Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. A. Logis  alasan-alasan jelas, masuk akal B. Sistematis  berpola, berurutan, saling berhubungan C. Lugas  langsung ke persoalan, tidak bertele-

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. A. Logis  alasan-alasan jelas, masuk akal B. Sistematis  berpola, berurutan, saling berhubungan C. Lugas  langsung ke persoalan, tidak bertele-"— Transcript presentasi:

1 1

2 A. Logis  alasan-alasan jelas, masuk akal B. Sistematis  berpola, berurutan, saling berhubungan C. Lugas  langsung ke persoalan, tidak bertele- tele, denotatif 2

3  tulis vs lisan 3 LISANTULIS Sedangsedangkan Bisadapat Di tahun 2000’anPada tahun 2000-an Berhubungkarena Tapitetapi Maka (dari) ituOleh karena itu

4  Kata baku/formal: hierarki, zaman, kuesioner, nasihat, analisis, utang, risiko, izin, persentase  Pasangan idiomatis: antara.. dan..; baik..maupun..; bukan…melainkan…; tidak… tetapi…; bergantung pada…; terdiri atas… Hindari...  Pemborosan: disebabkan karena; seperti misalnya; dan lain sebagainya; adalah merupakan  Pengulangan jamak: semua syarat-syarat, beberapa perusahaan-perusahaan 4

5  Daya tarik iklan harus mempunyai tiga sifat, antara lain: bermakna, dipercaya, khas.  Melalui hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dari segi indikator expertise terdapat pengaruh signifikan terhadap minat beli mahasiswa. 5

6 6 BAKUNONBAKU Selain itu peranan keuangan yang makin meningkatkan dalam mendorong terwujudnya otonomi daerah. Selain itu, peranan keuangan makin meningkatkan terwujudnya otonomi daerah. Penulis akan uraikan tentang masalah itu. Selain itu diharapkan [?] dapat memberikan sumbangan terhadap dunia iptek. • Akan penulis uraikan masalah itu; • Penulis akan menguraikan masalah itu. Selain itu diharapkan [ hasil penelitian ini ] dapat memberikan sumbangan bagi iptek. Konsumen modern sekarang ini cenderung memilih beberapa produk dari negara lain dibandingkan yang diproduksi di negaranya sendiri, misal: banyak masyarakat memilih sepatu dari Italia, mobil dari Jepang, atau pakaian dari Perancis. Konsumen modern sekarang ini cenderung memilih beberapa produk dari negara lain dibandingkan dengan produksi dari negara sendiri, misalnya sepatu dari Italia, mobil dari Jepang, atau pakaian dari Perancis.

7 • Bentuk ringkas :  Memberikan saran – menyarankan  Menyatakan pendapat – berpendapat  Mengalami penurunan – menurun • Bentuk sejajar (pararelisme)  Semua produk yang dijual membuatnya kagum karena  menunya sederhana dan murah,  hamburgernya berkualitas,  french fries-nya terbuat dari kentang segar pilihan, dan milkshake-nya lebih kental dari yang biasa. 7

8  Intrakalimat : tetapi, sedangkan, sehingga, dan  Antarkalimat: Akan tetapi, Dengan demikian, Selain itu, 8

9 Didahului koma: •, padahal… •,sedangkan… •,seperti… •,tetapi… •,yaitu… Tidak diikuti titik dua: •…adalah… •…ialah… •…yaitu… •…yakni… Tidak didahului koma: •…bahwa… •…karena… •…maka… •…sehingga… 9

10 Ide bertumpuk-tumpuk (beranak bercucu)  Dalam penelitian ini periode pengamatan akan dilakukan untuk periode //, hal ini dilakukan untuk melihat apakah tiap variabel independen dapat memprediksi terjadinya kesulitan keuangan pada periode 2010,// maka itu dari 105 perusahaan akan digunakan data sebanyak 315 sampel. 10

11 Kejelasan hubungan antarkata  Penulis melaksanakan praktik magang di PT ABC selama 1.5 bulan, yang terletak di jalan Haji Muchtar No. 88 Jakarta Selatan.  Hari ulang tahun perusahaan ke-10 11

12  Bentuk terikat: sub, non, antar, pasca, pra ;  Huruf miring (bahasa Indonesia vs bahasa Inggris) & huruf kapital  Preposisi vs awalan di -, ke-  diestimasi, di atas, ke dalam, kesatu  Partikel pun, per  adapun, apa pun, per orang, perdua  Pembentukan kata:  Dasar: mengatakan, memutuskan (k,p,t,s luluh)  Kons: mengklarifikasi; mentransfer  Tanda baca: Rp ,00; PT;, S.E.; serta-merta 12

13  CPAM (Certified Professional Acountant Management) berargumentasi bahwa memang benar arus kas tidaklah pasti.  Di dalam CPAM dijelaskan bahwa arus kas tidaklah pasti.  Berangkat dari masalah tersebut…  Berdasarkan/Dari masalah tersebut…  Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan YME maka selesailah penyusunan skripsi ini.  Penulis memanjatkan puji syukur kepada Tuhan YME karena atas kekuatan yang diberikan-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. 13

14 1. Kesatuan (1 ide pokok, eksplisit/implisit); ‘jalan pikiran’ sudah berbelok  pindah paragraf 2. Kepaduan: kohesi dan koherensi; hubungan antarkalimat & antarparagraf 3. Kelengkapan: dikembangkan KATA PENGANTAR.doc 14

15  Patuh terhadap etika akademis  sanksi  Plagiat= menyalin dan menyajikan karya orang lain.  Alasan melakukan plagiarisme? (Dordoy 2002)  - Mendapat nilai baik (59%)  - Malas (54%)  - Mencari kemudahan dari internet (40%)  - Tidak mengerti (29%)  - Tidak mungkin ketahuan (16%) 15

16  - Mengakui tulisan/gagasan/temuan orang lain sbg tulisan sendiri  - Mengutip langsung bagian ttt dari tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya dan tanpa membubuhkan td petik  - Meringkas dengan cara memotong teks tanpa menyebutkan sumbernya dan tanpa membubuhkan tanda petik  - Meringkas dan memparafrasa dengan menyebut sumbernya, ttp kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya. 16

17  1. Gagasan sendiri didukung oleh gagasan orang lain.  2. Gagasan orang lain diambil dari literatur.  3. Menuliskan referensi utk gagasan orang lain  Cara menuliskan referensi:  APA  Smith (2010, p. 23)  (Smith 2010, p. 23) 17

18  1. Kutipan langsung  2. Kutipan blok  3. Parafrasa  4. Ringkasan  Kutipan: bagian dari pernyataan, pendapat, buah pikiran, definisi atau hasil penelitian orang lain atau penulis sendiri yang telah terdokumentasi.  Kutipan dibahas berkaitan dengan materi penulisan. 18

19  = Sama persis aslinya  - tanda petik  - sumber: nama akhir pengarang, tanggal publikasi, dan halaman (jika perlu)  Menggunakan tanda [ sic! ] jika ada kesalahan dalam teks asli.  […] utk bagian yang dihilangkan Kutipan langsung pendek (< = 40 kata)  -diintegrasikan dalam teks  -jarak antarbaris = teks Pengarang sebelum kutipan: Cathey (2009) mendefinisikan hubungan agensi adalah “ a consensual relationship between two parties,whereby one party (agent) agree to act on behalf of other party (principal).” (p. 124) Pengarang setelah kutipan: Hubungan agensi adalah “ aconsensual relationship between two parties,whereby one party (agent) agree to act on behalf of other party (principal).” (Cathey, 2009, p. 124) 19

20  > 40 kata  - baris baru, inden 5—7 spasi  - spasi satu dalam kutipan  - tidak diberi tanda petik  - halaman di akhir kutipan blok  - nama akhir pengarang, tahun publikasi dan halaman (jika perlu) 20

21  Mengambil pokok pikiran (inti sari/esensi) dari sumber asli & menyatakannya dg kata- kata sendiri [=menceritakan kembali isi]; berbeda dg aslinya, tanpa mengubah makna.  - Tidak diberi tanda petik  - Diintegrasikan dengan teks  - Jarak antarbaris = teks Pengarang di awal sebelum kutipan  dg atau tanpa hlm. Pengarang di akhir kutipan  dg atau tanpa hlm. 21

22  1. Mengubah kata:  Sukmawati (1987) mengkaji masalah-masalah yang dihadapi orang Jawa pada abad ke-19.   Menurut Setiadi (2003), dalam motivasi terdapat pola-pola yang menonjol.   Ada beberapa hal yang penting dalam motivasi (Setiadi, 2003,p.111)   Sukmawati (1987) meneliti isu-isu yang dialami masyarakat Jawa pada abad ke-19.  22

23  2. Mengubah kelas kata (tulisan vs menulis)  3. Mengubah konstruksi kalimat:   Sukmawati (1987) menganalisis kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menulis skripsi.   Kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menulis skripsi dianalisis Sukmawati (1987). 23

24   Di dalam makalah ini penulis mencoba menunjukkan bahwa bentuk pertanggungjawaban perusahaan publik terhadap pemegang saham, investor, dan pemerintah adalah dengan menyiapkan laporan keuangan secara periodik (Madyakusumawati, 2013,hlm. 76)   Madyakusumawati (2013) menyatakan bahwa penyiapan laporan keuangan dalam periode tertentu merupakan salah satu cara perusahaan publik menunjukkan tanggung jawab terhadap pemegang saham, investor, dan pemerintah (hlm. 76) 24

25  Menulis pengertian sendiri ttg gagasan utama suatu bacaan (paragraf, buku, dsb).  Menggunakan kata-kata sendiri. 25

26  Sumber sekunder:  Dalam Wahidahwati (2002), Jensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa…  Menurut Fred (2000) dalam Wahyuni (2003),…  Tidak bernomor urut ( numbering )  Tidak berbentuk bullet  Berurutan menurut abjad  Konsisten dengan sitasi/rujukan di dalam teks   lihat buku pedoman penulisan skripsi   26

27 27


Download ppt "1. A. Logis  alasan-alasan jelas, masuk akal B. Sistematis  berpola, berurutan, saling berhubungan C. Lugas  langsung ke persoalan, tidak bertele-"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google