Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

6/27/20141. Materi Kuliah 1.Pengantar Pengolahan Citra 2.Pembentukan Citra 3.Operasi-Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 4.Kuis 5.Konvolusi 6.Histogram.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "6/27/20141. Materi Kuliah 1.Pengantar Pengolahan Citra 2.Pembentukan Citra 3.Operasi-Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 4.Kuis 5.Konvolusi 6.Histogram."— Transcript presentasi:

1 6/27/20141

2 Materi Kuliah 1.Pengantar Pengolahan Citra 2.Pembentukan Citra 3.Operasi-Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 4.Kuis 5.Konvolusi 6.Histogram Citra 6/27/20142

3 Materi Kuliah 1.Pengantar Pengolahan Citra 2.Pembentukan Citra 3.Operasi-Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 4.Kuis 5.Konvolusi 6.Histogram Citra 6/27/20143

4 Materi Kuliah 7. Perbaikan Kualitas Citra -. Ujian tengah Semester 8. Pendeteksian Tepi (Edge Detection) 9. Pemampatan Citra 10. Citra Biner 11. Kuis 6/27/20144

5 Materi Kuliah 12. Warna 13. Steganografi dan Watermarking pada Citra Digital 14. Pemampatan Citra Fraktal -. Ujian Akhir Semester 6/27/20145

6 Materi Kuliah 12. Warna 13. Steganografi dan Watermarking pada Citra Digital 14. Pemampatan Citra Fraktal -. Ujian Akhir Semester 6/27/20146

7 Mata Kuliah Pendukung 6/27/20147 • Algoritma Pemrograman • Struktur Data • Matrik & Aljabar Linier • Matematika Dasar • Komputer Grafik

8 Buku Pegangan Buku Wajib Judul : Pengolahan Citra Digital Karangan : Rinaldi Munir Penerbit : Informatika Bandung 6/27/20148

9 Buku Pegangan Buku Anjuran Judul : Teknik Pengolahan Citra Digital Menggunakan Delphi Karangan : Ir. Balza Achmad, M.Sc.E Kartika Firdausy, S.T., M.T. Penerbit : Ardi Publishing Yogyakarta 6/27/20149

10 Buku WajibBuku Anjuran 6/27/201410

11 6/27/201411

12 A. CITRA •Menurut Kamus Webster Citra (image) adalah suatu representasi, kemiripan, atau imitasi dari suatu objek atau benda •Secara harpiah citra adalah gambar pada bidang dwimatra (dua dimensi). •Secara matematis citra merupakan fungsi menerus (continue) dari intensitas cahaya pada bidang dwimatra. 6/27/201412

13 13 A. CITRA •Citra – Suatu signal dua-dimensi yang dapat diobservasi oleh sistem visual manusia •Citra Digital – Representasi citra melalui proses sampling berdasarkan ruang dan waktu

14 A. CITRA •Citra dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu : 1. citra tampak Contoh : Optik berupa foto, Analog berupa sinyal video seperti gambar pada monitor televisi. 6/27/201414

15 Contoh citra tampak (foto) 6/27/201415

16 A. CITRA 2. citra tak tampak. Contoh : data gambar dalam file (citra digital), dan citra yang direpresentasikan menjadi fungsi matematik. 6/27/201416

17 A. CITRA •Untuk dapat dilihat mata manusia, citra tak tampak ini harus diubah menjadi citra tampak, misalnya dengan menampilkannya di monitor, dicetak di atas kertas dsb. 6/27/201417

18 A. CITRA • Yang dapat diolah dengan komputer hanyalah citra digital. Citra lain agar dapat diolah dengan komputer harus diubah terlebih dahulu menjadi citra digital, misalnya dengan cara dipindai (scan), membuat dalam bentuk numeris. Pengubahan ini disebut pencitraan (image). 6/27/201418

19 A. Citra A. Citra •Proses Terjadinya Citra Sumber cahaya menerangi objek, objek memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya ini ditangkap oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera, pemindai (scanner), dan sebagainya, sehingga bayangan objek yang disebut citra tersebut terekam 6/27/201419

20 20 Formasi Citra •Cahaya dipancarkan dari sumber cahaya •Cahaya dipantulkan oleh object. •Cahaya yg dipantulkan ditangkap oleh mata atau camera •Cahaya adalah radiasi elektromagnetis yang menstimulir respons visual, dan diekspresikan sebagai distribusi energi spectral L(  ), dimana  adalah panjang gelombang antara 350nm – 780 nm.

21 A. Citra •Citra yang dimaksud pada kuliah ini adalah citra diam (still images). •Citra diam adalah citra tunggal yang tidak bergerak. •Citra bergerak (moving images) adalah rangkaian citra diam yang ditampilkan secara beruntun, sehingga memberi kesan pada mata kita sebagai gambar yang bergerak. 6/27/201421

22 A. Citra •Setiap citra dalam rangkaian disebut frame. Gambar-gambar yang tampak pada film layar lebar atau televisi pada hakikatnya terdiri atas ratusan sampai ribuan frame. 6/27/201422

23 B. Defenisi Pengolahan Citra •Seringkali citra yang kita miliki mengalami penurunan mutu (degradasi), misalnya mengandung cacat atau derau (noise), warnanya terlalu kontras, kurang tajam, kabur (blurring), dan sebagainya. 6/27/201423

24 B. Defenisi Pengolahan Citra •Agar citra yang mengalami gangguan mudah diinterpretasi (baik oleh manusia maupun mesin, maka citra tersebut perlu dimanipulasi menjadi citra lain yang lebih baik. Bidang studi yang menyangkut hal ini adalah Pengolahan Citra (Image Processing). 6/27/201424

25 B. Defenisi Pengolahan Citra •Pengolahan citra digital – melakukan operasi pengolahan signal digital pada citra digital. 6/27/201425

26 B. Defenisi Pengolahan Citra Umumnya operasi-operasi pada pengolahan citra diterapkan pada citra bila : 1.Perbaikan atau memodifikasi citra perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan atau untuk menonjolkan beberapa aspek informasi yang terkandung didalam citra. 2.Elemen di dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokkan, atau diukur. 3.Sebagian citra perlu digabung dengan bagian citra yang lain. 6/27/201426

27 Sebelum diperbaiki Setelah diperbaiki 6/27/201427

28 Introduction to Digital Image Processing

29 B. Defenisi Pengolahan Citra Di dalam bidang komputer, ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu : 1.Grafika Komputer (computer graphics). 2.Pengolahan Citra (image processing) 3.Pengenalan Pola (pattern recognition/ image interpretation). 6/27/201429

30 B. Defenisi Pengolahan Citra Di dalam bidang komputer, ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu : 1.Grafika Komputer (computer graphics). 2.Pengolahan Citra (image processing) 3.Pengenalan Pola (pattern recognition/ image interpretation). 6/27/201430

31 1. Grafika Komputer (computer graphics). 1. Grafika Komputer (computer graphics). •Bertujuan menghasilkan citra (lebih tepat disebut grafik atau picture) dengan prinsip- prinsip geometri seperti garis, lingkaran, dan sebagainya. •Prinsip-prisip geometri tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemen-elemen gambar. •Contoh data deskriptif adalah koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, tebal garis, warna, dan sebagainya. 6/27/201431

32 Data deskriptif Grafika Komputer Citra 6/27/201432

33 2. Pengolahan Citra •Bertujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau mesin (dalam hal ini komputer). •Teknik-teknik pengolahan citra mentrans- formasikan citra menjadi citra lain. Jadi, masukannya citra keluarannya juga citra, namun citra keluaran mempunyai kualitas lebih baik daripada citra masukan. 6/27/201433

34 Citra Pengolahan Citra 6/27/201434

35 3. Pengenalan Pola •Mengelompokkan data numerik dan simbolik (termasuk citra) secara otomatis oleh mesin (dalam hal ini komputer). •Tujuan pengelompokan adalah untuk mengenali suatu objek di dalam citra. •Misalnya data masukan huruf “A”. Dengan menggunakan suatu algoritma pengenalan pola. Diharapkan komputer dapat mengenali bahwa karakter tersebut adalah “A”. 6/27/201435

36 Citra Pengenalan Pola Deskripsi Objek 6/27/201436

37 C. Computer Vision dan Hubungannya dengan Pengolahan Citra. •Computer Vision merupakan proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, klasifikasi, pengenalan (recognition), dan membuat keputusan. Vision = Geometry + Measurement + Interpretation 6/27/201437

38 Proses-proses di dalam computer vision dapat dibagi menjadi 3 aktivitas, yaitu : 1.Memperoleh atau mengakuisisi citra digital. 2.Melakukan teknik komputasi untuk memproses atau memodifikasi data citra (operasi-operasi pengolahan citra). 3.Menganalisis dan menginterpretasi citra dan menggunakan hasil pemrosesan untuk tujuan tertentu. 6/27/201438

39 6/27/201439

40 D. Operasi Pengolahan Citra 1.Perbaikan kualitas citra (image enhancement) 2.Pemugaran citra (image restoration) 3.Pemampatan citra (image compression) 4.Segmentasi citra (image segmentation) 5.Pengorakan citra (image analysis) 6.Rekonstruksi citra (image reconstruction) 6/27/201440

41 1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement) •Bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat di dalam citra lebih ditonjolkan. 6/27/201441

42 1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement) •Contoh operasi perbaikan citra, yaitu : perbaikan kontras gelap/terang, perbaikan tepian objek (edge enhancement), penajaman (sharpening), pemberian warna semu (pseudocoloring), penapisan derau (noise filtering). 6/27/201442

43 2. Pemugaran citra (image restoration) •Bertujuan menghilangkan/meminimumkan cacat pada citra. •Contoh operasi pemugaran citra : penghilangan kesamaran (deblurring), penghilangan derau (noise) 6/27/201443

44 3. Pemampatan citra (image compression) •Operasi ini dilakukan agar citra dapat dipresentasikan dalam bentuk yang lebih kompak, sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit. •Contoh metode JPEG 6/27/201444

45 4. Segmentasi Citra (image segmentation) •Bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. •Jenis operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola. 6/27/201445

46 5. Pengorakan citra (image analysis) •Bertujuan menghitung besaran kuantitatif dari citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik pengorakan citra mengekstraksi ciri-ciri tertentu yang membantu dalam identifikasi objek. •Contoh pengorakan citra : Pendeteksian tepi objek (edge detection), Ekstraksi batas (boundary), Representasi daerah (region). 6/27/201446

47 6. Rekonstruksi Citra (image reconstruction) •Bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. •Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis, misalnya foto rontgen dengan sinar X digunakan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh. 6/27/201447

48 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 1.Bidang perdagangan : Pembacaan kode batang (bar code) yang tertera pada barang (umum digunakan pada pasar swalayan/supermarket), mengenali huruf atau angka pada suatu formulir secara otomatis. 2.Bidang militer : mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual, mengindentifikasi jenis pesawat musuh. 6/27/201448

49 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 3. Bidang kedokteran : pengolahan citra sinar X untuk mammografi (deteksi kanker payudara), Rekonstruksi foto janin hasil USG. 4. Bidang biologi : pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopik. 5. Komunikasi data : pemampatan citra yang ditransmisi. 6/27/201449

50 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 6. Hiburan : Pemampatan video (MPEG). 7. Robotika : Visualy-guided autonomous navigation. 8. Pemetaan : klasifikasi penggunaan tanah melalui foto udara/LANDSAT. 9. Geologi : mengenali jenis batu-batuan melalui foto udara/LANDSAT. 10. Hukum : pengenalan sidik jari, pengenalan foto narapidana. 6/27/201450


Download ppt "6/27/20141. Materi Kuliah 1.Pengantar Pengolahan Citra 2.Pembentukan Citra 3.Operasi-Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 4.Kuis 5.Konvolusi 6.Histogram."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google