Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

S. Bekti Istiyanto.  Pada awalnya studi lintas budaya berasal dr perspektif antropologi sos-bud yg bersifat depth description yaitu penggambaran mendalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "S. Bekti Istiyanto.  Pada awalnya studi lintas budaya berasal dr perspektif antropologi sos-bud yg bersifat depth description yaitu penggambaran mendalam."— Transcript presentasi:

1 S. Bekti Istiyanto

2  Pada awalnya studi lintas budaya berasal dr perspektif antropologi sos-bud yg bersifat depth description yaitu penggambaran mendalam tentang perilaku komunikasi berdasarkan kebudayaan tertentu.  Sehingga di awalnya KLB diartikan sbg proses mempelajari kom di antara individu maupun kelompok suku bangsa dan ras yg berbeda negara. Karena pasti beda negara pasti beda kebudayaan.  Sebaliknya, KAB adalah kom antarpribadi yg dilakukan oleh pribadi-pribadi dalam suatu bangsa yg sama

3 1. Sebutan KLB (cross culture) sering digunakan untuk menyebut makna KAB (interculture), tanpa dibatasi konteks geogafis, ras dan etnik. Karenanya KLB didefinisikan sbg analisis perbandingan yg memprioritaskan relativitas kegiatan kebudayaan. KLB umumnya lebih terfokus pd hub antar bangsa tanpa hrs membentuk kultur baru sebagaimana yg terjadi dlm KAB (Purwasito, 2003)

4 2. Menurut Fiber Luce (1991) hakikat studi lintas budaya adalah studi komparatif yg bertujuan membandingkan : (1) variabel budaya tertentu, (2) konsekuensi atau akibat dr pengaruh kebudayaan, dr dua konteks kebudayaan atau lebih. Harapannya dg studi ini, setiap orang akan memahami kebudayaannya sendiri dan mengakui bahwa ada isu kebudyaan yg dominan yg dimiliki orang lain dlm relasi antarbudaya. Artinya KAB dpt dilakukan kalau kita mengetahui kebudayaan kita dan kebudayaan orang lain.

5 3. KLB adalah proses kom utk membandingkan dua kebudayaan atau lebih melalui sebuah survey lintas budaya (www.dictionary.com)www.dictionary.com 4. KLB menurut Williams (1966) dlm Samovar dan Porter (1976) berkisar pd perbandingan perilaku KAB dg menunjukkan persamaan dan perbedaan : (1) persepsi dari pengalaman, peran lingkungan sosial dan fisik, (2) kognisi terdiri unsur2 khusus kebudayaan, proses bhs dan cr berpikir, (3) sosialisasi dan (4) kepribadian seperti tipe-tipe budaya pribadi yg mempengaruhi etos, tipologi karakter atau watak bangsa.

6 Analisis lintas budaya (sering disebut analisis komparatif) sebagai metode umum yg sering digunakan untuk meakukan komparasi dan menguji perbedaan antar budaya (Alo Liliweri, 2005). Metode ini bersifat krusial untuk membedakan aspek-aspek universal dr kebudayaan manusia dan organisasi sosial dr sebagian kelompok sosial atau individu dr masy. tertentu.

7 1. Komunikasi antara orang-orang yg berbeda kebudayaannya, mis suku bangsa, etnik dan ras atau kelas sosial (Samovar dan Porter, 1976). 2. Terjadi diantara produser pesan dan penerima pesan yang berbeda latar belakang kebudayaan (Samovar dan Porter, 1976). 3. KAB meliputi yg melibatkan peserta yg mewakili pribadi, antarpribadi, kelompok dg tekanan perbedaan latar belakang yang mempengaruhi peserta kom (Dood, 1991). 4. Proses kom simbolik, intepretatif, transaksional, konstekstual yg dilakukan sejumlah orang (Lustig dan Koester, 1993). 5. KAB merupakan interaksi antarpribadi seorang anggota dg kelompok yg berbeda

8  Kesamaan : 1. Keduanya menjadikan kebudayaan sebagai varian besar kajiannya 2. Keduanya memusatkan perhatian pada kom antarpersonal  Perbedaan : 1. KLB menekankan perbandingan 2. KLB mempelajari efek media (perbandingan efek media dengan efek media yg lain) 3. KAB menekankan interaksi antarpribadi yg berbeda latar belakang kebudayaan 4. KAB mempelajari kom dan hub internasional juga


Download ppt "S. Bekti Istiyanto.  Pada awalnya studi lintas budaya berasal dr perspektif antropologi sos-bud yg bersifat depth description yaitu penggambaran mendalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google