Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Accounting Principles and Corporation Statutes Teori Akuntansi Review Artikel: Robert T. Spourse.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Accounting Principles and Corporation Statutes Teori Akuntansi Review Artikel: Robert T. Spourse."— Transcript presentasi:

1 Accounting Principles and Corporation Statutes Teori Akuntansi Review Artikel: Robert T. Spourse

2 Pernyataan ulang AICPA (1945) • Dalam pelaporan ekuitas pemegang saham “pertimbangan utama yang diberikan adalah darimana kepemilikan modal diperoleh”.

3 Reklasifikasi transaksi • Kuasi reorganisasi • Deviden saham • Resolusi transfer oleh direktur

4 Rekomendasi AICPA (1941) Menekankan pada perbedaan 1.Modal resmi 2.Kelebihan modal dalam modal resmi 3.Laba ditahan

5 Beberapa catatan • Peraturan baru dalam perusahaan secara konstan didorong untuk mengikuti area akuntansi yang baru. • Peraturan baru diusahakan sesuai dengan GAAP. • Model bisnis yang baru mengikuti pemikiran akuntansi modern. • Diwajibkan pada profesi akuntan untuk mengikuti aturan perusahaan. • Pandangan perusahaan dan pandangan akuntansi belum mendapat kejelasan.

6 Model Business Corporation Act • (1950, Kolumbia) Disiapkan oleh Komite hukum perusahaan di American Bar Association. • Model Act ini lebih disukai daripada uniform business corporation act yang dibuat oleh Komisi uniform state laws tahun 1928.

7 MBCA • Edisi pertama dipublikasikan tahun • Direvisi tahun Dilengkapi tahun 1955 dan • Model Act telah menjadi kemungkinan terjadinya keseragaman bentuk statuta di negara itu kemudian.

8 Pokok Bahasan (analisis Kritis) • Ketentuan penting Model Act dan statuta perusahaan saat itu. • Area utama adalah pembahasan mengenai hukum yang ada dan GAAP. • Yang dibahas adalah terminologi terutama pada ketentuan pengeluaran saham, dividen kas, dan dividen saham.

9 Terminologi

10 Kategori Pemegang Saham (Model Act) Ketentuan bagaimana menghitung • Stated capital • Surplus kapital • Surplus laba

11 Beberapa perbedaan • Kolumbia. Menggunakan “paid in surplus” untuk menyatakan capital surplus. • Texas. Menambahkan reduction surplus. • North Carolina. Menggunakan medel lain tapi menggunakan juga tiga kategori Model Act. Menggunakan paid-in surplus sebagai komponen kapital surplus.

12 Definisi pendukung • Aset bersih  jumlah dari total aset perusahaan, tidak termasuk treasury shares, kebelihan dari total hutang perusahaan. • Aset bersih sinonim dengan “modal pemegang saham”, “modal saham dan surplus”

13 Stated Capital Stated capital didefinisikan secara operasional, adalah jumlah dari: • Nilai pari semua saham yang telah diterbitkan. • Jumlah pertimbangan yang akan diterima semua saham yang diterbitkan tanpa nilai pari. • Jumlah selain dua kategori di atas yang ditransfer ke stated capital

14 Pandangan Akuntan • Akuntan memandang stated capital sebagai modal saham (capital stock) terdiri dari saham preferen dan saham biasa.

15 Surplus • Surplus  Kelebihan aset bersih perusahaan dari stated capital. Surplus dibedakan dalam surplus laba, dan surplus kapital. • Surplus laba  dari laba rugi • Surplus kapital  selain dari laba rugi. (Model Act) Earned Surplus (Accounting) Retained Surplus

16 Sumber definisi Earned Surplus • Model act mengambil dari Accounting Terminologi Bulletin Number 1 pada Disertakan pula dalam Accounting Researh Bulletin No. 9 edisi spesial Mei 1941.

17 Paid in surplus • Terbatas pada kelebihan atas modal yang diterbitkan. • Karena keterbatasan itu maka kemudian lebih dipilih penggunaan capital surplus.

18 Penerbitan Saham

19 Alokasi Kelebihan Nilai • (1950) Model Act menggunakan alokasi kelebihan nilai penerbitan saham ke capital surplus tidak lebih dari 25% dari penerimaan harga saham. • (1957) porsi ini dihapus diganti porsi bebas. • Aturan lain (kolombia, model lain) tidak mengatur pembatasan alokasi.

20 Non par share • Virginia menerapkan alokasi 25% atas penerimaan saham tanpa nilai pari.

21 Contoh perhitungan

22 Cash Dividends • Jumlah laba yang tidak dicadangkan atau ditahan menjadi jumlah maksimal distribusi dividen kas atau kekayaan lain. • Aturan melarang pembagian apabila perusahaan dalam keadaan insolvense.

23 Stock Dividends and Stock Split-ups • Dividen saham sesuai dengan nilai pari  dikonversi dalam stated capital. • Ketika dividen saham tanpa nilai pari maka dikonversi dalam stated capital sejumlah nilai yang diberikan. • Stock split up  memecah atau memperbanyak jumlah saham tanpa merubah nilai stated capital. • Dividen saham sesuai dengan nilai pari  dikonversi dalam stated capital. • Ketika dividen saham tanpa nilai pari maka dikonversi dalam stated capital sejumlah nilai yang diberikan. • Stock split up  memecah atau memperbanyak jumlah saham tanpa merubah nilai stated capital.

24 Terima kasih


Download ppt "Accounting Principles and Corporation Statutes Teori Akuntansi Review Artikel: Robert T. Spourse."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google