Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MKP MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI Johannes P, ST.,MT. (JP) 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MKP MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI Johannes P, ST.,MT. (JP) 1."— Transcript presentasi:

1 MKP MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI Johannes P, ST.,MT. (JP) 1

2 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 2 PERMINTAAN AKAN RUMAH DIPENGARUHI OLEH SIKLUS DALAM RUMAH TANGGA DAN PEKERJAAN (Boumeester dalam Jansen, et al : 2011)

3 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 3 HOUSEHOLD’S STATED HOUSING PREFERENCES HOUSEHOLD’S STATED HOUSING PREFERENCES CURRENT HOUSING SITUATION PREFERENCES HOUSEHOLD CHARACTERISTICS

4 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 4 KARAKTERISTIK BANGUNAN DAN LINGKUNGAN (HOUSING SITUATION)

5 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 5 KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA (HOUSEHOLD)

6 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 6 HOUSING PREFERENCES KEBERAGAMAN HUNIAN YANG DIHARAPKAN FAKTOR DEMOGRAFI FAKTOR SOSIAL- EKONOMI HOUSING DEMAND

7 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 7 Lifestyle is the pattern of individual and social behavior characteristic of an individual or group (Jansen dalam Jansen, et al : 2011) Lifestyle is the pattern of individual and social behavior characteristic of an individual or group (Jansen dalam Jansen, et al : 2011) Secara Sosiologis merupakan faktor kunci untuk mendefenisikan STATUS SOSIAL.

8 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 8

9 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 9 ADANYA KETIDAKPUASAN TERHADAP KUISIONER VERBAL SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP DESAIN (Singelenberg dalam Jansen, et al : 2011) ADANYA KETIDAKPUASAN TERHADAP KUISIONER VERBAL SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP DESAIN (Singelenberg dalam Jansen, et al : 2011) Rumah merupakan satu kesatuan dengan lingkungannya, dengan demikian : Pengukuran harus mempergunakan media visual berupa satu set foto. Rumah merupakan satu kesatuan dengan lingkungannya, dengan demikian : Pengukuran harus mempergunakan media visual berupa satu set foto.

10 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 10

11 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 11

12 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 12 CARA MENAMPILKAN INFORMASI DAPAT MEMPENGARUHI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN. KEUNTUNGAN DALAM MEMPERGUNAKAN GAMBAR (FOTO) DALAM PENGUKURAN PREFERENSI ADALAH : KARAKTERISTIK YANG SPESIFIK SEPERTI “GAYA ARSITEKTUR” DAPAT DIPERLIHATKAN DENGAN LEBIH BAIK DARIPADA MEMPERGUNAKAN KALIMAT. KEUNTUNGAN DALAM MEMPERGUNAKAN GAMBAR (FOTO) DALAM PENGUKURAN PREFERENSI ADALAH : KARAKTERISTIK YANG SPESIFIK SEPERTI “GAYA ARSITEKTUR” DAPAT DIPERLIHATKAN DENGAN LEBIH BAIK DARIPADA MEMPERGUNAKAN KALIMAT. MESKIPUN BEGITU, GAMBAR (FOTO) JUGA MENGAKIBATKAN DEVIASI INFORMASI TERUTAMA APABILA MENAMPILKAN KARAKTERISTIK YANG TIDAK INGIN DIEVALUASI

13 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 13 • INFORMASI YANG DISEDIAKAN DAPAT TIDAK SESUAI DENGAN TUJUAN PENGUKURAN. • GAMBAR DAPAT MEMPERLIHATKAN DISTORSI KARENA EFEK 3D DIVISUALISASIKAN DALAM 2D • ATRIBUT-ATRIBUT DAPAT TERLIHAT LEBIH PENTING DARIPADA KENYATAANNYA. • INFORMASI YANG DISEDIAKAN DAPAT TIDAK SESUAI DENGAN TUJUAN PENGUKURAN. • GAMBAR DAPAT MEMPERLIHATKAN DISTORSI KARENA EFEK 3D DIVISUALISASIKAN DALAM 2D • ATRIBUT-ATRIBUT DAPAT TERLIHAT LEBIH PENTING DARIPADA KENYATAANNYA. • KARAKTERISTIK SPESIFIK SEPERTI “GAYA ARSITEKTUR” TIDAK DAPAT DISAMPAIKAN DENGAN JELAS. • DAPAT MENGURANGI REALISME PROSES ANALISIS, BERDAMPAK PADA GANGGUAN VALIDITAS. • PERSEPSI RESPONDEN DAPAT BIAS KARENA AMBIGU DENGAN VISUALISASI LINGKUNGAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. • KARAKTERISTIK SPESIFIK SEPERTI “GAYA ARSITEKTUR” TIDAK DAPAT DISAMPAIKAN DENGAN JELAS. • DAPAT MENGURANGI REALISME PROSES ANALISIS, BERDAMPAK PADA GANGGUAN VALIDITAS. • PERSEPSI RESPONDEN DAPAT BIAS KARENA AMBIGU DENGAN VISUALISASI LINGKUNGAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. MEMPERGUNAKAN VISUALISASI BERUPA GAMBAR (FOTO) : TIDAK MEMPERGUNAKAN VISUALISASI BERUPA GAMBAR (FOTO) :

14 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 14 SECARA UMUM, PEMANFAATAN GAMBAR (FOTO) SEBAGAI INSTRUMEN PENGUKURAN DAPAT DILAKUKAN DALAM DUA CARA : 1.MEMPERLIHATKAN PERUMAHAN LENGKAP DENGAN LINGKUNGANNYA SEPERTI DALAM BROSUR IKLAN. 2.SEBAGAI SUATU SET GAMABR (FOTO) YANG HANYA MEMPERLIHATKAN ATRIBUT TERTENTU DARI RUMAH ATAU LINGKUNGANNYA

15 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 15 CONTOH KASUS 01 • PENGEMBANGAN PERUMAHAN BAGI WARGA MANULA DI BELANDA. • DALAM KEGIATAN INI, KONSEP DESAIN DIKEMBANGKAN MENJADI 3 ALTERNATIF UNTUK KEMUDIAN DIKAJI TINGKAT PREFERENSINYA. • RESPONDEN DIPILIH SECARA ACAK SEBANYAK 24 ORANG BERUSIA TAHUN DENGAN PENGHASILAN MENENGAH. • DALAM SATU SETENGAH JAM, RESPONDEN MEMILIH 6 FOTO BERDASARKAN KEINGINAN MEREKA UNTUK HIDUP DI SANA BESERTA ALASANNYA. • PENGEMBANGAN PERUMAHAN BAGI WARGA MANULA DI BELANDA. • DALAM KEGIATAN INI, KONSEP DESAIN DIKEMBANGKAN MENJADI 3 ALTERNATIF UNTUK KEMUDIAN DIKAJI TINGKAT PREFERENSINYA. • RESPONDEN DIPILIH SECARA ACAK SEBANYAK 24 ORANG BERUSIA TAHUN DENGAN PENGHASILAN MENENGAH. • DALAM SATU SETENGAH JAM, RESPONDEN MEMILIH 6 FOTO BERDASARKAN KEINGINAN MEREKA UNTUK HIDUP DI SANA BESERTA ALASANNYA.

16 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 16 SEBAGIAN BESAR RESPONDEN MEMILIH KONSEP NO.1 (INDIVIDUAL HOUSING). KONSEP LAINNYA DITOLAK KARENA: KONDISI LINGKUNGAN DGN USIA PENGHUNI YG HOMOGEN DAN PENGENDALIAN SOSIAL TIDAK DISUKAI OLEH PARA MANULA

17 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 17 CONTOH KASUS 02 • PENGEMBANGAN PERUMAHAN DENGAN TEMA “RIVER FRONT”. • SEMBILAN (9) KONSEP DIKEMBANGKAN DENGAN ATRIBUT YANG DITEMUKAN DARI PENELITIAN SEBELUMNYA. • KESEMBILAN KONSEP INI DIKEMBANGKAN MENJADI DESAIN OLEH ARSITEK. • RESPONDEN SEBANYAK KELUARGA DENGAN MEMPERGUNAKAN METODE SURVEY INTERNET. • PENGEMBANGAN PERUMAHAN DENGAN TEMA “RIVER FRONT”. • SEMBILAN (9) KONSEP DIKEMBANGKAN DENGAN ATRIBUT YANG DITEMUKAN DARI PENELITIAN SEBELUMNYA. • KESEMBILAN KONSEP INI DIKEMBANGKAN MENJADI DESAIN OLEH ARSITEK. • RESPONDEN SEBANYAK KELUARGA DENGAN MEMPERGUNAKAN METODE SURVEY INTERNET.

18 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 18 RESPONDEN DITANYAKAN APAKAH MEREKA MAU PINDAH KE SEBUAH ALTERNATIF DALAM WAKTU 2 TAHUN DAN ALASANNYA.

19 MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI - JP Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya 19 Jansen, et al The Measurement and Analysis of Housing Preference and Choice. Springer.


Download ppt "MKP MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI Johannes P, ST.,MT. (JP) 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google