Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA Oleh: Drs. Warto Sudaryanto. M.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA Oleh: Drs. Warto Sudaryanto. M.Pd."— Transcript presentasi:

1 ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA Oleh: Drs. Warto Sudaryanto. M.Pd

2 DIAWAL KEMERDEKAAN KITA MENGALAMI ANCAMAN DISINTEGRASI DLM BERBAGAI BENTUK PEMBERONTAKAN ANTARA LAIN : 1.Pemberontakan PKI Madiun Gerakan DI/TII : A. Jawa Barat B. Jawa Tengah C. Aceh D. Sulawesi Selatan E. Kalimantan Selatan 3.Pemberontakan APRA di Bandung 4.Pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan 5.Pemberontakan RMS di Maluku 6.Pemberontakan PRRI/PERMESTA 7.Gerakan 30 September 1965/PKI

3 1.PEMBERONTAKAN PKI MADIUN Pemberontakan PKI Madiun adalah gerakan penghancuran NKRI guna mendiri- kan negara Soviet Republik Indonesia dg cara melakukan penculikan dan pembunuhan secara besar-besaran thd semua golongan yg dianggap musuhnya,yg puncaknya terjadi di Madiun 18 September Tokohnya yg terlibat dlm peristiwa tsb adalah: 1.Amir Syarifudin mantan Kabinet RI 2 yg gagal karena perjanjian Renville,setelah mengembalikan mandat beliau menjadi oposisi yg keras terhadap kabinet Hatta. Ia menyusun kekuatan dlm Front Demokrasi Rakyat (FDR) yg mempersatukan semua golongan sosialis kiri dan Komonis,mereka mengadakan pengancaman ekonomi dg cara menghasut kaum buruh untu melancarkan pemogokan dipabrik karung Delangu. 2.Muso yg dikirim Komintern ke Indonesia utk merebut pimpinan atas negara RI dari tangan kaum nasionalis. Ia mengembangkan politik yg diberi nama “Jalan Baru” kemudian mengadakan fusi antara partai sosialis, Buruh dll menjadi PKI. Ia dan Amir Syarifuddin mengambil alih pimpinan PKI Baru melakukan propokasi thd Kabinet Hatta menuduh kabinet Hatta seolah olah bersikap kompromis terhadap musuhnya. -Penyebab Pembrontakan Madiun adalah perbedaan kepentingan,idiologi, pdpat - Akhir pemberontakan ditindak dg tegas. Kolonel Gatot Subroto memimpin penumpasan, dlm pelariaannya Muso dam Amir Syarifuddin tewas ditembak.

4 2. GERAKAN DI/TII A.Di JAWA BARAT - DI adalah Darul Islam (negara Islam); TII adalam Tentara Islam Indonesia. - Diproklamasikan pada tgl 7 Agustus 1949 didesa Ciosayong, Kec. Malangbong kab. Tasik Malaya Jwa Barat. - Imamnya adalan Karto Suwiryo - Penyebabanya ada beberak faktor adalah : a. Idiologi, sebagian orang menghendaki Islam sebagai dasar negara b. Hijrahnya Siliwangi ke Jateng shg di Jabar terjadi vacum of fower c. Politik yakni program rera diri kabinet Hatta d. Perbedaan strategi dalam menghadapi sisa kolonialisme e. Sakit hati karena Karto Suwiryo ikut berjuang - Upaya penanggulangannya : 1. berunding dan pemberian amnesti 2. operasi meliter dengan dengan sandi Barata Yuda dg melibatkan devisi Diponogoro dan Brawijaya dari Jawa Timur

5 B. JAWA TENGAH -Jawa Tengah bagian Utara sekitar Berebes, Tegal, dan Pekalongan dibawah pimpipinan Amir Fatah -Jawa Tengah bagian Selatan meliputi kebumen, Prukpuk dan Bumi Ayu dibawah pimpinan kiyai Sumolangu -Diproklamasikan 23 Agustus 1949 didesa Pangarasan Tegal -Penyebabnya adalah dorongan untuk menjadikan negara berdasarkan Islam - Akhir gerakan ditumpas oleh “Komando Operasi Gerakan Benteng Negara” dari devisi Diponegoro

6 C. DI ACEH -Pemimpinnya Daud Beureuh, diproklamasikan 20 September 1953, sebagai bagian dari NII Karto Suwiryo -Penyebabnya merasa kecewa karena Aceh hanya dijadikan kesidenan dibawah su- matra Utara. -Upaya mengakhirinya dengan operasi meliter dan musyawarah yang mendapat dukungan dari pemuka-pemuka Aceh, yang diselenggarakan Desember 1962 dan berhasil memulihkan keamanan

7 D. SULAWESI SELATAN -Pemimpinnya Kahar Mujakar, beliau tokoh meliter yg berjasa dlm kemerdekaan Ia bertugas ke jawa dlm Brigade 16 TNI. Setelah pengakuan kedaulatan dikembalikan kedaerah asalnya Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan ia memperjuangkan KGSS yg akan dibubarkan pemerintah, agar dimasukan ke Brigade Hasanudin, namun ditolak karena tidak memenuhi persyaratan, sebagai penggantinya pemerintah menyalurkan KGSS ke CTN ( corp tjadangan nasional) tetapi Kahar tetap tidak setuju. -Tatkala Kahar akan dilantik ssebagai pejabat wakil panglima tiritorium VII tidak hadir dan melarikan diri dengan anak buahnya kehutan melakukan pemberontakan dan pada tanggal 7 Agustus 1953 mengubah nama pasukannya menjadi TII sebagai bagian dari Karto suwiryo

8 E. KALIMANTAN SELATAN -Pemimpinnya Ibnu Hajar -Gerakannya dg sebutan Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT) ada kerja- sama dengan Kahar Mujakar dan Karto suwiryo. -Penyebabnya, kurang adanya perhatian dari pemerintah pusat -Ibnu Hajar bersama anak buahnya menyerahkan diri pada tahun 1963

9 3. PEMBERONTAKAN APRA DI BANDUNG -Terjadi 23 Januari 1950 dibawah pimpinan Westerling, otak dan dalangnya di Jakarta yakni Sultan Hamid II - Tujuannya untuk menyingkirkan Hamengkubuono ix sebagai mentri pertahanan - Dalihnya adalah agar RIS dan Negara Pasundan mengakui KNIL sebagai tentara Pasundan dan menolak dibubarkannya RIS. - Penanggulangannya TNI melakukan pengejaran dan Westerling lolos dan melarikan diri ke negeri Belanda melalui singapura

10 4. PEMBERONTAKAN ANDI AZIS -Pemberontakan terjadi 5 April 1956 dipimpin oleh kapten Andi Azis - Penyebabnya adalah menolak /tidak mengakui pembentukan APRIS. Andi Azis dan pasukannya yang bekas KNIL tidak mau membaur dengan APRIS dari TNI yang sedang didatangkan dari Jawa - Penanggulangannya pemerintah pusat memberikan ultimatum dalam waktu 4x24 jam Andi Azis harus melaporkan diri ke Jakarta, namun terlambat lalu ditangkap dan diadili

11 5. REPUBLIK MALUKU SELATAN (RMS) -Dipimpin Dr. Somokil (mantan jagung NIT) - Tujuannya memisahkan diri dari RI - Diproklamasikan dikota Ambon 25 April Somokil terlibat dlm pemberontakan Andi Azis karena gagal ia melarikan diri ke Maluku -Upaya penanggulangannya semula pemerintahan pusat menyelesaikan peristiwa ini dengan jalan damai dengan mengirimkan suatu misi yang diketuai Dr Leimena tapi gagal. Akhirnya pemerintah bertindak tegas, sebuah ekspedisi militer dikirim dibawah pimpinan AE Kawilarang - Dalam penumpasan ini gugur letkol Slamet Riyadi, letkol Sudiarto dan mayor Abdullah

12 6. GERAKAN PRRI/PERMESTA -PRRI = Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia -PERMESTA = Perjuangan Rakyat Semesta -PRRI lahir hasil pertemuan di Padang Nopember Pemimpinnya yg terkenal Letkol Achmad Husein -Penyebabnya : pelaksanaan sistem Demokrasi liberal menimbulkan kekacauan yg bersumber dari jatuh bangunnya kabinet, berbagai macam kekacauan tersebut antara lain : kekacauan politik, ekonomi, kemerosotan sosial dan budaya tdak adanya ketertiban dan keamanan

13 -Kondisi ini melahirkan pemberontakan daerah-daerah, lahirnya dewan-dewan daerah yakni Dewan Banteng di Sumbar, Dewan Gajah di Sumut, Dewan Garuda di Sumsel dan Dewan Manguni di Sulut -Permesta dibawah pimpinan DJ Somba, lahir 17 Februari 1958 di Sulawesi Utara -Karena PRRI maupun PERMESTA menolak ajakan damai dari pemerintah maka pemerintah mengambil jalan meliter -Penumpasa terhadap Permesta lebih berat dari pada PRRI karena ada indikasi interfensi asing pesawat yg berhaqsil jatuh ditembak ternyata pilotnya kewarganegaraan Amerika Serikat yaitu Allan Pove

14 7. GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965/PKI -Setelah peristiwa Madiun PKI bergerak dibawah tanah - Muncul kembali th 1950 ikut dlm pemilu menjadi peraih kursi ke 4 dengan urutan PNI, MASYUMI, NU dan PKI -PKI membentuk Biro Khusus yang secara rahasia mempersiapkan kader-kadernya diberbagai organisasi politik termasuk dalam tubuh ABRI - PKI mempengaruhi Sukarno untuk menyingkirkan lawan-lawan politiknya - Setelah PKI kuat menghembuskan isu bahwa pimpinan TNI AD membentuk Dewan Jendral yang akan mengambil alih kekuasaan dari Sukarno dan menuduh bahwa dewan Jendral itu agen Amerika

15 -Melalui Biro khusus PKI pada tgl 30 September 1965 melakukan penculikan dan pembunuhan. 6 perwira tinggi dan 1 orang perwira pertama AD. 7 korban keganasan G 30 S 1965/PKI adalah, cara menghapal 7 korban keganasan PKI : - Pada suatu hari Pak Achmad Yani bersama anaknya yang bernama Haryono pergi ke Dealer motor untuk membeli motor Supra pto. Lalu ketika pulang mereka membeli ES Parman & Sutoyo sambil bertanya di mana tempat yang menjual Papan Jaitan, lalu tetangganya itu menjawab “yang menjual adalah saudaranya artis Pierre Rolland yaitu Pierre Tendean di Pondokgede - Penumpasan G 30 S 1965/PKI menggunakan pasukan RPKAD ini membawa keberhasilan di Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa timur.


Download ppt "ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA Oleh: Drs. Warto Sudaryanto. M.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google