Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EVALUASI-DIRI DAN PENILAIANNYA 1 BAN-PT BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EVALUASI-DIRI DAN PENILAIANNYA 1 BAN-PT BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009."— Transcript presentasi:

1 EVALUASI-DIRI DAN PENILAIANNYA 1 BAN-PT BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009

2 PROSEDUR AKREDITASI PERGURUAN TINGGI DAN PROGRAM STUDI Rekomendasi pembinaan Asesmen Kecukupan Izin operasi Evaluasi-diri Permohonan akreditasi kepada BAN-PT Borang terisi dikirim ke BAN-PT bersama dengan Laporan Evalasi-diri BAN-PT mengirim instrumen akreditasi Validasi Penilaian Akhir Majelis BAN-PT PENGUMUMAN KEPUTUSAN AKREDITASI Asesmen Lapangan

3 SECARA SINAMBUNG 3 TUJUAN EVALUASI-DIRI Mendapatkan gambaran keseluruhan input-process- output-outcome- impact penyelenggaraan pendidikan IPT/ Prodi Pengembangan IPT/Prodi Perencanaan IPT/ Prodi Perbaikan IPT/ Prodi untuk Penjaminan Mutu Internal IPT/Prodi untuk

4 4 PERBAIKAN INTERNAL DAN PEMBINAAN KEPUTUSAN AKREDITASI EVALUASI EKSTERNAL/ AKREDITASI dan seterusnya… PERBAIKAN INTERNAL DAUR PENJAMINAN MUTU EVALUASI-DIRI

5 5 JAMINAN MUTU INTERNAL ALAT MANAJEMEN AKREDITASI USULAN PROYEK [PHKI] DOKUMEN EVALUASI-DIRI INSTITUSI/ PROGRAM STUDI [selalu dimutakhirkan] TUGAS SPKI* *SPKI = SATUAN PENJAMINAN KUALITAS INTERNAL (Internal Quality Assurance Unit) Kepercayaan Stakeholders Pengembangan/ Perbaikan yang Sinambung EVALUASI EKSTERNAL

6 FFA = Force Field Analysis SWOT SPESIFIK 6 AKREDITASI UMUM LAPORAN EVALUASI- DIRI EVALUASI DIRI UNTUK AKREDITASI DAN HIBAH KELAYAKAN MENYELENGGA- RAKAN PROGRAM KELAYAKAN MEMPEROLEH HIBAH KOMPETISI RCA FFA GA BM BSC PROPOSAL HIBAH KOMP. DOKUMEN AKREDITASI DOKUMEN EVALUASI-DIRI INSTITUSI/ PROGRAM STUDI RCA = Root Cause Analysis GA = Gap Analysis BM = Benchmarking BSC = Balanced Scorecard HIBAH KOMPETISI dsb.

7 KOMPONEN-KOMPONEN EVALUASI-DIRI (LAMA) A.INTEGRITAS, VISI, MISI, SASARAN, DAN TUJUAN B.MAHASISWA C.DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG D.KURIKULUM E.SARANA DAN PRASARANA F.KEUANGAN/PENDANAAN G.TATA PAMONG (Governance) H.PENGELOLAAN PROGRAM I.PROSES PEMBELAJARAN J.SUASANA AKADEMIK K.SISTEM INFORMASI L.SISTEM JAMINAN MUTU M.PENELITIAN, PUBLIKASI, SKRIPSI/TESIS/DISERTASI, ABDIMAS N.LULUSAN DAN KELUARAN LAINNYA

8 TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU MAHASISWA DAN LULUSAN SUMBER DAYA MANUSIA KURIKULUM, PEMBELAJARAN & SUASANA AKADEMIK PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, & KERJA SAMA VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN KOMPONEN EVALUASI-DIRI 2008

9 Prosedur Analisis Data Evaluasi-diri Data pendu- kung Analisis SWOT (antar komponen) Deskripsi SWOT (setiap komponen) Data dan informasi: keadaan sebenar-nya Rumusan strategi dan pengembangan program

10 PENILAIAN LAPORAN EVALUASI-DIRI

11 ASPEK YANG DINILAI (Penilaian Laporan Evaluasi-diri) = Akurasi dan kelengkapan data serta informasi (dua subaspek) = Strategi pengembangan dan perbaikan Program (tiga subaspek) = Keterpaduan dan keterkaitan antar komponen evaluasi-diri (dua sub aspek) Banyaknya skor: 11 buah = Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah keseluruhan komponen ED (empat subaspek)

12 1. Akurasi dan kelengkapan data serta informasi yang digunakan a.Cara program studi mengemukakan fakta tentang situasi program studi, pada setiap komponen evaluasi-diri, a.l. kelengkapan data, kurun waktu yang cukup, cross-reference b.Pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat, a.l. menggunakan metode-metode statistik yang tepat untuk mempresentasikan (a.l. Boxplot, bi- plot, cluster analysis, Principle Components Analysis, Pareto, berbagai macam chart dan grafik) 2. Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah untuk keseluruhan komponen evaluasi-diri. a. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik. b. Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi ASPEK DAN SUBASPEK YANG DINILAI

13 3. Strategi pengembangan dan perbaikan Program a. Ketepatan program studi memilih/menentukan rencana perbaikan dari kekurangan yang ada b. Kejelasan program studi menunjukkan cara untuk mengatasi masalah yang ada c. Kelayakan dan ke-realistis-an strategi dan sasaran yang ingin dicapai 4. Keterpaduan dan keterkaitan antar komponen evaluasi-diri a. Komprehensif (dalam, luas dan terpadu) b.Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan jelas c. Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik d. Penggunaan metode analisis serta strategi yang tepat, (a.l. SWOT, Force Field Analysis, Balance Score Card, Risk Analysis, Sensitivity Analysis, AHP Analytic Hierarchy Process, Service Quality)

14 MATRIKS PENILAIAN

15 MATRIKS PENILAIAN LAPORAN EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI Skor4321 Makna Aspek Penilaian Baik SekaliBaikCukupKurang Akurasi dan kelengkapan data serta informasi yang digunakan untuk menyusun laporan evaluasi- diri a. Cara program studi mengemukakan fakta tentang situasi program studi, pada setiap komponan evaluasi-diri, a.l. kelengkapan data, kurun waktu yang cukup, cross-reference Laporan sangat jelas, didukung oleh data dan informasi yang lengkap, dengan kejelasan mengenai kurun waktu keberlakuan fakta yang dilaporkan, dilengkapi dengan cross-reference antar semua komponen evaluasi- diri Laporan disusun dengan jelas, didukung oleh data dan informasi yang cukup lengkap, kurun waktu keberlakuan fakta yang dilaporkan kurang jelas, ada cross-reference antar beberapa kompknen evaluasi-diri Laporan kurang jelas, data dan informasi kurang lengkap, kurun waktu keberlakuan fakta yang dilaporkan tidak jelas, kurang ada cross-reference antar kompknen evaluasi- diri Laporan tidak jelas, data dan informasi tidak lengkap, kurun waktu keberlakuan fakta yang dilaporkan tidak dijelaskan, tidak ada cross-reference antar kompknen evaluasi-diri b. Pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat, a.l. menggunakan metode-metode statistik yang tepat untuk mempresentasikan (a.l. Boxplot, bi-plot, cluster analysis, Principle Components Analysis, Pareto, berbagai macam chart dan grafik) Data diolah menjadi informasi dengan menggunakan metode kualitatif dan metode statistik yang bervariasi secara tepat. Data diolah menjadi informasi dengan menggunakan metode kualitatif dan sedikit metode statistik yang tepat. Data diolah menjadi informasi dengan menggunakan sedikit metode kuaolitatif dan statistik tetapi kurang tepat. Data diolah menjadi informasi tanpa menggunakan metode statistik.

16 Skor4321 Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah untuk keseluruhan komponen evaluasi-diri. a. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis, dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis tetapi tidak sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan tanpa memperhatikan sifat kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis dan sistemik.. b. Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi di program studi Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara sangat tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara kurang tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tidak tepat c. Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, tetapi tidak terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara tidak jelas. d. Deskripsi/Analisis SWOT berkenaan dengan ketepatan penempatan aspek dalam komponen SWOT, tumpuan penekanan analisis. Semua penempatan aspek di dalam komponen SWOT dilakukan dengan benar. Penempatan aspek di dalam komponen SWOT telah dilakukan dengan benar dari 85% s.d. 99%.. Penempatan aspek di dalam komponen SWOT yang dilakukan dengan benar dari 70% s.d. 84%. Kurang dari 70% penempatan aspek di dalam komponen SWOT yang dilakukan dengan benar. (Jika hanya menggunakan analisis SWOT) d Penggunaan metode analisis serta strategi yang tepat, (a.l. SWOT, Force Field Analysis, Balance Score Card, Risk Analysis, Sensitivity Analysis, AHP Analytic Hierarchy Process, Service Quality) Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang bervariasi secara tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang terbatas secara tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan satu metode analisis yang kurang tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis tidak tepat. (Jika menggunakan berbagai cara analisis)

17 Skor4321 Strategi pengembangan dan perbaikan Program a. Ketepatan program studi memilih/menentukan rencana perbaikan dari kekurangan yang ada Program studi menunjukkan cara yang sangat jelas untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Program studi menunjukkan cara yang jelas untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Program studi menunjukkan cara yang kurang jelas untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Program studi menunjukkan cara yang tidak jelas untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. b. Kejelasan program studi menunjukkan cara untuk mengatasi masalah yang ada Program studi menerapkan strategi yang sangat layak dan sangat realistis untuk mencapai sasaran pengembangan program yang sangat layak dan sangat realistis pula. Program studi menerapkan strategi yang layak dan realistis untuk mencapai sasaran pengembangan program yang layak dan realistis pula. Program studi menerapkan strategi yang kurang layak dan kurang realistis untuk mencapai sasaran pengembangan program. Program studi menerapkan strategi yang tidak layak dan tidak realistis untuk mencapai sasaran pengembangan program. c. Kelayakan dan ke-realistis-an strategi dan sasaran yang ingin dicapai Program studi menentukan rencana perbaikan dan perkembangan program secara sangat tepat, berdasarkan analisis yang komprehensif tentang situasi dan kondisi yang ada. Program studi menentukan rencana perbaikan dan perkembangan program secara tepat, berdasarkan analisis situasi dan kondisi yang ada. Program studi menentukan rencana perbaikan dan perkembangan program kurang tepat, meskipun didasarkan pada hasil analisis situasi dan kondisi yang ada. Program studi menentukan rencana perbaikan dan perkembangan program tanpa didasari hasil analisis situasi dan kondisi yang ada.

18 Skor4321 Keterpaduan dan keterkaitan antar komponen evaluasi-diri a. Komprehensif (dalam, luas dan terpadu) Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan sangat jelas Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan jelas Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan kurang jelas Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan tidak jelas b. Analisis intra dan antar komponen tergambarkan dengan jelas Laporan menunjukkan analisis keseluruhan komponen evaluasi-diri yang mendalam, komprehensif, dan sistemik Laporan menunjukkan analisis seseluruhan komponen evaluasi- diri yang mendalam, komprehensif, tetapi tidak sistemik Laporan menunjukkan analisis seseluruhan komponen evaluasi- diri yang mendalam, tetapi tidak komprehensif dan sistemik Laporan tidak menunjukkan analisis yang mendalam, komprehensif, dan sistemik

19 Laporan Evaluasi-diri dalam rangka akreditasi oleh BAN-PT dinilai pada dua tahap, seperti halnya dengan dokumen akreditasi lainnya, yaitu melalui:  Asesmen Kecukupan (DeskEvaluation)  Asesmen Lapangan (Site Visit) Untuk keperluan itu digunakan dua format penilaian, yaitu:  Format 2 (untuk asesmen kacukupan), dan  Format 7 (untukasesmen lapangan) Kedua format itu dapat diperhatikan dalam Buku V perangkat instrumen akreditasi.

20 NoAspek Penilaian Penilaian* Informasi dari Laporan Evaluasi-diri BobotAsr-1Asr-2 Nilai Akhir 1 Akurasi dan kelengkapan data serta informasi yang digunakan untuk menyusun laporan evaluasi-diri a Cara program studi mengemukakan fakta tentang situasi program studi, pada semua komponen evaluasi-diri, a.l. kelengkapan data, kurun waktu yang cukup, cross-reference b Pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat, a.l. menggunakan metode-metode kuantitatif yang tepat, serta teknik representasi yang relevan FORMAT 2. PENILAIAN LAPORAN EVALUASI-DIRI PROGRAM STUDI (Asesmen Kecukupan)

21 2 Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah pada semua komponen evaluasi- diri. a Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik. 7.5 b Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi di program studi. 7.5 c Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik. 7.5 d Deskripsi/Analisis SWOT berkenaan dengan ketepatan penempatan aspek dalam komponen SWOT, tumpuan penekanan analisis. 7.5

22 3Strategi pengembangan dan perbaikan program aKetepatan program studi memilih/ menentukan rencana perbaikan dari kekurangan yang ada. 10 bKejelasan program studi menunjukkan cara untuk mengatasi masalah yang ada. 5 cKelayakan dan kerealistikan strategi dan sasaran yang ingin dicapai. 5 4Keterpaduan dan keterkaitan antar komponen evaluasi-diri aKomprehensif (dalam, luas dan terpadu) bKejelasan analisis intra dan antar komponen evaluasi-diri Jumlah 100

23 No.Aspek Penilaian Penilaian* Penjelasan/Dasar Penilaian yang Diperoleh dari Dokumen ED dan Observasi Rekomendasi Pembinaan Asr-1Asr-2 Nilai Akhir 1Akurasi dan kelengkapan data serta informasi yang digunakan untuk menyusun laporan evaluasi-diri aCara program studi mengemukakan fakta tentang situasi program studi, pada semua komponen evaluasi-diri, a.l. kelengkapan data, kurun waktu yang cukup, cross-reference. bPengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat, a.l. menggunakan metode- metode kuantitatif yang tepat, serta teknik representasi yang relevan. 2Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah pada semua komponen evaluasi-diri. aIdentifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik. FORMAT 7. LAPORAN PENILAIAN AKHIR EVALUASI-DIRI PROGRAM STUDI (Asesmen Lapangan)

24 b Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi di program studi. c Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik. dDeskripsi/Analisis SWOT berkenaan dengan ketepatan penempatan aspek dalam komponen SWOT, tumpuan penekanan analisis. 3Strategi pengembangan dan perbaikan program aKetepatan program studi memilih/ menentukan rencana perbaikan dari kekurangan yang ada. bKejelasan program studi menunjukkan cara untuk mengatasi masalah yang ada. No.Aspek Penilaian Penjelasan/Dasar Penilaian yang Diperoleh dari Dokumen ED dan Observasi Rekomendasi Pembinaan Asr-1Asr-2 Nilai Akhir

25 No.Aspek Penilaian Penilaian* Penjelasan/Dasar Penilaian yang Diperoleh dari Dokumen ED dan Observasi Rekomendasi Pembinaan Asr-1Asr-2 Nilai Akhir c Kelayakan dan kerealistikan strategi dan sasaran yang ingin dicapai. 4 Keterpaduan dan keterkaitan antar komponen evaluasi-diri a Komprehensif (dalam, luas dan terpadu). b Kejelasan analisis intra dan antar komponen evaluasi-diri. Jumlah

26 Tutup lawang sgotakaWASSALAM

27

28 28

29 Skor4321 Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah untuk keseluruhan komponen evaluasi-diri. a. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis, dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis tetapi tidak sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan tanpa memperhatikan sifat kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis dan sistemik.. b. Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi di program studi Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara sangat tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara kurang tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tidak tepat c. Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, tetapi tidak terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara tidak jelas. d. Deskripsi/Analisis SWOT berkenaan dengan ketepatan penempatan aspek dalam komponen SWOT, tumpuan penekanan analisis. Semua penempatan aspek di dalam komponen SWOT dilakukan dengan benar. Penempatan aspek di dalam komponen SWOT telah dilakukan dengan benar dari 85% s.d. 99%.. Penempatan aspek di dalam komponen SWOT yang dilakukan dengan benar dari 70% s.d. 84%. Kurang dari 70% penempatan aspek di dalam komponen SWOT yang dilakukan dengan benar. (Jika hanya menggunakan analisis SWOT)

30 Skor4321 Kualitas analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah untuk keseluruhan komponen evaluasi-diri. a. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan dengan baik Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis, dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis tetapi tidak sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan secara kritis, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis dan sistemik. Identifikasi dan perumusan masalah dilakukan tanpa memperhatikan sifat kritis, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis dan sistemik.. b. Ketepatan dalam melakukan appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi di program studi Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara sangat tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara kurang tepat Appraisal, judgment, evaluasi, assesmen atas fakta tentang situasi di program studi dilakukan secara tidak tepat c. Permasalahan dan kelemahan yang ada dirumuskan dengan baik Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara jelas, cermat, jujur, tetapi tidak terbuka, analitis, sistematis. Permasalahan dan kelemahan program studi dirumuskan secara tidak jelas. d Penggunaan metode analisis serta strategi yang tepat, (a.l. SWOT, Force Field Analysis, Balance Score Card, Risk Analysis, Sensitivity Analysis, AHP Analytic Hierarchy Process, Service Quality) Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang bervariasi secara tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang terbatas secara tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan satu metode analisis yang kurang tepat. Perumusan strategi dan program pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode analisis tidak tepat. (Jika menggunakan berbagai cara analisis)


Download ppt "EVALUASI-DIRI DAN PENILAIANNYA 1 BAN-PT BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google