Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KOMUNIKASI INTERNASIONAL LITERATUR • L. John Martin & Ray Eldon Hiebert. 1990. Current Issues in International Communication. Longman.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KOMUNIKASI INTERNASIONAL LITERATUR • L. John Martin & Ray Eldon Hiebert. 1990. Current Issues in International Communication. Longman."— Transcript presentasi:

1 KOMUNIKASI INTERNASIONAL

2 LITERATUR • L. John Martin & Ray Eldon Hiebert Current Issues in International Communication. Longman : New York •, • Dedy Djamaluddin Malik, Jalaluddin Rakhmat, Mohammad Soelhi ( editor) Komunikasi Internasional. Remaja Rosdakarya : Bandung. • • William D. Coplin Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis. (edisi Indonesia ). Sinar Baru : Bandung

3 KOMUNIKASI INTERNASIONAL • “ Komunikasi yang dilakukan antara komunikator yang mewakili suatu negara untuk menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan berbagai kepentingan negaranya kepada komunikan yang mewakili negara lain dengan tujuan untuk memperoleh dukungan yang lebih luas.”

4 FUNGSI KOM INT: 1. Mendinamisasikan hubungan internasional yang dijalin antara dua negara atau lebih. 2. Membantu mencapai tujuan hubungan internasional dan meningkatkan capaian- capaian yang dikehendaki.

5 PERSPEKTIF KOM INT • PERSPEKTIF DIPLOMATIK • PERSPEKTIF JURNALISTIK • PERSPEKTIF PROPAGANDISTIK

6 PERSPEKTIF DIPLOMATIK • Dilakukan secara interpersonal atau kelompok kecil antara pejabat tinggi negara( menlu, kadin..) • Digunakan untuk memperluas pengaruh. • Mengatasi ketidaksepakatan ( batas wilayah, kuota haji) • Mengatasi salah pengertian atau pertentangan dalam masalah tujuan dan kepentingan setiap negara. • Memperteguh keyakinan dan menghindari konflik.( bentuk negara  Islam – sekuler. • Dilakukan dalam bentuk konferensi pers, pertemuan politik, jamuan makan, dsb.

7 PERSPEKTIF JURNALISTIK • Dilakukan melalui saluran media massa cetak dan elektronik : press release, reportase, artikel • Arus informasi yang bebas dan terbuka dari negara maju melalui media massa dinilai lebih merugikan negara berkembang • Komunikasi yang cenderung satu arah dijadikan alat kontrol bagi negara maju terhadap kekuatan sosial politik negara berkembang • Negara berkembang menghendaki new information order.

8 PERSPEKTIK PROPAGANDISTIK • Ditujukan untuk menanamkan gagasan ke dalam benak negara lain agar dapat mempengaruhi pemikiran, perasaan, serta tindakan : lewat buku, film, pameran, diskusi. ( Balibo Five?) • Memperoleh penguatan dan perluasan dukungan rakyat dan negara sahabat: againts terrorism, drugs, communism • Mempertajam dan mengubah sikap dan cara pandang terhadap kebijakan luar negeri • Pelemahan dan peruntuhan pemerintahan asing.

9 FACTORS INFLUENCING INTERNATIONAL NEWS FLOW • Distance • Cultural affinity • Population • Trade • Gross National Product • Eliteness

10 DISTANCE ( JARAK ) • Jarak fisik antar negara berkaitan dengan volume arus informasi dari dan ke negara • Beberapa hasil studi: • MacLean and Pinna: “News interest declined with distance” • Hieks and Gordon, studi tentang surat kabar di Israel dan USA :” Other factors, ethnocentrism and elitism were more important” • Kariel and Rosenvall, studi di Canada: “No substansial relationships existed between news flow and physical distance; but when news flow from the US to Canada were analyzed, some cross-border affinities were present”.

11 CULTURAL AFFINITY (KETERIKATAN BUDAYA) • Hasil studi Ostgaard tentang identifikasi news flow factors: “Things or issues with which those handling and those receiving the news are most familiar, finds its way through the news channels more easily than news concerning unfamiliar persons, things or issues”. • Kariel and Rosevall found a significant relationship between cultural affinity and the amount of news from the country with which there is the affinity; that is, French-language newspapers favor news from French- culture countries and English-language newspapers favor news from the United Kingdom.

12 POPULATION ( JUMLAH PENDUDUK) • Berita media massa senantiasa berkaitan dengan manusia dan aktivitasnya. Oleh karenanya volume informasi yang ada di suatu negara dipengaruhi oleh jumlah penduduknya. • Studi Rosengren and Rikardsoon tentang berita Timur Tengah di surat kabar Swedia “Trade seems to be more important than population as a determinant of the news flow” • Studi lain tentang arus berita dari USA ke Canada: “ A positive relationship does exist between news volume and the population size of the state of news origin”

13 TRADE ( PERDAGANGAN ) • Jumlah atau transaksi perdagangan antar bangsa sering dipakai sebagai salah satu faktor untuk menjelaskan arus berita internasional. • Rosengren and Rikardsson: “ Incorporated Swedish import trade figures was an important predictor; and in a study of Copenhagen newspapers, found a correlation between amount of news and export-import figures”.

14 GROSS NATIONAL PRODUCT • Pendapatan nasional suatu negara merupakan faktor yang menentukan arus berita internasional; karena berkaitan dengan kondisi ekonomi dan politik serta tingkat perkembangan teknologi suatu negara. • Ostgaard : “ News flows relate to the relative wealth of nations “.

15 ELITENESS • Galtung and Ruge mendifinisikan elite nations as “ one of the big powers”. • Schramm : “ a group of highly developed countries which are also dominant in world politics”. • Ostgaard : “ high status” and “low status” nations when ranking countries.

16 ARUS BERITA DAN KANTOR BERITA INTERNASIONAL • Aspek penting dari arus berita internasional adalah berfungsinya lebih dari 100 kantor berita nasional, regional, internasional, dan persetujuan pertukaran berita yang ada di dunia. • 5 kantor berita internasional memiliki peran penting dalam arus berita dunia, yaitu Reuters, AP,UPI, AFP, TASS • AP, UPI, AFP, Reuters menjadi sumber dominan berita luar negeri untuk kebanyakan negara di Amerika Utara, Eropa Barat, Asia, Afrika, dan Amerika Latin. • TASS menjadi sumber berita utama kebanyakan negara- negara sosialis di Eropa dan dunia.

17 IMPERIALISME DAN KOLONIALISME BARU OLEH 5 KANTOR BERITA? • Associated Press ( AP )= sebuah koperasi swasta non profit di negara bagian New York melayani 84% surat kabar Amerika • Kantor berita dengan layanan foto, berita audio, olah raga, ekonomi, keuangan, bisnis, perburuhan, pendidikan, dan kejadian aktual • Memiliki tenaga kerja sebanyak orang, wartawan dan fotografer yang tersebar di seluruh dunia. • AP memasok berita ke 112 negara dalam 6 bahasa: Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Belanda, Swedia. • Pelanggannya surat kabar harian dan 6000 stasiun radio dan televisi di Amerika Serikat dan surat kabar, radio, dan televisi di seluruh dunia.

18 • United Press Agency ( UPI ) = mempekerjakan 2000 wartawan tetap di seluruh dunia. • Melayani foto dan berita dunia dalam bahasa Inggris, Spanyol, Portugal. • Layanan berita olah raga internasional, ilmu dan teknologi, layanan data pesanan untuk akses jarak jauh bagi bank dan bisnis • Layanan berita internasional dengan sirkuit video untuk hotel dan bandara dalam bahasa berbeda ke 7000 penerima di 100 negara.

19 • Agence France Press ( AFP ) = kantor berita Perancis, mempekerjakan 870 wartawan di Perancis, 88 jaringan AFP di luar Perancis dan 850 wartawan di 180 negara. • Memiliki jaringan transmisi paralel yang menggunakan teleprinter kabel, teleprinter radio dan satelit dalam 6 bahasa: Perancis, Inggris, Spanyol, Arab, Portugis, dan Jerman. • Memiliki pelanggan di 144 negara, yang terdiri dari pelanggan bank, firma bisnis dan industri, departemen pemerintah, dan pelanggan media.

20 • Reuters = perusahaan publik di London yang merupakan kantor berita tertua dan terbesar di dunia. • Memiliki pelanggan di 79 negara, dan orang wartawan, fotografer, dan juru kamera. • Informasi yang disebarkan Reuters melalui terminal dan teleprinter yang langsung dihubungkan dengan komputer kliennya. • Layanan untuk media pemberitaan meliputi berita olah raga, ekonomi, dan umum, features dan foto berita. Memiliki pusat editing di London, New York, dan Hongkong. • Layanan bertita dalam bahasa: Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Arab, Jepang, Denmark, Norwegia, Belanda, Portugis, Swedia, dan Italia.

21 • Tlegrafnoine Agentsvo Sovotskovo (TASS)= kantor pusat di Moskow, merupakan badan pemerintah di bawah Dewan Menteri. • Memiliki orang wartawan diseluruh Uni Soviet (Rusia?), dan 100 kantor di seluruh dunia. • Memiliki bagian editorial utama untuk berita nasional, berita luar negeri, berita dari negara sosialis, dan berita untuk diedarkan secara internasional. • Layanan dalam 7 bahasa: Rusia, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Arab, Portugis. • Memasok berita untuk 1000 kantor berita, koran, jurnal, radio, televisi di 115 negara.

22 BAGAIMANA DENGAN YANG LAIN? • Xinhua = kantor berita pemerintah RRC berkantor pusat di Beijing, menjadi kantor berita internasional yang melayani negara-negara berkembang. • Deutsche Presse Agentur ( DPA ) di Jerman, dan Kyodo News Agency ( KNA ) di Jepang masih belum mampu bersaing dengan 5 raksasa kantor berita Reuters, AP, UPI, AFP, dan TASS. • Kelima kantor berita dunia tersebut mampu menjadi besar karena faktor-faktor ekonomi, kredibilitas dan keabsahan berita yang disajikan, sistem pers negara tersebut, dan metode pencarian berita yang bersifat tidak resmi.

23 • Terjadi peningkatan kecepatan dan volume informasi, serta perubahan sifat, isi, dan pengaruh informasi internasional. • Liputan peristiwa dan berita politik dari televisi internasional dapat membawa dampak politik terhadap peristiwa itu sendiri. • Propaganda politik menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi internasional. • Liputan tentang olimpiade, perang, selebrities internasional, kudeta politik, sampai terorisme merebut waktu dan ruang dalam media massa internasional.

24 TERORISME DAN MEDIA INTERNASIONAL • Liputan televisi internasional telah menciptakan gambaran kebengisan teroris kedalam jutaan pesawat televisi di seluruh dunia. • Banyak kelompok teroris yang telah menguasai prinsip- prinsip dasar media massa: Organisasi berita dan pengelolaan media. Semakin kasar dan mengerikan aksi teroris, semakin besar pula perhatian yang diterima dalam berita media global. • Prof.Walter Laqueur : “ Media merupakan sahabat kaum teroris. Kaum teroris itu penghibur yang luar biasa saat ini “.

25 TUGAS & DISKUSI • Analisis isi media surat kabar: Kompas dan Suara Merdeka ( 3 hari) : • 1. Asal negara, sumber / kantor berita • 2. Isi : • a. berita/ foto : politik, ekonomi, sosial, budaya • b. hiburan/ foto: musik, film, features • c. iklan • 3. Frekuensi • 4. Positioning: halaman, head line • 5. Bahasan berdasar influencing factors

26 • Presiden SBY gagal memperoleh hadiah Nobel karena 2 minggu sebelum hadiah diumumkan, eksekusi Tibo dilakukan secara terburu-buru. Meskipun Sri Paus Benedictus menghimbau agar ditunda bulan Agustus, hanya karena pidato Paus yang kontroversial. Padahal pada hari Tibo dieksekusi, Uni Eropa secara resmi menulis surat agar dipertimbangkan. Pada saat yang sama, seminggu sebelum pengumuman, Pollycarpus dibebaskan. • Nobel jatuh pada tokoh dunia ketiga Mohamad Yunus, pendiri Grameen Bank Bagladesh. • Apakah ini pertanda kegagalan diplomasi dan komunikasi intelijen di Indonesia? Bagaimana dengan kasus-kasus yang lain dan yang akan datang?

27 • Amrozy, Ali Gufron, dan Imam Samudra telah dieksekusi pada hari Minggu, 9 Nov 2008, jam wib. Sebelumnya pemerintah telah mengumumkan bahwa eksekusi akan dilakukan sebelum bulan puasa. Opini publik yang berkembang, mereka akan dieksekusi pada awal November sesuai dengan pengumuman Kejagung. • Mengapa Trio Pelaku Bom Bali 1 itu baru dieksekusi pada tanggal tersebut?

28 KOMUNIKASI INTERNASIONAL DIPENGARUHI OLEH : • Kebijakan politik luar negeri suatu negara • Pihak-pihak yang mempengaruhi proses pembuatan kebijakan, yaitu: • Birokrat ( bureaucratic influencers ) • Partisan ( partisan influencers ) • Kepentingan ( interest influencers ) • Massa ( mass influencers )

29 BUREAUCRATIC INFLUENCERS (birokrat yang mempengaruhi) • Berbagai individu serta organisasi di dalam lembaga eksekutif yang membantu pengambil keputusan dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan ( menteri, gubernur, KPK, PJTKI ) • Kelompok birokratis sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan karena kelompok itu menyalurkan informasi kepada pengambil keputusan dan melaksanakan kebijakan ( alasan koalisi parpol )

30 Apa Alasan Koalisi…?

31 • Hanya dalam hal-hal tertentu atau dalam situasi dimana pemerintahan tidak stabil, bureaucratic influencers ini menentang keputusan politik dari decision maker ( Krisis ekonomi, politik, kudeta ) • Dalam kondisi yang stabil, kebijakan yang ditentang oleh bureaucratic influencers dibuat secara rahasia oleh dinas-dinas rahasia.( Badan Intelijen : CIA, KGB, M16, BIN, BAIS)

32 PARTISAN INFLUENCERS (partai yang mempengaruhi ) • Bertujuan menerjemahkan tuntutan masyarakat menjadi tuntutan politis kepada pemerintah ( PKS  Palestina, PAN  nasionalisasi BUMN ) PDIP  neolib, korupsi • Sebagai informasi dua arah dan mempengaruhi saluran diantara decision maker dan anggota masyarakat • Selain fokus pada kebijakan dalam negeri, juga mempengaruhi politik luar negeri ( Mengirim delegasi ke LN ) • Kemampuan partisan influencers untuk membentuk politik luar negeri dalam sistem politik demokratis yang stabil agak terbatas.

33 ALASAN KETERBATASAN PARTISAN INFLUENCERS: • Kecenderungan partisan influencers untuk lebih memperhatikan politik dalam negeri ketimbang politik luar negeri ( BBM & BLT, korupsi Vs Nuklir Korut & Global warming) • Lembaga eksekutif sering menggunakan kriteria keamanan nasional untuk membahas perdebatan serta opisisi dalam politik luar negeri • Kompleksitas isu politik luar negeri kerapkali menuntut keahlian tertentu yang tak bisa didapat oleh para legislator yang sibuk, seleb, snob  jarang veto atau menolak kebijakan menteri luar negeri • Bidang imigrasi, bea cukai, tenaga kerja, bantuan luar negeri sering mendapat perhatian partisan influencers.

34 INTEREST IFLUENCERS (kepentingan yang mempengaruhi) • Sekelompok orang yang bergabung bersama melalui serangkaian kepentingan yang sama, tetapi belum cukup terakomodasi dalam partai politik • Kelompok bersifat ekonomis dan non ekonomis atas dasar ikatan etnis, agama, geografis ( Kadin, MUI, FPI, NU, PMTSI, WALUBI, PHDI, kasus Manohara, Budha’s Bar, Ahmadiyah, ikatan2 kedaerahan) • Kelompok itu kadang memiliki sumber finansial yang besar, mampu mempengaruhi partisan influencers.

35 • Misal : kelompok Zionis berperan dalam mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat terhadap Israel melalui pemberian dana kepada beberapa pemimpin partai. Indonesia ? • Teknik lain : membiayai kampanye, penulisan artikel ditujukan pada partisan dan bureaucratic influencers.

36 MASS INFLUENCERS ( massa yang mempengaruhi ) • Mengacu kepada opini publik yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan politik luar negeri • Dampak sikap mass influencers bagi decision maker luar negeri bergantung pada sistem politiknya.

37 MASS INFLUENCERS SISTEM TERTUTUP • Dalam sistem politik tertutup, sikap masyarakat dan opini yang mendukung kebijakan luar negeri disampaikan lewat surat kabar, radio, dan televisi, serta dipengaruhi oleh pro rezim. • Media massa biasanya dikontrol pemerintah pusat dan kebebasan berpendapat dibatasi lewat sensor, sehingga sikap kebencian dan opini publik terhadap negara lain atau harapan perdamaian bisa dimanipulasi.

38 MASS INFLUENCERS SISTEM TERBUKA • Iklim opini bebas dari manipulasi decision maker • Meski decision maker berusaha “menata” berita dengan cara menyembunyikan informasi tertentu, akan diimbangi dengan peran media massa dan sumber informasi lain ( internet): tragedi WTC, kasus David`Wijaya, kasus Wikileaks, Obama Security ) • Para pejabat memanfaatkan opini publik untuk merasionalisasikan tindakan politik luar negeri • Mass influencers memainkan peran penting dalam menciptakan alam perseptual bagi decision maker.

39 CITRA POLICY INFLUENCERS • Citra menentukan cara seseorang memandang dunia • Citra digunakan untuk mengorientasikan decision maker dalam menangani lingkungan internasional • Bureaucratic dan interest influencers dalam sistem politik terbuka dan tertutup sama-sama memiliki citra yang lingkupnya terbatas, terfragmentasi, dan terspesialisasi.

40 “CONTOH KASUS PERANG TELUK” • Pemimpin Amerika Serikat cenderung memandang konflik itu menurut posisi kekuatan militer mereka di Timur Tengah. • Departemen luar negeri lebih mengikuti kebijakan yang tidak akan membuat negara-negara Arab marah, dan membiarkan Israel tetap utuh. • Departemen perdagangan menaruh perhatian kepada dampak krisis itu pada perdagangan dunia. • Interest influencers yang bergerak dalam industri perminyakan memperhatikan dampak perang terhadap produksi dan distribusi minyak Timur Tengah.

41 CITRA PARTISAN INFLUENCERS • Cenderung memiliki citra yang lebih luas tentang hubungan internasional dibanding bureaucratic dan interest influencers, karena fungsi agregasi kepentingan • Cenderung memandang lingkungan internasional menurut posisi mereka vis-à-vis rezim yang memerintah • Partisan influencers yang sedang berkuasa biasanya mencari pembenaran kebijakan luar negeri, namun apabila tidak berkuasa, mereka berusaha mendeskreditkan. ( Partai Demokrat vs Partai Opisisi soal bantuan LN / ADB – Kwik cs) • Pilihan Boedijono sebagai cawapres SBY undang reaksi lawan politik.

42 CITRA MASS INFLUENCERS • Memiliki predisposisi tertentu dalam membentuk citra internasional, karena kepentingan sekunder dalam pergaulan dunia • Cenderung menyimpan informasi internasional, karena terbatasnya waktu dan minat untuk mempelajari hubungan internasional • Memperoleh informasi internasional lewat sumber kedua atau ketiga, tidak terlibat langsung seperti bureaucratic influencers.

43 BIDANG ISU INTERNASIONAL • KEAMANAN NASIONAL • KEPENTINGAN EKONOMI • KEPENTINGAN IDEOLOGIS DAN HISTORIS • MASALAH PROSEDURAL, BAGAIMANA MENGUPAYAKAN TUJUAN POLITIK LUAR NEGERI.

44 TUGAS INDIVIDUAL : • N.I.M Ganjil = Isu 1, 3, 5, 7 ; NIM Genap= Isu 2,4,6 • 1. ISU I : Jepang, Korea selatan, korea utara • 2. ISU II: Jerman, Inggris, Prancis • 3. ISU III: Australia • 4. ISU IV: Amerika Serikat • 5. ISU V : Malaysia, Singapura, Thailand • 6. ISU VI : Iran, Irak, Mesir, Israel, Yaman, ( TimTeng) • 7. ISU VII: Rusia, Cina ( Blok Komunis) Tugas: a. Kebijakan luar negeri negara tersebut b. Konstruksi Media atas kebijakan luar negeri c. Analisis / Pembahasan dikaitkan dengan kebijakan luar negeri Indonesia ( Peran Influencers )

45 KEAMANAN NASIONAL • Merupakan bidang isu yang sangat penting bagi kebanyakan policy influencers, kecuali partisan influencers yang revolusioner • Policy influencers cenderung memandang dunia secara berbeda, dan oleh sebab itu, mereka tidak sepakat terhadap kebijakan khusus yang dirancang untuk meningkatkan keamanan nasional • Bisa menghentikan pertentangan diantara policy influencers, bisa juga menjadi sumber kerawanan. • Contoh: kampanye capres AS. Statement G.W. Bush : “Let’s war on terrorism”

46 KEPENTINGAN EKONOMI • Sering terjadi perbedaan pendekatan antara kaum nasionalis dan partikularis • Konflik sering muncul diantara influencers yang mendukung kebijakan ekonomi, seperti perdagangan bebas, dengan orang-orang yang mendukung kebijakan tarif yang protektif. Misal: produsen arloji AS meminta perlindungan dari persaingan luar negeri untuk melindungi para tenaga kerja. • Kasus Indonesia : Sektor riil Vs ekonomi makro/ moneter( Pengangguran / sepatu cibaduyut Vs pajak / investasi)

47 KEPENTINGAN EKONOMI INFLUENCERS: • Bureaucratic dan mass influencers merupakan pendukung kebijakan ekonomi luar negeri yang menguntungkan seluruh masyarakat • Partisan dan interest influencers memilih kebijakan ekonomi yang menguntungkan mereka sendiri ketimbang seluruh bangsa. Mereka berusaha melindungi para buruh, lapangan kerja, pasar, serta kebijakan yang proteksionis.

48 KEPENTINGAN HISTORIS DAN IDEOLOGIS • Meliputi perselisihan teritorial, kebijakan persahabatan atau permusuhan dengan negara lain • Masing-masing policy influencers dalam menekan kebijakan luar negeri didasarkan atas ikatan historis, kesan emosional, ekonomis, dan ideologis • Misal : Cina – Rusia; Cina – Taiwan; Indonesia – Jepang; Arab – Israel; Indonesia – Malaysia

49 MASALAH PROSEDURAL • Menyangkut cara penyampaian tujuan politik luar negeri. Misalnya: tuntutan terhadap politik luar negeri yang lebih bersifat damai atau lebih agresif • Bukan upaya tuntutan terhadap sasaran politik luar negeri, tetapi terkait penggunaan alat-alat tertentu • Media massa sering digunakan untuk memperoleh dukungan • Misal: statement SBY dan opini publik tentang Alutsista dan sikap politik yang lebih agresif terhadap Malaysia.

50 SETTING INTERAKSI DAN KOMUNIKASI INTERNASIONAL • Negara berinteraksi dan berkomunikasi menurut dimensi waktu dan ruang yang dibentuk oleh faktor-faktor geografi dan citra pengalaman masa lalu • Setting ekologis berkaitan dengan kondisi fisik, biologis, distribusi sumber daya manusia, sumber daya alam, kemampuan ekonomi, militer, dan teknologi • Semuanya berpengaruh terhadap cara negara- negara berurusan satu sama lain, cara berperilaku.

51 • Sumber daya alam, seperti batu bara, baja, dan minyak berpengaruh terhadap setting interaksi, termasuk kemampuan ekonomi dan militer. Satu alasan mengapa USA menjalin hubungan internasional secara intens dengan negara- negara Asia dan Timur Tengah? • Perubahan teknologi tertentu membuat kekuatan udara lebih penting dari penguasaan laut. Mengapa?

52 SETTING PROSES TAWAR MENAWAR INTERNASIONAL • Interaksi tawar menawar memerlukan strategi komunikasi internasional yang sangat berbeda dengan tawar menawar dalam pasar domestik • Proses tawar menawar biasanya diawali dengan tahapan sebelum tawar menawar ( pre bargaining )

53 • Contoh pre bargaining antara negara A dengan negara B : • Negara A : “ Maukah anda menggeser posisi kapal perang keluar wilayah perairan kami ?” • “ Bersediakah anda memulangkan warga negara kami yang terlibat kriminal di negara anda?” • Jika negara B menurut, maka tawar menawar diantara keduanya tidak terjadi. Tetapi bila B menunjukkan ketidaksediaan menuruti permintaan itu, maka proses tawar menawar dimulai.

54 TAWAR MENAWAR INTERNASIONAL • Dalam interaksi antar negara, lembaga-lembaga ekonomi, sosial, dan hukum lemah ( HIPMI, LBH, PARFI) • Aktivitas tawar menawar tidak secara jelas diidentifikasi oleh konvensi hukum dan sosial • Karakteristik utama proses tawar menawar internasional adalah tidak adanya lembaga umum yang turut campur • Tindakan-tindakan Dewan Keamanan PBB untuk menetapkan syarat-syarat dalam tawar menawar antar negara jarang dilakukan, karena organisasi ini tidak bisa memperoleh kesepakatan diantara anggota tetapnya. ( Rudal Korut  DK PBB ? )

55 • Majelis Umum PBB dan organisasi regional ( ASEAN ) juga tidak bisa campur tangan tanpa persetujuan pihak- pihak, karena tindakan mereka tidak memiliki kewenangan yang mengikat terhadap negara-negara itu (binding authority ) • Majelis Umum PBB tidak merupakan hukum, sehingga tawar menawar tentang sesuatu sangat sedikit kaitannya dengan hasil akhir proses tawar menawar itu • Organisasi antar pemerintah hanya bisa campur tangan dalam tawar menawar antar negara apabila kedua pihak menyetujuinya. Misal, negara G7 soal defisit perdangan AS - Jepang

56 CARA DAN TEKNIK TAWAR MENAWAR 1. KOMUNIKASI 2. JANJI 3. ANCAMAN 4. DUKUNGAN / KEBAIKAN 5. KEKERASAN

57 KOMUNIKASI • Pada level publik, komunikasi negara A dengan Majelis Umum PBB sebenarnya bisa dimaksudkan untuk mempengaruhi perilaku negara B beserta sekutunya • Pada level privat, banyak organisasi antar pemerintah yang memberikan kesempatan kepada para pejabat negara untuk melakukan diskusi-diskusi informal tanpa diumumkan. (DPR, Deplu, DUBES, KONJEN )

58 • Sekjen PBB sering memainkan peran dalam menengahi pertikaian dengan mengadakan saluran komunikasi langsung antara kedua negara yang sedang tawar menawar. • Negara ketiga bisa bertindak sebagai saluran komunikasi yang menengahi, atau bisa mengancam akan menentang negara yang pertama menggunakan kekerasan • Kunjungan dan komunikasi kenegaraan oleh seorang pejabat tinggi kadang bisa meningkatkan popularitas rezim negara tuan rumah. Mengapa? ( SBY ke Korsel; Pangeran Charles ke Indonesia jelang eksekusi Amrozy, Kunjungan Obama ke Indonesia tertunda. Mengapa?)

59 JANJI • Jika politik merupakan seni mengambil kompromi, maka janji merupakan jalan menuju kompromi • Dalam sistem politik domestik, ada suatu lingkungan yang stabil untuk memberikan dan menepati janji. Sistem hukum menciptakan dan melaksanakan kondisi untuk bermacam kontrak ; individu yang melanggar perjanjian kontrak akan mendapat hukuman dari sistem.

60 SETTING INTERNASIONAL JANJI • Setting internasional tidak memberikan lingkungan yang stabil untuk janji-janji • Perjanjian internasional ( treaty ) mirip dengan kontrak dalam menyatakan janji secara hukum mengikat. Namun hukum yang tidak efektif membuat perjanjian tidak bisa dilaksanakan, terutama perjanjian yang dibuat dalam tawar menawar politik • Janji yang dibuat dalam suatu perjanjian hanya mengikat selama masih bisa diterima oleh negara- negara yang membuat janji tersebut • Asas reciprocity and honesty menjadi sangat penting dalam perjanjian internasional.

61 JANJI DIAM-DIAM • Janji tidak selamanya diberikan dan dibuat melalui negosiasi atau pembahasan yang eksplisit. Mengapa? • Alasannya, jika janji yang dibuat secara diam-diam tidak diterima oleh negara sasaran, penolakannya juga bisa dibuat secara diam-diam, sehingga negara yang membuat janji tidak diremehkan secara terbuka • Dengan mengkomunikasikan janji secara diam-diam, negara yang mengambil prakarsa bisa meninggalkan “cek kosong” bagi negara sasaran. Misal: janji bantuan ekonomi, perdagangan, investasi, bantuan militer defensif/ ofensif.

62 ANCAMAN • Ancaman sangat mirip dengan janji-janji dalam proses tawar menawar internasional, karena ancaman harus kredibel dan harus mempengaruhi nilai- nilai negara sasaran • Ancaman kekerasan lebih murah daripada penggunaan kekerasan, karena ancaman menyangkut komunikasi, bukan koersi.

63 BENTUK ANCAMAN • PENANGKALAN ( deterrence ): • Misal negara A mengancam negara B: “Jika anda melakukan X, saya akan melakukan Y”. Negara A hanya akan mewujudkan ancaman itu apabila negara B melakukan tindakan “X”.

64 • PEMAKSAAN (compel lance ) • Misal negara A mengancam negara B: “Jika anda tidak berhenti melakukan X, saya akan melakukan Y” • Negara B harus benar-benar mengubah kebijakannya saat itu agar terhindar dari pemaksaan ancaman.

65 PEMBERIAN DUKUNGAN / KEBAIKAN • Pemberian dukungan secara simultan atau quid pro quo ( satu balas satu ) banyak ditemukan dalam perjanjian • Bantuan tenaga ahli strategi perang dari negara A, dibalas dengan pembelian produk persenjataan oleh negara B

66 • Bila pemberian berjalan simultan, para pemimpin serta policy influencers negara sasaran akan meningkatkan itikad baiknya kepada negara pemberi kebaikan. Misal, proses hukum terhadap oknum aparat polisi Malaysia yang memukul wasit karate Indonesia, dibalas dengan diijinkannya atlet bulu tangkis Malaysia ikut dalam turnamen Surabaya Open • Sedangkan negara yang memberi kebaikan bisa bereaksi negatif bila negara sasaran tidak memberi respons positif.

67 DAMPAK PEMBERIAN KEBAIKAN 1. Perubahan struktural di negara sasaran. Bantuan ekonomi dan militer negara maju kepada negara miskin dan berkembang, bukan hanya untuk mendapat konsesi negara penerima, tetapi juga untuk memperkuat ekonomi dan militer negara penerima untuk jadi satelitnya. 2. Semakin bergantungnya negara penerima kepada negara pemberi. Negara-negara maju semakin terbuka peluang investasinya pada negara miskin dan berkembang. 3. Negara yang tidak mampu memberikan sumber daya ekonomi kepada negara pemberi kebaikan akan membalasnya dengan dukungan suara di PBB atau KTT atas kebijakan luar negeri negara pemberi.

68 PENGGUNAAN KEKERASAN 1. Satu cara untuk mengkomunikasikan posisi tawar menawar 2. Cara untuk mengubah situasi yang berlaku secara radikal dengan memberi fait accompli 3. Alat untuk memberi hukuman dengan tujuan mengubah manfaat tawar menawar 4. Alat untuk menghancurkan kemampuan ekonomi dan militer musuh.

69 KEKERASAN SEBAGAI KOMUNIKASI • Kekerasan terbatas bisa digunakan sebagai komunikasi posisi tawar menawar • Misal : serangan terhadap pangkalan minyak • Penyerangan terhadap warga negara tertentu disuatu negara • Pembajakan pesawat komersial

70 KEKERASAN SEBAGAI FAIT ACCOMPLI • Taktik yang digunakan untuk mencapai sasaran yang terbatas, khususnya untuk menguasai wilayah yang relatif kecil • Merupakan serangan tanpa diumumkan, dengan harapan musuh tidak bersiaga • Bukan merupakan akhir dari proses tawar menawar ; hanya sebagai teknik untuk mengubah posisi tawar menawar kedua pihak. Anggota DPR RI merasa Malaysia melakukan fait accompli dalam kasus rekruitment WNI sebagai Askar Wataniah

71 KEKERASAN UNTUK MEMBERI HUKUMAN • Usaha untuk memberi hukuman terhadap negara yang tidak bisa dibujuk dengan cara lain untuk menuruti keinginan negara penyerang • Bisa digunakan untuk memperoleh suatu wilayah atau untuk memperthankan diri terhadap serangan negara lain • Apabila kedua pihak bermusuhan, kerusakan terhadap satu sama lain menjadi faktor dalam menentukan pihak mana yang akan lebih dulu mengikuti pihak lain.

72 KEKERASAN UNTUK EKONOMI DAN MILITER • Penggunaan kekerasan ditujukan untuk menghancurkan kemampuan ekonomi dan militer musuh • Strategi ini digunakan untuk mengurangi kemampuan negara sasaran untuk mempertahankan dirinya atau untuk menyerang • Sasaran kekerasan bisa berupa sarana vital, seperti pangkalan militer, pembangkit listrik, sarana telekomunikasi, pengolahan minyak, bandar udara, sumber-sumber dukungan logistik • Kekerasan ekonomi militer bisa dilakukan dengan perang konvensional, subversif, dan nuklir.

73 PERANG KONVENSIONAL SEBAGAI KOMUNIKASI INTERNASIONAL • Perang konvensional menggunakan kemampuan angkatan darat, laut, dan udara untuk menghancurkan musuh sebanyak mungkin • Sasaran bisa sektor sipil maupun militer • Perang konvensional dibatasi oleh kemampuan militer, dan bisa dilakukan lewat kesepakatan politik secara diam-diam.

74 PERANG SUBVERSIF • Digunakan bila memiliki kelemahan militer atau kondisi lainnya sehingga perang konvensional sulit dilakukan • Menguntungkan negara yang militernya lebih lemah, karena meminimalkan kemungkinan terjadinya konfrontasi militer secara terbuka • Diperlukan kemampuan komunikasi intelijen untuk melakukan dan menangkal perang subversif

75 • Digunakan juga oleh negara besar yang karena alasan tertentu tidak menginginkan perang terbuka • Paling sering digunakan oleh kelompok militer di dalam negara yang berusaha menggulingkan rezim pemerintah. Misal: Mayor Alfredo di Timor Leste, Kol.Honasan di Filipina • Hasilnya lambat, tetapi relatif efektif; tergantung pada kesetiaan dan ketahanan yang berjuang serta dukungan logistik dari dalam dan luar negeri.

76 PERANG NUKLIR • Merupakan teknik untuk memberi hukuman berat dalam waktu yang sangat singkat, karena peningkatan daya hancur militer yang sangat besar. Daya hancur wilayah yang luas. • Efek sekundernya menghancurkan kehidupan manusia melalui radiasi, sehingga merupakan ancaman kekerasan yang serius bagi umat manusia. • Perang nuklir telah mengubah peran kekerasan sebagai alat tawar menawar yang efektif.

77 TERIMA KASIH


Download ppt "KOMUNIKASI INTERNASIONAL LITERATUR • L. John Martin & Ray Eldon Hiebert. 1990. Current Issues in International Communication. Longman."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google