Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh Agnes Sri Widyananti (108612035 ) Margaretha Ruddyani(108612027) Widya Dwiyanti (108612014)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh Agnes Sri Widyananti (108612035 ) Margaretha Ruddyani(108612027) Widya Dwiyanti (108612014)"— Transcript presentasi:

1 oleh Agnes Sri Widyananti ( ) Margaretha Ruddyani( ) Widya Dwiyanti ( )

2 KOMPETENSI MATEMATIS  Kompetensi adalah kemampuan dasar yang ditunjukkan oleh para siswa yang meliputi: pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang ditunjukkan dalam kebiasaan berpikir.  Kompetensi matematika adalah kemampuan dasar siswa yang diharapkan dapat ditunjukkan dan diukur melalui kegiatan pembelajaran matematika

3 Kompetensi Matematis yang dibahas :  Koneksi  Komunikasi  Pemecahan Masalah  Pendidikan Karakter.

4 Koneksi matematis  Siswa yang mempunyai kompetensi matematis koneksi, mempunyai kemampuan untuk:  Mencari hubungan berbagai representasi konsep dan prosedur, memahami hubungan antar topik matematika, menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari hari  Memahami representasi ekuivalen suatu konsep  Mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain dalam representasi yang ekuivalen dan dapat menerapkan hubungan antar topik matematika dan antara topik matematika dengan topik di luar matematika

5 Contoh Soal Koneksi Matematis:  Bumi hampir menyerupai bola dengan jari-jari km. Jika 70% permukaan bumi merupakan lautan, hitunglah luas daratan sampai km 2 terdekat.  Kedalam sebuah tabung berisi air dengan jari jari 9 cm dimasukkan tiga buah bola dari logam dengan jari jari 5 cm. Jika tinggi air 17 cm berapakah kenaikan tinggi air

6 Komunikasi Matematis ( Mathematical Communication) Siswa yang mempunyai kompetensi matematis komunikasi,mempunyai kemampuan untuk:  Mencari hubungan berbagai representasi konsep dan prosedur, memahami hubungan antar topik matematika  Menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari hari,  Memahami representasi ekuivalen suatu konsep,  Mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain dalam representasi yang ekuivalen dan dapat menerapkan hubungan antar topik matematika dan antara topik matematika dengan topik di luar matematika.

7 Soal Komunikasi Matematis  Pak Anton naik mobil dari kota A menuju kota B. Berangkat pada pukul dengan kecepatan rata rata 60 km/jam. BU Tina berangkat pukul juga tetapi berangkat dari kota B dengan kecepatan rata rata 40 km/jam. Jika jarak kota A ke kota B adalah 350 km, pada jam berapakah pak Anton dan bu Tina bertemu ? Ditempat manakah mereka bertemu?  Sebuah kelompok seni di SMP Bintang membuat bingkai foto dengan ukuran panjang 250 mm dan lebar 200 mm. Untuk memastikan bahwa bingkai foto itu berbentuk persegi panjang mereka mengukur kedua diagonalnya sampai satuan milimeter terdekat, yaitu 320 mm. Apakah bingkai itu

8 Pemecahan Masalah  Sebuah soal pemecahan masalah biasanya memuat suatu situasi yang dapat mendorong seseorang untuk menyelesaikannya akan tetapi tidak secara langsung tahu caranya.  Adanya pengaruh teori belajar kognitif maka terjadi perubahan pandangan bahwa makna pemecahan masalah mengarah pada aktifitas mental bersifat kompleks meliputi proses berpikir tingkat tinggi seperti proses visualisasi, asosiasi, abstraksi, manipulasi, penalaran, analisis, sintesis dan generalisasi yang masing masing perlu dikelola secara terorganisasi.

9 Soal Pemecahan masalah:  Jika 1 dime sama dengan 10 penni dan 1 nickel sama dengan 5 penni, ada berapa cara untuk memperoleh 25 penni dari tiga jenis pecahan uang tersebut?

10 Soal Pemecahan Masalah:  Ketika Razi memeperhatikan tumpukan wadah sampah plastik disebuah supermarket, ia merasa terpana dan dalam waktu yang cukup lama ia memperhatikan tumpukan itu. Bahkan ia terpesona melihat keindahan dari tumpukan wadah sampah tersebut. Mula mula ia melihat bahwa satu keranjang sampah tingginya 32 cm. Kemudian ia ukur tumpukan kedua ternyata mempunyai selisih 9 cm, jadi tinggi tumpukan 2 wadah sampah adalah 41 cm, dan seterusnya tunggi tumpukan 3 wadah sampah plastik yang sama adalah 50 cm. Berapakah tinggi tumpukan 10 wadah sampah ? Sampai tumpukan ke berapa wadah sampah yang mungkin agar tumpukan wadah sampah itu aman tidak jatuh?

11 Pendidikan karakter  Siswa atau remaja yang berkarakter atau mempunyai kecerdasan emosi tinggi akan terhindar dari masalah- masalah umum yang dihadapi oleh remaja seperti kenakalan, tawuran, narkoba, miras, perilaku seks bebas, dan sebagainya. Pendidikan karakter di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Kalau seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya. Pendidikan karakter atau budi pekerti plus adalah suatu yang urgent untuk dilakukan. Kalau kita peduli untuk meningkatkan mutu lulusan SD, SMP dan SMU, maka tanpa pendidikan karakter adalah usaha yang sia-sia.

12 Pemecahan Masalah:  Kami ingin mengutip kata-kata bijak dari pemikir besar dunia. Mahatma Gandhi memperingatkan tentang salah satu tujuh dosa fatal, yaitu “education without character”(pendidikan tanpa karakter). Dr. Martin Luther King juga pernah berkata: “Intelligence plus character….that is the goal of true education” (Kecerdasan plus karakter….itu adalah tujuan akhir dari pendidikan sebenarnya). Juga Theodore Roosevelt yang mengatakan: “To educate a person in mind and not in morals is to educate a menace to society” (Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman mara-bahaya kepada masyarakat).

13 Daftar Pustaka:  Sumarmo,U. (2002). Alternatif Pembelajaran matematika dalam Menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Makalah disajikan pada Seminar Tingkat nasional FPMIPA UPI Bandung: Tidak diterbitkan.  Sumarmo,U. (2010). Berpikir dan Disposisi Matematik. Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan. FPMIPA UPI Bandung: Tidak diterbitkan.  Ruseffendi,ET.(1988). Pengantar kepada Memantu Guru. Mengembangkan potesinys dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung:Tarsito  Benny Yong, Liem Chin, Taufik Limansyah (2010) Pembelajaran matematika dalam Menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi.  Bahan ajar PLPG,Panitia Pelaksana Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Rayon 10 Jawa barat(2010),UPI Bandung


Download ppt "Oleh Agnes Sri Widyananti (108612035 ) Margaretha Ruddyani(108612027) Widya Dwiyanti (108612014)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google