Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kesiapan PLN dalam melaksanakan PerMen ESDM No.2186 /2014 Jakarta, 9 Mei 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kesiapan PLN dalam melaksanakan PerMen ESDM No.2186 /2014 Jakarta, 9 Mei 2014."— Transcript presentasi:

1 Kesiapan PLN dalam melaksanakan PerMen ESDM No.2186 /2014 Jakarta, 9 Mei 2014

2 Undang- Undang Nomor: 2 Tahun 2012 PENGADAAN TANAH BAGI PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM Penugasan Khusus dari Pemerintah (ESDM, KemenKeu, BUMN) Pasal 1 (1) Subjek PLN (Instansi yang memerlukan tanah) Pasal 10 (f)Objek Proyek Kepentingan Umum

3 •Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum diselenggarakan sesuai dengan: •a. Rencana Tata Ruang Wilayah; •b. Rencana Pembangunan Nasional/Daerah; •c. Rencana Strategis; dan •d. Rencana Kerja setiap Instansi yang memerlukan tanah. Pasal 7 (1) Proyek dalam RTRW & Pasal 14 (2) •Tanah untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) digunakan untuk pembangunan: (f) pembangkit, transmisi, gardu, jaringan, dan distribusi tenaga listrik; Pasal 10 (f) Proyek PLN adalah kepentingan umum •Dalam hal Instansi yang memerlukan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 adalah Badan Usaha Milik Negara, tanahnya menjadi milik Badan Usaha Milik Negara. Pasal 11 (2) Kepemilikan Lahan • Instansi yang memerlukan tanah membuat perencanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum menurut ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal 14 (1) Perencanaan

4 •(5) Atas dasar kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Instansi yang memerlukan tanah mengajukan permohonan penetapan lokasi kepada gubernur. •(6) Gubernur menetapkan lokasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dalam waktu paling lama 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak diterimanya pengajuan permohonan penetapan oleh Instansi yang memerlukan tanah. Pasal 19 Penetapan Lokasi • Berdasarkan penetapan lokasi pembangunan untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (1), Instansi yang memerlukan tanah mengajukan pelaksanaan Pengadaan Tanah kepada Lembaga Pertanahan. Pasal 27 (1) Peran BPN

5 •Pada saat UU ini mulai berlaku : •a. Proses Pengadaan Tanah yang sedang dilaksanakan sebelum berlakunya UU ini diselesaikan berdasarkan ketentuan sebelum berlakunya UU ini •b. Sisa tanah yang belum selesai pengadaannya dalam proses Pengadaan Tanah sebagaimana dimaksud dalam huruf a, pengadaannya diselesaikan berdasarkan ketentuan yang diatur dalam UU ini Pasal 58 Peraturan Peralihan •Proses Pengadaan Tanah yang sedang dilaksanakan diselesaikan paling lambat sampai dengan 31 Desember 2014 •Mulai 1 Januari 2015 semua Proses Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum mengikuti UU No 2 tahun 2012 Perpres 71 tahun 2012 Pasal 123

6 TAHAPAN PENGADAAN TANAH Psl. 13 UU 2/2012. 1.Perencanaan, Dokumen perencanaan d isiapkan oleh instansi yang memerlukan tanah, sesuai peraturan perundang-undangan. Koordinasi dgn instansi terkait & lembaga profesional. 2. Persiapan, Dilaksanakan oleh Gubernur, setelah menerima dokumen perencanaan dari instansi yang memerlukan tanah. 3.Pelaksanaan, Dilaksanakan oleh Kkakanwil BPN selaku Ketua. 4.Penyerahan hasil, Disampaikan oleh Ketua kepada instansi yang memerlukan tanah.

7 Pengadaan Tanah • Tahapan Perencanaan oleh PLN : – Kesesuaian RTRW – Penyiapan Studi Kelayakan – Dokumen Perencanaan • Tahapan Persiapan oleh PLN dan Gubernur : – Proses sosialisasi, pemberitahuan, sampai dengan penetapan lokasi termasuk proses gugatan oleh masyarakat • Tahapan Pelaksanaan oleh BPN : – Proses Inventarisasi di BPN sampai dengan pelepasan dan penyerahan tanah ke PLN • Pada tahapan Persiapan sebelum masuk dalam proses pelaksanaan pengadaan tanah oleh BPN terdapat kemungkinan Gubernur tidak menerbitkan Penetapan Lokasi

8 1. PERENCANAAN Dokumen Perencanaan minimal memuat : 1.Maksud & tujuan rencana pembangunan. 2.Kesesuaian dgn RTRW, Rencana Pemb. Nasional & daerah (PEMDA). 3.Luas tanah (BPN). 4.Letak tanah. 5.Status tanah (BPN). 6.Perkiraan waktu pelaksanaan. 7.Perkiraan Nilai Tanah (MAPPI). 8.Penganggaran (Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan, Penyerahan hasil/sertifikasi).

9 DOKUMEN PERENCANAAN Disusun berdasarkan : 1.Studi kelayakan sesuai peraturan perundangan. 2.Ditetapkan oleh instansi yang memerlukan tanah. (dapat dibantu oleh instansi terkait dan lembaga profesional). 3.Diserahkan kpd Pemprov/Gubernur. (setelah semua dinyatakan lengkap oleh instansi yang memerlukan tanah).

10 KepMen 2186/2014

11 Kriteria Proyek dalam Daftar • Sebagai tindak lanjut KepMen ESDM No. 2186/2014, daftar proyek yang tanahnya harus dibebaskan sesuai dengan UU No.2/2012 akan disiapkan melalui keputusan Direksi • Daftar proyek yang akan diusulkan dalam Keputusan Direksi adalah proyek dengan kriteria : – Proyek Pembangkit, Transmisi, distribusi dan pendukung lainnya yang dimasukkan dalam daftar surat keputusan Direksi PLN harus mempunyai luasan tanah lebih dari 1ha dan sebidang. – Proyek Pembangkit, Transmisi, distribusi dan pendukung lainnya yang dimasukkan dalam daftar surat keputusan Direksi PLN harus memiliki studi lingkungan (AMDAL) dan ijin lingkungan dari instansi terkait – Proyek Pembangkit, Transmisi, distribusi dan pendukung lainnya yang dimasukkan dalam daftar surat keputusan Direksi PLN harus masuk dalam RUPTL 2013 – 2022 – Proyek Pembangkit, Transmisi, distribusi dan pendukung lainnya yang dimasukkan dalam daftar surat keputusan Direksi PLN harus masuk dalam RTRW provinsi terkait. – IPP yang masih dalam perencanaan dan belum proses PPA – Proyek dalam proses konstruksi yang sebagian tanahnya diperkirakan belum dapat diselesaikan s/d bulan Desember 2014

12 Langkah2 Lain Inventarisasi kondisi pembebasan tanah dari setiap UIP (sudah dilakukan) • Luas tanah/lahan yang harus dibebaskan setiap proyek • Luas tanah/lahan yang sudah bebas • Sisa Luas tanah/lahan yang belum bebas Membuat surat edaran ke UIP untuk menyusun Dokumen Perencanaan untuk sisa tanah/lahan yang belum bebas mengikuti UU No.2/2012 Tim BPN – PLN dan menyelesaikan pembebasan tanah untuk proyek existing yang menggunakan aturan sebelum UU No.2/2012 Tim BPN-PLN memfasilitasi pembuatan Dokumen Perencanaan untuk proyek yang harus menerapkan UU No.2/2012

13 PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN II 1/3 111100 No.JALURTEG PANJANG JALUR (KMR) JUMLAH TOWER BULAN LALU BULAN INI S/D BULAN INI PRGOGRESS (%) SUMBER DANA 1Galang - Tj. Morawa150 kV3257 0 100.00APLN 2Galang – Namorambe150 kV4893 0 100.00APLN 3Sidempuan – Panyabungan150 kV14018962026 13.76APLN 4Sidikalang – Subulussalam150 kV110.9194380 19.59APLN 5PLTU Nagan Raya - Meulaboh150 kV37.863303 4.76APLN 6Incomer Jantho150 kV12202 100.00APLN 7Incomer Panton Labu150 kV47707 100.00APLN 8PLTU Nagan Raya – Blang Pidie150 kV258396290 7.32APBN 9Berastagi – Kutacane150 kV239382940 24.61APBN 10Galang – Negeri Dolok150 kV7012196197 80.17APBN 11Sidikalang - Salak150 kV4268141327 39.71APBN 12Tele – Pangururan150 kV4272000 -APBN 13Incomer Dolok Sanggul150 kV284422628 63.64APBN 14Rengat - Teluk Kuantan150 kV23141614178219 52.64APBN

14 15Garuda Sakti - Pasir Putih150 kV5510515722 20.95APBN 16PLTU Tenayan - Pasir Putih150 kV355520121 38.18APBN 17Dumai - KI Dumai150 kV57.896000 -APBN 18Bangkinang -P. Pangaraian150 kV233421230 5.46APBN 19Pasir Putih - Pangkalan Kerinci150 kV134130770 59.23APBN 20Dumai – Bagansiapiapi150 kV228321423880 24.92APBN 21Air Raja - Sri Bintan150 kV76116000 -APBN 22Air Raja – Kijang150 kV4045000 -APBN 23Sri Bintan - Tj. Uban150 kV5673606 8.22APBN 24Interkoneksi Batam Bintan (Transmisi)150 kV9.113 0 100.00APBN PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN II 2/3

15 25 Interkoneksi batam bintan (Kabel Laut) 150 kV16.80000 -APBN 26150 kV Bungus – Kambang150 kV180274 0 100.00APBN 27150 kV Phi PLTU Sumbar150 kV1729 0 100.00 APBN 28Galang - Binjai275 kV160158 1520 96.20APLN 29Galang - Simangkuk275 kV302410 3600 87.80APLN 30Simangkuk – Sarulla275 kV182230 219 0 95.22APLN 31Sarulla - Padang Sidempuan275 kV140185 177 0 95.68APLN 32Pangkalan Susu – Binjai275 kV140217 0 100.00APLN 33Kiliranjao – Payukumbuh275 kV2503722000 53.76APLN 34 Payakumbuh – Garuda Sakti275 kV400484130 2.69APBN PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN II 3/3

16 PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN III 1/2 100 No.JALURTEG PANJANG JALUR (KMR) JUMLAH TOWER BULAN LALUBULAN INI S/D BULAN INI PRGOGRESS (%) SUMBER DANA 1Seputih Banyak - Menggala150 kV76198980 49.49 APLN 2Curup – Pulau Baai150 kV48151930 61.59 APLN 3Bukit Kemuning – Liwa150 kV60.41861411142 76.34 APLN 4Double Phi Martapura & Conn. B. Umpu150 kV2.812055 41.67 APLN 5Gumawang - Mesuji150 kV64.5205000 - APLN 6Seputih Banyak – Dipasena70 kV115600000 - APLN 7 Tanjung Api - Api 150 kV 53156 0 100.00APLN 8 Borang – Mariana150 kV1030 0 100.00APLN 9 Mariana – Kayu Agung150 kV4915076177 51.33APLN 10 Kayu Agung – Gumawang150 kV7625667471 27.73APLN 11 Suge – Tj.Pandan 70 kV 1983 0 100.00APLN 12 PPinang – Koba150 kV7622511236148 65.78APLN 13 PPinang - Kelapa150 kV58.318522111133 71.89APLN 14 Phi Gandus, Kenten, Jakabaring150 kV-15000 -APLN

17 15 Betung – Aur Duri (Sec. Sumsel) 275 kV 14441216769236 57.28APLN 16 Downlead Lahat, Linggau, Bangko, Bungo Kiliranjao 275 kV -12505 41.67APLN 17Bangko – Merangin 150 kV 582282250 98.68APLN 18Merangin – Sungai Penuh 150 kV 63201 0 100.00APLN 19Sei Gelam – Aur Duri 150 kV 28.586850 98.84APLN 20Pagelaran – Kota Agung150 kV39125 0 100.00APBN 21Lahat (L.Balai) – Gumawang275 kV161434660 15.21APBN 22Betung – Sekayu150 kV39118977104 88.14APBN 23Linggau – T.Tinggi150 kV54164029 17.68APBN 24Phi Muara Sabak150 kV38113710 62.83 APBN 25Muara Bulian - Sarolangun150 kV85248731588 35.48 APBN 26 275 kV Payakumbuh – Garuda Sakti275 kV159493130 2.64APBN PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN III 2/2

18 PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN IV 100 No.JALURTEG PANJANG JALUR (KMR) JUMLAH TOWER BULAN LALUBULAN INI S/D BULAN INI PRGOGRESS (%) SUMBER DANA 1Maligi – Indoliberty150 kV310 0 100.00 APLN 2Pelabuhan Ratu – Bayah150 kV45130240 18.46 APLN

19 PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN VII 1/2 100 No.JALURTEG PANJANG JALUR (KMR) JUMLAH TOWER BULAN LALU BULAN INI S/D BULAN INI PRGOGRESS (%) SUMBER DANA 1Kesugihan-Lomanis/Setara150 kV1266-6 100.00 2Kesugihan-Rawalo150 kV722 - 100.00 3Kesugihan-Gombong150 kV514 - 100.00 4 Tanjung Jati - Tx (T.12 Ungaran - Pedan) section 1 500 kV7283000 - 5 Tanjung Jati - Tx (T.12 Ungaran - Pedan) section 2 500 kV73.984000 - 6 Tanjung Jati - Tx (T.12 Ungaran - Pedan) section 3 500 kV73.06786000 - 7 Tanjung Jati - Tx (T.12 Ungaran - Pedan) section 4 500 kV71.17688000 - 8Tanjung Jati - Sayung section 1150 kV25.243 0 100.00 9Tanjung Jati - Sayung section 2150 kV3137 0 100.00 10Tanjung Jati - Sayung section 3150 kV25.843 0 100.00 11Tanjung Jati - Sayung section 4150 kV29.245 - 100.00 12Tanjung Jati - Sayung section 5150 kV35.2840 0 100.00

20 13Sayung- Tx (Tambak Lorok - Bawen)150 kV13.620 0 100.00 14Gondangrejo Incomer150 kV20.8 - - - - 15Surabaya Selatan-Kalisari150 kV5.9310-0 - 16 PLTU 3 Jawa Timur (Tanjung Awar – Awar) – Tuban 150 kV1139 - 100.00 17Lamongan - Paciran tahap II150 kV31.6100 - 100.00 18INCOMER BANGKALAN150 kV11.5310-0 - 19Jombang-Jaya Kertas150 kV17.1420 - 100.00 20 NEW KEDIRI– NEW TULUNGAGUNG – NEW WLINGI 150 kV71.36235121- 51.49 21 Java - Bali Submarine Cables Circuit 3 & 4 Replacement & Reinforcement 150 kV6.600-0 22Celukan Bawang - Kapal150 kV79.45223222- 99.55 23Segara Rupek - TX. Gilimanuk150 kV10.5173 - 100.00 PROGRESS PEMBEBASAN TANAH UNTUK TRANSMISI S/D FEBRUARI 2014 UNIT INDUK PEMBANGUNAN VII 2/2

21 Divisi Pertanahan dan Kelembagaan Terimakasih


Download ppt "Kesiapan PLN dalam melaksanakan PerMen ESDM No.2186 /2014 Jakarta, 9 Mei 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google