Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga MATERI 5: LONG TERM MEMORY

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga MATERI 5: LONG TERM MEMORY"— Transcript presentasi:

1 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga MATERI 5: LONG TERM MEMORY

2 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

3 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga PENGANTAR •Bagian memori yg relatively permanent (Capacity: endless ?) Contoh: –Nama, nama sekolah, huruf, angka, orang tua, kejadian anak-anak •Standing (1973): org kebanyakan tlh melihat lbh dari gambar & mampu mengenalinya •Bahrick (1984) mengetes retensi bljr bhs Spanyol dalam kurun waktu 0-50 tahun yang lalu; ternyata stlh 50 th msh ada 40% •Disebut dengan istilah “permastore” untuk menyebut memory yg relatif permanen, very long-term memory •Martin Conway (1991): retensi belajar psi.kognitif, recall nama pengaju konsep kognitif (menurun stlh 2 thn, stlh 10 thn masih tersisa 25 %) sedang konsep psi.kognitif stlh 10 thn msh ada 70%!

4 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga •Memory problems with LTM are most often problems of ACCESS rather than POSSESSION –Pas ujian lupa, begitu keluar ingat; ingat letaknya kanan bwh tapi lupa kata2nya •Storing in LTM –Encoding: the process of acquiring information and transforming it into memory. –Retrieval: how we access the information that is in our brains when we need it

5 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Faktor2 yg mempengaruhi akurasi data ktk access: 1.encoding specificity principle: •recall akan berjln lbh baik jika retrieval context=encoding context (Begg & White, 1985; Tulving, 1983). •Contoh: lupa kunci or lupa ke dapur mau ngapain. Bisa secara fisik or visual image 2. Mood: –Pollyanna Principle: •item yg menyenangkan cdrg diproses scr lebih efisen dan lbh akurat dibdg yg kurang menyenangkan. •Percobaan 1: Informasi positif diproses lebih efektif dibdg informasi negatif. •So buat suasana belajar menyenangkan

6 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga –Mood congruence: •memori akan mudah dipanggil jika kongruence dg mood saat ini (Bower, 1987, 1992) •temuan utk bdg klinis, org depresi menjadi lingk.setan. •Pentingnya berpositive thinking: the secret, khusnudzon 3. Expertise -Makin expert, akses ke pengetahuan/data lbh cepat dan akurat -Contoh penelitian pada expert waiter (JC mampu mengingat 20 mcm menu utama yg memgknkan 600 mcm paduan) serta professional actors (mengingat skenario sampai detil) -Yang membedakan dg pemula: 1.Ahli memiliki struktur pengetahuan yang terorganisir dg baik 2.Mempunyai visual image lebih hidup

7 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

8 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga •Ilustrasi: seorg amnesia --- lupa nama, identitas – telp yg diputar no telp rumahnya •Eksplisit memori (disadari): –Episodic: personal experiences –Semantic: general facts & information •Implisit memori (tdk disdri tp mpgrhi perilaku): –Procedural: skills, habits, motor tasks (how) –Emotional: learned emotional responses •Perbedaan keduanya adalah bahwa eksplisit memori memerlukan recollection scr sadar dr pengalaman yg lalu (Graft & Schachter, 1985; Hirst, 1989) dan untuk pengolahan proses kognisi lanjut sedangkan implicit lbh bersifat norma & kebiasaan. Type LTM: Implicit and Explicit/declaratif Memory

9 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Type Spesial LTM: •Autobiographical Memory –Memori yg berkaitan dgn peristiwa2 atau episode2 tertentu yg dialami dalam kehidupan seseorang Co; perjlnn karir –Infantile Amnesia: most people have no memories for events that occurred before age 3 •Flashbulb Memory: –Vivid memory of specific event usually tied to very emotional experience (mengejutkan & menghanyutkan); lasts long time. –Contoh: tsunami, kematian org yg dicintai, dpt undian –Can seem to be amazingly accurate (rinci), but often isn’t. •Eyewitness Testimony –Identifikasi wajah pelaku: own race biases + lama wkt melht –Interval wkt kejadian: makin dekat, makin akurat –Source error (mana yg kejadian mana yg katanya) –Priming (leading question)

10 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Teori Kelupaan NORMAL FORGETTING •Teori Atropi (Decay Theory): –Lupa terjadi karena informasi yang pernah kita simpan tidak pernah lagi dimunculkan -- Akibatnya jejak2 memori menjadi rusak/ hlg •Teori Interferensi: –Lupa terjadi karena informasi yang ada saling menghambat atau bercampur aduk. –Retroactive: when new information interferes with old memories. Contoh: New phone number replaces old –Proactive: when old memories interfere with learning new information. Contoh: Maiden name makes it hard to learn married name

11 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga •Teori Kegagalan Mengingat kembali (Retrieval Failure Theory): –Lupa terjadi jika tidak didapatkan petunjuk yang cukup untuk memunculkan kembali informasi yang pernah disimpan dalam memori. •“ Motivated Forgetting: –lupa terjadi karena adanya dorongan atau usaha untuk melupakan –biasanya hal-hal/peristiwa peristiwa yang tidak mengenakkan

12 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga NORMAL FORGETTING •Lupa karena sebab fisiologis (disfungsi memori): –Kelupaan terjadi karena faktor fisiologis, yaitu karena proses kimiawi, proses penuaan atau proses degenerasi sel otak dan syaraf. •Amnesia: –loss of memory due to some physical or psychological trauma •Alzheimer’s Disease: –factors related to the disorder: •Degeneration of the hippocampus •Problems with acetylcholine (ACH) production or absorption •Heredity

13 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga MEMORY IMPROVEMENT •teknik kata kunci (keyword technique). •metode lokus. •encoding fenomena spesifik. •organisasi materi teks. •External visual aids, contoh: organisasi catatan kuliah, merekam •praktek dan latihan


Download ppt "Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga MATERI 5: LONG TERM MEMORY"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google