Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AKTIVA TETAP BERWUJUD PENILAIAN KEMBALI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AKTIVA TETAP BERWUJUD PENILAIAN KEMBALI"— Transcript presentasi:

1 AKTIVA TETAP BERWUJUD PENILAIAN KEMBALI
BY M. SADAT HUSEIN PULUNGAN

2 PERUBAHAN HARGA PEROLEHAN DAN TAKSIRAN UMUR

3 PERUBAHAN HARGA PEROLEHAN
Perubahan harga perolehan suatu aktiva selama umur pemakaian disebabkan oleh jika terjadi pengeluaran pengeluaran yang kapitalisasi ke rekening aktiva tersebut, seperti reparasi berat, penggantian sebagai aktiva dengan tujuan untuk memperbesar fungsi Aktiva, Karena terjadinya perubahan harga perolehan tersebut tentunya akan mempengaruhi perhitungan depresiasi aktiva tersebut

4 Contoh Perbaikan Aktiva Tanpa Menambah Masa Manfaat
Mesin yang dibeli dengan harga Rp ditaksir umurnya 20 tahun, dan setelah di gunakan selama 12 tahun dikelurakan biaya perbaikan sebesar Rp , perbaikan ini tidak menambah umur ekonomis mesin, yang menjadi permasalahan berapa Harga Perolehan dan Depresiasi mesin tersebut setelah perbaikan Penyelesaian HP Pertama : 20 = Perbaikan : 8 = Depresiasi setelah perbaikan = Jurnal yg di catat atas perbaikan mesin sbb: Mesin Rp Kas Rp

5 Contoh Perbaikan Aktiva Dengan Menambah Masa Manfaat
Mesin yang dibeli dengan harga Rp ditaksir umurnya 20 tahun, dan setelah di gunakan selama 12 tahun dikelurakan biaya perbaikan sebesar Rp , perbaikan ini akan menambah umur mesin selama 2 tahun, yang menjadi permasalahan berapa Harga Perolehan dan Depresiasi mesin tersebut setelah perbaikan Penyelesaian HP Pertama Akm Depresiasi 12/20 x = Perbaikan ( ) ( ) Nilai Buku Mesin setelah Perbaikan Depresiasi setelah perbaikan /10 = Jurnal yg di catat atas perbaikan mesin sbb: Akm. Depresiasi (mesin) Rp Kas Rp

6 Perbaikan dengan Penggantian Sebagaian AT
Mesin yang dibeli dengan harga Rp ditaksir umurnya 5 tahun, dan telah di gunakan selama 3 tahun suku cadang yg ganti di perkirakan harganya 20% dr hrg perolehan mesin, harga baru suku cadang yg baru Rp dan suku cadang yg diganti tidak menambah umur mesin, suku cadang yang lama laku dijual Rp yang menjadi permasalahan berapa Harga Perolehan dan Depresiasi mesin tersebut setelah penggantian suku cadang. Penyelesaian Harga Perolehan SC yg lama 20% x = Depresiasi 3/5 x = Nilai Buku = Harga Jual = Rugi =

7 Atas kejadian diatas dapat di catat sebagai berikut :
Pencatatan Depresiasi Kas Rp Akm Dep SC Rp Rugi Penggantian Sc Rp Mesin Rp Pencatatan Penggantian Suku Cadang Mesin Rp Kas Rp Perhitungan Depresiasi setelah penggantian SC HP Pertama = ( – ) / 5 = Rp SC Baru = / 2 = Rp Depresiasi / Tahun = Rp

8 PERUBAHAN TAKSIRAN UMUR AKTIVA TETAP

9 Perubahan Taksiran Umur
Apabila salah dalam menentukan taksiran umur ekonomis akan berpengaruh terhadap penentuan depresiasi per tahun. Apabila di ketahui bahwa taksiran umur aktiva dibuat dengan tidak benar maka tindakan perbaikan/koreksi dapat di lakukan dengan salah satu metode dibawah ini : Nilai Buku Aktiva pada saat di ketahui keslahan tidak diubah, maka perubahan dilakukan terhadap perhitungan depresiasi untuk sisa umur Aktiva. Contoh, Mesin dengan harga perolehan Rp umur ekonomis 5 tahun, sudah di pakai selama 2 tahun, di taksir mesin tersebut masih dapat dipakai selama 4 tahun. Karena adanya perubahan umur ekonomis akan berpengaruh terhadap beban depresiasi tahun berikutnya, untuk menyelesaikan masalah diatas dapat dilakukan dengan cara berikut :

10 Beban Depresiasi sebelum adanya koreksi
Depresiasi/tahun / = Rp Beban Depresiasi setelah adanya koreksi Harga Perolehan Mesin Rp Depresiasi Mesin (2 thn) Rp Nilai Buku Mesin Awal Tahun ke 3 Rp Depresiasi untuk tahu ke 3 dan selanjutnya Nilai Buku Awal Tahu ke 3 Rp Depresiasi / Tahun = Rp / = Rp

11 Perubahan Taksiran Umur
Nilai Buku Aktiva diubah pada saat di ketahui kesalahan sehingga menunjukkan jumlah depresiasi sesuai dengan umur Aktiva. Contoh, Mesin dengan harga perolehan Rp umur ekonomis 5 tahun, sudah di pakai selama 2 tahun, di taksir mesin tersebut masih dapat dipakai selama 4 tahun. Karena adanya perubahan umur ekonomis akan berpengaruh terhadap beban depresiasi / tahun, untuk menyelesaikan masalah diatas dapat dilakukan dengan cara berikut : Harga Perolehan Mesin Rp Akm Dep sblm Koreksi 2/5 x Rp Nilai Buku Mesin Rp Dengan adanya taksiran umur yg baru, maka nilai buku mesin pada akhir tahun ke 2 seharusnya sebesar : Akm Dep stlh Koreksi 2/6 x Rp Nilai Buku Mesin Rp

12 Nilai Buku sebelum adanya koreksi terlalu rendah sebesar Rp 666
Nilai Buku sebelum adanya koreksi terlalu rendah sebesar Rp di bandingkan dengan setelah koreksi sehingga harus di naikkan menjadi Rp , jurnal koreksi untuk membetulkan nilai buku di atas sbb : Akm Depresiasi Mesin Rp Koreksi laba tahun tahun lalu Rp Namun Apabila depresiasi tahun tahun yg lalu terlalu kecil maka jurnal koreksinya sbb : Koreksi laba tahun tahun lalu (laba tdk di bagi) Rp xxxx Akm Depresiasi Mesin Rp xxxx Cara yang kedua ini tidak dapat lagi dipakai karena peubahan taksian akuntansi tidak di koreksi pada ke periode sebelumnya, perubahan taksiran ini hanya mempengaruhi tahun berjalan dan berikutnya seprti cara yang pertama

13 Jangan lupa mengerjakan:
Tugas, pertanyaan diskusi, dan latihan/soal. Bila ada keraguan atau masalah, jangan segan-segan mendiskusinya dengan teman atau menanyakannya ke dosen.


Download ppt "AKTIVA TETAP BERWUJUD PENILAIAN KEMBALI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google