Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEHIDUPAN LAUT POKOK BAHASAN : 2.1 Pemahaman tentang konsep kehidupan 2.2 Sistematika dan evolusi kehidupan laut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEHIDUPAN LAUT POKOK BAHASAN : 2.1 Pemahaman tentang konsep kehidupan 2.2 Sistematika dan evolusi kehidupan laut."— Transcript presentasi:

1 KEHIDUPAN LAUT POKOK BAHASAN : 2.1 Pemahaman tentang konsep kehidupan 2.2 Sistematika dan evolusi kehidupan laut

2 KEHIDUPAN DI LAUTAN Apakah hidup menurut kaca mata biologi? Dan mereka bertanya padamu tentang ruh. Katakanlah ruh itu termasuk urusan-Ku, dan tiada kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (QS: Al-Isra. 85)

3 KEHIDUPAN DI LAUTAN Diasumsikan, awal mula kehidupan di bumi berasal dari lautan Para ahli biologi telah menamai >2 juta spesies organisme yang hidup di bumi dan sedikitnya 10 juta spesies belum teridentifikasi Sebanyak 75 juta spesies punah akibat mekanisme evolusi dalam kurun waktu 4 milyar tahun

4 2.1 Pemahaman Tentang Konsep Kehidupan Kehidupan merupakan proses interaksi berbagai variasi bahan kimia yang terjadi pada makhluk hidup Bahan utama penopang kehidupan adalah air (H 2 O). Hampir 2/3 dari tubuh makhluk hidup adalah air, bahkan beberapa organisme laut seperti ubur – ubur terdiri dari 95% air Air merupakan pelarut universal yang berfungsi sebagai media interaksi berbagai molekul kompleks Mampu menggunakan energi dalam mensintesa bahan organik merupakan karakteristik makhluk hidup Umumnya molekul organik dalam organisme terdiri dari empat kelompok yaitu karbohidrat, lemak, protein dan nucleid acid

5 KARBOHIDRAT Terdiri dari unsur utama, yaitu C (karbon), H (hidrogen) dan O (oksigen) dengan rumus umum C n H 2n O n Berdasarkan gugus gula penyusunnya, karbohidrat dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu : 1. Monosakarida (C 6 H 12 O 6 ) Merupakan karbohidrat dengan satu gugus gula. Rasanya manis dan mudah larut dalam air. Contohnya : glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa dan heksosa 2. Disakarida (C 12 H 22 O 11 ) n Merupakan karbohidrat dengan 2 (dua) gugus gula, rasanya manis dan mudah larut dalam air, seperti halnya monosakarida. Contohnya : laktosa (glukosa + galaktosa), sukrosa (glukosa + fruktosa) dan maltosa (glukosa + glukosa)

6 FUNGSI KARBOHIDRAT Sebagai sumber energi dan pengaturan proses metabolisme Menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh Sebagai bahan pembentuk struktur sel, jaringan dan organ tubuh Sebagai bahan pelindung dan penyangga, misalnya struktur selulosa yang merupakan karbohidrat kompleks pada tanaman Beberapa jenis hewan seperti krustase, menggunakan karbohidrat termodifikasi yang disebut chitin sebagai bahan kerangka 3. Polisakarida (C 6 H 10 O 5 ) Merupakan karbohidrat dengan banyak gugus gula, tidak berasa dan tidak udah larut dalam air. Contohnya : amilum, yang terdiri dari 60 – 300 gugus gula berupa glukosa, glikogen (terdiri dari 12 – 16 gugus gula) dan selulosa, pektin, lignin serta kitin.

7 LIPID/LEMAK Lipid atau lemak adalah zat organik hidrofobik sehingga sukar larut dalam air, namun dapat larut dalam pelarut organik seperti kloroform, eter dan benzene Molekul lemak terdiri dari 4 bagian, yaitu satu molekul gliserol dan 3 molekul asam lemak. Asam lemak terdiri dari rantai hidrokarbon (CH) dan gugus karboksil (-COOH). Molekul gliserol memiliki 3 gugus hidroksil (-OH) dan tiap gugus hidroksil berinteraksi dengan gugus karboksil asam lemak Berdasarkan komposisi kimianya, lemak dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu : 1. Lemak sederhana Tersusun oleh trigliserida yang terdiri dari satu gliserol dan 3 asam lemak. Contohnya lilin (wax), plastisin (lemak sederhana yang berwujud padat pada suhu kamar) dan minyak (lemak sederhana yang berwujud cair pada suhu kamar)

8 2. Lemak campuran Merupakan gabungan lemak dengan senyawa non lemak, seperti fosfat, protein dan glukosa. Contohnya : lipoprotein (lemak+protein), fosfolipid (lemak+fosfat), fosfatidilkolin (lemak+fosfat+kolin) 3. Derivat lemak Merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses hidrolisis lemak. Contohnya kolesterol, asam lemak, sterol dan gliserol. Kolesterol merupakan komponen utama pada membran sel hewan dan sebagai prekursor sintesis hormon steroid, seperti kortikosteroid dan hormon seks Asam lemak dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu asam lemak jenuh (non esensial) yang dapat disintesis dalam tubuh serta berasal dari lemak hewani dan asam lemak tak jenuh (essensial) yang tidak bisa disintesis dalam tubuh serta umumnya berasal dari lemak nabati.

9 FUNGSI LEMAK Sebagai sumber energi terbesar Pembawa zat – zat makanan yang esensial, misalnya vitamin A, D, E dan K yang hanya dapat larut dalam lemak Pelindung organ – organ tubuh lunak, melindungi tubuh dari suhu rendah dan menjaga tubuh yang terekspos udara agar tidak kekeringan Bahan penyusun membran sel Sebagai pengapung tubuh dan kandungan asam lemaknya menjaga keseimbangan tubuh beberapa jenis ikan laut yang melakukan schooling Sebagai mantel lilin yang menolak air pada burung dan mamalia laut Sebagai bahan dasar hormon terutama hormon reproduksi

10 PROTEIN Protein menyusun ±50% berat kering organisme. Protein tidak hanya sebagai bahan struktural dalam tubuh seperti lemak dan karbohidrat, namun berperan sangat penting dalam fungsi kehidupan Protein terdiri dari satu atau lebih polimer, yang tiap polimernya tersusun atas monomer yang disebut asam amino. Masing – masing asam amino mengandung satu atom karbon (C) yang mengikat satu atom hidrogen (H), satu gugus amin (NH 2 ), satu gugus karboksil (-COOH) dan lain-lain (gugus R). Tubuh membutuhkan 20 jenis asam amino, namun hanya 10 jenis yang diketahui sangat esensial bagi tubuh karena tidak dapat dibuat di dalam tubuh namun keberadaannya sangat diperlukan untuk pertumbuhan, yaitu : metionin, treonin, valin, histidin, isoleusin, triptofan, fenilalanin, arginin, leusin dan lisin (MTV HIT FALL)

11 FUNGSI PROTEIN Mensintesis substansi penting seperti hormon, enzim, antibodi dan kromosom Memacu pertumbuhan, perbaikan dan pemeliharaan struktur tubuh mulai dari sel, jaringan hingga organ Berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia dan biologis dalam tubuh (biokatalisator) Menyeimbangkan asam basa tubuh karena sifatnya yang amfoter (dapat bersifat asam atau basa) Berfungsi sebagai sistem buffer dalam tubuh Menyediakan energi

12 DIAGRAM FOTOSINTESIS VS KEMOSINTESIS

13  Produktivitas primer  The Importance of nutrients  Mesin Kehidupan

14 Prokariotik VS Eukariotik ProkariotikEukariotik  Sel tidak memiliki membran inti  Materi genetik DNA berbentuk sirkuler, disebut nukleoid yang tidak dibungkus oleh membran inti  Memiliki DNA sirkuler lain di luar nukleoid, dengan ukuran yang lebih kecil disebut plasmid  Ukuran sel 1 – 10 µm  Aktivitas sel terjadi pada membran plasma dan di dalam sitoplasma  Sel memiliki membran inti  Materi genetik DNA berada di dalam inti sel yang dibungkus membran inti  Kesatuan inti sel dan sitoplasma disebut protoplasma  Ukuran sel 10 – 100 µm  Sel eukariotik memiliki sejumlah organel yang masing – masing berfungsi spesifik

15 Prokariotik VS Eukariotik ProkariotikEukariotik  Sel seperti ini ditemukan pada makhluk uniseluler (sel tunggal)  Sebagian besar sel prokariotik memiliki dinding sel  Contoh sel prokariotik, yaitu Cyanobacteria dan sel bakteri, misalnya Escherichia coli  Sel – sel semacam ini ditemukan pada makhluk multiseluler (banyak sel)  Sebagian sel eukariotik memiliki dinding sel (sel tumbuhan) dan sebagian lagi tidak (sel hewan)  Contoh sel eukariotik, yaitu sel hewan dan sel tumbuhan

16 PROKARIOTIK a. Bakteri Escherichia coli yang diperbesar 8000x c. Blooming cyanobacteria ( Microcyctis spp.) di danau Horowhenua, Manawatu-Wanganui b. Cyanobacteria (blue green algae) dari genus Oscillatoria

17 EUKARIOTIK b. Sel tumbuhana. Sel hewan

18 PERBEDAAN SEL HEWAN & SEL TUMBUHAN Sel TumbuhanSel Hewan  Memiliki dinding sel  Memiliki vakuola besar  Memiliki plastida (kloroplas, kromoplas dan leukoplas)  Tidak memiliki sentriol  Tidak memiliki dinding sel  Memiliki vakuola kecil  Tidak memiliki plastida  Memiliki sentriol PERSAMAAN SEL HEWAN & SEL TUMBUHAN  Ribosom  Retikulum endoplasma  Badan golgi  Lisosom  Peroksisom  mitokondria Meskipun dengan fungsi yang sedikit berbeda, namun kedua sel ini memiliki :

19 Tingkatan Organisasi

20 TingkatanContoh EkosistemEkosistem Mangrove KomunitasKomunitas pantai berbatu PopulasiIkan karang IndividuIkan Sistem organSistem Pencernaan Organjantung JaringanOtot SelSel otot organelMitokondria Molekulair AtomOksigen

21 2.2 Sistematika dan Evolusi Kehidupan Laut Sistematika Evolusi

22 PENGELOMPOKKAN SISTEMATIS Sistem taksonomi pertama kali ditemukan oleh Carl Von Linne (Carolus Linneaus) pada 1735 Awalnya, Linneaus membagi makhluk hidup di bumi dalam dua kelompok, yaitu Plantae (tumbuhan) dan Metazoa (hewan) Pengelompokkan tidak dapat diterapkan dalam kehidupan laut, hingga kini jenis – jenis makhluk hidup di bumi terbagi dalam 7 (tujuh) kelompok Sumber : Carolus Linneaus (1707 – 1778)

23 7 (Tujuh) kingdom yang meliputi seluruh tipe kehidupan di bumi  Kingdom Monera/Chromista  Kingdom Fungi/Eumycota  Kingdom Protista/Protozoa  Kingdom Metaphyta/Plantae  Kingdom Metazoa/Animalia  Kingdom Archaeobacteria  Kingdom Eubacteria Dua Kingdom terakhir (Archaeobacteria dan Eubacteria) merupakan pecahan dari Kingdom Monera. Pemisahan ini berdasarkan penemuan jumlah dan struktur sel yang terdapat pada organisme tersebut (Eukariotik atau Prokariotik). Catatan :

24 Keterangan : Pohon filogeni yang menggambarkan kemungkinan hubungan antar tiap kingdom yang ada di bumi

25

26 Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies. Kingdom: Animalia Filum: Porifera Kelas: Demospongiae Ordo: Haplosclerida Famili: Petrosiidae Genus: Petrosia Spesies : nigricans SISTIMATIKA

27 KingdomPhylum Jumlah total spesies yang ada di bumi Persentase spesies bahari MoneraSchizomycophyta Cyanophyta ProtistaPyrrophyta Chrysophyta Protozoa Sarcodina Ciliophora Chlorophyta Phaeophyta Rhodophyta FungiAmastigomycota Gymnomycota PlantaeBryophyta Spenophyta Slycophyta Pterophyta Gymnospermophyta Angiospermophyta Metazoa36 phyla> Persentase spesies bahari yang hidup di bumi (yang telah teridentifikasi sampai saat ini) :

28 Dari Kingdom Metazoa, paling tidak 17 phyla yang hanya ditemukan di laut (endemik di laut atau tidak hidup di darat).

29 Evolusi  sampai dengan tahun 1859, umumnya pandangan dunia barat bahwa manusia dan hewan serta tumbuhan yang ada merupakan suatu hasil ciptaan yang spesial seperti apa yang kita lihat saat ini.  Pada tanggal 24 Desember tahun 1859 Charles Darwin mempublikasikan asal-usul spesies, melalui seleksi alam, atau preservasi dari ras yang favorit dalam perjuangan untuk hidup.

30 Evolusi  Apa yang dimaksut dengan evolusi/  Apa batasannya?  Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda- tanda bagi orang yanmg berakal. Dia berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, dalam keadaan duduk dan dalam keadaan berbaring(QS: Al-Imran

31  Sejarah vertebrata ini terekam dengan baik. Asal muasal vertebrata adalah ikan, fosil mereka ditemukan di batu-batuan yang berusia sekitar 500 milyar tahun.  Amphibi berevolusi dari mereka dan pindah kedaratan 400 milyar tahun yang lalu. Vertebrata yang lebih kompleks (reptil, burung dan mamalia) yang beradaptasi dengan baik untuk hidup didarat di temui dalam rekaman fosil sekitar 200 milyar tahun yang lalu

32 TERIMA KASIH


Download ppt "KEHIDUPAN LAUT POKOK BAHASAN : 2.1 Pemahaman tentang konsep kehidupan 2.2 Sistematika dan evolusi kehidupan laut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google