Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Metode untuk Menentukan Nilai Kompensasi Rizal Bahtiar, S.Pi, M.Si.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Metode untuk Menentukan Nilai Kompensasi Rizal Bahtiar, S.Pi, M.Si."— Transcript presentasi:

1 Metode untuk Menentukan Nilai Kompensasi Rizal Bahtiar, S.Pi, M.Si

2 Added or Averted Cost Method (Metode Biaya Tambahan) •Kerusakan dapat menyebabkan penambahan biaya dari pemanfaatan SDAL yang terkena dampak kerusakan •Penambahan biaya ini merepresentasikan pengukuran kehilangan •Exp: pencemaran minyak dapat menyebabkan penutupan sementara pelabuhan atau jalur transportasi untuk pelayaran komersial karena akan dibersihkan. Dalam kasus ini penambahan biaya transportasi laut karena adanya delay shipping digunakan untuk pengukurtan economi damage •Data yang digunakan biaya aktivitas yang terganggu sebelum dan sesudah injury •Jika data tidak ada dapat digunakan estimasi umum dari biaya setiap satuan waktu operasional kapal komersial.

3 Added or Averted Cost Method (Metode Biaya Tambahan) •Exp: air bawah tanah yang terkontaminasi dapat dilihat dari biaya air bersih dan air botolan, yang digunakan untuk melihat perubahan demand dari air keran ke air botol, untuk dilihat CS, misalnya nilainya /household/bulan. jika jumlah household yang terdampak 2000, dan bulan lamanya dampak 10 bulan maka kompensasinya adalah sebesar: Rp. 4 Milyar.

4 Revealed Preference Model •Merupakan metode indirect yang berdasarkan asumsi bahwa nilai kompensasi dapat diestimasi berdasarkan observasi yang hati-hati berdasarkan perilaku individu dalam responsnya terhadap kejadian kerusakan SDAL •Exp: dalam kondisi kerusakan SDAL pantai, maka kunjungan akan menurun pada lokasi itu dan meningkat pada lokasi lainnya. Tambahan biaya dari pengguna pantai untuk mencapai lokasi pengganti digunakan sebagai pengukuran kerusakan. •Contoh model ini seperti: travel cost models, Hedonic Property Valuation Models, dll

5 Travel Cost Models •Merupakan alat analisis yang biasa digunakan untuk menilai akses rekreasi, juga nilai perubahan kualitas karakteristik dari rekreasi •Dasar TCM untuk single site berdasarkan konsep bahwa nilai lokasi rekreasi dapat diestimasi dengan menganalisis biaya travel dan waktu yang dikeluarkan individu untuk mengunjungi lokasi yang sama atau alternatif lokasi. •Dalam kondisi adanya kerusakan SDAL di lokasi rekreasi, akan merubah WTP untuk lokasi (atau keinginan untuk membayar) biaya travel dan waktu untuk akses lokasi/lokasi substitute.

6 Property Valuation Models •Menganalisis bagaimana proximity berbagai amenities SDAL, misal: pantai untuk berjemur, dan disamenities: mis: pencemaran air, mempengaruhi individual WTP pada property •Ada dua jenis model utama: hedonic property valuation approach dan repeat sales approach

7 Property Valuation Models •Hedonic property valuation meliputi pemanfaatan data cross section dari karakteristik rumah untuk setiap rumah pada suatu given area disuatu waktu (mis, data ukuran, jumlah kamar, adanya landfill kota, dll), analisis regresi digunakan untuk menentukan kontribusi setiap faktor pada harga jual. •Repeated sale analysis atau panel data analysis menekankan pada laju relatif dari perubahan harga rumah antara yang terkena dampak dan kontrol area.

8 Kelemahan Model Hedonic dan Repeat Sale Models •Memerlukan relatif jumlah besar data detail •Ada banyak faktor yang mempengaruhi nilai rumah, sulit memisahkan pengaruh berbagai faktor ini. •Kemampuan hedonic dan repeat sale model mendeteksi perubahan kecil pada atribut sumberdaya terbatas karena besarnya faktor yang menentukan nilai pasar.

9 Factor Income Method •Dalam metode ini services yang disediakan dalam kondisi SDAL rusak dilihat dari input dari produksi jasa atau komoditas yang dijual di pasar. •Metode ini berdasarkan pada konsep ekonomi fungsi produksi, yaitu input seperti SDA digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang dijual di pasar. •Exp: penurunan jumlah spesies bawah perairan akan meningkatkan biaya untuk memperoleh spesies ikan ekonomis penting, akibatnya rente ekonomi produser dapat berkurang dan hilang. •Perubahan rente ekonomi dievaluasi dengan menghitung perubahan surplus pada final product atau pasar input.

10 Factor Income Method •Pendekatan factor income method hanya dapat digunakan pada kondisi dimana nilai primer dari sumberdaya yang rusak mempengaruhi biaya produksi SDAL yang lebih tinggi nilainya. •Untuk menggunakan metode ini dibutuhkan pemahaman menyeluruh dari input dalam proses produksi dan bagaimana input ini mempengaruhi biaya produksi.

11 Contingent Valuation Method •CV method menggunakan teknik survey untuk secara langsung mendapatkan informasi individual WTP dari SDAL yang tidak ada di pasar. •Komponen pendekatan ini termasuk mengembangkan contigent market yang menyediakan deskripsi barang dan jasa yang dinilai kepada respondet, mengembangkan framework institusional dimana barang akan tersedia, mengkreasikan cara pembayaran hipotesis dan memberi kesempatan responden untuk menentukan sendiri nilai barang dan jasa yang rusak

12 Step Studi CV •Membangun instrumen survey awal •Melakukan kelompok fokus untuk melihat pengetahuan masyarakat mengenai barang dan jasa yang dinilai •Melakukan interview individual untuk pretest intrumen survey •Mengimplementasikan pilot test lapangan intrumen •Mengimplementasikan final survey •Menganalisis informasi dari pilot dan final survey

13 Kelebihan dan Kekurangan CV •Keuntungan dapat digunakan untuk memperoleh full range nilai yang disebabkan kejadian kontaminasi misalnya. •Karena metode ini adalah lebih stated values daripada observed behaviour, ini adalah merupakan metode satu-satunya yang ada untuk servive flow baik direct use and passive use •Bagaimanapun metode ini masih kontroversi •Ada warm glow

14 Persyaratan CV •Sampling dan survey administration prosedure yang benar •Ada deskripsi komoditas dan pasar yang jelas •Untuk mendapatkan nilai harus didisain kuesioner yang mendorong responden memberikan nilai yang berarti (mis metode referendum) •Harus menyediakan bukti bahwa responden mengerti dan menerima skenario penilaian dan hasil tidak bias, misalnya dengan membangun pertanyaan lanjutan untuk membuktikan respon, researcher dapat mentest bias potensial untuk melihat konsistensi.

15 Habitat Equivalency Method •Premis dari pendekatan ini adalah bahwa publik dapat memperoleh kompensasi untuk kehilangan jasa melalui provisi jasa tambahan dari tipe yang sama di masa yang akan datang •Jasa ini ditambahkan dari yang ada npada kondisi baseline •Misalnya publik dapat dikompensasi untuk kerusakan lahan basah melalui provisi tambahan lahan basah selama sekian tahun di masa depan.

16 Step Habitat Equivalency Method 1.Pilih metrik pengukuran 2.Estimasi penurunan unit metrik setiap tahun dari sejak waktu kejadian 3.Kalkulasikan nilai present value dari nilai kompensasinya 4.Tentukan periode dimana SDAL kompensasi dapat disediakan (misalnya 5 tahun dan ditingkatkan jadi 20 tahun) 5.Kalkulasikan jumlah tambahan SDAL yang disediakan tiap tahun dari periode kompensasi untuk mendapatkan nilai present value ekivalen pada yang dihitung pada step 3 6.Hitung biaya akibat penggantian SDAL. Kalkulasikan ini dapat didasarkan pada biaya penggantian paling efektif dari pilihan yang ada.

17


Download ppt "Metode untuk Menentukan Nilai Kompensasi Rizal Bahtiar, S.Pi, M.Si."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google