Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AKIDAH MUKMIN DASYATNYA DOA. DALIL-DALIL DOA  QS Ghofir (40):60          

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AKIDAH MUKMIN DASYATNYA DOA. DALIL-DALIL DOA  QS Ghofir (40):60          "— Transcript presentasi:

1 AKIDAH MUKMIN DASYATNYA DOA

2 DALIL-DALIL DOA  QS Ghofir (40):60                60. Dan Tuhanmu berqalam: "Berdoalah kepada- Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina".

3 DALIL-DALIL DOA  QS Al ‘Araf (7):29                    29. Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". dan (katakanlah): "Luruskanlah muka (diri)mu di Setiap sholat dan berdoalah pada Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepadaNya)".

4 DALIL-DALIL DOA  QS Al ‘Araf (7):56                  56. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

5 DALIL-DALIL DOA  QS Al ‘Araf (7):180                  180. Hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang- orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

6 DALIL-DALIL DOA  Rasul SAW bersabda : “Doa itu adalah inti dari ibadah”.  Rasul SAW bersabda : “Barangsiapa yang tidak berdoa (pada Allah), maka Allah akan marah padanya”.  Rasul SAW bersabda : “Doa senjata orang-orang beriman”.

7 RENUNGAN  Dari Anas RA tentang kisah sahabat yang meminta agar Nabi SAW berdoa untuk turun hujan.  Kisah Abu Qatadah RA dengan bola matanya.  Kisah DR.Abdur Razzak di Kampus UIM saat meminta hujan turun

8 PERMASALAHAN DOA A. DOA ADALAH IBADAH Dalam hadits : “Doa itu adalah ibadah” Hadits mengandung dua hikmah: -Tidak ada doa yang sia-sia walaupun belum kelihatan jawabannya dari Allah SWT karena ia ibadah. -Doa adalah bentuk komunikasi seorang hamba dengan Allah SWT dan tanda ketaatannya pada Allah SWT.

9 PERMASALAHAN DOA B. TAHAPAN PENERIMAAN DOA Dalam hadits Rasul SAW : Tidak seorang muslimpun di muka bumi ini berdoa pada Allah kecuali Allah akan menjawabnya, tetapi salah satu dari tiga hal : -Allah berikan langsung di dunia seperti permintaannya. Ya Allah, sembuhkanlah aku, maka Allah SWT-pun menyembuhkannya. Ya Allah, berikan aku rezki, tiba-tiba dapat rezki. Dan begitu seterusnya, Allah SWT langsung memberikan jawaban atas doa-doa.

10 PERMASALAHAN DOA -Allah hilangkan kesusahan yang akan menimpanya. Seseorang misalnya berdoa: Ya Allah, sembuhkanlah anakku, lalu ia berkata: Aku sudah berdoa selama 10 tahun tetapi Allah SWT belum menerimanya. Ini kekeliruan, karena bisa saja tanpa doa maka anak itu jadi lebih parah atau mati tetapi dengan doa Allah SWT hilangkan musibah yang akan menimpa.

11 PERMASALAHAN DOA -Allah simpankan untuknya pada hari kiamat dan Allah gantikan dengan pahala yang banyak… Dalam sebuah Atsar : Sesungguhnya hamba-hamba yang rajin berdoa akan menemukan pahala yang berlimpah pada hari kiamat. Maka pada saat itu, mereka berharap bila seluruh doa mereka di dunia Allah SWT terlambatkan jawabannya dan diterima pada hari kiamat.

12 PERMASALAHAN DOA  Saat Allah SWT menerlambatkan jawaban doa di dunia itu karena Allah SWT lebih tau yang terbaik. Ibaratnya seperti bila anak anda meminta agar diizinkan untuk berteman dengan orang yang pasti anda tau bahwa mereka akan merusak anak anda. Maka bagaimanapun retorika permintaan anak anda tetap anda tidak mengizinkan karena anda lebih tau dan faham darinya tentang kebaikan untuknya.

13 PERMASALAHAN DOA  Kisah lelaki yang dibatalkan lamarannya.  Yakinlah setiap selesai berdoa bila Allah SWT belum memberikannya bahwa Allah SWT jauh lebih tau tentang kebaikan yang kita butuhkan dan bisa jadi saat diberi maka akan berbahaya untuk kita karenanya Allah belum/tidak memberikan.  Jangan putus asa untuk berdoa dan terus berharap rahmat Allah

14 PERMASALAHAN DOA C.TIDAK TERGESA-GESA Rasul SAW bersabda : “Doa seorang hamba akan diterima selama ia tidak tergesa-gesa. Sahabat berkata: Bagaimana seseorang tergesa-gesa? Rasul SAW bersabda: Ia berkata: aku sudah berdoa tetapi tidak ada jawaban dan akhirnya ia akan meninggalkan doa”. Tergesa-gesa berarti dua hal : -Tidak terburu-buru dalam mengucapkan doa dan penuh dengan harapan. -Tidak buru-buru dalam mengharapkan jawaban Allah SWT

15 PERMASALAHAN DOA  Allah SWT menerlambatkan doa hamba karena cinta padanya Dalam hadits, Rasul SAW bersabda: Sesungguhnya Allah bila mendengar doa yang indah dari hambaNYA maka IA-pun menerlambatkan jawabannya agar hamba tersebut tetap dalam doanya. Bila doa indah langsung diberi jawaban maka berhentilah doa yang indah tersebut.

16 PERMASALAHAN DOA -Riwayat kasih sayang Allah SWT Rasul SAW melihat seorang ibu yang kehilangan anaknya dalam salah satu peperangan sementara ibu tersebut masih menyusui. Sambil keringatan ibu tersebut keliling diantara pasukan mencari anaknya. Setiap kali melihat anak seumur anaknya maka langsung digendong lalu diletakkan kembali. Sampai seketika ia mengangkat seorang anak yang ternyata anaknya, maka tiba-tiba sang ibu langsung memeluknya dengan erat seakan anak itu bagian dari tubuhnya, lalu ia langsung menyusuinya dengan wajah penuh kepuasaan dan kasih sayang. Melihat kejadian tersebut, lalu Nabi SAW bersabda kepada para sahabatnya:

17 PERMASALAHAN DOA Apakah kalian mengira ibu ini akan membiarkan anaknya terbakar? Para sahabat serentak menjawab: Tentu tidak wahai Rasul Allah. Maka Rasul SAW bersabda : Demi Allah, Allah jauh lebih pengasih terhadap hamba-hambaNYA dari ibu ini terhadap anaknya.

18 PERMASALAHAN DOA -Kisah Musa AS Ada seorang kaum Musa AS yang selalu mengganggu dakwah. Maka Musa AS berdoa pada Allah SWT agar menghukumnya. Allah SWT lalu berfirman pada Musa AS : Aku serahkan siksaannya padamu hai Musa. Keesokan harinya, orang tersebut datang dan mencaci Musa AS juga agama Allah SWT. Musa lalu berkata: Wahai bumi tenggelamkanlah ia. Maka bumipun menenggelamkan orang itu sampai mata kakinya dan ia berusaha minta maaf pada Musa AS, tetapi Musa AS terus meminta agar menenggelamkannya ke dalam bumi sampai ia mati. Allah berfirman : Hai Musa, sungguh keras hatimu. Bila ia meminta tolong dan maaf dariKU maka niscaya KU kabulkan.

19 PERMASALAHAN DOA -Riwayat Jibril AS, ia berkata pada Nabi SAW: Demi Allah wahai Muhammad, andai saja engkau melihat bagaimana aku memenuhi mulut Firaun dengan tanah laut karena khawatir rahmat Allah datang padanya. (HR. Bukhari) Semua ini karena pengetahuan Jibril AS akan keluasan rahmat Allah SWT terhadap hamba-hambaNYA.

20 PERMASALAHAN DOA -Kisah Nabi Zakaria AS QS Maryam (19):1-6                                                     

21 PERMASALAHAN DOA  QS Maryam (19):7-10                                                          

22 PERMASALAHAN DOA  Terjemahan QS Maryam (19): Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad. 2. (yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, 3. Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. 4. Ia berkata "Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. 5. Dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap penerus sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, 6. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai".

23 PERMASALAHAN DOA  Terjemahan QS Maryam (19): Hai Zakaria, Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan Dia. 8. Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, Padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) Sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua". 9. Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah aku ciptakan kamu sebelum itu, Padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali". 10. Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda". Tuhan berfirman: "Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, Padahal kamu sehat".

24 PERMASALAHAN DOA  QS Al Ambiya’ (21):89-90                                    89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah pewaris yang paling Baik. 90. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan- perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada kami.

25 PERMASALAHAN DOA  QS Al Imran (3):38-41                                                                                   

26 PERMASALAHAN DOA  Terjemahan QS Al Imran (3): Di sanalah Zakariya berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa". 39. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat[Isa] (yang datang) dari Allah, menjadi panutan, menahan diri (dari hawa nafsu/sholeh) dan seorang Nabi Termasuk keturunan orang-orang saleh". 40. Zakariya berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?". berfirman Allah: "Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya". 41. Berkata Zakariya: "Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari".

27 PERMASALAHAN DOA  Nabi Ayyub AS, QS Al Ambiya’ (21):83-84                             83. Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang". 84. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.

28 PERMASALAHAN DOA  Nabi Yunus AS, QS Al Ambiya’ (21):87-88                                   87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam Keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim." 88. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. dan Demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.

29 PERMASALAHAN DOA  Yunus AS, QS Ash Shoffat (37):                                                          

30 PERMASALAHAN DOA  Terjemahan QS Ash Shoffat (37): Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, 140. (ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan, 141. Kemudian ia ikut berundi lalu dia Termasuk orang-orang yang kalah dalam undian Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam Keadaan tercela Maka kalau Sekiranya Dia tidak Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, 144. Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit Kemudian Kami lemparkan Dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam Keadaan sakit Dan Kami tumbuhkan untuk Dia sebatang pohon dari jenis labu Dan Kami utus Dia kepada seratus ribu orang atau lebih Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.

31 PERMASALAHAN DOA  Allah SWT menerlambatkan doa karena ingin menguji ketulusan hambaNYA Ibnu Qayyim berkata: Perumpamaan hamba yang belum Allah SWT beri jawaban doanya; seperti seorang anak yang ibunya sedang marah padanya lalu ibunya mengusirnya keluar rumah dan menutupkan pintu rumah untuknya, kira-kira apa yang akan dilakukan oleh sang anak? Apakah ia lalu pergi atau meminta maaf dan memohon pada ibunya agar dibukakan pintu lagi?

32 PERMASALAHAN DOA Yang pasti, si anak akan terus minta maaf dan memohon pada ibunya agar dimaafkan dan dibukakan lagi pintu rumah. Dan ketahuilah saat si anak terus memohon maka hati sang ibu tersentuh dan tidak tega bila tidak memaafkan dan membukakan pintu lagi untuknya. Yakinlah Allah SWT jauh lebih pengasih dari ibumu. Maka bila belum kelihatan jawaban maka lebih giatlah dalam berdoa.

33 PERMASALAHAN DOA  D. Maximalkan tempat juga waktu diterimanya doa Tempat : Wilayah haram Mekkah (Multazam, saat minum air zam-zam, dll) Waktu : Malam hari, saat sujud, sebelum salam akhir, berpuasa, musafir, hujan sedang turun, sedang terjadi peperangan, antara adzan dan iqomah, doa ortu untuk anaknya, anak sholeh untuk ortunya, doa setiap muslim untuk muslim yang lain, akhir waktu asar pada hari jumat

34 DOA-DOA PILIHAN  اللهم إني أسألك خير ما سألك نبيك وعبدك محمد صلى الله عليه وسلم وأعوذ بك من شر ما استعاذك نبيك وعبدك محمد صلى الله عليه وسلم، وأنت المستعان وعليك البلاغ  اللهم اجعال كل مقدور خيرا  اللهم إني أعوذ بك من زوال نعمك، وتحول عافيتك، وفجأة نقمتك، وجميع سخطك  اللهم إني أسألك خير كله عاجله وأجله ما علمنا منه وما لم نعلم، ونعوذ بك من شر كله عاجله وأجله ما علمنا منه وما لم نعلم


Download ppt "AKIDAH MUKMIN DASYATNYA DOA. DALIL-DALIL DOA  QS Ghofir (40):60          "

Presentasi serupa


Iklan oleh Google