Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ALASAN MEMBANGUN RT-RW-NET Suryayusra, M.Kom.,CCNA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ALASAN MEMBANGUN RT-RW-NET Suryayusra, M.Kom.,CCNA."— Transcript presentasi:

1 ALASAN MEMBANGUN RT-RW-NET Suryayusra, M.Kom.,CCNA

2 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Mengapa Jaringan RT-RW-Net menjadi sangat menarik ?  Dapat dikembangkan sendiri  Merupakan solusi untuk bisa mengakses Internet dengan murah-meriah  Peluang bisnis baru untuk di lingkungan perumahan  Mempersiapkan diri dalam era globalisasi  Kesempatan untuk memperkaya isi dari jaringan Internet

3 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Siapa yang bisa membangun jaringan RT-RW-Net ?  Andapun bisa  Tidak memerlukan teknologi tinggi atau kepandaian tinggi  Menguasai sedikit teknologi komputer dan jaringan  Kalau tidak memiliki kemampuan teknis, bisa bekerja sama dengan orang yang terbiasa memasang jaringan, atau dengan warnet terdekat

4 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Di Amerika, jaringan RT-RW-Net juga dikembangkan di berbagai ‘kampung’ dengan metode yang lebih terorganisir dan melalui koperasi  Di Indonesia, ada baiknya dimulai dengan komunitas RT, lalu RW, kemudian bisa skala Kecamatan dan Kelurahan

5 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kalau ingin membangun RT-RW-Net kuncinya :  Bisa sedikit ‘ngoprek’ komputer, terutama soal jaringan komputer  Memilih salah satu dari teknologi yang tersedia  Harus dibuat semurah mungkin, karena teknologinya terus berkembang

6 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Langkah pertama, kita mencari akses broadband Internet yang terjangkau  Kabel modem : Rp ,- per bulan  ADSL modem : Rp ,- per bulan  Wireless LAN : Rp ,- per bulan  Leased Line : Rp ,- per bulan  Intinya, jika dibagi ke setiap rumah, tidak lebih dari Rp ,- per bulan

7 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Perhitungan pembangunan RT-RW-Net  Investasi awal untuk minimal 10 rumah :  Modem High SpeedRp ,-  Pasang koneksiRp ,-  Hub 2 buahRp ,-  Kabel per rolRp ,-  Konektor dan ongkosRp ,-  Pipa dan sealedRp ,-  TOTALRp ,-  Dibagi 10 rumah Rp ,-

8 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Perhitungan pembangunan RT-RW-Net  Bayaran bulanan :  Langganan ISPRp ,-  Teknisi stand byRp ,-  TOTAL per bulanRp ,-  Per rumah per Rp ,- flat – 24 jam akses Internet

9 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Ada dua hal yang harus kita perhatikan sewaktu akan membangun jaringan RT-RW-Net :  Mengupayakan akses Internet dari ISP, dengan beberapa pilihan yang tersedia  Memilih teknologi yang tepat untuk mendistribusikan akses Internet dari rumah ke rumah

10 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Beberapa cara kita mengakses jaringan Internet

11 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Jika sudah ada penentuan sistem, tinggal mengajak tetangga untuk bergabung, bisa dua macam cara :  Membuka semua biaya, dibagi ramai-ramai ke tetangga yang ingin ikut dalam proyek ini  Mengusahakan sendiri semuanya, lalu menjual ke tetangga  Cara pertama lebih bisa long term, cuma bisa jadi bingung tidak jalan-jalan, karena seperti menentukan telur dan ayam

12 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Dial-Up Networking menggunakan saluran telepon dan modem komputer

13 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan Dial-Up Networking :  Teknologinya sudah matang dan tidak berkembang terlalu pesat lagi  Investasi murah untuk user, harga modem USD 20 – 45  Investasi di ISP juga tidak terlalu tinggi, apalagi kalau menggunakan line analog, bisa dimulai dari USD 1.000, sampai USD untuk line digital E1  Bisa cepat dibuat, karena menggunakan infrastruktur yang sudah ada

14 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian Dial-Up Networking :  Kecepatannya terbatas, di beberapa tempat yang infrastrukturnya jelek hanya bisa mencapai bps  Sering putus-putus, karena kwalitas kabel dan switching telepon-nya tidak dirancang untuk kecepatan tinggi  Karena menggunakan sentral telepon, maka sering terjadi overload di sentral, sehingga pada saat kita mengakses saluran telepon-nya, sering kali terdapat nada sibuk

15 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Leased Channel menggunakan sambungan kabel langsung yang disediakan oleh Telkom

16 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan Leased Channel :  Teknologinya sudah matang dan tidak berkembang terlalu pesat lagi  Jenis sambungan yang paling handal dengan down time yang terkecil jika tidak terganggu oleh pembangunan fisik (gali-gali-an)  Untuk menaikan-turunkan kecepatan, hanya cukup mengatur modem-nya  Bisa sampai 2Mbps

17 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian Leased Channel :  Harus meminta ke Telkom, sehingga urusannya bisa panjang  Jika ada kerusakan, kita harus selalu mengontak Telkom, yang nota bene-nya, hari Sabtu dan Minggu libur !  Harus membayar sejumlah uang yang disesuaikan menurut kecepatan akses, padahal pihak Telkom tidak menyediakan modem-nya

18 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Wireless LAN menggunakan frekwensi radio untuk menyebarkan sinyal Internet standar TCP/IP

19 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan Wireless LAN :  Tidak tergantung dengan pemilik infrastruktur, sehingga pelaksanaannya bisa langsung dikerjakan  Kecepatan akses data-nya bisa tinggi, minimal 11Mbps  Bisa dipasang dimana saja selama persyaratan line of sight terpenuhi

20 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian Wireless LAN :  Teknologinya masih berkembang terus, sehingga bisa salah investasi  Pada frekwensi 2,4GHz jumlah kanalnya sangat terbatas, sehingga sering kali terjadi saling ganggu perangkat  Terlalu banyak jenis perangkat yang tidak saling kompatibel  Dibutuhkan pengalaman untuk memasang perangkatnya

21 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Fibre Optic menggunakan kawat serat optik untuk bandwidth besar dan jarak yang jauh

22 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan Fibre Optic :  Teknologinya sudah matang  Kecepatan akses data-nya sangat tinggi, bisa sampai 1Gbps  Aksesnya sangat stabil dan hampir tidak ada gangguan yang berarti  Bisa dipakai sebagai backbone untuk satu jaringan yang butuh bandwidth besar

23 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian Fibre Optic :  Investasinya sangat tinggi, hanya cocok untuk sambungan di perusahaan-perusahaan  Pemeliharaannya sangat sulit, karena biasanya kabel berada di luar  Butuh ke-akhlian khusus untuk memasang dan merawat perangkatnya

24 Membangun Jaringan RT-RW-Net  FSO Free Space Optic, teknologi komunikasi dengan menggunakan sinar laser

25 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan FSO :  Teknologinya tepat guna, sudah dikembangkan sejak lama  Dapat menyalurkan data dengan bandwith yang besar  Pemasangannya mudah  Dapat dipasang dimana saja, asal persyaratan jarak dan line of sight terpenuhi

26 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian FSO :  Harganya masih relatif mahal  Jaraknya masih amat terbatas, maksimum antara 4 sampai 6 km  Sangat tergantung cuaca, apalagi di negara dengan empat musim  Perangkatnya harus sering dibersihkan, terutama kaca- kaca-nya

27 Membangun Jaringan RT-RW-Net  ADSL memanfaatkan saluran telepon untuk mengakses Internet dengan bandwidth besar

28 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan ADSL :  Menggunakan infrastruktur yang sudah ada, walaupun kwalitas kabel telepon tidak memadai untuk mengakses data kecepatan tinggi  Kecepatan akses data-nya bisa tinggi, sampai 2Mbps (atau ada yang sampai 8Mbps)  Investasi di sisi pelanggan tidak terlalu tinggi, sekitar USD 300 untuk modem ADSL  Khusus di Indonesia, ISP sendiri tidak perlu berinvestasi lagi

29 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian ADSL :  Teknologinya masih berkembang terus, sehingga bisa salah investasi  Harus bekerja sama dengan dua pihak pemilik jaringan (PT Telkom bagian Jarlok dan MMA), sehingga pelayanan menjadi tidak bisa satu atap  Kecepatannya tidak stabil, karena kebanyakan teknologi ini menggunakan prinsip berbagi bandwitdh

30 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kabel Modem memanfaatkan saluran televisi kabel untuk bisa dipakai mengakses Internet

31 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Keuntungan Kabel Modem :  Menggunakan infrastruktur yang sudah ada, terutama yang sudah berlangganan kabel televisi  Biayanya bisa murah karena metode penyebarannya point to multi point  Di Indonesia, bandwidth downstream-nya bisa sampai 512 Kbps  Perangkatnya relatif murah, dibawah USD 300

32 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kerugian Kabel Modem :  Karena menggunakan metode sharing bandwidth, maka kecepatannya tidak stabil  Kalau jaraknya terlalu jauh dari sentral, maka sering kali sambungannya terputus  Harus berlangganan televisi kabel

33 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Setelah memilih satu alternatif untuk mengakses jaringan Internet, maka selanjutnya kita harus menentukan teknologi yang dipakai untuk menyalurkan akses Internet yang sudah kita dapatkan  Teknologi yang ada semuanya ditujukan pada penggunaan rumah (HOME) sehingga banyak keterbatasan yang kita hadapi, terutama jaraknya yang tidak bisa jauh menjangkau blok-blok yang ada

34 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Perbandingan teknologi LAN yang dapat dipakai untuk mendistribusikan akses Internet dan mewujudkan RT-RW-Net HomePLUG (Power Line Carrier) HomePNAHomeCNA Wireless b Ethernet Kecepatan14Mbps10Mbps1Mbps11Mbps100Mbps Media Listrik PLN Saluran telepon Saluran televisi Udara Kabel Cat 5 BiayaRendahRendahRendahMahal Sangat Rendah Instalasi Sangat Mudah MudahMudahMudahSulit Sambungan Harus ada colokan listrik Harus memasang kabel telepon Harus memasang antena televisi Tidak perlu kabel Harus menarik kabel baru lagi

35 Membangun Jaringan RT-RW-Net  HomePLUG  HomePLUG dikenal juga sebagai Power Line Carrier merupakan satu teknologi yang memanfaatkan jaringan listrik PLN  Kawat listrik bertegangan 220 volt dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendistribusikan akses Internet  Kita tidak tergantung kepada PLN untuk bisa menyalurkan akses Internet  Teknologi ini sebetulnya dirancang untuk penggunaan di dalam rumah sendiri

36 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Blok Diagram Power Line Carrier

37 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Spesifikasi teknologi PLC :  HomePlug 1.0 compliant  Data rate : 14 Mbps  Jarak maksimum antar dua perangkat 100 meter  Maksimum 16 titik (perangkat) dalam satu segmen  Interface bisa Ethernet port 10/100Mbps atau USB (yang mendukung Windows 98, 2000, Me dan XP)

38  Perangkat PLC bermacam-macam merk-nya, yang tersedia salah satunya adalah Planet :  Planet Ethernet Powerline PL-101E  Planet USB Powerline PL-101U Membangun Jaringan RT-RW-Net

39  Contoh pemasangan PLC di RT-RW-Net Membangun Jaringan RT-RW-Net

40  HomePNA  Home Phone Network Alliance, menggunakan line telepon di rumah sebagai sarana untuk menghubungkan jaringan komputer  HPNA 2.0 bekerja di kecepatan 10Mbps, sementara HPNA 1.0 di 1Mbps  Jarak maksimum di kedua titik terjauh 300 meter

41 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Ada dua perangkat HPNA yang bisa dipakai, berbentuk card PCI yang dipasang di dalam komputer dan box seperti hub atau switch

42 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Penggunaan frekwensi dalam satu pair kawat untuk koneksi berbagai macam peralatan.

43 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Contoh penggunaan HomePNA

44 Membangun Jaringan RT-RW-Net  HomeCNA  Home Cable Network Alliance, bekerja dalam satu kabel coaxial, bisa mengirim dan menerima sinyal data komputer dan sinyal gambar televisi, sama persis dengan metode kabel modem (DOCSIS, Data Over Cable Service Interface Specification)  HomeCNA memanfaatkan frekwensi 5 sampai 863MHz yang bisa digunakan di kabel coaxial  Data rate : 1 Mbps sampai 40 Mbps

45 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Penggunaan frekwensi dalam coaxial untuk koneksi berbagai macam sistem

46 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Perangkat HomeCNA berbentuk seperti hub atau perangkat HomePNA, hanya output-nya dalam bentuk konektor BNC

47 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Contoh penggunaan Home CNA

48 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Wireless LAN  Standar Wireless-LAN (W-LAN) untuk penggunaan di dalam ruangan adalah IEEE , dimana terdapat beberapa variasi sejak pertama kali diperkenalkan dengan menggunakan frekwensi 2,4GHz dan bandwith hanya 2Mbps  Hanya ada 11 kanal dalam standar B dengan bandwidth 83,5MHz, sehingga penggunaan radio menjadi amat terbatas

49 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Wireless LAN  Indoor Unit dengan tambahan antena luar, bisa maksimum sekitar 10 km, menggunakan Wireless In The Box : Compex atau Planet  Outdoor Unit dengan antena luar yang punya gain tinggi, bisa sampai 40 km : WaveRider  Point to multi point : Cirronet atau DECTLoop

50 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Wireless LAN  Khusus untuk distribusi ke pelanggan (point to multi- point) ada dua macam perangkat yang bisa dipakai dan sangat sesuai :  Teknologi DECT Loop yang bisa men-delivery sinyal suara  Cirronet WaveBolt yang mampu menangani sampai pelanggan dalam satu box

51 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Cirronet WaveBolt untuk banyak user

52 Membangun Jaringan RT-RW-Net  DECT Loop untuk voice dan data

53 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Ethernet  Solusi paling mudah dan murah untuk membangun jaringan komputer  Teknologinya sudah terbukti dan kecepatan perpindahan datanya tinggi, sampai 100 Mbps  Teknologi kabel sudah bisa menembus angka 10Gbps, dengan menggunakan kabel CAT 6 sampai maksimum 40 KM  Standar Ethernet 10Gbps adalah IEEE 802.3ae

54 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Ethernet  Kabel UTP hanya bisa bekerja pada jarak maksimum 100 meter (328 feet)  Menggunakan konektor RJ-45  Menggunakan standar CAT 5, yaitu kabel dengan kemampuan transfer sampai 100Mbps  Jenis lain dari UTP adalah STP, kabel UTP yang di shielded atau dilindungi ground, terutama dipakai di outdoor

55 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kabel UTP bisa dipasang silang, untuk menghubungkan perangkat yang sama

56 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kabel UTP bisa dipasang langsung, untuk menghubungkan perangkat yang berbeda

57 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Jaringan Ethernet di RT-RW-Net

58 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Perangkat utama jaringan ethernet adalah HUB 8 port, USD 40 per unit-nya Dengan menggunakan hub, kita bisa mulai membangun jaringan RT-RW-Net

59 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kabel UTP digelar dan diberi perlindungan pipa paralon plastik melewati got di depan rumah

60 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Pipa paralon yang menjulur kemana- mana, pada satu titik akan masuk ke rumah tetangga Pastikan di setiap lekukan dipasang knee dengan lem plastik, supaya jangan masuk air

61 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Kotak HUB diletakan di tempat yang mudah dijangkau teknisi nantinya Pastikan di setiap lekukan dipasang knee dengan lem plastik, supaya jangan masuk air Kotak hub, isinya terdiri dari hub, power supply, anti petir dan colokan listrik PLN untuk memberi catu daya ke power supply

62 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Untuk mendistribusikan jaringan, cukup menggunakan hub yang harganya murah Hub yang menyediakan konektor BNC dapat menjangkau tempat yang makin jauh, maksimum 300 meter

63 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Contoh penempatan kotak hub di salah satu sudut rumah tetangga Supaya nantinya mudah diakses oleh teknisi jika terjadi kerusakan, kotak hub sebaiknya diletakan diluar, misalnya di pinggir bak sampah

64 Membangun Jaringan RT-RW-Net  Contoh lain penempatan kotak hub Kita bisa juga meletakan kotak hub di teras, dibawah lindungan gondola

65 Tugas Buatlah kliping menggunakan kertas karton putih ukuran 90x60cm. Kliping berisikan tentang informasi dan beritas seputar RT RW NET yang diambil dari : -internet -majalah/koran -buku Tulis NIM, nama dan kelas pada kliping.


Download ppt "ALASAN MEMBANGUN RT-RW-NET Suryayusra, M.Kom.,CCNA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google