Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh Mariam F. Barata Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh Mariam F. Barata Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS,"— Transcript presentasi:

1 Oleh Mariam F. Barata Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS, KREATIF, DAN BERETIKA MEMBANGUN BUDAYA INTERNET SEHAT DAN AMAN

2 TRANSFORMASI Contoh : Literacy – e-literacy Education - e-education Library - e-library Book - e-book 2 TRANSFORMASI PENDIDIKAN

3 TRANSFORMASI 3 TRANSFORMASI BUDAYA

4 GENERASI NETIZEN

5 Jt PENGGUNA INTERNET INDONESIA

6 Visi Masyarakat Informasi Indonesia Sumber : Komitmen WSIS

7 YANG BANYAK DIBUKA OLEH GENERASI MUDA DI INDONESIA Internet 55 juta pengguna (no 4 di Asia) Facebook 43,06 juta pengguna (no 4 dunia) Twitter 19,5juta pengguna (no 5 dunia) ) sumber : apjii.or.id, Markplus Insight 2011, checkbook.com, semiocast.com (Februari 2012)

8 Real Space = Cyber Space  Baik di Dunia Nyata = Baik di Dunia Maya  Jelek di Dunia Nyata = Jelek di Dunia Maya Sebuah Kekhawatiran kebiasaan jelek di dunia nyata menjadi hal yang biasa di dunia maya akhirnya menjadi hal yang biasa di dunia nyata KONTEN NEGATIF KEBIASAAN BURUK USIA DEWASA 8

9 VS MANFAATBAHAYA INTERNET 9

10 MANFAAT INTERNET UNTUK GENERASI MUDA •Mencari informasi, data, gambar dan pengetahuan •Ortu wajib memberi pengarahan Searching •Banyak anak menyukai game on line •Agar diingatkan game yang sesuai umur dan batasi waktu untuk bermain game Game online •Pembelajaran untuk menulis jurnal atau pengetahuan •Bimbingan ortu tentang cara menulis Learning •Banyak anak senang mengoleksi gambar, lagu, video •Ortu wajib memantau koleksi yang disukai anak Collecting •Saat ini jejaring sosial menjadi tempat mencari teman dan curhat •Ortu dapat memantau aktivitas akun anak Communicating •Wadah kreativitas dan inovasi •Dorongan ortu untuk memanfaatkan internet dalam berkreasi Creating

11 Raditya Dika Blogger Novel Film PEMUDA KREATIF DI INDONESIA

12

13 LOMBA MENULIS UNTUK REMAJA PEMENANG LOMBA Citi Rahmati Serfiyani- Johanes Baptis Judha Jiwangga

14 Pemenang kontes blog remaja

15 SALING SAPA.COM MUHAMMAD YAHYA HARLAN, (13 TAHUN) DARI SMP BANDUNG

16

17 RESIKO DAN BAHAYA17

18 BAHAYA SISTEM KOMPUTER •Jangan lupa menggunakan anti virus •Perbaharui selalu anti virus VIRUS •Jangan pernah mengklik link situs dari yang dikirimkan oleh seseorang yang tidak kita kenal. SPAM •Memasang Firewall •menginstal IDS •memeriksa jaringan secara reguler DOS • Gunakan sofware legal BOTNET

19 •CYBER BULLYING •Jangan mudah terprovokasi dengan Kekerasan, kejahatan atau pelecehan melalui tulisan •CYBER STALKING •Jangan mudah percaya pada kenalan online •Batasi pemberian informasi yang bersifat pribadi (data keluarga, alamat, dll)

20 KITA TIDAK MENGETAHUI SIAPA DIBALIK DUNIA MAYA

21 •CYBER GAMBLING •Hati-hati bermain game karena game ada juga yang mengandung unsur Judi •Untuk mengetahui kategori permainan bisa dilihat di •CYBER FRAUD •Tidak semua informasi yang beredar di internet benar, lakukan pengecekan ulang terutama bila ingin melakukan transaksi melalui online

22 •PHISING •Pemberian identitas atau data pribadi yg lengkap dapat menyebabkan kerugian besar secara finansial •HAKI •Menganggap semua yang ada di internet adalah gratis, sehingga tanpa sadar kita melakukan perbuatan melanggar hak cipta, seperti mendownload aplikasi, game, buku atau musik

23 •DATA PRIBADI •Hindari penyebaran data pribadi •Password harus selalu dijaga, jangan lupa logout •Ubah Password secara berkala dan buat password dg kombinasi yg sulit diterka •FOTO/VIDEO •Pastikan foto / video yang dipasang tidak memalukan dan merugikan •Hati-hati menggunakan web camera

24 CONTOH KASUS KEJAHATAN AKIBAT TIK

25

26 26 STRATEGI NASIONAL MENGANTISIPASI KEJAHATAN TINDAK PIDANA TEKNOLOGI INFORMASI ?

27 DNS NAWALA A. Pendekatan Teknologi ID - SIRTII Indonesia Security Incident Response Team on Information Infrastructure ID - CERT Indonesia-Computer Emergency Response Team

28 TRUST POSITIF28

29 NAWALA 3 • Layanan Bebas untuk Pengguna Internet yang membutuhkan saringan situs negatif • Melindungi dari konten berbahaya seperti : Malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya29 Penggunaan DNS Nawala :

30 Yahoo! Safely

31 Google Family Safety

32

33 MELALUI PENGADUAN LANGSUNG : Subdit IT dan Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, MABES POLRI UNTUK PENGADUAN KONTEN NEGATIF

34 B. Pendekatan Hukum UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) UU No 44 tahun 2008 tentang Pornografi *) Pasal 27 *) Pasal 28 *) Pasal 29 *) Pasal 5 *) Pasal 6 *) Pasal 13 UU No 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta *) Pasal 14 *) Pasal 15

35 UU No. 11 Tahun 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK BAB VIII : Perbuatan yang Dilarang Pasal 27 (1)Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentranmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan (2)… Perjudian (3)… Penghinaan dan/atau pencemaran nama baik (4)… Pemerasan dan/atau pengancaman

36 Pasal 28 (1 ) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik. (2)... Informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Pasal 29 Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi. Ancaman Pidana : Penjara maks 6-12 tahun dan/atau denda maks 1-2 M (Pasal 45)

37 BAB II : Larangan dan Batasan UU No. 44 TAHUN 2008 TENTANG PORNOGRAFI # Pasal 5 Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1). # Pasal 6 Setiap orang dilarang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), kecuali yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan. # Pasal 13 (1) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi yang memuat selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) wajib mendasarkan pada peraturan perundang-undangan. (2) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dilakukan di tempat dan dengan cara khusus.

38 HUKUMAN # Pasal 31 Setiap orang yang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (dua miliar rupiah). # Pasal 32 Setiap orang yang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (dua miliar rupiah)

39 BAB II BAGIAN KELIMA : PEMBATASAN HAK CIPTA UU No. 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA # Pasal 14 Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta: a. Pengumuman dan/atau Perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli; b. Pengumuman dan/atau Perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan/atau diperbanyak oleh atau atas nama Pemerintah, kecuali apabila Hak Cipta itu dinyatakan dilindungi, baik dengan peraturan perundang-undangan maupun dengan pernyataan pada Ciptaan itu sendiri atau ketika Ciptaan itu diumumkan dan/atau diperbanyak; atau c. Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap. # Pasal 15 Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan, Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta: a. penggunaan Ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta; b. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan pembelaan di dalam atau di luar Pengadilan; c. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan: (i) ceramah yang semata-mata untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan; atau (ii)pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta.

40 #Lanjutan Pasal 15 d. Perbanyakan suatu Ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dalam huruf braille guna keperluan para tunanetra, kecuali jika Perbanyakan itu bersifat komersial; e. Perbanyakan suatu Ciptaan selain Program Komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apa pun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan, dan pusat dokumentasi yang nonkomersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya; f. perubahan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis atas karya arsitektur, seperti Ciptaan bangunan; g.pembuatan salinan cadangan suatu Program Komputer oleh pemilik Program Komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri. Hukuman : # Pasal 72 ayat 2 (2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp ,00 (lima ratus juta rupiah).

41 C. Pendekatan Socio Kultural Promosi Internet Sehat dan Aman menuju Masyarakat Cerdas dan Produktif Sosialisasi / Workshop UU ITE, Deklarasi Gema Insan Kompetensi : INAICTA, APICTA, Lomba Blogger, Lomba e-Mading, Lomba Robot Bermitra dengan Relawan TIK dan Komunitas lainnya

42 Sosialisasi Internet Sehat Aman Pemberantasan Buta Internet Bagi Tuna Netra Dialog Interaktif Radio dan Televisi Roadshow INSAN di Sekolah Seminar dan Pelatihan Blog Materi Publikasi INSAN Safer Internet Day 2012

43 22 Deklarator: Kementerian Kominfo, Kementerian PP & PA, Kementerian Diknas, Kementerian Agama, Pengurus Pusat Muslimat NU, KOWANI, AWARI, APJII, PGRI, KNPI, Parisada Hindu Dharma Indonesia, WALUBI, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, MUI, Yayasan Kita dan Buah Hati, Pramuka, Pengurus Pusat PKK, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, BEM UI, Dinas Informasi dan Komunitas Provinsi Maluku dan OSIS SMA Negeri 1 Jakarta Deklarasi Gema Insan

44 KOMPETISI : INAICTA, IOSA, APICTA, ASEAN ICT AWARD

45 RELAWAN TIK

46 BAGAIMANA SEBAIKNYA GENERASI MUDA BERINTERNET ? Lengkapi komputer dengan software pengaman seperti DNS Nawala Gunakan hanya untuk hal-hal yang positif Berdiskusi dengan keluarga atau teman mengenai dampak positif dan negatif dari internet

47 Jalin komunikasi aktif dengan orangtua atau guru mengenai apa pun informasi yang didapat melalui internet Berkaryalah dengan menggunakan internet dalam bentuk apapun Hanya otak dan hati kita yang mampu mengendalikan penggunaan interet secara sehat dan aman

48 GUNAKAN INTERNET SECARA BIJAK FILTER YANG TERAMPUHADA DALAM DIRI KITAOTAK DAN HATI KITA SENDIRI KESIMPULAN

49 TERIMA KASIH


Download ppt "Oleh Mariam F. Barata Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google