Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bayaran Kapitasi yang Layak Bagi Dokter Primer Hasbullah Thabrany Pussat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia Disajikan dalam Pertemuan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bayaran Kapitasi yang Layak Bagi Dokter Primer Hasbullah Thabrany Pussat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia Disajikan dalam Pertemuan."— Transcript presentasi:

1 Bayaran Kapitasi yang Layak Bagi Dokter Primer Hasbullah Thabrany Pussat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia Disajikan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan IDI Bekasi, 27 April 14

2 Empat Bulan Berlalu…., Dokter Tengan ??? 1.Permenkes menetapkan bayaran kapitasi puskesmas Rp 3-6 ribu, dokter primer/klinik swasta Rp 8-10 ribu, dan dokter gigi Rp 2 ribu. Layak?? 2.Fakta (kata pejabat Kemenkes dan BPJS) tidak ada keluhan besar dan tidak ada riak besar seperti pada bayaran CBG. Dokter dan dokter gigi senang? H Thabrany- Kapitasi2

3 3

4 Pengertian Suatu cara pembayaran pelayanan kesehatan kepada fasilitas kesehatan (termasuk dokter) yang dibayar dimuka berdasarkan jumlah orang/kapita yang mencakup RISIKO sejumlah layanan tertentu yang ditentukan/disepakati (UU SJSN mengharuskan kesepatakan) per periode (bulan/tahun) untuk menjamin layanan medis yang pas 4H Thabrany- Kapitasi Dari pengertian diatas, sejawat bisa menyimpulkan apakah bayaran kapitasi JKN tahun 2014 ini layak atau tidak layak

5 Dasar Pemikiran adalah Konsumsi yang Pas Harga Q D2D2 D3D3 S2S2 S3S3 K D1D1 Status kesehatan (S) S1S1 0 K1K1 Harga kapitasi: layaan pas 5H Thabrany- Kapitasi

6 Bagaimana Menghitungnya? H Thabrany- Kapitasi6 Metoda I. Berbasis fakta pasar dalam layanan medis primer yang berlaku. Rata-rata biaya berobat (dengan atau tanpa obat) pada dokter primer (umum) Metoda II Berbasis pasar layanan medis primer dan standar biaya yang ditetapkan pemerintah/pembayar (BPJS)

7 Kita mulai dg Dasar Pasar Sebelumnya. 1.Harga layanan dr umum per kali H=K = Rp 75 ribu, ini adalah tarif berobat (termasuk obat) untuk dasar perhitunga kapitasi 2.Konsumsi layanan Q= D 1 = 1 kali per tahun. Status kesehatan S= S 1 = masih sakit, setengah sehat. Dia tidak berobat sesuai kebutuhannya. 3.Untuk mencapai status S 2 = sehat ia harus mengkonsumsi normal, misal 3 kali setahun = D 2. Frekuensi itulah yang harus digunakan untuk bayaran kapitasi 1.Harus membeli mutu pelkes yang lebih mahal 7H Thabrany- Kapitasi

8 Maka,... 1.Secara sederhana besaran kapitasi untuk layanan biasa adalah 3 kali x Rp = Rp per tahun atau per bulan (dibagi 12) = Rp Apakah frekuensi dan besaran biaya per kali tersebut realistis? Frekuensi didapat dari pengalaman 3.Fakta peserta Askes/JPK Jamsostek mencapai 2-3 kali per tahun. Mengapa kapitasi Rp 8.000?? H Thabrany- Kapitasi8

9 Risiko setelah Dijamin 1.Harga efektif menjadi H=0. Peserta tidak bayar sama sekali 2.Peserta bisa jadi mengkonsumsi Q=D 3 = 6. Maka.. dokter akan merugi karena moral hazard peserta tinggi. 3.Padahal status kesehatan S= S 3, tidak berbeda dengan S=S 2.. Konsumsi moral hazard, tak ada efek 4.Pemborosan itu harus dikendalikan oleh dokter. Jadi pekerjaan dokter bertambah. Seharusnya besaran kapitasi disesuaikan 9H Thabrany- Kapitasi

10 Formula Perhitungan kapitasi 1.Formula sederhana 2.Angka kapitasi per jenis pelayanan 1.k = probabilitas (p) x rata-rata biaya, (R) 1. p = prevalensi orang berobat per tahun 2. R = rata-rata biaya/harga kali berobat 3.Besar pembayaran kapitasi per bulan 1.=  k ij dibagi i = jenis pelayanan 2.K = jumlah orang 10H Thabrany- Kapitasi

11 Perhitungan kapitasi 1.Persyaratan: volume cukup besar & variasi biaya relatif kecil. Masalah sekarang, tidak ada jaminan volume cukup 2.Prinsip dasar: 1.Menghitung probabilitas/prevalensi utilisasi menurut kelompok resiko 2.Menghitung rata-rata biaya per jenis pelayanan 3.Mengalikan keduanya 4.Menjumlahkan seluruh jenis pelayanan 3.IDI seharusnya melakukan perhitungan berdasar data anggota. 11H Thabrany- Kapitasi

12 Contoh 1.Jumlah populasi jiwa 2.Jumlah kunjungan setahun kunjungan 3.Jumlah yang mendapatkan suntikan 600 pasien setahun 4.Prevalen rate utilisasi 1.kunjungan: = : = 3/kapita/th 2.suntikan: = 600 : = 0,2/kap/th 12H Thabrany- Kapitasi

13 Contoh, lanjutan 1.Rate konsultasi saja = 3 kunjungan/kapita/tahun 2.Rata-rata biaya konsultasi, di luar obat = Rp Biaya obat per konsultasi rata-rata Rp Rate suntikan anti demam = 0,2/kap/th 5.Rata-rata biaya suntik dan obatnya = Rp Biaya kapitasi untuk kedua jenis pelayanan 1.= (3 x Rp ) + (3 x Rp )+ (0,2 x Rp ) 2.= Rp Rp Rp = Rp per kapita per tahun 4.= Rp /12 5.= Rp per kapita per bulan 13H Thabrany- Kapitasi

14 Latihan 1.Hitunglah besaran biaya kapitasi jika: 2.Harga konsultasi dokter Rp per kunjungan, termasuk obat oral dan obat suntik 3.Dokter DIPILIH oleh peserta JKN 4.Dalam sehari rata-rata dokter menerima 20 kunjungan. Dokter berpraktek rata-rata 24 hari sebulan 5.Berapa harga kapitasi? 6.Jika dokter dibayar sesuai harga kapitasi, tetapi ia ingin punya UNTUNG lebih banyak, apa yang harus dilakukan 14H Thabrany- Kapitasi

15 Kapitasi Berfungsi Baik Jika: 1.Pasar pelayanan kesehatan cukup kompetitif, ada banyak dokter praktik 2.Volume peserta cukup besar. Ratio peserta-dokter sekitar orang per dokter 3.Sistem informasi utilisasi berfungsi baik 4.Ada keterbukaan antara BPJS dengan dr/faskes 5.Ada jenis layanan yang masuk kategori pembayaran kapitasi 6.BPJS bertanggung jawab thd resiko total yang besar, seperti penyakit kronis, obat mahal, diagnosa mahal 15H Thabrany- Kapitasi

16 Masalah Kapitasi Sekarang 1.Klaim pejabat mengutamakan layanan primer HANYA basa-basi. Seharusnya 30-40% iuran untuk kapitasi 2.Pembayaran kapitasi ke puskesmas TIDAK berefek kendali biaya, KECUALI di puskesmas BLUD/Bagian BLUD 3.Kebanyakan peserta belum memilih sendiri dokter primer, tetapi ditunjuk. Potensi kolusi 4.Besaran Rp terlalu kecil, tidak layak. Tidak seimbang dengan pendapatan dokter yang bekerja di BPJS H Thabrany- Kapitasi16

17 Masalah akan tetap ada, KECUALI kita berupaya mengubahnya 17H Thabrany- Kapitasi


Download ppt "Bayaran Kapitasi yang Layak Bagi Dokter Primer Hasbullah Thabrany Pussat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia Disajikan dalam Pertemuan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google