Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Marketing Strategy.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Marketing Strategy."— Transcript presentasi:

1 Marketing Strategy

2 Contents: Section 1 : Market Scope Strategy
Section 2 : Market Entry Strategy Section 3 : Product Strategy Section 4 : Promotion Strategy Section 5 : Distribution Strategy Section 6 : Pricing Strategy

3 Market Scope Strategy Single Market Strategy Multi Market Strategy
Total Market Strategy

4 1. Strategi Single Market
Mengkonsentrasikan usaha dalam single segment. Kebutuhan: (a) Melayani pasar tersebut secara total meski menghadapi kesulitan pada tahap awal (b) Menghindarkan kompetisi dengan perusahaan yang sudah ada

5 2. Strategi Multi Market Melayani berbagai macam market yang berbeda.
Persyaratan: (a) Berhati-hati dalam memilih segmen yang dilayani (b) Menghindari konfrontasi dengan perusahaan yang melayani keseluruhan market

6 3. Strategi Total Market Melayani semua spektrum market dengan menjual produk yang berbeda-beda ke market yang berbeda pula Persyaratan : (a) Menggunakan beragam kombinasi yang berbeda untuk harga, produk, promosi dan strategi distribusi dalam segmen-segmen yang berbeda (b) Top manajemen bekomitmen untuk menjangkau semua market (c) Posisi finansial yang kuat

7 Market Entry Strategy Strategi First in Strategi Early Entry
Strategi Laggard Entry

8 1. Strategi First In Memasuki pasar sebelum yang lainnya
Persyaratan: (a) Kesediaan dan kemampuan dalam mengambil resiko (b) Kompetensi teknologi (c) Bekerja keras supaya tetap di depan (d) Promosi yang agresif

9 2. Strategi Early Entry Masuk ke pasar dengan cepat setelah yang pertama Keperluan : (a) Strategi marketing yang superior (b) Sumber daya yang banyak (c) Komitmen yang kuat untuk untuk menjadi pemimpin pasar

10

11 3. Strategi Masuk Belakangan
Masuk ke pasar mengikuti akhir dari fase pertumbuhan atau fase kematangan. Dua mode entri yang memungkinkan adalah (a) Imitator – Masuk ke pasar dengan produk yang sama / me-too product (b) Initiator – Masuk ke market dengan strategi pemasaran inkonvensional. Persyaratan: Imitator - (a) Memiliki kemampuan market research (b) Memiliki kemampuan produksi. Initiator - (a) Kemampuan market research, (b) Kemampuan membuat strategi marketing

12 Product Strategy Product Positioning Strategy
Product Repositioning Strategy Product Scope Strategy Product Design Strategy New Product Strategy

13 1. Product Positioning Strategy
Penempatan brand untuk memperoleh persepsi yang positif dalam benak pelanggan, dibanding produk pesaing Persyaratan: (a) Untuk single brand, dibutuhkan kecapakan untuk mengelola aura diferensiasi brand tersebut dalam arena pasar

14 1. Product Positioning Strategy
(b) Untuk multiple brand, dibutuhkan penjagaan agar masing-masing brand memiliki posisi yang unik dan tidak saling mengkanibalisasi

15 2. Product Repositioning Strategy
Mereview positioning saat ini dan juga strategi marketing mix-nya, untuk melihat apakah perlu dilakukan re-positioning 2. Product Repositioning Strategy

16 3. Product Scope Strategy
Strategi ini berkaitan dengan product-mix yang diterapkan perusahaan Perusahaan dapat mengadopsi single-product strategy, multiple-product strategy, atau system-of-products strategy.

17 3. Product Scope Strategy
Persyaratan : (a) Single product: Perusahaan harus selalu up to date dalam produk dan menjadi pemimpin teknologi produk (b) Multiple products: produk harus saling melengkapi satu sama lain dalam portofolio produk

18 3. Product Scope Strategy
(c) System of products: perusahaan harus memiliki pemahaman yang baik tentang kebutuhan pelanggan dan beragam variasi penggunaan produknya

19 4. Product Design Strategy
Strategi desain produk berkaitan dengan tingkat standarisasi produk Perusahaan memiliki pilihan berikut : standard product, customized product, dan standard product with modifications.

20 4. Product Design Strategy
Tujuan : (a) Standard product : untuk meningkatkan skala ekonomi perusahaan (b) Customized product : untuk bersaing melawan produksi massal dengan flexibilitas desain produk (c) Standard product with modifications : menggabungkan keuntungan dua strategi sebelumnya

21 Terdapat tiga alternatif strategi produk, yakni : product improvement/modification, product imitation, dan product innovation. 5. New Product Strategy

22 Keperluan: Suatu produk yang baru akan sulit diimplementasikan jika tidak ada new product development system dalam perusahaan 5. New Product Strategy

23 Lima Komponen dari sistem yang harus dipenuhi adalah:
Ambisi perusahaan terhadap penciptaan produk baru Keterbukaan organisasi terhadap kreatifitas Lingkungan menghargai kreatifitas Metode screening untuk ide baru Proses evaluasi yang sistematis 5. New Product Strategy

24 Promotion Strategy Promotion Mix Strategy Media Selection Strategy
Advertising Copy Strategy

25 1. Promotion Mix Strategy
Menentukan kombinasi yang optimal dari beragam jenis promosi yang berbeda-beda Persyaratan : (a) Product factors: (i) sifat dan karakteristik produk (ii) durable versus non-durable (iii) tipikal jumlah pembelian

26 1. Promotion Mix Strategy
(b) Market factor: (i) posisi dalam product life cycle (ii); market share, (iii) konsentrasi industry (iv) tingkat kompetisi (c) Customers factors: (i) retail versus pasar korporat (ii) jumlah pelanggan (iii) konsentrasi pelanggan

27 1. Promotion Mix Strategy
(d) Faktor Budget : (i) sumber daya financial organisasi (e) Marketing mix factors: (i) perubahan harga dan perubahan kualitas, (ii) strategi distribusi, (iii) brand life cycle dan (iv) jangkauan geografi suatu produk di market

28 2. Media Selection Strategy
Pemilihan channel komunikasi (koran, majalah, televisi, internet, radio, outdoor advertising, mobile advertising, direct mail) untuk menyampaikan pesan kepada target market

29 2. Media Selection Strategy
Kebutuhan: (a) Relasi antara sasaran media dengan sasaran market / produk (b) pemilihan media diukur efektivitasnya baik dalam aspek audience reach, dan juga aspek kualitas audience

30 3. Advertising Copy Strategy
Merancang isi dari advertisement. Tujuan: mengirimkan pesan unik produk/jasa kepada target market yang dipilih secara spesifik. 3. Advertising Copy Strategy

31 3. Advertising Copy Strategy
Keperluan : Menghilangkan "noise" agar pesan tersampaikan dengan jelas (b) Perhatikan pentingnya: Kredibilitas sumber Keseimbangan pendapat Pengulangan pesan Daya tarik rasional versus emosional Daya tarik humor Iklan perbandingan 3. Advertising Copy Strategy

32

33 Distribution Strategy
Distribution Scope Strategy Multiple Channel Strategy

34 1. Distribution Scope Strategy
Menetapkan jangkauan distribusi kepada target pelanggan Pilihannya adalah exclusive distribution (seorang retailer diberikan hak tunggal untuk melayani area tertentu), intensive distribution (produk yang diproduksi dipasarkan pada semua outlet retail yang tersedia), dan selective distribution (dipasarkan hanya pada retail tertentu) 1. Distribution Scope Strategy

35 1. Distribution Scope Strategy
Memerlukan penilaian dalam aspek: Kebiasaan perilaku pembelian pelanggan gross margin/laju turnover Kemampuan dealer untuk memberikan service Kemampuan dealer untuk menangani berbagai lini produk 1. Distribution Scope Strategy

36 2. Multiple Channel Strategy
Menggunakan dua atau lebih channel yang berbeda untuk distribusi Multiple-channel distribution terdiri atas dua jenis : complementary (setiap channel menangani produk non-competiting yang berbeda atau setiap channel menangani market segmen yang berbeda) dan competitive (dua channel yang berbeda dan channel yang saling bersaing menjual produk yang sejenis).

37 Pricing Strategy Pricing Strategies for New Products
Pricing Strategies for Established Products Price Flexibility Strategy Price Leadership Strategy

38 1. Pricing for New Products
Strategi Skimming Pricing Strategi Penetrasi Harga

39 Strategi Skimming Pricing
Menentukan harga yang relatif tinggi pada saat langkah awal peluncuran produk Tujuan : (a) untuk melayani pelanggan yang tidak peduli harga disaat pasar berada diatas kurva permintaan dan kompetitor belum masuk ke pasar

40 Strategi Skimming Pricing
(b) Untuk me-recover biaya riset produk dan promosi yang telah dikeluarkan selama masa pengembangan

41 Strategi Skimming Pricing
Keperluan : (a) Promosi yang gencar untuk mengenalkan produk, mengedukasi konsumen, dan mendorong early buying (b) Sedikitnya kompetisi langsung dan produk subtitusi

42 Penetration Pricing Strategy
Menentukan harga yang relatif rendah saat langkah awal produk Tujuan: Untuk men-discourage kompetitor masuk ke pasar dengan cara meraih pangsa besar secara cepat. Dan kemudian memanfaatkan skala ekonomi yang ada untuk menekan biaya produksi.

43 Strategi Penetration Pricing
Keperluan: (a) Produk harus menarik pasar dalam jumlah besar untuk mendukung biaya yang dikeluarkan (b) Demand harus bersifat elastis; untuk menjaga strategi penetapan harga rendah

44 2. Pricing for Established Products
Menjaga harga Mengurangi harga Meningkatkan harga

45 Mempertahankan Harga Tujuan : (a) untuk menjaga posisi di pasar (misal market share, keuntungan, dll.) (b) untuk meningkatkan image publik

46 Mempertahankan Harga Persyaratan: (a) Target market tidak terpengaruh oleh perubahan lingkungan bisnis (b) Dampak perubahan harga tidak dapat diprediksi secara akurat (c) Reputasi perusahaan dapat ditingkatkan dengan merespon permintaan pemerintah atau opini publik untuk tetap mempertahankan harga

47 Tujuan: (a) Bersikap defensif, memotong harga supaya dapat survive dalam kompetisi (b) bersikap ofensif dan mencoba untuk menyerang kompetitor (c) Merespon kebutuhan pelanggan yang berubah karena adanya perubahan lingkungan bisnis Menurunkan Harga

48 Persyaratan: (a) Memiliki dukungan finansial dan daya kompetisi yang kuat untuk melakukan perang harga (b) Harus memiliki pemahaman yang bagus terhadap demand suatu produk Menurunkan Harga

49 Menaikkan Harga Tujuan : (a) Menjaga profitabilitas selama periode inflasi (b) Untuk mengambil keuntungan dari adanya diferensiasi produk

50 3. Pricing Flexibility Strategy
Strategi One Price Strategi Flexible Pricing 3. Pricing Flexibility Strategy

51 Strategi One Price Menetapkan harga yang sama untuk semua pelanggan
Tujuan: (a) Untuk memudahkan pengambilan keputusan akan harga (b) Untuk menjaga keinginan pelanggan Strategi One Price

52 Strategi One Price Keperluan:
Analisa detail struktur biaya perusahaan dan perbandingannya dengan standard Pengetahuan akan skala ekonomis yang dimiliki perusahaan Informasi mengenai competitive price; informasi harga yang siap dibayar oleh pelanggan Strategi One Price

53 Strategi Flexible Pricing
Menetapkan harga yang berbeda untuk pelanggan yang berbeda untuk produk yang sama dan dengan jumlah yang sama Tujuan: Untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek dan membangun volume sales dengan menaikkan dan menurunkan harga tergantung kepada kondisi kompetisi dan kemampuan pelanggan untuk membayar produk

54 Strategi Flexible Pricing
Keperluan : Memiliki informasi yang diperlukan untuk menerapkan strategi. Biasanya strategi ini diterapkan dalam empat cara : (a) berdasarkan market (b) berdasarkan produk (c) berdasarkan waktu (d) berdasarkan teknologi

55 Strategi Flexible Pricing
Persyaratan lainnya meliputi : Analis customer-value suatu produk Catatan reaksi kompetitor saat ada perubahan harga di masa lalu

56 4. Strategi Price Leadership
Strategi ini dipergunakan oleh perusahaan pemimpin dalam industri. Pergerakan harga yang dilakukannya akan diikuti oleh perusahaan lainnya

57 4. Strategi Price Leadership
Tujuan : Untuk memperoleh kendali harga, dan mendukung strategi pemasaran yang dilakukan (misal, untuk menciptakan halangan untuk masuk, menaikkan profit margin, dll).

58 4. Strategi Price Leadership
Persyaratan: Situasi oligopolistis Berada dalam industri dimana semua perusahaan memiliki tujuan harga yang sama

59 Selesai

60 Bacaan lanjutan yang direkomendasikan:
Subhas Jain, Marketing Planning and Strategy, Prentice Hall International Phillip Kotler, Principles of Marketing, Prentice Hall


Download ppt "Marketing Strategy."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google