Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Johannes Parlindungan Siregar PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA assalamu’alaikum wr. wb Blog : johannes.lecture.ub.ac.id

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Johannes Parlindungan Siregar PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA assalamu’alaikum wr. wb Blog : johannes.lecture.ub.ac.id"— Transcript presentasi:

1 1 Johannes Parlindungan Siregar PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA assalamu’alaikum wr. wb Blog : johannes.lecture.ub.ac.id

2 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB PENGANTAR 2 MANUSIA ENVIRONMENTAL POSSIBILISM ENVIRONMENTAL PROBABILISM MANUSIA DAPAT MEMILIH LINGKUNGAN DAN MEMILIKI BANYAK PELUANG DALAM MENGELOLA KARAKTER LINGKUNGAN LINGKUNGAN SEBAGAI “GIVEN NATURE” YG KEMUDIAN DAPAT MEMPENGARUHI PERILAKU MANUSIA YG DIWADAHINYA URBAN DESIGN : MEMANIPULASI

3 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB URBAN DESIGN - ACTIVITY 3 AKTIVITAS PENTING AKTIVITAS PILIHAN (OPTIONAL) AKTIVITAS SOSIAL AKTIVITAS YG DIWADAHI RUANG KOTA : AKTIVITAS RUTIN, BEKERJA, BERSEKOLAH DILAKUKAN SEC. SUKARELA, KEBEBASAN WAKTU, SESUAI KONDISI TEMPAT, CUACA MAUPUN SETTING LOKASI (berjalan-jalan santai, duduk-duduk di warung pinggir jalan, mengamati orang lewat) DILAKUKAN SEC. SUKARELA, KEBEBASAN WAKTU, SESUAI KONDISI TEMPAT, CUACA MAUPUN SETTING LOKASI (berjalan-jalan santai, duduk-duduk di warung pinggir jalan, mengamati orang lewat) TERJADI SPONTAN SBG KONSEKUENSI LANGSUNG DARI PERGERAKAN MANUSIA DAN KEBERSAMAAN DI SUATU ”TEMPAT” PADA SAAT YG SAMA (aktivitas komunal, saling mendengar, diskusi, dll) MENDAPAT KONDISI LINGKUNGAN YG BAIK

4 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 4 BENTUK UMUM “PUBLIC SPACE” EXTERNAL PUBLIC SPACE INTERNAL PUBLIC SPACE EXTERNAL AND INTERNAL “QUASI” PUBLIC SPACE BAGIAN LAHAN YG BERADA DI ANTARA KEPEMILIKAN PRIVAT. (ALUN –ALUN, JALAN, TAMAN, PARKIR, dll) RUANG PADA FASILITAS – FASILITAS UMUM DIMANA WARGA BEBAS MENGAKSES (PERPUSTAKAAN UMUM, MUSIUM, TERMINAL /STASIUN KENDARAAN UMUM, dll) RUANG PUBLIK DENGAN KEPEMILIKAN “PRIVAT” (FASILITAS- FASILITAS KOMERSIAL, KAMPUS). PENGELOLA RUANG BEBAS MELAKUKAN PENGENDALIAN AKSES DAN PERILAKU. AKSESIBILITAS BENTUK UMUM BERDASARKAN POSISI “PUBLIC SPACE”

5 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 5

6 6 AKSESIBILITAS TIPOLOGI UMUM BERDASARKAN AKSESIBILITAS

7 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 7 PUBLIK SEMI - PUBLIK SEMI - PRIVATPRIVAT BIDDULPH. 2007

8 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 8 PUBLIK PRIVAT

9 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 9 PERIPHERY BLOCK SHARED OPEN SPACE BIDDULPH. 2007

10 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB PUBLIC REALM 10 FISIK (RUANG) SOSIAL (AKTIVITAS) PUBLIC REALM RUANG DAN SETTING INTERAKSI, KEHIDUPAN PUBLIK INTERAKSI, KEHIDUPAN PUBLIK SOSIOCULTURAL PUBLIC REALM TAMAN SUROPATI, JAKARTA FASHION FESTIVAL, JEMBER

11 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 11 PUBLIC REALM FUNGSI FORUM BAGI KEGIATAN DAN REPRESENTASI POLITIK LINGKUNGAN NETRAL BAGI INTERAKSI SOSIAL, PEMBAURAN DAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN BAGI PEMBELAJARAN SOSIAL, PEMBANGUNAN KEPRIBADIAN DAN PERTUKARAN INFORMASI HANNAH ARENDT (1958) MEMILIKI “SENSE of HISTORY” ARENA DIMANA WARGA DGN LATAR BELAKANG YG BERBEDA SALING MEMBERI PENDAPAT, BEROPOSISI SERTA DAPAT DIAKSES DAN DIPERGUNAKAN OLEH SIAPAPUN JUGA MEMILIKI “SENSE of HISTORY” ARENA DIMANA WARGA DGN LATAR BELAKANG YG BERBEDA SALING MEMBERI PENDAPAT, BEROPOSISI SERTA DAPAT DIAKSES DAN DIPERGUNAKAN OLEH SIAPAPUN JUGA HABERMAS (1962) MENEKANKAN PADA AKTIVITAS PUBLIK. IDE INI BERDASARKAN PADA PEMBENTUKAN RUANG-RUANG SOSIAL. MENEKANKAN PADA AKTIVITAS PUBLIK. IDE INI BERDASARKAN PADA PEMBENTUKAN RUANG-RUANG SOSIAL. ME-”MANUSIA”-KAN RUANG

12 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 12 AKTIVITAS PUBLIK AKTIVITAS SANTAI AKTIVITAS PRIVAT BERUBAH MENJADI BERUBAH MENJADI BERJALAN KAKI HIBURAN BERTUKAR INFORMASI KONSUMSI NONTON TV KENDARAAN BERMOTOR GAME ONLINE INTERNET, HP DELIVERY SERVICE MENGUASAI SEBAGIAN BESAR RUANG PUBLIK

13 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 13

14 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 14 Carmona, et al. (2008:9) EKONOMI: • Memberi pengaruh yg positif pada nilai properti. • Mendorong performa ekonomi regional. • Dapat menjadi bisnis yang baik EKONOMI: • Memberi pengaruh yg positif pada nilai properti. • Mendorong performa ekonomi regional. • Dapat menjadi bisnis yang baik KESEHATAN : • Mendorong masyarakat untuk aktif melakukan gerakan fisik. • Menyediakan ruang informal dan formal bagi kegiatan olahraga. • Mengurangi stress. KESEHATAN : • Mendorong masyarakat untuk aktif melakukan gerakan fisik. • Menyediakan ruang informal dan formal bagi kegiatan olahraga. • Mengurangi stress. SOSIAL : • Menyediakan ruang bagi interaksi dan pembelajaran sosial pada segala usia. • Mengurangi resiko terjadinya kejahatan dan sikap anti-sosial. • Mengurangi dominasi kendaraan bermotor sehingga angka kecelakaan dapat berkurang. • Mendorong dan meningkatkan kehidupan berkomunitas. SOSIAL : • Menyediakan ruang bagi interaksi dan pembelajaran sosial pada segala usia. • Mengurangi resiko terjadinya kejahatan dan sikap anti-sosial. • Mengurangi dominasi kendaraan bermotor sehingga angka kecelakaan dapat berkurang. • Mendorong dan meningkatkan kehidupan berkomunitas. LINGKUNGAN : • Mendorong terwujudnya transportasi berkelanjutan. • Meningkatkan kualitas udara, mengurangi efek heat island dan polusi. • Menciptakan kesempatan untuk berkembangnya keanekaragaman hayati. LINGKUNGAN : • Mendorong terwujudnya transportasi berkelanjutan. • Meningkatkan kualitas udara, mengurangi efek heat island dan polusi. • Menciptakan kesempatan untuk berkembangnya keanekaragaman hayati.

15 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 15 PUBLIC SPACE CHARACTER KIT OF PARTS QUALITIES CONTEXT FOR ACTION Carmona, et al. (2008)

16 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 16

17 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 17 DEMOKRASI POLITIK DALAM RUANG PUBLIK

18 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 18 KREATIFITAS PUBLIK SEBAGAI STIMULUS DLM MENGHIDUPKAN RUANG PUBLIK (EFEK TRIANGULASI) – Carmona (2003. p.167)

19 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 19 RUANG PUBLIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MASYARAKAT

20 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 20 “EFEK SAMPING” DARI PROSES PEMBENTUKAN RUANG PUBLIK

21 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 21 PEMBENTUKAN RUANG PUBLIK SERING TIDAK TERLEPAS DARI MOTIF EKONOMI

22 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 22 SIGNAGE PEACE GARDENS, UK

23 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 23

24 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 24 KASUS YANG MEMBUAT RUANG PUBLIK MENJADI SEPERTI “PULAU SURGA DI TENGAH NERAKA”

25 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 25

26 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 26 PERUBAHAN BENTUK RUANG PUBLIK

27 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB KEPUSTAKAAN 27 CARMONA, et al PUBLIC PLACE, URBAN SPACE. Carmona, et al Public space: the management dimension. Routledge, Taylor&Francis group. New York, USA. BIDDULPH INTRODUCTION TO RESIDENTIAL LAY OUT CARMONA, et al PUBLIC PLACE, URBAN SPACE. Carmona, et al Public space: the management dimension. Routledge, Taylor&Francis group. New York, USA. BIDDULPH INTRODUCTION TO RESIDENTIAL LAY OUT

28 PERANCANGAN KOTA – JP – PWK.FT.UB 28 wassalamu’alaikum wr. wb


Download ppt "1 Johannes Parlindungan Siregar PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA assalamu’alaikum wr. wb Blog : johannes.lecture.ub.ac.id"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google