Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

P ENCATATAN S IKLUS A KUNTANSI P ERUSAHAAN J ASA Praktikan : Demi Yan Triani Siwi / 7101408179 Lina Budi Astuti / 7101408180 Guru Pamong : Sugyarti, S.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "P ENCATATAN S IKLUS A KUNTANSI P ERUSAHAAN J ASA Praktikan : Demi Yan Triani Siwi / 7101408179 Lina Budi Astuti / 7101408180 Guru Pamong : Sugyarti, S.Pd."— Transcript presentasi:

1 P ENCATATAN S IKLUS A KUNTANSI P ERUSAHAAN J ASA Praktikan : Demi Yan Triani Siwi / Lina Budi Astuti / Guru Pamong : Sugyarti, S.Pd 1

2 • Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. • Kompetensi Dasar : Kemampuan menerapkan tahap siklus akuntansi perusahaan jasa. • Indikator : Merumaskan kembali perusahaan jasa, • Tujuan Pembelajaran : Dengan metode ceramah dan diskusi Siswa mampu merumaskan kembali perusahaan jasa dengan benar. 2

3 T AHAP P ENCATATAN A KUNTANSI P ERUSAHAAN J ASA Sumber Pencatatan Analisis Bukti Transaksi Jurnal Buku Besar

4 S UMBER P ENCATATAN • Bukti Transaksi Intern - Bukti Kas Masuk

5 S UMBER P ENCATATAN - Bukti Kas Keluar

6 S UMBER P ENCATATAN - Memo

7 S UMBER P ENCATATAN • Bukti Transaksi Ekstern - Faktur

8 S UMBER P ENCATATAN - Kuitansi

9 S UMBER P ENCATATAN - Nota

10 S UMBER P ENDAPATAN - Nota Kredit

11 S UMBER P ENDAPATAN - Cek

12 P ERKIRAAN Transaksi yang terjadi dalam perusahaan dapat manambah atau mengurangi jenis aktiva, kewajiban, dan modal pemilik.Melalui persamaan dasar akuntansi terlihat jelas pengaruh tiap transaksi terhadap perubahan : Aktiva = Kewajiban + Modal Tetapi penyusunan laporan melalui persamaan akuntansi tidak praktis karena memerlukan kertas yang luas.Agar laporan keuangan disusun dalam waktu yang relatif singkat, maka setiap jenis perkiraan yaitu aktiva, kewajiban, modal, pendapatan dan beban harus dibuat dalam catatan terpisah. Kumpulan dari seluruh perkiraan disebut buku besar ( Ledger ). 12

13 C ARA M ENENTUKAN D EBIT / K REDIT P ERKIRAAN

14 N OMOR P ERKIRAAN Nomor perkiraan berguna untuk mengelompokkan perkiraan-perkiraan dan sebagai kode agar mudah mencarinya. Nomor perkiraan yang paling banyak dipakai adalah sistem nomor ratusan. Perkiraan dibagi atas 5 golongan. Aktiva bernomor , Kewajiban bernomor , Modal bernomor , Pendapatan bernomor , dan Beban bernomor

15 1. H ARTA /A KTIVA ( A SSETS ) Harta Lancar ( Current Assets ). 100 Kas 101 Surat-surat berharga ( Marketable Securities ) 102 Piutang Dagang ( Account Receivable ) 103 Wesel Tagih ( Notes Reveivable ) 104 Perlengkapan ( Supplies ) 105 Sewa dibayar dimuka ( Prepaid Rent ) 106 Asuransi dibayar dimuka ( Prepaid Insurance ) 107 Iklan dibayar dimuka ( Prepaid Advertising ) 108 Persediaan barang dagang ( Merchandise Inventory ) dll. 15

16 1. H ARTA /A KTIVA ( A SSETS ) Harta Tetap Tidak Berwujud ( Intangible Assets ). 130Hak Paten 131Hak Cipta 132Franchise 133Goodwill 16

17 2. K EWAJIBAN ( L IABILITIES ) Kewajiban Lancar ( Current Liabilities ) 200 Utang dagang ( Account Payable ) 201 Wesel bayar ( Notes Payable ) 202 Utang pajak ( Tax Payable ) 203 Utang gaji ( Salaries Payable ) 204 Utang bunga ( Interest Payable ) 205 Utang sewa ( Rent Payable ) 206 Utang listrik ( Electricity Payable ) 207 Utang iklan ( Advertising Payable ) 208 Utang pajak penghasilan ( Income Tax Payable ) dll. 17

18 3. M ODAL ( C APITAL ) Jika bentuk perusahaannya bukan PT : 300 Modal 301 Prive ( Drawing ) Jika bentuk perusahaannya PT : 300 Modal saham ( Capital Stock ) 301 Laba ditahan ( Retained Earning ) 302 Devidend 18

19 4. P ENDAPATAN ( R EVENUE ) 400 Penjualan ( Sales Revenue ) 401 Pendapatan jasa ( Fees Revenue ) 402 Pendapatan sewa ( Rent Revenue ) 403 Pendapatan bunga ( Interest Revenue ) 404 Pendapatan dividen ( Devidend Revenue ) dll. 19

20 5. B EBAN ( E XPENSE ) 500 Beban gaji (Salary Expense) 501 Beban sewa (Rent Expense) 502 Beban asuransi (Insurance Expense) 503 Beban perlengkapan (Supplies Expense) 504 Beban penunjang (Utilities Expense) 505 Beban iklan (Advertising Expense) 506 Beban penyusutan (Depreciation Expense) dll. 20

21 A NALISA B UKTI T RANSAKSI S OAL D IATAS !! 1. Tentukan perkiraan apa saja yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut. 2. Tentukan pengaruh penambahan dan pengurangan terhadap harta, utang, modal, pendapatan dan beban. 3. Tentukan debet/kredit dari akun yang bersangkutan. 4. Tentukan jumlah yang harus di debet atau di kredit.

22 C ONTOH Contoh: Perusahaan Jasa “Jaya Harapan” didirikan pada tanggal 1 Januari 1999 oleh Tuan Rifqy dengan transaksi sebagai berikut: • 1 Jan 1999 Tuan Rifqy memulai usaha dengan menginvestasikan uangnya ke dalam perusahaan sebesar Rp ,00. • 3 Jan 1999 Dibeli sebuah kendaraan seharga Rp ,00 dibayar secara tunai Rp ,00 dan sisanya dibayar kemudian. • 4 Jan 1999 Dibayar sewa kantor untuk bulan Januari Rp ,00. • 5 Jan 1999 Dibayar pemasangan biaya iklan untuk 3 bulan Rp ,00. • 6 Jan 1999 Dibeli peralatan kantor secara kredit dari PD. Senang Hati sebesar Rp ,00

23 C ONTOH • 7 Jan 1999 Dibayar premi asuransi untuk 1 tahun Rp ,00. • 8 Jan 1999 Diterima pendapatan sebagai hasil operasi Taxi sebesar Rp ,00. • 9 Jan 1999 Dibayar bensin dan oli untuk keperluan Taxi Rp ,00. • 10 Jan 1999 Disewakan Taxi selama 4 hari kepada Toko Kenanga, akan dibayar satu minggu kemudian sebesar Rp ,00. • 11 Jan 1999 Dibayar cicilan kepada PD. Senang sebesar Rp ,00. • 12 Jan 1999 Diambil dari uang kas untuk keperluan pribadi Rp ,00. • 13 Jan 1999 Dibayar biaya supir sebesar Rp ,00.

24 2. K EWAJIBAN ( L IABILITIES ) Kewajiban jangka panjang ( Long Term Liabilities ). 220 Utang hipotek ( Mortgage Payable ) 221 Utang obligasi ( Bond Payable ) 222 Utang sewa guna usaha ( Lease Obligation ) 223 Utang jangka panjang ( Bank Loan ) dll. 24

25 P EMBAHASAN

26

27 M ENYUSUN J URNAL ( J OURNALIZING ) Menyusun jurnal adalah proses mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi ke dalam buku jurnal yang merupakan catatan kronologis dan sistematis atas transaksi keuangan. Jurnal ada beberapa bentuk, antara lain bentuk dua kolom (jurnal umum/ general journal ) dan bentuk khusus ( special journal ). 27

28 J URNAL U MUM Dalam buku jurnal terdapat sisi kiri (sisi debet) dan sisi kanan (sisi kredit). Jika memasukkan angka pada sisi kiri, maka dikatakan mendebet dan jika memasukkan angka pada sisi kanan dinamakan mengkredit. TanggalKeteranganP/RDebetKredit 28

29 P ERATURAN M ENDEBET, M ENGKREDIT DAN S ALDO N ORMAL P ERKIRAAN Nama perkiraan BertambahBerkurangSaldo Normal AktivaDebetKreditDebet KewajibanKreditDebetKredit ModalKreditDebetKredit PriveDebetKreditDebet DevidenDebetKreditDebet Laba ditahanKreditDebetKredit PendapatanKreditDebetKredit BebanDebetKreditDebet 29

30 C ONTOH S OAL Transaksi selama bulan September 2011 terjadi pada perusahaan Ananda sbb : 01.Diinvestasikan oleh Ananda uang untuk pendirian perusahaan sebesar Rp Dibeli gedung seharga Rp secara tunai. 10.Diperoleh pendapatan jasa sebesar Rp baru diterima tunai sebesar Rp , sisanya bulan depan. 15.Dibayar beban iklan sebesar Rp Dibayar beban gaji sebesar Rp Diambil untuk kepentingan pribadi sebesar Rp Diperoleh pinjaman senilai Rp

31 J URNAL T RANSAKSI TanggalKeteranganP/RDebetKredit 01/9/2011Kas Modal /9/2011Gedung Kas /9/2011Kas Piutang Usaha Pendapatan Jasa /9/2011Beban Iklan Kas /9/2011Beban Gaji Kas /9/2011Prive Kas /9/2011Kas Utang Usaha

32 P ENGERTIAN Buku Besar Dengan demikian pengertian buku besar Utama adalah kumpulan perkiraan-perkiraan untuk mencatat perubahan-perubahan transaksi pada akun-akun utama. Sedangkan buku besar pembantu merupakan rincian dari akun-akun tertentu pada buku besar utama 32

33 F UNGSI B UKU B ESAR Buku besar utama berfungsi untuk mengendalikan buku besar pembantu, maksudnya jumlah saldo dari akun tertentu dalam buku besar harus sama dengan jumlah saldo dari akun-akun yang terdapat dalam buku pembantu. Selain itu buku besar berfungsi sebagai : a. untuk mengikhtisarkan akibat-akibat transaksi dan kejadian secara lengkap atas perubahan harga utang dan modal perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan c. tempat pencatatan kedua setelah jurnal dan tempat pencatatan terakhir setelah ditutup pada akhir periode 33

34 B ENTUK BUKU BESAR B ENTUK BUKU BESAR YANG BIASA DIPERGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN BISA DIBEDAKAN KE DALAM : 1. P ERKIRAAN B ENTUK T Perkiraan bentuk T ( T account ) jarang digunakan dalam kegiatan usaha, tetapi sering digunakan dalam kegiatan belajar karena memudahkan mendemonstrasikan pencatatan perkiraan. DebetKredit 34

35 2. P ERKIRAAN S KONTRO Perkiraan bentuk skontro mirip dengan bentuk T tetapi lajurnya dipisahkan. Piutang Usaha TanggalKetRefDebetTanggalKetRefKredit Jan 1 19 Saldo Jan

36 3. P ERKIRAAN L AJUR R ANGKAP UNTUK S ALDO Perkiraan lajur rangkap untuk saldo disebut juga perkiraan 4 kolom ( four column account). Piutang Usaha TanggalKetRefDebetKreditSaldo DebetKredit Jan Saldo

37 4. P ERKIRAAN L AJUR T UNGGAL UNTUK S ALDO Perkiraan lajur tunggal untuk saldo disebut juga perkiraan 3 kolom ( three column account ). Piutang Usaha TanggalKetRefDebetKreditD/KSaldo Jan Saldo DDDDDDDD

38 M EMASUKKAN J URNAL KE B UKU B ESAR ( P OSTING TO L EDGER ) Posting merupakan proses memasukkan setiap akun ke dalam buku besar ( Ledger ) sesuai dengan akun dan jumlahnya. Buku besar ( Ledger ) merupakan kumpulan dari semua akun yang terdapat pada suatu perusahaan yang tersusun secara sistematis dengan diberi nomor kode tertentu dan biasanya tergambar pada bagan akun ( chart of account ) dari perusahaan. 38

39 M EMASUKKAN J URNAL KE B UKU B ESAR ( P OSTING TO L EDGER ) Proses melakukan posting sebagai berikut : 1. Memasukkan tanggal, akun, dan nilai moneter dari buku jurnal ke buku besar ( ledger ). 2. Memasukkan nomor halaman jurnal ke kolom post reference (PR) dalam ledger. 3. Memasukkan nomor halaman akun ke ledger ke dalam kolom post reference (PR) pada buku jurnal. 39

40 L EDGER K AS Kas No. 100 TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 01/11 05/11 10/11 15/11 20/11 30/11 J

41 L EDGER P IUTANG U SAHA DAN G EDUNG Piutang Usaha No. 102 TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 10/11J TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 05/11J Gedung No. 121

42 L EDGER U TANG U SAHA Utang Usaha No. 200 TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 30/11J

43 L EDGER M ODAL DAN P RIVE 43 TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 01/11J OOO TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 30/11J Modal No. 300 Prive No. 301

44 L EDGER P ENDAPATAN J ASA Pendapatan Jasa No TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 10/11J

45 L EDGER B EBAN GAJI DAN B EBAN I KLAN Beban Gaji No. 500 TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 20/11J TanggalKetP/RDebetKreditSaldo DebetKredit 15/11J Beban Iklan No. 505

46 M ENYIAPKAN N ERACA S ALDO ( P REPARING T RIAL B ALANCE ) Setelah semua jurnal di posting ke buku besar, setiap akun dalam buku besar dapat diketahui saldonya. Berdasarkan saldo-saldo tersebut dapat disusun neraca saldo ( Trial Balance ). Neraca saldo merupakan suatu laporan yang berisi mengenai akun disertai saldo masing- masing. Saldo-saldo tersebut diperoleh dari saldo setiap akun dalam buku besar ( Ledger ). 46

47 N ERACA S ALDO P ERUSAHAAN A NANDA Perusahaan Ananda Neraca Saldo ( Trial Balance ) 30 September 2011 No.Nama PerkiraanP/RDebetKredit Kas Piutang Usaha Gedung Utang Usaha Modal Ananda Prive Ananda Pendapatan Jasa Beban Gaji Beban Iklan Total


Download ppt "P ENCATATAN S IKLUS A KUNTANSI P ERUSAHAAN J ASA Praktikan : Demi Yan Triani Siwi / 7101408179 Lina Budi Astuti / 7101408180 Guru Pamong : Sugyarti, S.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google