Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: Iwan Muharji, S.Pd. NormaMacamAgamaKesusilaanKesopananHukumArti Penting Norma Hubungan antar norma Hakekat dan arti penting hukum Pelaksanaan hukum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: Iwan Muharji, S.Pd. NormaMacamAgamaKesusilaanKesopananHukumArti Penting Norma Hubungan antar norma Hakekat dan arti penting hukum Pelaksanaan hukum."— Transcript presentasi:

1 Oleh: Iwan Muharji, S.Pd

2 NormaMacamAgamaKesusilaanKesopananHukumArti Penting Norma Hubungan antar norma Hakekat dan arti penting hukum Pelaksanaan hukum

3

4 Ingat kembali! Dalam setiap permainan sepakbola pasti ada aturan yang mengatur permainan. Hampir dalam setiap kegiatan manusia pasti ada aturan yang membatasi. Apa fungsi aturan itu?

5 Manusia Makluk Sosial Aristoteles Hans Kelsen Zoon Politicon Man is a social and political being

6 Tata AturanKaidah (Arab) Norma (Latin) Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, norma mempunyai dua arti, yaitu: 1. aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai dan diterima; 2. aturan, ukuran, atau kaidah yang dipakai sebagai tolak ukur untuk menilai atau memperbandingkan sesuatu

7 Norma adalah kaidah atau pedoman untuk mewujudkan suatu nilai. Wujud kaidah atau pedoman tersebut bisa berupa perintah atau larangan.

8 1. Norma Agama 2. Norma Kesusilaan 3. Norma Kesopanan 4. Norma Hukum

9  Norma agama adalah aturan yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya, dan manusia dengan lingkungan.  Tujuan norma agama adalah mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Sumbernya adalah wahyu Tuhan yang terhimpun dalam kitab suci setiap agama  Contoh: Larangan mencuri, larangan berbohong

10  Peraturan Hidup yang berasal dari hati sanubari manusia, sehingga sifatnya umum dan dapat diterima secara universal.  Pelanggaran norma ini adalah pelanggaran perasaan yang berakibat penyesalan.  Contoh: Menghormati orang tua, larangan mencuri

11  Norma yang timbul dan diadakan oleh masyarakat sendiri untuk mengatur pergaulan masing-masing sehingga anggota masyarakat saling menghormati.  Pelanggarnya akan dicela oleh sesama.  Contoh: Larangan makan sambil bicara

12  Peraturan yang timbul dan dibuat oleh lembaga kekuasaan negara. Isinya mengikat semua orang dan pelaksanaannya dapat dipertahankan dengan paksaan.  Pelanggarnya akan mendapat sanksi yang tegas.  Contoh: Dilarang mengganggu ketertiban umum

13 NoNormaSumberTujuanSanksi 1AgamaTuhanKebahagiaan dunia dan akhirat Dosa 2KesusilaanHati NuraniKeharmonisan hubungan manusia Penyesalan 3KesopananTingkah Laku ManusiaMenciptakan kebaikan dalam masyarakat Dikucilkan 4HukumUndang-undangMenciptakan ketertiban dalam masyarakat Penjara, mati, denda

14

15 Norma dibagi: A. Cara (usage): jenis perbuatan yang bersifat perorangan dan daya ikatnya lemah. Contoh: cara berpakaian, cara berdandan

16 B. Kebiasaan (folkways): perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dengan pola yang sama dan tetap karena dianggap baik. Contoh: mengetuk pintu saat bertamu

17 C. Tata kelakuan (mores): perilaku yang diterapkan oleh masyarakat sebagai perilaku yang baik dan diterima sebagai norma pengatur dan pengawas anggota-anggotanya. Contoh: seorang pembantu harus menjaga nama baik majikan

18 D. Adat-istiadat (custom): pola-pola perilaku yang diakui sebagai hal yang baik dan dijadikan sebagai hukum tidak tertulis dengan sanksi yang berat. Contoh: larangan menikah dengan saudara sekandung

19

20 1. Menciptakan kehidupan yang aman, tertib, serasi, selaras, seimbang. 2. Membatasi tingkah laku manusia dari kecurangan, kejahatan dan perbuatan lain yang mengganggu orang lain, keamanan dan ketertiban umum. 3. Membentuk budi pekerti yang baik, perilaku yang patuh, sadar hukum, memiliki akhlak mulia. 4. Menjadi pedoman, penuntun tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

21  Hubungan antara norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum tidak dapat dipisahkan (saling mengisi dan melengkapi) juga saling memperkuat.


Download ppt "Oleh: Iwan Muharji, S.Pd. NormaMacamAgamaKesusilaanKesopananHukumArti Penting Norma Hubungan antar norma Hakekat dan arti penting hukum Pelaksanaan hukum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google