan merk dan label; sttrategi daur hidup produk. Strategi Harga : Penetapan harga dan persaingan harga dengan seksama faktor yang mempengaruhi kebijakan harga (Faktor internal: sasaran pemasaran, marketing mix, pertimbangan organisasi dan faktor Eksternal : persepsi konsumen, pesaing, kondisi ekonomi) Strategi Promosi : Promotional mix (advertising, personal selling, promosi penjualan, publisitas) Strategi Saluran Distribusi : keputusan desain saluran didahului analisis kebutuhan konsumen, penetapan sasaran dan kendala saluran. Proses Manajemen Pemasaran :membuat rencana pemasaran, menganalisa peluang pasar, memilih pasar sasaran, mengembangkan bauran pemasaran, mengelola usaha pemasaran

8 Modul 3 : Alat-alat dalam Analisis Pasar dan Pemasaran Kegiatan Belajar 1 : Alat-alat dalam Analisis Pasar dan Pemasaran •Peramalan/forecasting/prediksi Analisa Least Square – merupakan salah satu alat untuk membuat proyeksi/prediksi permintaan dan penawaran. Selain itu dengan metode statistik dan riset operasi kita juga bisa membuat prediksi •Analisa SWOT analisis mengenai kekuatan (Stregth), Kelemahan (Weakness), Kesempatan (Opportunity), dan ancaman (Threat). •Analisa Data Kuesioner analisa data ini biasanya menggunakan metode statistik; misalnya rata-rata (mean), penyimpangan (standar deviasi), proporsi. •Analisa Regresi ( persamaan regresi linier; persamaan regresi linier berganda; persamaan regresi non linier) •Korelasi

9 Modul 4: Penilaian Aspek Teknik dan Teknologi Kegiatan Belajar 1: Aspek Teknik dan Teknologi Hal pokok yang perlu dianalisis dalam aspek ini : •Penentuan rencana kapasitas produksi •Penentuan teknologi yang paling sesuai dengan kemampuan perusahaan •Penentuan desain produk yang dipilih •Bagaimana persediaan bahan baku yang aman •Alat analisis yang sesuai (penilaian lokasi, penentuan luas produksi, pengadaan dan persediaan bahan, dll)

10 Kegiatan Belajar 2: Alat analisis yang Digunakan dalam Aspek Teknik dan Teknologi •Penentuan lokasi Pabrik/usaha a. Metode kuantitatif b. Metode transportasi c. Metode Analisa Biaya •Penentuan Luas Produksi a. Pendekatan konsep Marginal Cost dan Marginal revenue b. Pendekatan Break Event Point (BEP) c. Linier Programming

11 Modul 5: Penilaian Aspek Manajemen 1 Kegiatan Belajar 1: Manajemen Pembangunan Proyek Perencanaan Pelaksanaan Proyek :  Merancang pelaksanaan proyek; # Identifikasi dan hubungan antara kegiatan harus jelas. # Jenis pekerjaan dan sumberdaya (pengumpulan data, analisis sistem, desain sistem, pembuatan program, tes sistem, pelatihan, imolementasi, dokumentasi, penyerahan sistem # Jadwal kegiatan kerja  Menentukan skedul/jadwal kegiatan; GANTT Chart/bagan GANTT; PERT; CPM, network planning methods •Biaya pembangunan Sistem baru (pembuatan software, pengadaan perangkat keras/hardware)  Pengawasan proyek, metode network planning dapat digunakan.  Kegiatan Belajar 2 :Evaluasi dan aplikasi konsep/ teori

12 Modul 6: Penilaian Aspek Manajemen 2 Kegiatan Belajar 1: Manajemen dalam Operasional Beberapa pertanyaan mendasar : •Apa sebaiknya bentuk badan usaha yang akan dipergunakan? •Jenis-jenis pekerjaan apa yang diperlukan agar pekerjaan berjalan lancar? •Apa persyaratan menjalankan pekerjaan? •Bagaimana struktur organisasi yang mendukung? •Bagaimana mencari sumberdaya, khususnya tenaga kerja/SDM yang handal?

13 Modul 7: Penilaian Aspek Hukum, Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Kegiatan belajar 1: Analisis aspek legal Peninjauan dari aspek ini penting agar kegiatan proyek tidak melanggar undang- undang dan peraturan serta norma masyarakat. Dalam aspek yuridis perlu dilihat dari sisi : • Who (siapa pelaksana proyek) • What (proyek apa yang dibuat) • Where (dimana proyek dibuat) • When (kapan proyek dibuat) • How (bagaimana proyek dilaksanakan)

14 Modul 7 •Kegiatan belajar 2:Analisis Aspek Ekonomi Nasional Suatu studi kelayakan bisnis, perlu memperhatikan situasi dan kondisi perekonomian secara nasional dan sosial. Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam hal moneter dan fiskal akan berpengaruh terhadap peluang dan prospek investasi. Manfaat dan biaya proyek dapat ditinjau dari: Sisi rencana pembangunan nasional; sisi distribusi nilai tambah; sisi tenaga kerja; sisi keuntungan ekonomi nasional; sisi pengaruh sosial, dan sisi manfaat/biaya sosial. Hambatan Pembangunan Ekonomi anatara lain: iklim tropis, produktivitas rendah, kapital sedikit, nilai perdaganagann luar negeri yang rendah, besarnya pengangguran, besarnya ketimpangan dsitribusi pendapatan, tekanan produk yang buruk, penggunaan tanah dengan produktivitas rendah.

15 Modul 7 : •Kegiatan belajar 2: Analisis aspek Lingkungan Alat analisis yang digunakan biasanya adalah AMDAL Isyu lingkungan juga perlu dicermati – baik merupakan isyu global maupun isyu lokal. AMDAL diperlukan karena Peraturan pemerintah ; kualitas lingkungan tidak rusak dengan adanya proyek. Peran AMDAL * Peran dalam pengelolaan lingkungan * Peran dalam pengeloalaan proyek * Peran dalam dokumen penting

16 Modul 8: Penilaian Aspek Finansial Kegiatan belajar 1 : Kebutuhan Dana dan Sumbernya Kebutuhan dana dipergunakan untuk aktiva lancar, aktiva tetap dan aktiva lain-lain. Kebutuhan dana dipergunakan untuk modal kerja, investasi. Kebutuhan dana bisa dipenuhi dari sumber internal dan atau sumber eksternal. Sumber dana : * Modal sendiri * Saham * Obligasi * Kredit bank * Leasing * Project Finance

17 Modul 8: Kegiatan belajar 2 : Aliran Kas Proyek Laporan perubahan arus kas (cashflow statement) disusun untuk menunjukkan perubahan arus kas selama periode tertentu dan alasan perubahannya. Komponen aliran kas terdiri dari : • Initial Cashflow (kas permulaan) pola lairan kas yang berhubungan dengan investasi harus diidentifikasi. • Operational Cashflow biasanya mempunyai selisih netto yang positif sehingga dapat dapat dipakai mencicil pengembalian investasi. • Terminal Cashflow merupakan cashflow dari nilai sisa aktiva tetap yang sudah tidak mempunyai nilai ekonomis lagi. Aliran kas ini dikenai pajak apabila nilai jualnya lebih besar dari nilai buku. Kelebihan nilai jual/capitagains yang dikenai pajak.

18 Modul 9: Time Value of Money Kegiatan belajar 1 : Time Preferensi, Anuitas •Time preferensi (preferensi waktu; skala waktu) •Present Value (nilai sekarang) sejumlah nilai yang ada sekarang (diterima sekarang) bila jumlah (nilai) pada waktu yang akan datang diketahui. •Future Value Suatu nilai jumlah pada masa akan datang bila jumlah atau nilai sekarang sudah diketahui. •Anuitas Jumlah yang akan dibayar atau jumlah yang akan diterima secara berturut-turut dari suatu periode yang ada. Sifat annuity/anuitas adalah jumlah angsuran sama, jumlah periode angsuran sama, angsuran pertama biasanya pada periode pertama.

19 Modul 9 : Kegiatan belajar 2 : Konversi antara Present Value, Future Value dan Anuitas •Compunding Factor (F/P) 1 n Menghitung nilai F jika P, i dan n diketahui. Suatu bilangan lebih besar dari 1 yang dapat dipakai untuk mengalikan suatu jumlah yang ada sekarang demi menentukan nilainya dimasa yang akan datang. Dengan menggunakan rumus analisa proyek – tabel daftar bunga majemuk, dapat dihitung berapa uang pinjman yang harus dikembalikan pada masa datang. Catatan: P = nilai sekarang (present value) F = nilai yang akan datang (future value) i = suku bunga (interest) n = jumlah tahun A = anuitas •Compunding Factor for per Annum (F/A) 1 n Menghitung nilai F jika A, i dan n diketahui Untuk menghitung nilai masa yang akan datang, bila diketahui sejumlah uang tertentu dan dibayarkan/diterima setiap akhir periode tertentu selama umur proyek

20 Modul 9 : •Sinking Fund Factor (A/F) 1 n Mencari nilai A jika diketahui F, i dan n. Menghitung jumlah uang yang harus dicadangkan atau jumlah uang yang harus ditanam pada setiap akhir tahun dengan memperhatikan bunga. Agar investasi yang dicadangkan berjumlah tertentu. •Discount Factor (P/F) 1 n Mencari nilai P bila diketahui F, i dan n. Mencari P bila telah diketahui F, i dan n. Untuk menghitung sejumlah uang disaat sekarang, bila diketahui sejumlah nilai tertentu dimasa yang akan datang. •Present Value of Annuity Factor (P/A) Mencari P bila telah diketahui A, i dan n. untuk menghitung sejumlah nilai sekarang, jika diketahui anuitasnya. •Capital Recovery Factor (A/P) 1 n Mencari nilai A bila telah diketahui P, i dan n. Untuk menghitung sejumlah tetap yang harus dibayarkan pada setiap akhir tahun untuk mengembalikan suatu pinjaman termasuk nilai pokok maupun bunganya.

21 Modul 10: Penilaian Kriteria Investasi Kegiatan belajar 1 : Metode Penilaian Investasi Metode Penilaian Investasi merupakan aktivitas yang dilakukan sebelum melakukan investasi berupa suatu studi/penilaian investasi untuk memperkirakan apakah investasi yang dilakukan layak atau tidak. Metode-Metode Penilaian Investasi : •Metode Average Rate of Return (ARR) •Metode Payback Period •Metode Net Present Value (NPV) •Metode Internal Rate of Return (IRR) •Metode Profitability Index (PI)

22 Modul 10 : Kegiatan belajar 2 : Perbandingan Metode Penilaian Investasi •Pertanyaan yang timbul dengan adanya berbagai metode diatas adalah apakah akan selalu memberikan keputusan yang sama? •Kalau kita memilih salah satu atau beberapa usulan investasi dari beberapa investasi yang ada, apakah keputusan kita akan konsisten? •Metode ARR dan Payback punya kelemahan sama yaitu mengabaikan nilai waktu uang (time value of money). •Metode NPV, IRR, PI sama-sama memeperhatikan nilai waktu uang (time value of money). Metode NPV, IRR jika digunakan untuk menilai suatu proyek hasilnya akan konsisten. Namun jika proyek bersifat ekslusif (muttually exclusive) kedua metode dapat memberikan kesimpulan berbeda.

23 Modul 11: Biaya Modal (Cost of Capital) Kegiatan belajar 1 : Biaya Modal Individu Biaya Modal Individu : •Biaya Hutang Jangka Pendek •Biaya Penggunaan Modal dari Hutang Jangka Panjang •Biaya Penggunaan Modal dari Saham Preferen •Biaya Penggunaan Modal dari Laba Ditahan

24 Modul : 11 Kegiatan belajar 2 : Biaya Modal Rata-rata Tertimbang Biaya modal rata rata tertimbang muncul bila sumber pendanaan dari beberapa sumber. Untuk menghitung dilakukan dengan cara, menghitung terlebih dulu besar masing- masing biaya modalnya kemudian dikalikan dengan besar komposisi masing masing sumber modal. Kegiatan belajar 3: Penyesuaian NPV sebagaialternatif Biaya Modal Rata Rata Tertimbang Penyesuaian NPV sebagai alternatif Biaya rata rata tertimbang ada suatu metode alternatif untuk mengaitkan keputusan investasi dengan keputusan pembelanjaan. Metode ini untuk menilai profitabilitas usulan investasi yang dibelanjai dengan modal sendiri dan modal pinjaman. Mekanisme metode ini : Adjusted NPV = Base Case NPV + NPV tambahan karena keputusan pembelanjaan.

25 Modul 11; Modul 12, Modul 13: Studi Kasus Aspek Keuangan Kegiatan Belajar 1 : Topik, Identifikasi dan Pembahasan •Uraian dan Contoh tersedia pada Modul Kuliah Studi kelayakan Bisnis (SKB) oleh Tamriatin Hidayah, SE •Diskusi kelas, dilakukan dengan dibimbing oleh dosen pembina atau pengampu mata kuliah SKB.

26 Modul 14: Laporan Studi Kelayakan Bisnis Kegiatan Belajar 1 : Tujuan Pembuatan dan Format Laporan SKB Laporan Studi Kelayakan Bisnis/Proyek harus tertulis. Uraian dan contoh tersedia pada modul kuliah. Format laporan Studi Kelayakan Bisnis I.Gambaran Umum Proyek II.Penilaian Aspek Pasar dan Pemasaran III.Penilaian Aspek Sosial Yuridis IV.Penilaian ASPEK Teknis dan Teknologi V.Penilaian Aspek manajemen VI.Penilaian Aspek Keuangan VII.Kesimpulan


Download ppt "Modul Kuliah Studi Kelayakan Bisnis Jurusan Manajemen STIE Mandala ~ Jember Oleh : Tamriatin Hidayah, SE."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google