Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Jakarta, 2013 Bidang SMK DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Jakarta, 2013 Bidang SMK DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI."— Transcript presentasi:

1 UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Jakarta, 2013 Bidang SMK DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA

2 2 NoHari dan TanggalJamMata pelajaran 1. UN: Senin, 15 April – 09.30Bahasa Indonesia UN Susulan: Senin, 22 April UN: Selasa, 16 April – 09.30Bahasa Inggris UN Susulan: Selasa, 23 April UN: Rabu, 17 April – 09.30Matematika UN Susulan: Rabu, 24 April UN: Kamis, 18 April – 10.00Teori Kejuruan UN Susulan: Kamis, 25 April 2013 JADWAL SMK 2

3 1.Kode Provinsi yang dipakai adalah kode provinsi yang selama ini dipakai. 2.Kode Kota/Kabupaten tetap seperti kode UN 2011/2012 dan sama untuk Ujian Nasional SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Paket A, Paket B, dan Paket C. 3.Kode Sekolah harus sama dengan kode sekolah yang dipakai pada UN 2011/2012, kecuali ada pemekaran, dapat dikode ulang. 4.Khusus SMK program 4 tahun, menggunakan 2 kode sekolah, kode diatas 900, untuk siswa yang diharapkan lulus tahun berikutnya (2014), kode yang lama dipakai untuk siswa yang diharapkan lulus tahun ini (2013). 5.Sekolah di lingkungan Kemdikbud HARUS mempunyai NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) yang diterbitkan oleh PDSP. 6.NISN wajib dientrykan jika sudah memiliki. 1.Kode Provinsi yang dipakai adalah kode provinsi yang selama ini dipakai. 2.Kode Kota/Kabupaten tetap seperti kode UN 2011/2012 dan sama untuk Ujian Nasional SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Paket A, Paket B, dan Paket C. 3.Kode Sekolah harus sama dengan kode sekolah yang dipakai pada UN 2011/2012, kecuali ada pemekaran, dapat dikode ulang. 4.Khusus SMK program 4 tahun, menggunakan 2 kode sekolah, kode diatas 900, untuk siswa yang diharapkan lulus tahun berikutnya (2014), kode yang lama dipakai untuk siswa yang diharapkan lulus tahun ini (2013). 5.Sekolah di lingkungan Kemdikbud HARUS mempunyai NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) yang diterbitkan oleh PDSP. 6.NISN wajib dientrykan jika sudah memiliki. STANDARISASI KODE

4  Nomor Peserta UN yang lengkap adalah 14 digit, A-BB-CC-XX-YYY-ZZZ-G, yaitu :  Digit 1 (A): Kode Jenjang Pendidikan (1=SD/MI ; 2=SMP/MTS ; 3=SMA/MA ; 4=SMK ; A=Paket A ; B=Paket B; C=Paket C ; D=Paket C SMK  Digit 2-3 (BB): Tahun Ujian  Digit 4-5 (CC): Kode Provinsi  Digit 6-7 (XX): Kode Kota/Kab  Digit 8-10 (YYY): Kode Sekolah  Digit (ZZZ): Nomor Urut Peserta di Sekolah  Digit 14 (G) : Cek Digit  Dalam proses pendataan sampai dengan pemindaian, nomor yg dipakai hanya 9 digit (XX-YYY-ZZZ-G).  Dalam Pencetakan DKHUN, SKHUN dan penulisan ijasah, yang dipakai nomor lengkap 14 digit.  Nomor Peserta UN yang lengkap adalah 14 digit, A-BB-CC-XX-YYY-ZZZ-G, yaitu :  Digit 1 (A): Kode Jenjang Pendidikan (1=SD/MI ; 2=SMP/MTS ; 3=SMA/MA ; 4=SMK ; A=Paket A ; B=Paket B; C=Paket C ; D=Paket C SMK  Digit 2-3 (BB): Tahun Ujian  Digit 4-5 (CC): Kode Provinsi  Digit 6-7 (XX): Kode Kota/Kab  Digit 8-10 (YYY): Kode Sekolah  Digit (ZZZ): Nomor Urut Peserta di Sekolah  Digit 14 (G) : Cek Digit  Dalam proses pendataan sampai dengan pemindaian, nomor yg dipakai hanya 9 digit (XX-YYY-ZZZ-G).  Dalam Pencetakan DKHUN, SKHUN dan penulisan ijasah, yang dipakai nomor lengkap 14 digit. NOMOR PESERTA UN

5 • PENGATURAN RUANG UJIAN NASIONAL

6 Ruang Ujian Nasional  Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut: 1.ruang ujian yang digunakan aman dan layak untuk pelaksanaan UN; 2.setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 2 (dua) meja untuk dua orang pengawas UN; 3.setiap meja dalam ruang ujian diberi nomor peserta UN; 4.setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI” 5.setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN dengan disertai foto peserta ditempel di pintu masuk ruang ujian;  Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut: 1.ruang ujian yang digunakan aman dan layak untuk pelaksanaan UN; 2.setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 2 (dua) meja untuk dua orang pengawas UN; 3.setiap meja dalam ruang ujian diberi nomor peserta UN; 4.setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI” 5.setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN dengan disertai foto peserta ditempel di pintu masuk ruang ujian;

7 lanjutan 6.setiap ruang UN disediakan lak/segel untuk amplop LJUN; 7.gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN; 8.tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: a.satu bangku untuk satu orang peserta UN; b.jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter; c.penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta 9.ruang Ujian Nasional program paket menggunakan ruang kelas sekolah/madrasah penyelenggara. 10.ruang ujian nasional paling lambat sudah siap 1 (satu) hari sebelum ujian nasional dimulai. 6.setiap ruang UN disediakan lak/segel untuk amplop LJUN; 7.gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN; 8.tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: a.satu bangku untuk satu orang peserta UN; b.jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter; c.penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta 9.ruang Ujian Nasional program paket menggunakan ruang kelas sekolah/madrasah penyelenggara. 10.ruang ujian nasional paling lambat sudah siap 1 (satu) hari sebelum ujian nasional dimulai.

8 Jika kelebihan peserta ≥ 6 siswa, maka peserta tersebut ditempatkan dalam satu ruang tersendiri. Jika kelebihan peserta ≤ 5 siswa, maka diatur sebagai berikut: PEMBAGIAN RUANG UJIAN BERDASARKAN JUMLAH PESERTA •Setiap ruang ujian diisi 20 peserta. •Untuk SMK pembagian ruang mengikuti kelompok matematika. •Bila peserta ujian lebih dari 20 peserta dan kelipatannya, maka pembagian ruang untuk sisa peserta diatur sebagai berikut: Jumlah Peserta Ruang kecil A Ruang kecil B Jumlah Peserta Ruang besarRuang kecil Dst...

9 9 CONTOH PENGHITUNGAN SAMPUL (SOFTWARE PUSPENDIK)

10 KELOMPOK MATEMATIKA SMK 1.Kelompok kompetensi : Teknologi, Kesehatan dan Pertanian 2.Kelompok Kompetensi : Pariwisata, Seni dan Kerajinan, Teknologi Kerumahtanggaan, Pekerjaan Sosial, dan Administrasi Perkantoran 3.Kelompok Kompetensi : Akuntansi dan Pemasaran 1.Kelompok kompetensi : Teknologi, Kesehatan dan Pertanian 2.Kelompok Kompetensi : Pariwisata, Seni dan Kerajinan, Teknologi Kerumahtanggaan, Pekerjaan Sosial, dan Administrasi Perkantoran 3.Kelompok Kompetensi : Akuntansi dan Pemasaran 10

11 Contoh Pengaturan Ruang SMK... • Jumlah Peserta UN = 145 Siswa • Terdiri dari Kompetensi Keahlian: – Akuntansi = 45 siswa  Nomor – Adm Perkantoran= 55 siswa  Nomor – Pemasaran= 45 siswa  Nomor • Jumlah Sampul Matematika Akuntansi dan Pemasaran = 90 siswa= 4 SB(4x20+4) + 1 Ska (10+1) = 5 Ruang • Jumlah Sampul Matematika AP= 55 siswa = 2 SB(2x20+2) + 1 SKb(15+1) = 3 Ruang 11

12 Nomor Peserta : 001 – 020 (AK) Nomor Peserta : 021 – 040 (AK) Nomor Peserta : 041 – 045(AK) dan Nomor Peserta : (PM) Nomor Peserta : (PM) PUTUS Nomor Peserta : 136– 145 (PM)  PUTUS Nomor Peserta 046 – 065 (AP) Nomor Peserta 066 – 085 (AP) Nomor Peserta 086 – 100 (AP) 12 R. 8 R. 7 R. 6 R. 5 R. 4 R. 3 R. 2 R. 1 PENGATURAN RUANGAN

13 SEKOLAH BERGABUNG • UNTUK SEKOLAH/MADRASAH YANG BERGABUNG, PENGATURAN RUANG UJIAN TERPISAH DENGAN SEKOLAH/MADRASAH PENYELENGGARA – BERKENAAN DENGAN ABSENSI PESERTA UJIAN – BERITA ACARA UN – SAMPUL PENGEMBALIAN LJUN 13

14 • PACKING SOAL 14

15 Naskah Soal UN dan LJUN • Naskah Soal dan LJUN merupakan satu kesatuan tidak bisa dipisahkan; • TIDAK ADA soal cadangan • TIAP Sampul Soal terdapat 1 set soal lebihan • Perlu pemahaman yang baik bagi pengawas ruang UN dan Pengawas Satuan Pendidikan “ baca POS Pengawas UN, pahami bila terjadi kerusakan, kekurangan naskah soal, kekurangan halaman naskah, penggantian naskah dan LJUN” 15

16 • Jenis Amplop – Amplop Naskah Amplop Naskah – Amplop Pengembalian Ruang LJUN Amplop Pengembalian Ruang LJUN – Amplop Pengembalian Sekolah Amplop Pengembalian Sekolah • Teknis: – Ada 3 Tipe Satuan Isi Amplop: • Isi 21 Eksemplar Naskah + LJUN (terpadu) • Isi 11 Eksemplar Naskah + LJUN (terpadu) • Isi n+1 Eksemplar Naskah + LJUN (terpadu) PACKING (Jenis Amplop)

17 • Isi Amplop Naskah Utama • Naskah Soal Ujian • Daftar Hadir dan Berita Acara • Pakta Integritas • Tata Tertib • Amplop Pengembalian Ruang LJUN - Segel amplop Amplop Pengembalian Sekolah Berada di dalam kardus - Segel • Isi Amplop Naskah Utama • Naskah Soal Ujian • Daftar Hadir dan Berita Acara • Pakta Integritas • Tata Tertib • Amplop Pengembalian Ruang LJUN - Segel amplop Amplop Pengembalian Sekolah Berada di dalam kardus - Segel PACKING (Isi Amplop)

18 • Contoh : Contoh…..PACKING (Isi Amplop)

19 • TYPE KARDUS – L: Ukuran 57 cm x 40 cm x 33 cm – M: Ukuran 57 cm x 40 cm x 25 cm – S: Ukuran 57 cm x 40 cm x 11 cm • Isi Kardus – Amplop Naskah – Amplop Pengembalian Sekolah • Label Kardus – per-Sekolah Setiap sekolah mendapat kardus sesuai dengan program studi/jurusan dan mata pelajaran. – per-Program Studi/Jurusan Pengkardusan di kelompokan per-program studi/jurusan. – per-Mata Pelajaran Pengkardusan di kelompokan per-mata pelajaran. PACKING (Tipe Kardus)

20 • DISTRIBUSI 20

21 • Data-data pendukung Serah Terima: – Data Rekap Provinsi – Data Rekap Kabupaten – Data Per-Sekolah (Kardus & Amplop) • Banyaknya Kardus dan Sampul Naskah Soal tiap- tiap mata ujian yang akan di terima oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan alokasi kebutuhan masing-masing kabupaten/kota. DISTRIBUSI

22 Surabaya Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Timur Jakarta Selatan Pengiriman SMA/SMK/Paket C/SMALB PT. Temprina Media Grafika Surabaya 1.JAK-PUS  UI SALEMBA 2.JAK-UT  UNIV JAYABAYA 3.JAK-BAR  UNTAR 4.JAK-SL  UNIV PANCASILA 5.JAK-TIM  UNJ (FOK) 1.JAK-PUS  UI SALEMBA 2.JAK-UT  UNIV JAYABAYA 3.JAK-BAR  UNTAR 4.JAK-SL  UNIV PANCASILA 5.JAK-TIM  UNJ (FOK) RAYON/SANGGAR

23 • Lembar Jawaban U N DAN • TUGAS PENGAWAS RUANG 23

24 24

25 POS PENGAWAS UN 6)membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik); 7)memberikan kesempatan kepada peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal; 8)mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan; 6)membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik); 7)memberikan kesempatan kepada peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal; 8)mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan; 25

26 POS PENGAWAS UN 9)mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah; 10)mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar; 11) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta; dan 12) memastikan peserta ujian menandatangani daftar hadir. 9)mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah; 10)mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar; 11) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta; dan 12) memastikan peserta ujian menandatangani daftar hadir. 26

27 BILA TERJADI PERMASALAHAN SOAL 27

28 edaran BSNP no. 0013/SDAR/BSNP/III/2013

29 Daerah terpencil

30 • PENANGANAN LJUN • DALAM AMPLOP SOAL TERDAPAT DAFTAR ABSEN DAN BERITA ACARA MASING-MASING 3 (TIGA) SET • PENANGANAN LJUN • DALAM AMPLOP SOAL TERDAPAT DAFTAR ABSEN DAN BERITA ACARA MASING-MASING 3 (TIGA) SET 30

31 PENANGANAN (LJUN) •L•LJUN DIURUTKAN DARI NOMOR KECIL KE BESAR TIAP RUANGAN, DIMASUKAN KE AMPLOP (LJUN). –D–DILAMPIRI •1•1 SET ABSEN •1•1 SET BERITA ACARA DIMASUKAN KEDALAM Sampul Ruang (SR) -2-2 set Absen dan Berita Acara di luar sampul SR diserahkan ke panitia -P-PENGAWAS WAJIB TANDATANGAN PADA SEMUA LEMBAR YANG WAJIB DITANDATANGANI

32 PENGIRIMAN KE PEMINDAIAN (RAYON) •S•SAMPUL RUANG ( SR )  (LJUN,ABSEN, BA) DIMASUKAN KE DALAM SAMPUL SEKOLAH ( AS ) –D–DILAMPIRI (DI LUAR AMPLOP) •1•1 SET ABSEN •1•1 SET BERITA ACARA •1•1 LB. LEMBAR KONTROL - 1 SET ABSEN; BERITA ACARA; LEMBAR KONTROL (ARSIP SEKOLAH)

33 PENGEMBALIAN LJUN SMA/MA/SMK dan Paket C LJUN dibawa oleh pengawas satuan pendidikan (PT) didampingi oleh panitia sekolah ke Tempat Pemindaian, (POS UN) Implementasi : Dari satuan pendidikan di iventerisasi di rayon selajutnya diteruskan ke tempat pemindaian oleh Pengawas Rayon (PT) bersama unsur rayon. LJUN dibawa oleh pengawas satuan pendidikan (PT) didampingi oleh panitia sekolah ke Tempat Pemindaian, (POS UN) Implementasi : Dari satuan pendidikan di iventerisasi di rayon selajutnya diteruskan ke tempat pemindaian oleh Pengawas Rayon (PT) bersama unsur rayon.

34 Ujian Nasional SMK 2012/2013 TEORI KEJURUAN 34

35 UJIAN TEORI KEJURUAN • SOAL TERDIRI DARI : 1.SOAL UJIAN UTAMA  PAKET A DAN PAKET B 2.SOAL UJIAN SUSULAN  UJIAN DILAKUKAN SATU KALI : - Ujian Utama Tanggal 18 April 2013 pukul Ujian Susulan Tanggal 25 April 2013 pukul  Ujian susulan hanya berlaku bagi peserta ujian yang sakit atau berhalangan mengikuti ujian utama dengan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah  Ujian Teori Kejuruan bagi SMK 4 tahun dilaksanakan pada tahun ketiga 35

36 Contoh Denah Tempat Duduk PENTING: Pembagian tempat duduk berkaitan dengan pembagian PAKET SOAL NOMOR GANJIL PAKET (SOAL paket A) NOMOR GENAP PAKET (SOAL paket B)

37 NASKAH SOAL SAMPUL NASKAH SOAL PAKET SOAL (A) 1O SET SOAL PAKET SOAL (A) 1O SET SOAL 2 SET ABSEN PESERTA 2 SET BERITA ACARA 2 LBR KONTROL 2 SET ABSEN PESERTA 2 SET BERITA ACARA 2 LBR KONTROL PAKET SOAL (B) 1O SET SOAL PAKET SOAL (B) 1O SET SOAL Bungkus soal (plastik) Jangan dibuang untuk nge- pak LJUN SESUAI PAKET SOAL Bungkus soal (plastik) Jangan dibuang untuk nge- pak LJUN SESUAI PAKET SOAL

38 KETENTUAN LAIN •B•Baca di Prosedur Operasional Standar (POS) tugas pengawas dan Tata Tertib Pengawas Ujian Nasional. •M•MOHON DENGAN SANGAT DI INFORMASIKAN DAN DI BIMBING / DI CEK IDENTITAS SISWA DAN PENULISAN PAKET SOAL DI LJUN.

39 JADWAL UN KOMPETENSI KEAHLIAN SMK KEGIATANWAKTU PELAKSANAAN UJIAN PRAKTEK Paling Lambat 15 Maret PENGIRIMAN NILAI SEKOLAH (Rapor, Ujian Sekolah dan Ujian Praktek) 1 – 8 April PELAKSANAAN UJIAN TEORI 18 April dan 25 April PEMINDAIAN DAN PENILAIAN 19 – 28 April PENGIRIMAN NILAI UN TEORI KE PUSAT 29 April

40 1.Pemeriksan LJUN Kompetensi teori dilakukan secara komputerisasi. 2.Pemindaian dilakukan oleh Panitia Propinsi. 3.Pemindaian menggunakan pemindai image. 4.Skoring dan Penilaian dilakukan oleh Panitia Propinsi. 5.Perangkat Lunak Pemindaian dan skoring Penilaian menggunakan perangkat lunak yang disiapkan oleh panitia pusat. 6.Hasil Skoring dan Penilaian dikirim ke Panitia Pusat untuk digabungkan dengan nilai rapor, nilai ujian sekolah dan nilai ujian kompetensi praktek. 1.Pemeriksan LJUN Kompetensi teori dilakukan secara komputerisasi. 2.Pemindaian dilakukan oleh Panitia Propinsi. 3.Pemindaian menggunakan pemindai image. 4.Skoring dan Penilaian dilakukan oleh Panitia Propinsi. 5.Perangkat Lunak Pemindaian dan skoring Penilaian menggunakan perangkat lunak yang disiapkan oleh panitia pusat. 6.Hasil Skoring dan Penilaian dikirim ke Panitia Pusat untuk digabungkan dengan nilai rapor, nilai ujian sekolah dan nilai ujian kompetensi praktek. KOMPUTERISASI UJIAN KOMPETENSI TEORI

41 41

42 PENGUMUMAN KELULUSAN (POS hal 37) • Sekolah/madrasah/ Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Sanggar Kegiatan Belajar mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan paling lambat: 1). tanggal 24 Mei 2013 untuk SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan; 2). tanggal 1 Juni 2013 untuk SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan Paket B/Wustha; 3). Tanggal 8 Juni 2013 untuk Program Paket A/Ula.

43 TERIMA KASIH 43


Download ppt "UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 UJIAN NASIONAL SMK/SMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Jakarta, 2013 Bidang SMK DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google