Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teori Klasik dari Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Prof. Gunawan Sumodiningrat, Ph.D.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teori Klasik dari Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Prof. Gunawan Sumodiningrat, Ph.D."— Transcript presentasi:

1 Teori Klasik dari Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Prof. Gunawan Sumodiningrat, Ph.D.

2 Bab 3: Outline yang disampaikan Teori dari Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi • Pertumbuhan Linear (Model Harrod-Domar) • Teori Perubahan Struktural (Model Lewis) • International-Dependence Revolution (Marxist/Radical Model) • Neoclassical-munculnya kembali pasar bebas • Dapatkah perbedaan pemikiran di rekonsiliasikan? • Menjelaskan Aplikasi pertumbuhan-dan Production Possibilities Curve (PPC) • Mengilustrasikan pertumbuhan menggunakan PPC, efficiency, trade offs, dan perubahan teknologi. • Model Pertumbuhan Baru-Model Solow (kualitas tenaga kerja) • Pengaruh institusi

3 Teori Klasik dari Pembangunan Ekonomi-empat pendekatan • Tahap Linear dari model Pertumbuhan • Theories and Patterns of structural change • International-dependence revolution • Neoclassical, free market counterrevolution

4 Pembangunan sebagai pertumbuhan dan Teori Linear Stage • Tahap Pertumbuhan Rostow: Tahap sejarah • Model Pertumbuhan Harrod Domar: Menunjukkan Modal Fisik Walt Whitman Rostow Harrod Domar

5 Gambaran Umum mengenai teori Harrod Domar

6 Model Harrod Domar (3.1) (3.2) (3.3) (3.4)

7 Model Harrod-Domar (3.5) (3.6) (3.7)

8 Kritik Terhadap Model • Kondisi Necessary (yang diperlukan) dan sufficient (cukup) Harrod Domar tidak menggambarkan apa yang disebut sebagai necessary dan Sufficient, sehingga peningkatan akumulasi modal tidak tergambarkan

9 Gambaran Umum Model WW Rostow

10 Model WW Rostow • Rostow membagi perkembangan pembangunan dari dari underdevelopment menjadi development dalam beberapa tahap pembangunan yaitu (1) masyarakat tradisonal, (2) pre kondisi lepas landas, (3) lepas landas (4) tahap menuju kedewasaan dan (5) Era konsumsi tinggi

11 Rostow Model Masyarakat Tradisional Pre Kondisi Lepas Landas Lepas Landas Tahap Menuju Kedewasaan Era Konsumsi tinggi Ciri-ciri: teknologi terbatas, pertanian subsisten, dan masyarakat yang static atau “rigid”, sedikitnya kelas ekonomi individu Ciri-ciri: permintaan eksternal akan barang mentah, perkembangan akan pertanian lebih produktif dan komersil, penyebaran teknologi serta mobiltas sosial individu mulai terjadi Ciri-ciri: manufaktur mulai terasionalisasi dan skala meningkat untuk beberapa leading industry. Ciri-ciri: diversifikasi industri dasar: industri yang semakin banyak serta pembangunan yang cepat dari infrastruktur pembangunan Ciri-ciri:Industri mendominasi ekonomi, secara umum konsumen mempunyai disposable income untuk kebutuhan lain selain dasar

12 Kritik terhadap model • Rostow tidak melihat kondisi geografis dari pembangunan, dan kondisi birokrat • Modelnya berdasarkan Sejarah Amerika dan Eropa • Modelny berdasarkan asumsi kebijakan perdagangan Neoliberal

13 Model Perubahan Struktural • Model dua sektor Lewis • Sektor Modern dan tradisional

14 Model Lewis dari Pertumbuhan sektor modern: two-setor Surplus-Labor Economy

15 Kritik terhadap Model Lewis • Tingkat transfer tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja mungkin tidak proporsional dengan tingkat akumulasi modal pada sektor modern. Pertumbuhan di sektor modern mungkin tidak dapat menyerap seluruh tenaga kerja • Surplus tenaga kerja di daerah pedesaan dan full employment di urban? Asumsi ini tidaklah tepat • Asumsi diminishing return pada sektor moderm

16 Figure 3.2 The Lewis Model Modified by Laborsaving Capital Accumulation: Employment Implications

17 Revolusi Ketergantungan Internasional: Radical/Marxist Model • Model Dependensi Neoklasik • Kekuatan yang tidak sama, core-periphery • Model false-paradigm • Menggunakan penasihat “expert” • Thesis pembagunan dualistik • Elemen superior dan inferior dapay salig bergantung • Konklusi dan implikasi • Tidak ada pembangunan yang insight, bukti empiris

18 Counterrevolusi neoklasik: Kemunculan kembali Pasar • Menantang model Statis • Pendekatan pasar bebas • Pendekatan Pemilihan Publik • Teori Pertumbuhan Tradisional Neoklasik • Model Solow • Kesimpulan dan implikasi • Realitas institusi dan politik di Negara Berkembang

19 Teori dari Pembangunan: merekonsiliasi perbedaaan • Ekonomi Pembangunan tidak punya paradigma yang diterima secara universal? Tetapi semuanya tidaklah seperti seharusnya? • Wawasan dan engertian terus berkembang: Pelajaran dari pengalam dan sejarah • Tiap teori mempunyai beberapa kekuatan dan kelemahan: Tetapi ada teori yang lebih baik yang menguji kenyataan dan ri bukti dan pengalaman

20 Komponen dari Pertumbuhan Ekonomi • Akumulasi Modal, investasi pada modal manusia dan fisik • Pertumbuhan pada populasi dan angkatan kerja • Progress Teknologi • Netral, tenaga kerja/modal-tabungan, tenaga kerja/penambahan modal • GNP=F(L,K,T)

21 Efek dari meningkatnya sumber daya manusia dan fisik pada profuction possibiliy frontier

22 Efek dari pertumbuhan modal dan tanah pada PPF: menunjukkan pertumbuhan ekonomi

23 Figure A3.1.3 Dampak dari perubahan teknologi pada sektor pertanian pada production possibility frontier

24 Figure A3.1.3 Dampak dari perubahan teknologi pada sektor industri pada production possibility frontier

25 Model Neoklasik Solow

26 Gambaran Umum Model Solow

27 Model Pertumbuhan Neoklasik Solow: dengan melihat SDM dan produksi

28 Model Pertumbuhan Solow

29

30 Equilibrium pada model Pertumbuhan Solow

31 Dampak jangka panjang dari perubahan tingkat tabungan pada model Solow

32 Teori Pertumbuhan endogen: Mengenai kualitas tenaga kerja, teknologi dan produksi • Motivasi untuk teori pertumbuahn baru • Model Romer


Download ppt "Teori Klasik dari Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Prof. Gunawan Sumodiningrat, Ph.D."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google