Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ADR dalam Sistem UU Keluarga Australia Leisha Lister Executive Advisor Family Court of Australia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ADR dalam Sistem UU Keluarga Australia Leisha Lister Executive Advisor Family Court of Australia."— Transcript presentasi:

1 ADR dalam Sistem UU Keluarga Australia Leisha Lister Executive Advisor Family Court of Australia

2 Hindari litigasi. Bujuk tetangga Anda untuk bersepakat bila memungkinkan. Sebagai pencipta kedamaian seorang pengacara mempunyai kesempatan paling besar untuk menjadi orang baik [sic]. Peluang bisnis akan selalu ada". Abraham Lincoln saat membahas peran seorang pengacara 150 tahun yang lalu.

3 Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR)  ADR lebih cepat, adil, dan murah bagi para pencari keadilan dan pengadilan  Prosesnya tidak penuh dengan konfrontasi karena tidak terlalu bergantung pada perwakilan hukum tapi lebih kepada para pihak yang menyusun persyaratan yang disetujui bersama.  ADR mengedepankan pendekatan kooperatif & memfasilitasi hasil yang lebih baik untuk pengaturan pengasuhan antara orang tua yang berpisah daripada proses adversarial.

4 Apa yang dimaksud dengan Alternatif Penyelesaian Sengketa (Alternate Dispute Resolution) (ADR)?  ADR dapat melibatkan semua hal di bawah ini:  Konseling  Mediasi  Konsiliasi  Arbitrasi  Di Australia banyak dari layanan tersebut diberikan di berbagai bidang hukum  Terlepas dari masalah hukum, fokusnya terletak pada mencari penyelesaian sengketa bagi para pencari keadilan secepat mungkin

5 Konseling  Diskusi permasalahan pribadi dan emosional seputar berakhirnya sebuah hubungan atau sengketa pribadi  Umumnya komunikasi dalam sesi konseling memiliki keistimewaan – tidak dapat dilaporkan kecuali diizinkan menurut UU dengan alasan melindungi seorang anak dari risiko atau mencegah terjadinya ancaman kekerasan serius atau ancaman segera.  Konseling diselenggarakan di Australia oleh LSM untuk membantu masyarakat yang mempunyai masalah seputar hubungan, kesehatan dan emosional.

6 Mediasi  Pihak ketiga yang imparsial membantu para pencari keadilan untuk menegosiasikan permasalahan mereka. Diskusi berlangsung tertutup & mediator tidak mempunyai peran penasihat dan tidak memberikan nasihat hukum.  Dalam hukum keluarga, mediator membantu pasangan yang berpisah untuk menegosiasikan penyelesaian dari permasalahan mereka, biasanya terkait dengan pengasuhan anak – anak.  Layanan yang didanai oleh pemerintah & terdapat di tengah masyarakat, yaitu Family Relationship Centres.  Mediasi juga digunakan dalam tuntutan sengketa kecil, sengketa kepegawaian, masalah administrasi dan sengketa lahan.

7 Konsiliasi  Sebuah proses yang serupa dengan mediasi, namun konsiliator memainkan peran penasihat dan dapat memberikan nasihat ahli pada hasil hukum.  Dalam Pengadilan Keluarga yang diselenggarakan oleh:  Para registrar, tujuannya menyelesaikan permasalahan dalam sengketa properti  Konsultan Keluarga untuk persidangan anak  Lembaga Bantuan Hukum juga menyediakan layanan konsiliasi  Komunikasi Konsiliasi Properti di dalam batasan konferensi sifatnya rahasia.  Komunikasi diizinkan dalam persidangan anak dan hasil-hasilnya terbuka bagi pengadilan.

8 Arbitrasi  Pihak ketiga yang independen menilai fakta-fakta yang diajukan oleh para pencari keadilan dan menentukan sengketa menurut hukum.  Hasil dari sesi-sesi tersebut biasanya dapat diajukan ke pengadilan.  Para arbiter umumnya adalah para pensiunan hakim atau barrister  Komunikasi dengan para arbiter tidak rahasia dan dapat diterima di pengadilan. Sanksi dapat diberlakukan kepada mereka yang menolak untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

9 Para Praktisi ADR  Dalam UU Keluarga, para praktisi diakreditasi oleh pemerintah.  Para penasihat biasanya adalah Pekerja Sosial atau psikolog  Pengacara juga diberi pelatihan ADR dan merupakan spesialis dalam bidang hukum properti  Pelatihan berkesinambungan diperlukan dan diberikan oleh universitas-universitas dan para penyedia pelatihan spesialis

10 Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR)  Para hakim di Australia harus mempunyai pemahaman akan semua konsep ADR.  ADR membantu keluarga-keluarga untuk menangani secara kooperatif dan praktis permasalahan seputar hubungan dan perpisahan serta untuk menyelesaikan sengketa mereka sendiri.  Dalam hukum keluarga 90% dari kasus diselesaikan melalui ADR dan tidak perlu melewati sidang pengadilan.  Perjanjian yang dibuat di luar pengadilan dapat didaftarkan di pengadilan — Penetapan Persetujuan – sanksi berlaku bila para pihak tidak mematuhi penetapan.

11 Mengapa menggunakan ADR dalam Hukum Keluarga  Mediasi sifatnya lebih fleksibel dan dapat diadaptasi selain itu para pihak tidak dibatasi oleh peraturan hukum yang ketat  Hasilnya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan para pihak  Dapat menampung sengketa yang terletak di luar cakupan sistem hukum  Merupakan kepentingan terbaik bagi anak untuk memastikan bahwa sengketa antara orang tua dapat diselesaikan dengan cara menghindari konflik sedapat mungkin.

12 Pertanyaan?


Download ppt "ADR dalam Sistem UU Keluarga Australia Leisha Lister Executive Advisor Family Court of Australia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google