Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

+ Flokulasi Agregasi Porositas Internal Ruang Pori Mikro (Micropores)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "+ Flokulasi Agregasi Porositas Internal Ruang Pori Mikro (Micropores)"— Transcript presentasi:

1

2

3

4 + Flokulasi Agregasi Porositas Internal Ruang Pori Mikro (Micropores)

5 Mineral 45% Air 25 % Water 25 % organic 5% Pori-pori Padatan

6 Macro pore  air 2.Micro pore  water (moist) 3.Soil particle 4.Clod/Ped/bongkah struktur 5.Infiltration water from rain or irrigation 6.Perkolasi

7 AIR berada di ………………… dalam ruangan PORI (diantara MATRIKS tanah) Partikel Tanah Ruangan Pori Air Tanah

8 • Diikat oleh partikel (padatan) • Diikat oleh gaya adhesi dan kohesi KAPILARITAS

9

10 Apakah air selalu mengalir ke bawah ? Aliran permukaan terjadi karena gaya gravitasi gravitasi Foto: M van Noordwijk

11

12 Air bisa mengalir naik melalui ruang pori tanah secara kapiler, disebabkan oleh gaya-gaya adhesi dan kohesi

13 Ukuran-ukuran Pori Tanah dan Fungsinya Garis tengah pori, mmTegangan matrik yang sesuai, pFKlasifikasi fungsi poriBatas-batas biotik Permukaan higroskopis Tandon air tersediakan Hantaran 0.032Kapiler Porositas Aerasi Drainase cepat

14 AIR AKAR LARUTAN TANAH PARTIKEL TANAH PUSAT BUMI

15  t =  g  m  o • Potensial gravitasi • Potensial matriks Potensial Total • Potensial osmotik

16 Pori yang halus menahan air ditahan dengan energi yang lebih besar h = 0.15/r  = tegangan permukaan  = sudut kontak r = jari-jari pipa (pori)  = berat jenis air g = gravitasi 2  cos  r  g h =

17

18 O H H O H H O H H O H H O H H O H H O H H O H H K+K+ Cl - O H H Na + Cl - O H H O H H O H H

19 perbedaan energi bebas menyebabkan pergerakan H 2 O Air mengalir dari energi tinggi ke energi rendah

20 Potensial Gravitasi Ketinggian air dari rujukan Potensial Matriks Adesi & kohesi padatan Rujukan Air murni pada posisi tetap Potensial Osmotik Konsentrasi larutan tanah + 0 -

21 Konversi Satuan cm H 2 ObarskPa pF , , , atm = 760 mm Hg = 1020 cm H 2 O = 1 bar = 100 KPa pF = logaritma tekanan air dalam satuan cm H 2 O

22

23 Tanah kering = jumlah air sedikit • Potensial kuat (nilai makin negatif) • Air sulit dilepaskan Tanah jenuh = jumlah air banyak • Potensial rendah • Air mudah dilepaskan

24 Klasifikasi lengas tanah berdasar tegangan lengas tanah Kapasitas menahan air maksimum • Jumlah air yang dikandung tanah dalam keadaan jenuh, semua pori terisis penuh air. Tegangan lengas tanah = 0 cm H 2 O, 0 bar atau pF 0 Kapasitas lapang (field capacity) • Jumlah air yang terkandung tanah setelah air grafitasi hilang. Tegangan lengas = 346 cm H 2 O ; 0,3 bar atau pF 2,54 • Dipengaruhi oleh : distribusi ukuran partikel/tekstur; struktur; kandungan bo; tipe koloid tanah(humat>humin>fulfat; montmorilonit>vermikulit>mineral transsisi; illit>klorit>kaolinit); jenis kation yang diserap (Na + >K + >Mg ++ >Ca ++ )

25 Titik layu tetap (wilting point) • Tingkat kelengasan tanah yang menyebabkan tumbuhan mulai memperlihatkan gejala layu. Tegangan lengas tanah = cm H 2 O ; 15 bar ; pF 4,2 • Dipengaruhi oleh tekstur (kandungan lempung) • Cara pengukurannya : – Pengamatan rumah kaca dengan percobaan kelayuan bunga matahari (Helianthus amnus) – Pengamatan empiris dengan alat tekan (pressure membrane) pada tekanan 15 atm/ pF 4,2 Klasifikasi lengas tanah lanjutan

26 Koefisien higroskopik • Jumlah lengas tanah yang dijerap permukaan partikel tanah dari uap air dalam atmosfer yang berkelembaban kira-kira 100%. Tegangan lengas tanah = 31 bar ; atau pF 4,7 Kering angin • Kadar air tanah setelah diangin-anginkan di tempat teduh sampai mencapai keseimbangan dengan kelengasan atmosfer. Tegangan lengas = 10 6 cm H 2 O; 1000 bar ; pF 6 Kering Oven • Kadar air tanah setelah dikeringkan dalam oven pada suhu C sampai tidak ada lagi air yang menguap (timbangan tetap). Tegangan lengas tanah = 10 7 cm H 2 O; bar; atau pF 7,0

27 LENGAS HIGROSKPIS  molekul-molekul air yang teradsorbsi dan terabsorbsi zarah tanah setebal satu atau dua molekul air, terikat oleh gaya adhesi  air di permukaan tanah yang dipegang antara pF 4,7 dan 7,0 (antara koefisien higroskopis dan kering oven)  Tanah disebut Kering Angin/ Kering Udara  Tidak dapat dimanfaatkan tanaman  Volumenya tergantung pada : sifat koloid tanah (vermi>illit>kaolinit); jenis ion terjerap (Ca>Na); dan kelembaban relatif

28  air yang terdapat dalam pori mikro/ kapiler, terikat oleh gaya tegangan permukaan/ kapiler, merupakan selaput lengas yang tak putus-putus menyelimuti zarah-zarah tanah  air dalam pori-pori tanah dengan tegangan antara pF 2,54 dan 4,7 (kapasitas lapang dan koefisien higroskopis)  Tanah disebut Tanah Lembab  Gaya kapiler = gaya kohesi & adhesi LENGAS KAPILER

29 LENGAS GRAVITASI (Air Bebas)  air yang diatus oleh gaya gravitasi  air dalam kondisi jenuh dan berada diantara pF 0 dan pF 2,54 (diantara jenuh air dan kapasitas lapang)  molekul-molekul air tak terikat partikel- partikel tanah dan akan mengalir ke bawah karena gaya berat mengisi sebagian /seluruh pori makro  Tanah disebut Tanah Basah

30 FISIKBIOLOGI gravitasi kapiler uap tdk tersedia (drainase) tersedia tdk tersedia   (bars)

31 Tanah Jenuh 2,7 4,2 4,7 7 Kapasitas Lapang Titik Layu Tanah Kering Angin / Higroskopik Tanah Kering Mutlak Lengas Higroskopis Lengas Kapiler Lengas Gravitasi Air Tersedia Berat lengas tanah (%) pF Hubungan lengas pada tanah

32

33

34 Aliran Tidak Jenuh : Pengaruh Tekstur Tanah

35

36

37 Ketersediaan lengas bagi tanaman • Pada Titik Layu s.d. Kapasitas Lapang • Ketersediaan Optimum ± pada Kapasitas Lapangan • bila : >> kap. lapangan ? < titik layu ? • kondisi tanah & lengas tanah •Tanah kering mutlak  tak ada lengas •Tanah kering udara  Lengas higroskopis •Tanah lembab  Lengas kapiler •Tanah basah  Lengas gravitasi

38 Hubungan Air Tersedia Dan Tekstur Tanah PG P GL % KL (air) Lengas tersedia / Lengas kapiler Lengas gravitasi / Lengas kapiler tertutup Halus Lengas tak tersedia / Lengas higroskopis Kadar lengas kapasitas lapang Kasar Lengas tersedia berlebihan Tekstur

39 JO S PAM Keadaan padat Keadaan gembur (semi plastis) Keadaan plastis Keadaan cair BBW BG BLBC KeringBasah IP

40 Any Question? Pic. By: Cahyo Proyogo

41

42

43 43 AIR adalah sahabat kita, AIR selalu dibutuhkan dalam kehidupan kita…TETAPI…… AIR bisa juga tidak bersahabat dengan kita! ………….Kapan?


Download ppt "+ Flokulasi Agregasi Porositas Internal Ruang Pori Mikro (Micropores)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google