Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penulisan Proposal Penelitian Seri Indonesian language.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penulisan Proposal Penelitian Seri Indonesian language."— Transcript presentasi:

1 Penulisan Proposal Penelitian Seri Indonesian language

2 Pengertian Penelitian Penelitian atau penyelidikan adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan sistematis dan teliti, bertujuan mendapatkan susunan dan tafsiran yang baru dari pengetahuan yang telah ada, dimana sikap orang yang bertindak itu harus kritis dan prosedur yang digunakan harus lengkap.

3  Bayangan masalah yang sedang dipikirkan dan dicari jawabannya disebut model,  Manusia yang memikirkannya disebut peneliti yang merupakan motor dari suatu penelitian,  Dia adalah pencipta masalah, pemecah masalah, penilai masalah, dan boleh jadi juga langsung sebagai pengguna dari hasil penelitiannya sendiri.

4  Penelitian adalah alat fisik maupun mental yang dipakai dalam usaha memecahkan masalah-masalah yang timbul.  Model diperlukan untuk mempertajam dan mengarahkan penelitian.  Sebagai hasil pemikiran yang terbatas, cara- cara yang dipakai dalam penelitian, model, atau kedua-duanya dapat saja dinyatakan keliru di kemudian hari setelah ditemukan hasil yang lebih baru dan lebih dipercaya.

5 Metode Pemecahan Masalah  Metode kebiasaan (the method of tenacity). Kebiasaan atau adat merupakan sesuatu yang dapat mempermudah manusia untuk mempercayai sesuatu.  Metode kekuasaan (the method of authority). 1. Bentuk yang tak dapat dihindarkan dan memang beralasan kuat. 2. Bentuk pemecahan masalah berdasarkan pendapat yang telah ada di kalangan orang-orang yang mempunyai otoritas, baik di bidang ilmu, pengetahuan maupun di bidang pemerintahan.

6 Metode Pemecahan Masalah  Metode perasaan (the method of intuition ). Sering kali dalam pemecahan masalah yang dihadapi manusia menggunakan perasaannya dalam hal ini tentu saja tingkat kebenaran dari hasil yang diperoleh sangat diragukan.  Metode ilmiah (the scientific method). Metode ilmiah lebih objektif dan lebih mencerminkan keadaan sebenarnya. Suatu penelitian justru dimulai dengan rasa tidak percaya atau dengan rasa keragu-raguan akan kebenaran sesuatu hal, dan dicoba dikumpulkan. Setiap saat hasil yang diperoleh dapat diuji lagi dengan pengumpulan bukti yang paling baru dan yang paling baik.

7 Metode Ilmiah.... Beberapa ciri khas dari metode ilmiah adalah: a) Pelaksanaannya harus sistematis dengan aturan-aturan tertentu dalam langkah-langkah dan prosedurnya, b) Pelaksanaannya harus teliti dan hati-hati, c) Pelaksanaannya harus bersikap skeptis, dan d)Langkah-langkah yang diambil harus logis dan objektif.

8 Beberapa Istilah Konsep adalah istilah dan defenisi yg digunakan untuk menggambarkan secara abstrak: kejadian, keadaan, kelompok atau individu yg menjadi perhatian ilmu sosial. Macam-macam Konsep: 1. Konsep yg jelas hubungannya dgn fakta/realitas yg diwakilinya  meja, jam, klien, roti, dll. 2. Konsep yg lebih kabur hubunganya dgn fakta/realitas yg diwakilinya  peningkatan mutu, pelayanan, kepuasan, dll.

9 Proposisi adalah hubungan yang logis antara dua konsep yang merupakan abstraksi suatu realitas sosial yang sederhana; Teori adalah serangkaian konsep,defenisi, dan proposisi untuk menerangkan suatu fenomena sosial secara sistematis dgn cara merumuskan hubungan antar konsep.

10 Variabel adalah sesuatu yang mempunyai variasi nilai dalam rangka mengempiriskan suatu konsep dalam penelitian; Ada 2 bentuk variabel, yaitu: 1. Variabel kategori: dikotomi dan politomi; 2. Variabel bersambungan (nilainya dlm skala ordinal maupun rasio)

11 Jenis Penelitian  Eksploratif: bermaksud mengumpulkan lebih banyak informasi ttg permasalahan tertentu yg sedikit sekali informasinya atau bahkan permasalahan itu sendiri belum ada atau belum dirumuskan secara terperinci;  Deskriptif: bermaksud memberikan gambaran suatu gejala sosial tertentu secara detil, permasalahan sudah ada namun informasinya belum memadai;  Eksplanatif: bermaksud tidak hanya sekedar memberikan gambaran mengenai suatu gejala sosial yg menjadi fokus penelitian, namun juga menjelaskan bagaimana hubungan dengan gejala sosial lainnya.

12 Metode Pendekatan KondisiIlmiahAlamiah Hakikat Kenyataan Tunggal, nyata, dan fragmentaris Ganda, konstruk, satu keutuhan Hubungan Peneliti & yang Diteliti Bebas, ada dualisme Aktif bersama, tidak terpisahkan Kemungkinan Generalisasi Generalisasi dilakukan atas dasar bebas waktu dan bebas konteks (Nomotetik) Hanya waktu dan konteks yg mengikat hipotesis kerja (Idiografis) Kemungkinan Hubungan Sebab-Akibat Ada penyebab temporer dan/atau simultan thd akibatnya Penyebab dan akibat saling terkait dan mempengaruhi Peranan NilaiBebas nilaiTerikat nilai

13 Tujuan Penelitian  Semua penelitian dilakukan untuk memecahkan suatu masalah melalui prosedur keilmiahan yang jelas dan sistematik dengan menerapkan metode ilmiah  Sebelumnya penelitian dilaksanakan, biasanya didahului dengan proposal

14  Proposal penelitian merupakan sebuah perencanaan secara keseluruhan. Dalam proposal penelitian, rencana, struktur dan strategi dirancang untuk menjawab beragam pertanyaan dalam permasalahan  Proposal penelitian baiknya menguraikan langkah-langkah yang direncanakan agas sebuah objek penelitian dapat dilaksanakan

15  Proposal penelitian menguraikan alasan penulisan  Peneliti menguraikan hipotesa penelitian dan cara menguji hipotesa  Secara luas, fungsi utama proposal penelitian adalah merinci rencana kerja (operasional)

16  Agar peneliti tidak mendapatkan kendala dalam pelaksanaan penelitiannya, proposal penelitian yang dibuat harus memberitahukan peneliti, pengamat penelitian, dan penulis resensi buku tentang suatu penelitian berupa apa (what) yang harus ditulis, mengapa (why) harus ditulis, dan bagaimana (how) cara menulisnya.

17 Isi proposal penelitian  Tujuan penelitian  Daftar hipotesis yang akan diuji  Rancangan penelitian yang digunakan  Latar (setting) penelitian atau bidang kajian  Alat ukur penelitian yang akan digunakan  Informasi ukuran sample dan sampling design  Informasi dan cara pengolahan data  Bab-bab yang dikemukakan secara garis besar  Masalah penelitian dan keterbatasan penelitian  Jadwal kerja atau pelaksanaan

18 Langkah-langkah penulisan  Merumuskan masalah  Mengkaji literatur  Merumuskan hipotesis  Penarikan kesimpulan

19  Tinjauan pustaka mencakup: ◦ Pengertian kerangka kerja serta informasi teoretis dan empiris tentang isu-isu utama dalam penelitian ◦ Beberapa hasil penelitian utama yang berhubungan dengan topik yang akan diteliti, pertanyaan-pertanyaan penelitian yang muncul dalam pustaka dan kesenjangan identifikasi oleh peneliti-peneliti sebelumnya ◦ Berkaitan dengan metode atas penelitian- penelitian sebelumnya

20 Komponen 1: pendahuluan  Latar belakang penelitian  Perspektif yang berkaitan dengan bidang penelitian  Pokok permasalahan yang berkaitan dengan topik  Penggunaan istilah yang lazim jika ada  Teori-teori yang memunculkan adanya permasalahan

21  Pokok permasalahan terdahulu dan perkembangannya terhadap subyek bidang penelitian  Pokok permasalahan penting secara teoretis dan berguna yang berhubungan dengan masalah utama penelitian  Penemuan-penemuan utama yang relevan dengan inti pokok permasalahan

22  Peneliti harus menyajikan keadaan atau fakta aktual yang menarik perhatiannya untuk diteliti sehingga dari uraian fakta aktual yang terjadi dapat dilihat permasalahannya secara jelas. Fakta aktual mencerminkan adanya gejala kesenjangan yang terdapat di lapangan sebagai dasar pemikiran untuk memunculkan permasalahan

23 Komponen II: permasalahan  Mengidentifikasi pokok permasalahan yang menjadi dasar penelitian  Mengkhususkan berbagai aspek atau perspektif pokok permasalahan  Mengidentifikasi kesenjangan yang ada dalam pengetahuan  Memunculkan pertanyaan yang ingin dijawab dalam penelitian

24  Mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan pendapat dalam literatur  Membangun dasar pemikiran dalam penelitian dengan referensi khusus untuk mengetahui bagaimana penelitian akan membuat identifikasi kesenjangan

25 Cara memilih masalah  Semua masalah yang timbul dalam pikiran atau yang terkumpul ditulis dalam satu daftar. Semua masalah tersebut tidak dinilai terlebih dahulu  Semua masalah diteliti satu demi satu dengan mengajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri: apakah masalah ini berguna, menghasilkan sesuatu, tidak luas/sempit, mudah diperoleh?

26  Merumuskan masalah adalah bagian yang paling sulit bagi peneliti. Hal ini terjadi karena peneliti kurang memahami rumusan masalah yang akan diteliti  Untuk itu membaca dan penguasaan literatur sangat diperlukan

27 Komponen III: tujuan  Keinginan peneliti harus dicantumkan secara cermat, konsisten dan terkait dengan rumusan masalah  Tujuan penelitianpun dinyatakan dalam bentuk tujuan umum (menjawab masalah umum) dan tujuan khusus (menjawab masalah khusus)

28  Tujuan penelitian disampaikan dalam bentuk umum dan khusus. Untuk mengarah pada tujuan penelitian, peneliti sebaiknya memikirkan sasaran penelitian terlebih dahulu  Tujuan utama menunjukkan arah penelitian, sedangkan sasaran sebagai sub- tujuan mengidentifikasi pokok permasalahan khusus yang dikemukakan untuk diuji

29  Tujuan penelitian seharusnya secara jelas dinyatakan dan mendasar. Sementara setiap sub-tujuannya sebaiknya menggambarkan hanya satu pokok permasalahan.

30 Contoh:  Tujuan utama: memastikan dampak imigrasi dalam sebuah keluarga  Sasaran: ◦ Menentukan dampak imigrasi terhadap peran suami atau istri sebagai pendatang ◦ Mengetahui dampak imigrasi dalam hubungan rumah tangga ◦ Memastikan perubahan pengharapan orangtua terhadap prestasi akademik dan karier anak- anak mereka

31 Komponen IV: tinjauan pustaka  Kelemahan: ◦ kemutakhiran pustaka ◦ kualitas penelitian sebelumnya ◦ Minimnya literatur berbahasa asing yang dibaca oleh peneliti

32  Teori yang terkait sudah teruji bisa mendukung kerangka berpikir peneliti  Kajian pustaka sebaiknya dituliskan mengenai tema-tema yang muncul di perpustakaan  Argumentasi diharapkan berbentuk secara konseptual dengan jelas, menitikberatkan alasan-alasan dan menunjuk penemuan utama, isu yang ada

33 Komponen V: hipotesis  Hipotesis merupakan sebuah pernyataan asumsi mengenai sebuah fenomena yang lazim atau hubungan antara dua variabel yang direncanakan untuk diuji dalam kerangka kerja penelitian  Hipotesis adalah dugaan sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Dikatakan sementara karena jawaban yang diberikan baru berdasarkan teori yang terkait, belum didasarkan pada fakta empiris

34 Macam Hipotesis 1. Hipotesis Deskriptif adalah dugaan terhadap nilai suatu variabel mandiri, tidak membuat hubungan atau perbandingan; 2. Hipotesis Komparatif adalah pernyataan yang menunjukkan dugaan nilai dlm satu variabel atau lebih pada sampel yg berbeda; 3. Hipotesis Hubungan/Asosiatif adalah suatu pernyataan yg menunjukkan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih;

35 Hipotesis Deskriptif a. Daya tahan kerja karyawan toko = 8 jam sehari b. Produktivitas padi di desa X = 3 ton/ha c. Gaya kepemimpinan di lembaga Y telah mencapai 70% dari yang diharapkan d. Lama kerja karyawan A=8jam dan lama kerja karyawan B=10 jam

36 Hipotesis Komparatif a. Tidak terdapat perbedaan daya tahan kerja karyawan A dan B H 0  µ1 = µ2 Ha  µ1 ≠ µ2 b. Tidak terdapat perbedaan produktivitas kerja antara golongan I, II, dan III H 0  µ1 = µ2 = µ3 Ha  µ1 ≠ µ2 = µ3

37 Hipotesis Hubungan a. Ada hubungan antara gaya kepemimpinan dan efektivitas kerja karyawan H 0  ⍴ = 0 H a  ⍴ ≠ 0 b. Ada hubungan antara pengetahuan, ketrampilan dan kualitas kerja H 0  ⍴ 1: ⍴ 2: ⍴ 3 = 0 H a  ⍴ 1: ⍴ 2: ⍴ 3 ≠ 0

38 Komponen V: rancangan penelitian  Mendeskripsikan rancangan penelitian digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian  Mewakili permasalahan penelitian secara keseluruhan

39 Mencakup informasi  Siapa yang memutuskan populasi penelitian  Identifikasi sample penelitian  Bagaimana mendapatkan sample yang selektif  Ijin mendapatkan partisipan  Pengumpulan data  Menjaga kerahasiaan data

40 Komponen VII: bidang kajian  Penggambaran organisasi penulisan secara singkat akan diberikan dalam penelitian

41 Komponen VIII: Sampling  Ukuran populasi sampling dan dari mana informasi akan diperoleh  Sampling menjelaskan mengenai rancangan sampling untuk digunakan dalam penarikan sample

42 Komponen IX: prosedur pengukuran  Memilih alat penelitian  Menyoroti kekuatan dan kelemahan alat itu  Reliabilitas dan validitas  Pembahasan konsep-konsep utama  Analisa data  Daftar rujukan dan pustaka: ◦ Kecermatan ◦ kejujuran

43 Laporan penelitian  Contoh: ◦ Bab1 pendahuluan ◦ Bab 2 karakteristik populasi ◦ Bab 3 dampak dan peran suami istri ◦ Bab 4 dampak dalam hubungan perkawinan ◦ Bab 5 dampak pada pengharapan anak ◦ Bab 6 rekapitulasi, simpulan dan saran

44  Judul penelitian  Abstrak  Pendahuluan  Landasan teori  Metode penelitian  Hasil penelitian  Pembahasan/diskusi  Penutup  Daftar acuan

45 Pendahuluan  Latar belakang masalah  Identifikasi masalah  Batasan masalah  Rumusan masalah  Tujuan penelitian  Kegunaan hasil penelitian

46 Landasan teori  Tinjauan pustaka  Hasil penelitian yang tekait  Kerangka berpikir  Pengajuan hipotesis

47 Metode penelitian  Metode penelitian  Tempat dan jadwal penelitian  Jenis penelitian  Populasi dan teknik sampling  Alat dan teknik pengumpulan data  Teknik analisis data  Deskripsi dan operasional data


Download ppt "Penulisan Proposal Penelitian Seri Indonesian language."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google