Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 POLA SEBAB AKIBAT  POLA ANALOGI  POLA GENERALISASI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF ARGUMENTASI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " POLA SEBAB AKIBAT  POLA ANALOGI  POLA GENERALISASI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF ARGUMENTASI."— Transcript presentasi:

1  POLA SEBAB AKIBAT  POLA ANALOGI  POLA GENERALISASI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF ARGUMENTASI

2 POLA SEBAB AKIBAT Pola ini mengemukakan pernyataan yang menjadi sebab, diikuti dengan pernyataan yang menjadi akibat. Contoh: Kemarau tahun ini cukup panjang. Irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan. Akibatnya, banyak petani yang gagal panen.

3 POLA ANALOGI Pola ini menyampaikan pernyataan pendapat yang dianalogikan dengan pernyataan lain yang memilik kesamaan sifat. Contoh Biasanya seseorang semakin banyak pengetahuannya akan semakin rendah hati. Seperti padi yang semakin berisi, ia akan semakin merunduk.

4 POLA GENERALISASI Pola ini menyampaikan sejumlah pernyataan khusus yang menjadi bagian dari pernyataan umum yang disimpulkan. Contoh Setelah karangan anak-anak kelas 3 diperiksa, ternyata Ali, Toto, Alex, dan Burhan mendapat nilai 8. Anak-anak yang lain mendapat 7. Hanya Maman yang 6, dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang. Boleh dikatakan, anak kelas 3 cukup pandai mengarang.

5 LATIHAN-LATIHAN  Setiap organisasi memiliki unsur-unsur seperti ketua, sekretaris, bendahara dan anggota yang masing- masing memiliki peran yang berbeda. Sama halnya dengan sebuah unit sepeda yang memiliki komponen- komponen dengan masing-masing fungsinya. Sepeda tanpa stang, tanpa roda, tanpa pedal atau tanpa komponen yang lain tidak akan berfungsi secara baik. Tidak ada unsur atau komponen yang paling penting atau tidak penting. Jadi, jangan merasa paling penting ketika Anda menjadi ketua. Sebaliknya jangan merasa tidak penting ketika menjadi anggota. Organisasi tanpa ketua seperti sepeda tanpa stang. Organisasi tanpa anggota seperti sepeda tanpa roda.

6 .  DPR menjadi penjaga gawang sekaligus sebagai palang pintu bagi setiap anggaran yang diajukan pemerintah untuk membiayai semua proyek pembangunan agar negara tidak kebobolan oleh adanya praktik-praktik korupsi dengan modus pembengkakan anggaran.  KPK belum dapat bekerja secara efektif dalam memberantas korupsi. Penegakan hukum belum bisa memberikan efek jera kepada para koruptor. Praktik korupsi masih sering terjadi di berbagai instansi pemerintah. Ini berarti bahwa korupsi di negara kita belum dapat dikendalikan.

7 .  Korupsi di negara kita belum bisa dikendalikan. Hal ini karena penegakan hukum belum bisa memberikan efek jera kepada para pelaku. KPK juga belum bisa bekerja secara efektif. Hukum masih bisa diperjualbelikan. Hal ini berdampak pada masih suburnya praktik-praktik korupsi. Banyak proyek yang mengalami pembengkakan biaya. Pajak yang menjadi penopang keuangan negara sering diselewengkan, justru oleh para oknum perpajakan. Akibatnya keuangan negara mengalamai defisit dan utang negara semakin bertambah. Kalau hal ini dibiarkan berlarut-larut, negara kita akan tergadaikan.

8 . PPerkataannya mengandung nilai kebenaran. Perilaku dan tutur katanya sangat santun. Dia berbicara sangat efektif, sebanyak yang diperlukan. Setiap amanah yang dipercayakan kepadanya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jadi, dia memang seorang pribadi yang matang dan pantas menjadi pemimpin kita. UUntuk memajukan sekolah kita, diperlukan perpustakaan online. Dengan perpustakaan online, semua siswa bisa mengakses berbagai informasi ilmu pengetahuan secara cepat dan mudah. Berbagai tugas yang diberikan guru dapat dikerjakan siswa dengan baik. Berbagai kegiatan pembelajaran dapat dioptimalisasikan. Dengan demikian, upaya memajukan sekolah kita dapat dilaksanakan secara efektif.


Download ppt " POLA SEBAB AKIBAT  POLA ANALOGI  POLA GENERALISASI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF ARGUMENTASI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google