Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KLIMATOLOGI PERTANIAN (AGROCLIMATE) By ; KASIONO,SP.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KLIMATOLOGI PERTANIAN (AGROCLIMATE) By ; KASIONO,SP."— Transcript presentasi:

1 KLIMATOLOGI PERTANIAN (AGROCLIMATE) By ; KASIONO,SP

2 RULE of LAW Perkuliahan KLIMATOLOGI 1. Tepat waktu. Toleransi Keterlambatan max. 15 menit & jika lewat maka tidak diizinkan mengikuti perkuliahan. 2. Jumlah Kehadiran Perkuliahan minimal 75% dan 100% utk kehadiran Praktikum. 3. Izin tidak mengikuti kuliah/praktikum hanya akan diberikan pada kondisi emergency spt; (Sakit, Melahirkan, Menikah, Kemalangan Keluarga), & izin harus dibuat dalam bentuk surat tertulis (sangat tidak diterima dlm bentuk sms/tlp). 4. Mhs wajib mengerjakan setiap tugas perkuliahan/praktikum yg diberikan. Sanksi bagi yg tdk mengerjakan tugas maka diberi kesempatan utk mengulang mata kuliah ini pd tahun yg akan datang. 5. Dalam perkuliahan tidak diperkenankan ; - Memakai Sandal, pakaian yg tidak sopan spt; celana robek2, rok mini, you can see dan Kaos Oblong. - Mengaktifkan HP 6. Mhs harus memiliki literatur/buku, dan referensi2 dari berbagai sumber yg berhubungan dgn perkuliahan.

3 PENGERTIAN  Klimatologi  Ilmu yg membahas tentang iklim. Bagaimana iklim dapat berbeda dari satu tempat ke tempat yg lainnya Perbedaan antara CUACA & IKLIM ;  CUACA  Kegiatan atau kelakuan atmosfer pd waktu tertentu yg sifatnya berubah-ubah setiap waktu atau dari waktu ke waktu  IKLIM  Rata-rata keadaan cuaca dalam jangka waktu yang cukup lama (min. 30 Thn) yang sifatnya tetap. Meteorologi (ilmu cuaca)  Menekankan pd proses-proses fisika yg terjadi di atmosfer, seperti : hujan, angin, suhu.

4 Unsur-unsur & Faktor Iklim Iklim dpt dipandang sbg kebiasaan-kebiasaan alam yg berlaku, yg digerakkan oleh gabungan dari unsur-unsur iklim.  Unsur-unsur Iklim  Radiasi matahari, temperatur, kelembaban, awan, presipitasi, evaporasi, tekanan udara, dan angin. Unsur-unsur iklim ini berbeda dari satu tempat dgn tempat lain. Perbedaan ini disebabkan karena faktor-faktor iklim (pengendali iklim)  Faktor-faktor / Pengendali Iklim : - Ketinggian tempat - Latitude (garis lintang) - Daerah-daerah tekanan - Arus Laut - Permukaan Tanah

5 Penyimpangan-penyimpangan Iklim Penyebab terjadinya penyimpangan-penyimpangan tersebut adalah karena adanya pengaruh timbal balik unsur-unsur iklim & faktor-faktor iklim sampai batas pola tertentu. ► Musim kemarau panjang ► Curah hujan yang terus menerus selama beberapa hari serta demikian lebat ► Perubahan suhu yang lebih panas daripada biasanya Penyimpangan2x Iklim biasanya membawa musibah bagi manusia, spt ; Penyimpangan2x Iklim biasanya membawa musibah bagi manusia, spt ; - Banjir - Suhu yang berubah menjadi terlalu panas - Badai atau Taufan - Kekeringan - dll

6 ATMOSFER Atmosfer merupakan selimut tebal yang terdiri dari gas-gas yg meliputi seluruh bumi. Atmosfer sangat penting untuk melinduni bumi dari panasnya sinar matahari yg berlebihan. Bayangkan jika tidak ada atmofer, maka suhu bumi akan melebihi 93 Oc. Komponen-komponen yg terdapat di atmosfer adalah : •Uap air, yg merupakan komponen berubah-ubah •Gas-gas, yg merupakan komponen tetap •Aerosol atau butir-butir debu.

7 Berada di sekitar 25 km di atas bumi, yg terdiri dari : 1. Nitrogen (N2) 72,09 % yg diperoleh dari air hujan dgn perantaraan kilat 2. Oksigen (O2) 20,95 % bersumber dari tanaman, yg dikeluarkan lewat proses photo sintesis 3. Karbondioksida (CO2) 0,03% merupakan hasil pembakaran yg dilepaskan oleh manusia, hewan yg bermanfaat bagi tanaman 4. Argon (Ag) 0,93 % 5. Ozon. Jmlh sangat kecil akan tetapi fungsinya sangat penting karena menghisap sebagian dari radiasi ultraviolet, sehingga jumlah yg diteruskan merupakan jumlah yg tidak membahayakan bagi kehidupan.

8 Komponen UAP AIR, Berada di atmosfer bersumber dari ; 1. Pengapan air laut, danau, tanah, dan rawa-rawa (Evaporasi) 2. Penguapan dari benda-benda yg terdapat di bumi (Evapotranspirasi)

9 Banyaknya uap air di atmosfer tergantung pada : 1. Temperatur atau suhu.  makin tinggi temperature, makin banyak uap air yg dkandungnya sampai pada titik kejenuhan, dimana terjadi titik-titik air sebagai hujan. 2. Garis Lintang (LATITUDE)  table menurut HANN dan SURING di katulistiwa, uap air terdapat 2,63 % 15 oLU, uap air terdapat 0,92 % 70 oLU, uap air terdapat 0,22 %

10 KH 23.5 LU 23.5 LS

11 Debu-debu ini berasal dari : Gunung berapi, padang pasir, dan proses Pembakaran.

12 Lapisan ATMOSFER  Ionosfer  pada lapisan ini terjadi proses ionisasi yang menyebabkan adanya konsentrasi yang tinggi dari electron-elektron bebas yang oleh ion-ion ini gelombang elektromagnetik matahari dapat dipancarkan ke bumi.  Stratofer  Lapisan kedua. Berada pada ketinggian ± 50 km dari permukaan bumi. Sifat khas : Mengandung konsesntrasi Ozon yg cukup tinggi. Lapisan ozon  Troposfer  lapisan yg terendah. Tinggi atau tebalnya di daerah khatulistiwa ± 16 km, sedangkan di daerah kutub ± 8 km. Sifat khas : terjadinya penurunan suhu 0.6 o C setiap kenaikan 100 km. Puncak troposfer disebut Tropopause

13 QUIS 1.Jelaskan, apa itu Atmosfer, & komponen- komponen penyusun utama atmosfer..? 2.Jelaskan unsur-unsur & faktor-faktor iklim..? 3.Jelaskan, tentang ozone, manfaat ozone bagi bumi, faktor-faktor penyebab kerusakan ozone, dan bagaimana cara mengantisipasi kerusakan ozone. 4.Coba uraikan dengan singkat, apa yG terjadi di belahan bumi utara, jika matahari berada di 23,5 derajat Lintang Selatan.?

14 Uap air sebagai komponen utama, kemudian menyatu dengan debu-debu sebagai inti kondensasi yg bersifat higroskopis (mudah menyerap air), kemudian terjadi titik-titik air, kumpulan titik-titik air naik kelapisan atmosfer, lalu terjadi proses kondensasi (pendinginan) sampai pada titik jenuh, titik-titik air ini akan jatuh menjadi hujan sebagai akibat dari adanya gaya berat (grafitasi), Radiasi Sinar Matahari, Tekanan Udara.

15 Evaporasi + Aerosol Kondensasi Grafitasi + Radiasi MH Ditiup Angin Grafitasi /benturan/tekanan Evapotranspirasi + Aerosol Laut

16 Hujan Utk dpt terjadi hujan dibutuhkan Titik-titik Kondensasi 1. Amoniak 2. Debu (aerosol) 3. Asam Belerang

17 Jenis-jenis hujan berdasarkan proses terjadinya ; 1. Hujan Konveksi  Berdasarkan dari udara yg dipanasi, sehingga awan yg berkembang terus naik sampai akhirnya terjadi proses kondensasi pada titik jenuh dan terjadilah hujan. 2. Hujan Orografis  Berdasarkan pd hambatan - hambatan yg dialami awan pada daerah pegunungan. 3. Hujan Frontal  Disebabkan karena temperatur massa udara yg tidak sama, sehingga apabila massa udara yg panas (evaporasi) mengarah naik sampai pd daerah massa udara dingin, maka akan terjadi kondensasi dan timbullah hujan.

18 Satuan curah hujan diukur dalam ; mm/inchi  Curah hujan 1 mm artinya : air hujan yang jatuh sejumlah 1 mm dimana air hujan itu tidak mengalir, tidak meresap dan tidak menguap  Hari hujan artinya : Suatu hari dimana curah hujan kurang dari 0,5 mm / hari  Hari hujan tanaman artinya : Suatu hari yg curah hujannya kurang dari 2,5 mm dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman

19 SIKLUS HIDROLOGI

20 Evaporasi Presipitasi Evapotranspirasi Inviltrasi Mata Air Sungai danau Evaporasi SIKLUS HIDROLOGI

21 RADIASI MATAHARI Tetapan radiasi matahari diidenfikasikan sebagai : Jumlah flux (aliran) radiasi matahari yang di terima atmosfer yang tegak lurus suatu bidang seluas 1 cm2 dalam satu menit.

22 Jumlah radiasi yg di terima bumi tergantung pada :  Jarak dari matahari  Intensitas radiasi matahari  Lamanya penyinaran matahari/panjang hari/duration  Atmosfer

23 1. Jarak bumi dengan matahari :

24 2. Intensitas Radiasi Matahari (IRM) Intensitas radiasi matahari (IRM) merupakan absorbsi energi matahari dalam satuan per cm 2 /menit. IRM ini merupakan fungsi dari sudut sinar matahari yang mencapai bagian yang lengkung dari permukaan bumi, artinya sinar dahsyat yang miring kurang memberikan energi, karena tersebarnya energi pada permukaan yang luas dan karena sinar itu harus menempuh lapisan atmosfer yang lebih tebal bila dibandingkan dengan sinar memperoleh sinar matahari lebih banyak. IRM yang besar mempunyai pengaruh yang besar pula pada proses fotosintesis, selain itu juga mempengaruhi pada bentuk kehidupan, misalnya daun yang hidup di bawah naungan akan berbentuk tipis dan lebar, maksud pelebaran ini untuk memperoleh sinar matahari lebih banyak.

25 ALBEDO  yaitu persentase perbandingan antara radiasi sinar pantul oleh suatu permukaan terhadap radiasi yang datang atas suatu permukaan. radiasi pantul suatu permukaan ALBEDO = X 100% radiasi datang atas suatu permukaan Besarnya albedo tergantung dari : - macam permukaan, - kandungan air permukaan, - sudut datang datang matahari. Example : Albedo tanah basah kurang kurang lebih sama dengan setengah albedo tanah kering. Umumnya besar albedo di permukaan bumi 35% - 43%.

26 3. Lama Penyinaran (Panjang Hari) Panjang hari, lamanya penyinaran matahari itu tergantung pada posisi bumi mengelilingi matahari. Matahari seakan-akan bergerak dari 23 1 / 2 o lintang utara dan 23 1 / 2 o lintang selatan. Dengan adanya perubahan letak kedudukan matahari, misalnya ada belahan bumi sebelah selatan, maka daerah selatan akan menerima panjang hari, di utara terutama di kutub akan menerima panjang hari malam selama 6 bulan. Pengaruh lamanya penyinaran pada tanaman terutama pada proses pembungaan misalnya, maka dibuat tiga kelompok tanaman, yaitu : Long day Plant, adalah; semua tumbuhan yang menghasilkan bunga apabila penyinaran lebih dari 14 jam. Short day Plant,adalah; tumbuhan yang dapat berbunga apabila penyinaran kurang dari 12 jam, misalnya strawberry. Nuetral day Plant, adalah ; tumbuhan yang dapat berbunga tanpa dipengurahi oleh lamanya penyinaran, misalnya mentimun

27 KH 23.5 LU 23.5 LS

28 4. ATMOSFER Hambatan (depletion) radiasi Matahari oleh Atmosfer terutama disebabkan oleh : 1.Absorbsi, yaitu penyerapan energi sinar matahari yang dilakukan oleh uap air O 2, O 3 dan CO 2 2.Refleksi, pementulan energi sinar matahari oleh partikel- partikel yang berdiameter lebih dari besar dari gelombang cahaya misalnya awan. 3.Scattering, pembawaan cahaya oleh pertikel-partikel yang berdiameter lebih kecil dari gelombang cahaya

29 Radiasi Bumi Hasil Penelitian 80% - 90% radiasi bumi diserap atmofer  CO 2 & Uap Air. Pada siang hari > energi yg diterima bumi dari pada yg diradiasikan, Radiasi bumi hilang secara max. pada saat langit cerah. Pada malam hari radiasi bumi berlangsung terus menerus sehingga bumi kehilangan energi. Akibatnya ; terjadi pendinginan di permukaan bumi dan prnurunan suhu

30 Radiasi Matahari Atmosfer Di adsorbsiDi Pantulkan CO2 & Uap Air Radiasi Bumi MH BUMI Awan

31 A w a n (Kumpulan titik-titik air dlm jlh banyak dan terletak pd titik kondensasi serta melayang-layang tinggi diudara) Pembagian Awan ; 1. Awan Tinggi : Berada pd ketinggian 7 Km dari permukaan laut  Cirrus, Cirostatus, Cirrocumulus. 2. Awan Pertengahan : pd ketinggian 2 – 6,5 Km  Alto Stratus, Alto Cumulus 3. Awan Rendah : pd ketinggian < 2 Km  Strato cumulus, Stratus, Nimbo Stratus 4. Awan yg berkembang vertikal : pd ketinggian 1 – 20 Km  Cumulus, Cumulonimbus

32 Untuk terjadinya hujan, diperlukan awan- awan Cumulus, sedangkan awan Cumolonimbus adalah awan yg menyebabkan terjadinya hujan besar. Keawanan Dinyatakan dlm : “ Luas total langit yg ditutup awan dlm keseluruhan atau persen” Dinyatakan dalam angka 0 – 10 0 = langit tanpa awan 10 = langit penuh dgn awan.

33 Suhu / Temperatur Faktor-faktor yg mempengaruhi suhu bumi : 1. Jlh radiasi yg diterima per satuan waktu tertentu (hari, musim, tahun) 2. Daratan atau lautan 3. Ketinggian tempat 4. Angin 5. Panas laten  panas yg disimpan atmosfer 6. Cover Crop (Tanaman penutup tanah) 7. Tipe tanah  Tanah gelap indeks suhu > tanah terang 8. Sudut datang Matahari

34 Kelembaban Pengertian : Banyaknya kadar uap air di udara Kelembaban dibagi dalam : 1. Kelembaban mutlak  massa uap air yg berada dlm satu satuan udara yg dinyatakan dlm gram/m 3 2. Kelembaban Spesifik  perbandingan uap air di udara dgn satuan massa udara, yg dinyatakan dlm gram/kg. 3. Kelembaban Relatif  perbandingan jlh uap air di udara dgn jlh maximum uap air yg dikandung panas & temperatur tertentu, dinyatakan dlm %

35 A n g i n (Perpindahan massa udara dari suatu tempat ketempat lain secara horizontal) Gerakan angin  Dari daerah tekanan tinggi ke daerah tekanan rendah Arah angin ditentukan dari mana sumbernya, misal : Angin Barat  sumber dari barat Angin Laut  sumber dari laut Angin Darat  sumber dari darat

36 Terjadinya Angin Laut Tempertur Daratan > Temperatur Lautan Tekanan Udara di laut > daripada di darat, Maka terjadilah pergerakan masa udara dari laut kedaratan Biasanya terjadi pd siang hari

37 Terjadinya Angin Darat Tempertur Daratan < Temperatur Lautan Tekanan Udara di laut < daripada di darat, Maka terjadilah pergerakan masa udara dari darat ke laut Biasanya terjadi malam hari

38 QUIS 1.Jelaskan, proses perjalanan radiasi matahari hingga sampai kebumi? 2.Jelaskan pengaruh IRM terhadap prilaku tanaman dlm ber-fotosintesis ?... 3.Jelaskan, proses siklus hidrologi.? 4.Jika matahari berada di 23,5 derajat Lintang Utara, maka di Indonesia terjadi musim apa ? & jelaskan bagaimana prosesnya.?


Download ppt "KLIMATOLOGI PERTANIAN (AGROCLIMATE) By ; KASIONO,SP."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google