Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“MENJADIKAN KOTA LANGSA SEBAGAI KOTA UTAMA PERDAGANGAN DAN JASA DI PINTU GERBANG WILAYAH TIMUR ACEH” DISAMPAIKAN PADA ACARA MUSRENBANG RKPK TAHUN PERENCANAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“MENJADIKAN KOTA LANGSA SEBAGAI KOTA UTAMA PERDAGANGAN DAN JASA DI PINTU GERBANG WILAYAH TIMUR ACEH” DISAMPAIKAN PADA ACARA MUSRENBANG RKPK TAHUN PERENCANAAN."— Transcript presentasi:

1 “MENJADIKAN KOTA LANGSA SEBAGAI KOTA UTAMA PERDAGANGAN DAN JASA DI PINTU GERBANG WILAYAH TIMUR ACEH” DISAMPAIKAN PADA ACARA MUSRENBANG RKPK TAHUN PERENCANAAN 2015 bappeda kota langsa tahun 2014

2  GEOGRAFIS & DEMOGRAFIS  STRUKTUR EKONOMI  IPM  TEMA  KEUNGGULAN  ISU-ISU STRATEGIS  STRATEGI PEMBANGUNAN  RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH  PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN  PERCEPATAN PEMBANGUNAN & PENGEMBANGAN EKONOMI OUTLINE

3 PETA KOTA LANGSA

4 Kota Langsa berada di sebelah Timur Aceh yang terletak pada posisi sebelah Utara Pulau Sumatera, yaitu pada ’ 35,68” – ’ 47,03” Lintang Utara (LU) ’ 14,59” – ’ 42,16” Bujur Timur (BT) Kota Langsa merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Aceh Timur yang dibentuk berdasarkan UU No.3 tahun 2001 GEOGRAFIS

5 Batas Wilayah Administrasi :  Sebelah Timur berbatasan dengan Kec. Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.  Sebelah Barat berbatasan dengan Kec. Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.  Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka.  Sebelah Selatan berbatasan dengan Kec. Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Luas Daerah : Kota Langsa dengan luas wilayahnya 239,83 km 2 terbagi atas 5 kecamatan dan 66 Gampong. Nama-nama kecamatan adalah sebagai berikut: Kecamatan Langsa Lama, Kecamatan Langsa Baro, Kecamatan Langsa Barat, Kecamatan Langsa Timur, Kecamatan Langsa Kota GEOGRAFIS & DEMOGRAFIS Perkembangan Jumlah Penduduk Kota Langsa Tahun (jiwa) 1.Laju pertumbuhan penduduk Kota Langsa adalah 2%, dengan tingkat kepadatan penduduk 590 jiwa per km2. 2.Sebagian besar penduduk Kota Langsa berada pada usia produktif yang mencapai lebih dari 60% dari total penduduk.

6 Pada tahun 2012, Pertumbuhan Ekonomi Kota Langsa mencapai 4,65% dengan PAD tahun 2014 sebesar Rp ,-. Struktur perekonomian Kota Langsa didominasi oleh sektor tersier yaitu sebesar 58,7%. Sebagian besar berada pada sektor: (1) Perdagangan, Hotel, dan Restoran sebesar 31,9%; dan (2) Jasa-jasa sebesar 15,24% STRUKTUR EKONOMI Tren Kontribusi PDRB ADHK Kota Menurut Sektor Ekonomi Tahun (Persen) Sumber : BPS Kota Langsa (2012) *) Angka Sementara **) Angka Sangat Sementara Sektor Pertanian13,1313,0612,7812,5112,32 Pertambangan dan Penggalian0,410,30,240,170,15 Sektor Primer13,5413,3613,0212,6812,47 Industri Pengolahan21,2220,9420,3619,9719,41 Listrik, Gas, dan Air Bersih0,530,52 Bangunan9,229,29,068,978,9 Sektor Sekunder30,9730,6629,9429,4628,83 Perdagangan, Hotel, dan Restoran29,0629,5330,5831,3531,9 Pengangkutan dan Komunikasi7,517,397,417,397,52 Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan 3,243,453,653,864,04 Jasa-Jasa15,6815,6115,415,2615,24 Sektor Tersier55,4955,9857,0457,8658,7 Total PDRB100

7 Perkembangan Inflasi Perkembangan inflasi Kota Langsa cenderung mengalami penurunan selama 5 tahun terakhir, memasuki tahun 2010, angka inflasi di Kota Langsa mengalami penurunan dibawah angka tujuh persen, yaitu menjadi 5,93 persen, dan di tahun 2011 turun menjadi 3,54 persen. Berdasarkan angka sangat sementara tahun 2012, angka inflasi Kota Langsa berada pada angka 3,06 persen. STRUKTUR EKONOMI Perkembangan Angka Inflasi Kota Langsa Tahun (persen) Sumber : BPS Kota Langsa 2013

8 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Langsa tahun 2012 adalah sebesar 74,75 (peringkat 4 dari 23 kab/kota se-Aceh). Lebih tinggi dari IPM Provinsi Aceh yang hanya 72,51. IPM 74,75 72,51 > Kota Langsa Provinsi Aceh Peringkat 4 tertinggi dari 23 kab/kota se-Aceh

9 IPM Kota Langsa paling tinggi di wilayah timur aceh bahkan dari sebagian wilayah utara Aceh.. IPM Peringkat 1 tertinggi di wilayah timur Ini berarti bahwa derajat pendidikan, derajat kesehatan, dan daya beli masyarakat Kota Langsa lebih baik dari kabupaten lain di wilayah timur dan sebagian wilayah utara Aceh

10 TEMA “MENJADIKAN KOTA LANGSA SEBAGAI KOTA UTAMA PERDAGANGAN DAN JASA DI PINTU GERBANG WILAYAH TIMUR ACEH” RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA LANGSA TAHUN 2015 Berdasarkan beberapa data indikator makro tersebut maka,

11 ? Mengapa Kota Langsa layak dijadikan sebagai Kota Utama Perdagangan dan Jasa di Pintu Gerbang Wilayah Timur Aceh...?????

12 KEUNGGULAN Potensi Keberadaan Pelabuhan Kuala Langsa sangat strategis, dikarenakan :  Sebagai pilar penyangga pembangunan ekonomi kawasan timur dan sebagian kawasan tengah Aceh untuk masa yang akan datang;  Merupakan pintu gerbang arus barang baik keluar maupun masuk ke wilayah sumatera bagian utara dan sekitarnya;  Sebagai Jalur kapal penyeberangan ferry antar negara. Potensi Keberadaan Pelabuhan Kuala Langsa sangat strategis, dikarenakan :  Sebagai pilar penyangga pembangunan ekonomi kawasan timur dan sebagian kawasan tengah Aceh untuk masa yang akan datang;  Merupakan pintu gerbang arus barang baik keluar maupun masuk ke wilayah sumatera bagian utara dan sekitarnya;  Sebagai Jalur kapal penyeberangan ferry antar negara. Di Kota Langsa terdapat JASA KEPELABUHANAN

13 KEUNGGULAN Kota Langsa memiliki dua perguruan tinggi negeri, yaitu: 1.UNIVERSITAS SAMUDERA; 2.STAIN ZAWIYAH COT KALA. Kota Langsa memiliki dua perguruan tinggi negeri, yaitu: 1.UNIVERSITAS SAMUDERA; 2.STAIN ZAWIYAH COT KALA. Di Kota Langsa terdapat JASA PENDIDIKAN

14 KEUNGGULAN Kota Langsa memiliki Rumah Sakit Umum Daerah yang telah menjalankan prinsip-prinsip manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). BLUD Rumah Sakit Umum Kota Langsa merupakan RS rujukan di wilayah timur Aceh Kota Langsa memiliki Rumah Sakit Umum Daerah yang telah menjalankan prinsip-prinsip manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). BLUD Rumah Sakit Umum Kota Langsa merupakan RS rujukan di wilayah timur Aceh Di Kota Langsa terdapat layanan JASA KESEHATAN

15 KEUNGGULAN Jumlah Kamar dan Tarif Kamar pada Perusahaan Akomodasi/ Hotel di Kota Langsa Jumlah penginapan yang terdiri dari hotel dan losmen adalah sebanyak 16 hotel/losmen, terdiri dari dua hotel bintang 1 dan 14 hotel kelas melati. No.Nama Akomodasi Jenis Kamar StandarSuite Jumlah Kamar Tempat Tidur Jumlah Kamar Tempat Tidur 1 Hotel Kartika Hotel Harmoni Losmen Pase Ferla Inn Losmen Diah Losmen Haiva Losmen Buana Hotel Rahmat Thalita Hotel Training Kartini Losmen Anggrek Losmen Pillar Losmen Ramille Hotel Firdaus Losmen Ridho Losmen Nabila Wisma Mutiara Sumber : BPS Kota Langsa Tahun 2013

16 KEUNGGULAN Jumlah Bank dan Kantor Bank di Kota Langsa Tahun Jumlah lembaga keuangan baik bank umum konvensional, syariah dan perkreditan rakyat di Kota Langsa pada tahun 2009 adalah sebanyak 10 unit, pada tahun 2010 dan tahun 2011 naik masing-masing menjadi 12 dan 13 bank. Selain bank, di Kota Langsa juga terdapat kantor bank/cabang yaitu sebanyak 22 unit pada tahun Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Langsa, jumlah bank yang membuka kantor cabang di Kota Langsa meningkat pada tahun 2010 dan 2011 yaitu masing-masing 25 unit dan 26 unit. Sumber : BPS Kota Langsa Tahun 2013

17 KEUNGGULAN Pariwisata Wisata yang dapat dikembangkan: 1.Hutan Manggrove; 2.Hutan Kota; 3.Kuliner. Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap PDRB Kota Langsa ADHK Tahun (persen)

18 ISU-ISU STRATEGIS 1.Belum tertatanya ruang kota serta pusat-pusat pasar dan perdagangan yang tertib, bersih, indah, menarik, dan nyaman; 2.Belum optimalnya penataan permukiman masyarakat dan lingkungan hidup yang serasi dan lestari; 3.Pelayanan pendidikan berkualitas belum merata; 4.Belum optimalnya pelayanan publik; 5.Rendahnya kualitas pembangunan infrastruktur kota dan wilayah; dan 6.Rendahnya produktivitas UKM dan belum berkembangnya sentra- sentra ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan;

19 1.Belum tertatanya ruang kota serta pusat-pusat pasar dan perdagangan yang tertib, bersih, indah, menarik, dan nyaman. Strategi pembangunan yang dilakukan adalah: 1.Penataan ruang kota dan wilayah yang aman, nyaman, efektif, integratif, produktif, dan berkelanjutan sesuai RTRW Kota Langsa; 2.Pembangunan kawasan perkotaan dengan berwawasan lingkungan hidup; dan 3.Pengembangan pusat pasar dan perdagangan di Kota Langsa yang BERIMAN (bersih, indah, menarik, dan nyaman) guna mendorong aktivitas perdagangan dan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. STRATEGI PEMBANGUNAN

20 2. Belum optimalnya penataan permukiman masyarakat dan lingkungan hidup yang serasi dan lestari. Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan: 1.Penyediaan sarana dan prasarana permukiman masyarakat yang berkualitas; 2.Peningkatan lingkungan permukiman yang sehat dan aman; 3.Peningkatan kualitas dan aksebilitas masyarakat terhadap layanan sanitasi. 4.Perluasan ruang terbuka hijau guna mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat; dan 5.Perlindungan dan rehabilitasi kawasan manggrove secara berkelanjutan. STRATEGI PEMBANGUNAN

21 3. Pelayanan pendidikan berkualitas belum merata. Strategi Pembangunan yang akan dilakukan: 1.Peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan standar nasional, melalui pemerataan kualitas tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan; 2.Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sesuai SPM pendidikan; 3.Perluasan layanan pendidikan non-formal yang bermutu dan berkualitas; STRATEGI PEMBANGUNAN

22 4.Belum optimalnya pelayanan publik. Strategi Pembangunan yang akan dilaksanakan: 1.Pemerataan layanan kesehatan berkualitas sesuai dengan SPM Kesehatan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat; 2.Revitalisasi dan relokasi RSUD Langsa; 3.Peningkatan kualitas cakupan pelayanan air bersih/air minum, termasuk pemeliharaan jaringan secara berkala dan berkesinambungan; 4.Perluasan dan peningkatan kualitas cakupan pelayanan persampahan dan limbah; dan 5.Peningkatan pelayanan administrasi perizinan dan non perizinan secara cepat dan berkualitas STRATEGI PEMBANGUNAN

23 5.Rendahnya kualitas pembangunan infrastruktur kota dan wilayah; Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan: 1.Peningkatan kualitas infrastruktur, meliputi jalan, jembatan, drainase, tanggul, listrik, transportasi, internet dalam mendukung percepatan pengembangan kota dan wilayah; 2.Peningkatan kualitas pelayanan transportasi yang efektif dan efisien yang menghubungkan antargampong dan antarwilayah; dan 3.Peningkatan kualitas infrastruktur Pelabuhan Kuala Langsa dalam rangka mendorong aktivitas perdagangan ekspor-impor. STRATEGI PEMBANGUNAN

24 6.Rendahnya produktivitas UKM dan belum berkembangnya sentra-sentra ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan. Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan: 1.Peningkatan iklim usaha yang kondusif, pemberian kemudahan prosedur investasi dan perizinan bagi investor lokal, luar daerah dan luar negeri guna mendorong peningkatan investasi dan aktivitas bisnis; 2.Pengembangan sentra-sentra industri potensial; 3.Pengelolaan potensi objek-objek dan daya tarik wisata; 4.Pemanfaatan sumber daya pesisir dan kelautan; 5.Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha yang profesional dan berdaya saing; dan 6.Pemberdayaan petani dan pemanfaatan lahan-lahan pertanian secara optimal. STRATEGI PEMBANGUNAN

25 RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH INDUSTRI & PELABUHAN PENDIDIKAN & PERMUKIMAN PERTANIAN PERKEBUNAN & TERMINAL REGIONAL UTARA TIMURBARAT SELATAN PERDAGANGAN, JASA, DAN PERKANTORAN

26 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan UKM dan membangun sentra-sentra ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan 1Pengembangan, Pembangunan dan Pengolahan Pelabuhan Perikanan; 2Program Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir; 3Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan; 4Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri; 5Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah; 6Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan; 7Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah; 8Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial; 9Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan; 10Program Peningkatan Kesempatan Kerja; 11Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja.

27 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNOPROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan UKM dan membangun sentra-sentra ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan 1Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi; 2Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi; 3Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan); 4Program Peningkatan Kesejahteraan Petani; 5Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan; 6Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan; 7Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan; 8Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan; 9Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan; 10Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan; 11Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak; 12Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan; 13Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan; 14Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan; 15Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan; 16Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan; 17Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata; 18Program Pengembangan Destinasi Pariwisata; 19Program Pengembangan Perikanan Tangkap; 20Program Pengembangan Budidaya Perikanan; 21Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan;

28 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan serta ketahanan budaya daerah 1Program Pendidikan Anak Usia Dini; 2Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun; 3Program Pendidikan Menengah; 4Program Manajemen Pelayanan Pendidikan; 5Program Pendidikan Non Formal; 6Program Pendidikan Luar Biasa; 7Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan; 8Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Perpustakaan; 9Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan; 10Program Pengelolaan Keragaman Budaya; 11Program Pengelolaan Kekayaan Budaya.

29 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas 1Program Upaya Kesehatan Masyarakat; 2Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular; 3Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Puskemas Pembantu dan Jaringannya; 4Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan; 5Program Obat dan Perbekalan Kesehatan; 6Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata; 7Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata; 8Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan; 9Program Peningkatan Pelayanan Ibu dan Balita; 10Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin; 11Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia; 12Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak; 13Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat; 14Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi; 15Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Perizinan;

30 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas guna mendukung percepatan pengembangan kota dan wilayah 1Program Pembangunan Jalan dan Jembatan; 2Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-Gorong; 3Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong; 4Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan; 5Program Pembangunan Sistem Informasi/Data Base Jalan dan Jembatan; 6Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya; 7Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya; 8Program pembangunan Infrastruktur Perdesaan; 9Program Pengaturan Jasa Kontruksi; 10Program Pengawasan Jasa Konstruksi; 11Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air minum dan Air Limbah; 12Program Pengendalian Banjir; 13Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan; 14Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ; 15Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan; 16Program Peningkatan Pelayanan Angkutan; 17Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas; 18Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Kelistrikan; 19Program Pembinaan dan Pengawasan Pertambangan.

31 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan kualitas permukiman masyarakat yang layak huni dan menata lingkungan hidup yang serasi dan lestari 1Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan SDA; 2Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan; 3Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup; 4Program Pengelolaan dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut; 5Program pengembangan ekowisata dan jasa lingkungan di kawasan-kawasan konservasi laut dan hutan; 6Program Peningkatan Pengendalian Polusi; 7Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup; 8Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam; 9Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH); 10Program Penguatan Kelembagaan dan Regulasi Kebencanaan; 11Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran; 12Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam; 13Program Pengembangan Perumahan.

32 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Mewujudkan tata ruang kota dan wilayah yang aman, nyaman, efektif, integratif, produktif, dan berkelanjutan 1Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang; 2Program Perencanaan Tata Ruang; 3Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah. PROGRAM PENDUKUNG

33 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Melaksanakan Syariat Islam secara kaffah1Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Syariat Islam/Keagamaan; 2Program Pendidikan Non Formal; 3Program Penataan Peraturan Perundang- Undangan; 4Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan; PROGRAM PENDUKUNG

34 PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, amanah, demokratis, berkeadilan, transparan, dan akuntabel 1Program Pelayanan Administrasi Perkantoran; 2Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur; 3Program Peningkatan Disiplin Aparatur; 4Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur; 5Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan; 6Program Penguatan Akuntabilitas Kinerja; 7Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah; 8Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH; 9Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan; 10Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan; 11Program Peningkatan Kerjasama Antar Pemerintah Daerah; 12Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan; 13Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur; 14Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah; PROGRAM PEMBANGUNAN PROGRAM PENDUKUNG

35 PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, amanah, demokratis, berkeadilan, transparan, dan akuntabel 16Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah; 17Program Pendidikan Kedinasan; 18Program Pengembangan Data/Informasi; 19Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi; 20Program Kerjasama Pembangunan; 21Program Pengembangan Wilayah Perbatasan; 22Program Perencanaan Pengembangan Kota-Kota Menengah dan Besar; 23Program Perencanaan Pembangunan Daerah; 24Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi; 25Program Perencanaan Sosial dan Budaya; 26Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana; 27Program Unit Layanan Pengadaan (ULP); 28Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. 29Program Penataan Administrasi Kependudukan. PROGRAM PEMBANGUNAN PROGRAM PENDUKUNG

36 PRIORITASNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan kapasitas pemerintah gampong dalam penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat 1Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan; 2Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan; 3Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa; 4Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa; 5Peningkatan Penerapan Teknologi; 6Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan; 7Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Jender Dalam Pembangunan; 8Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan; 9Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak; 10Program Keluarga Berencana; PROGRAM PEMBANGUNAN PROGRAM PENDUKUNG

37 PROGRAM PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Meningkatkan kapasitas pemerintah gampong dalam penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat 11Program Pembinaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelayanan KB/KR yang Mandiri; 12Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial; 13Program Pembinaan Anak Terlantar; 14Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma; 15Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya); 16Program Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo; 17Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial; 18Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda; 19Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan; 20Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga; 21Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga. PROGRAM PENDUKUNG

38 PRIORITAS PEMBANGUNANNO.PROGRAM PEMBANGUNAN Mewujudkan keamanan dan ketertiban serta keberlanjutan perdamaian 1Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan; 2Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan; 3Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat); 4Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal; 5Program Pendidikan Politik Masyarakat; 6Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa. PROGRAM PEMBANGUNAN PROGRAM PENDUKUNG

39 PERCEPATAN PEMBANGUNAN AGENDA PERCEPATAN PEMBANGUNAN & PENGEMBANGAN EKONOMI KOTA LANGSA 1.MEWUJUDKAN IKLIM PERDAGANGAN YANG SEHAT, KOMPETITIF, DAN BERDAYA SAING; 2.MENGEMBANGKAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH BERBASIS POTENSI, PENCIPTAAN NILAI TAMBAH DAN PEMBUKAAN LAPANGAN KERJA; 3.MEMFASILITASI HIDUPNYA KEMBALI INDUSTRI YANG MATI SURI; 4.MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI PUSAT JASA MICE (MEETING, INTENSIVE, CONFERENCE, EXSEBITION) WILAYAH TIMUR ACEH; 5.MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI KIBLAT PELAYANAN JASA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN UNTUK WILAYAH TIMUR ACEH; DAN 6.MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI DESTINASI WISATA ALAM DAN BUDAYA.

40 PENUTUP I LOVE LANGSA SEKIAN & TERIMAKASIH


Download ppt "“MENJADIKAN KOTA LANGSA SEBAGAI KOTA UTAMA PERDAGANGAN DAN JASA DI PINTU GERBANG WILAYAH TIMUR ACEH” DISAMPAIKAN PADA ACARA MUSRENBANG RKPK TAHUN PERENCANAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google