Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sejarah Pembentukannya di Badan Kepegawaian Negara

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sejarah Pembentukannya di Badan Kepegawaian Negara"— Transcript presentasi:

1 Sejarah Pembentukannya di Badan Kepegawaian Negara
Assessment Center Sejarah Pembentukannya di Badan Kepegawaian Negara Paryono (Kepala Bidang Perencanaan Program Puspenkom PNS BKN) Disampaikan pada Pertemuan Kementerian Kelautan dan Perikanan 12 Desember 2013

2 Assessment Center

3 PERSIAPAN PEMBANGUNAN ASSESSMENT CENTER BKN
(Direktorat Pengembangan Sumber Daya Kepegawaian) Tahun : - Wacana - Proposal penelitian AC Study Banding : Luar Negeri : - Philipina - Thailand Dalam Negeri : - BKD Semarang - BKD Yogyakarta - PT Telkom - PT Astra - Instansi Pemerintah yang sudah menggunakan AC

4 “ Assessment Center Bagi PNS Tahun 2002”
Tahun PENELITIAN : “ Assessment Center Bagi PNS Tahun 2002” Kesimpulan al : Metode AC merupakan perangkat penting untuk menjaring tenaga-tenaga potensial yang akan duduk dalam jabatan tinggi dan strategis. Pada lingkup nasional AC berkedudukan di BKN untuk melakukan penilaian terhadap calon pejabat eselon I dan II Rekomendasi : Melakukan kajian tentang sistem operasional AC BKN Pusat sebagai pilot project

5 “ Sistem Operasional Assessment Center Bagi Pegawai Negeri Sipil”
Tahun PENELITIAN : “ Sistem Operasional Assessment Center Bagi Pegawai Negeri Sipil” Kesimpulan al : AC berkedudukan sebagai lembaga independen Persyaratan administratif sebagai cutting point Rekomendasi : Pembakuan metode AC dalam “ Pedoman Pelaksanaan “

6 Tahun 2005 : Pembangunan fasilitas Penyediaan sumber daya manusia pengelola Penyiapan Assessor * Pelatihan Assessor Dinas Psi – AD Bandung Tahun 2006 : - Pembentukan Unit “Assessment Center” yang independent .... Pusat Penilaian Kompetensi PNS.

7

8 DENAH INTERIOR ASSESSMENT CENTER BKN

9 CENTERS

10 PUSAT PENILAIAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL
STRUKTUR ORGANISASI PUSAT PENILAIAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok Jabatan Fungsional Pusat Penilaian Kompetensi PNS Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bidang Monitoring & Evaluasi Perencanaan Program

11 PROGRAM PUSAT PENILAIAN KOMPETENSI PNS – Tahun 2005 - 2015
Pembina unit Assessment Center PNS Penilaian Kompetensi Monitoring dan evaluasi pasca penilaian kompetensi Pelatihan Assessor (Sertifikasi) Pembentukan Jabatan Fungsional Assessor (Pembina) Pengembangan/pengelolaan Talent Pool Pembentukan/pengembangan “Leadership Development Center” (LDC) Pengembangan Kompetensi SDM Pusat Penilaian Kompetensi PNS - BKN

12 PENTING Pemilihan Assessor yang memiliki INTEGRITAS
Komitmen seluruh jajaran pimpinan untuk secara konsisten menggunakan hasil asesmen secara maksimal Konsisten dalam pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang dibuat. Continuous improvement Penyiapan dana untuk pengembangan Assessor dan pengembangan metode-metode

13 Pelatihan SDM Assessment Center
- Pelatihan Assessor Dinas Psi-AD, GAIA, LPPM, QQ, HRD Forum Pelatihan Interview Effective Pelatihan Design Simulation – InTray Applied Semi/Quazi Assessment Perkembangan Alat Test Kini dan Nanti Training Quick Judgement Training Papikostik & Pauli Advance Workshop Integrasi Alat Psikologi BNSP (Badan Nasional Standardisasi Profesi) Training DiSC

14 Pengembangan - Pelatihan Assessor - Magang/banyak berlatih
- Mengikuti pelatihan-pelatihan yang mendukung , a.l. Pelatihan Interview Effective Pelatihan Design Simulation – InTray Perkembangan Alat Test Kini dan Nanti Training Quick Judgement Training Papikostik & Pauli Advance Workshop Integrasi Alat Psikologi Training DiSC - Studi banding ke Luar Negeri

15 Pengembangan Study Banding
- APSC : Australian Public Service Commission (2006) Civil Service Commission Computer Assisted Test Philipina (2007) Guangxie Central Talent – China (2009) Pembangunan AC - BKN Kanreg VII BKN – Palembang (2008) Rencana pembangunan di Kanreg VI Medan, Kanreg I Jogya dan Kanreg X Denpasar (2013)

16 Kondisi saat ini 2005 Pembangunan Fisik Unit AC
Penyiapan SDM - Pelatihan Dinas Psi – AD dll. Study banding ke APS (Australis) Study Visit / Workshop di CSC Philippina Pelatihan –pelatihan yang mendukung Pelaksanaan Asesmen Es. I BKN + Es II BKKBN 2008 Pembangunan dan penyiapan Unit AC di Kantor Regional VII – Palembang Fasilitasi penilaian kompetensi instansi pusat + daerah skrg Study Visit ke Central Talent – Guangxi China Penyusunan Jabfung.Assessor SDM Aparatur, PermenPAN&RB No. 41 Th. 2012 Penyiapan pembentukan unit AC di Kanreg Medan, Jogya, Bali Sejak 2006 sdh memfasilitasi Es I s/d IV Seleksi calon kepala Lembaga Fasilitasi pemetaan + seleksi CPNS

17 PEMBANGUNAN Kajian penting tidaknya membangun suatu unit AC
Pertimbangkan : Penggunaan maksimal Kesiapan SDM Pengembangan SDM berkelanjutan Sarana & prasaran Studi banding ke instansi yang telah memiliki AC Komitmen seluruh jajaran pimpinan untuk secara konsisten menggunakan AC secara maksimal Konsisten dalam pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang dibuat.

18 KEBUTUHAN PERSONIL Komitmen & Integritas Administrator Assessor
Tenaga Pendukung Pengalaman sbg Assessor Minat Psikologi Non Psikologi Sesuai kebutuhan Tugas-tugas administrasi Komputer

19 KELEMBAGAAN Perlu dibentuk Unit Penilaian Kompetensi (UPK) setelah mendapatkan persetujuan dari BKN Bagi instansi yang belum memiliki UPK dapat membentuk Tim Penilai Kompetensi (TPK)

20 PERSONEL UPK DAN /ATAU TPK
Dalam setiap kegiatan penilaian kompetensi manajerial dengan metode AC yg dilakukan UPK, didukung paling kurang 1 administrator dan 6 assessor dengan ketentuan didalamnya harus terdapat psikolog serta tenaga pendukung Untuk quasi assessment yang dilakukan oleh TPK dan /atau UPK didukung paling kurang 3 assessor dengan ketentuan didalamnya harus terdapat psikolog Personel UPK dan/atau TPK harus memiliki integritas dan profesionalitas

21 Syarat & tugas personel UPK dan/atau TPK
Assessor syarat kompetensi syarat khusus Berfikir analisis Berfikir konseptual Perenc & pengorganisasian Pengambilan keputusan Komunikasi lisan Komunikasi tulis Fleksibilitas berfikir Kerjasama Meyakinkan orang lain Kemampuan presentasi Pendidikan min S1 diutamakan sarjana psikologi Lulus seleksi calon assessor Mengikuti pelatihan Mengikuti proses magang Memiliki sertifikasi assessor

22 tugas assessor Mengkaji ulang profil kompetensi jabatan
Menyusun simulasi Melakukan wawancara, observasi dan mencatat perilaku assessee Melakukan analisis dan membuat penilaian Mengikuti assessor meeting Menyusun laporan hasil penilaian Memberikan umpan balik kepada assessee

23 Administrator Memenuhi syarat sebagai assessor dan berpengalaman paling kurang 10 kali melakukan penilaian kompetensi dengan metode AC Mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang luas mengenai AC Mempunyai kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab yang tinggi, kemampuan memimpin dan kemampuan bekerja dalam kelompok

24 Tugas Administrator Menetapkan kompetensi yang akan diukur;
Menetapkan alat ukur yang akan digunakan; Menentukan penugasan assessor; Memberikan pengarahan kepada assessor dan assessee; Mengendalikan pelaksanaan AC; Memimpin assessor meeting; Menyelaraskan hasil penilaian sebagai bahan laporan; Mempresentasikan hasil penilaian dan rekomendasi serta memberikan umpan balik kepada pengguna

25 Tenaga pendukung Syarat : memiliki keterampilan sesuai tugas dalampelaksanaan AC. Tugas: membuat daftar hadir, menyiapkan sarana dan prasarana, melakukan perekaman kegiatan penilaian kompetensi

26 Fasilitas Ruang assessee dilengkapi dengan CCTV, paling kurang terdiri dari: 6 ruang individu, 1 ruang kelas/presentasi, 1 ruang diskusi Ruang assessor paling kurang memiliki: ruang pengamatan (one way mirror), ruang rekam data, ruang assessor meeting, ruan gkerja assessor

27 Tahapan dalam merancang Penyelenggaraan Assessment Center

28 Penyusunan Kompetensi
Kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya, sehingga Pegawai Negeri Sipil tersebut dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, efektif dan efisien. Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

29 STANDAR KOMPETENSI Rekruitment dan Seleksi Penempatan Pegawai
/Pejabat Training dan development STANDAR KOMPETENSI Pengembangan karir Evaluasi kinerja Kompensasi dan penggajian

30 Jenis Kompetensi Hard Competency / kompetensi teknis
Kemampuan yang bersifat teknis/fungsional berkaitan dengan bidang pekerjaannya. Soft Competency / kompetensi manajerial Karakteristik yang mendasari individu dengan merujuk pada kriteria efektif dan/atau kinerja unggul dalam jabatan tertentu. Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

31 Standar Kompetensi Jabatan Kompetensi Manajerial
Peraturan Ka. BKN no. 13 tahun 2011 & PERATURAN KA. BKN NO. 7 TAHUN 2013 Standar Kompetensi Jabatan Kompetensi Manajerial Karakteristik yang mendasari individu dengan merujuk pada kriteria efektif dan/atau kinerja unggul dalam jabatan tertentu. Puspenkom BKN

32 Contoh Kompetensi Manajerial
THINKING ABILITY Analisa Strategis 2. Berpikir Konseptual 3. Fleksibilitas Berpikir 4. Inovasi MANAGING SELF Inisiatif Komunikasi Kegigihan Semangat Berprestasi MANAGING TASK Perencanaan & Pengorganisasian Pengambilan Keputusan Strategis Berorientasi pada Pelayanan MANAGING RELATION Membangun Hubungan Kerja Strategis Memfasilitasi Perubahan Pengambilan Resiko Kepemimpinan Strategis

33 Penilaian Kompetensi Proses membandingkan kompetensi yang dimiliki PNS
dengan kompetensi jabatan yang dipersyaratkan dengan menggunakan alat ukur tertentu untuk mengetahui potensi dan kompetensi PNS Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

34 Metode Assessment Center

35 PENGERTIAN ASS.CENTER Suatu metode yang memprediksi perilaku melalui beberapa simulasi untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menangani tanggungjawab di masa mendatang dengan menggunakan kriteria kesuksesan dalam jabatan tersebut

36 Sarana perekaman (audio visual) Integrasi data (assessor meeting)
KEUNGGULAN Multi method Multi assessor Berdasar kriteria Sarana perekaman (audio visual) Integrasi data (assessor meeting)

37 Karakteristik Dirancang berkaitan dengan jabatan tertentu; Menggunakan berbagai teknik assessment; Diikuti oleh 5 – 6 Assessee dalam setiap Batch; Proses penilaian melibatkan beberapa Assessor; Penggabungan hasil pengamatan harus didasarkan data yang diperoleh selama proses assessment Assessee dinilai berdasarkan kriteria jabatan yang telah ditentukan Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

38 Assessee mendapatkan umpan balik (feedback) mengenai hasil assessment.
Karakteristik Penilaian akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi data yang diperoleh melalui Assessor Meeting; Hasil assessment dapat digunakan hingga 2 tahun sejak assessment diselenggarakan; Assessee mendapatkan umpan balik (feedback) mengenai hasil assessment. Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

39 PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN
Obyektif Hasil penilaian kompetensi menggambarkan potensi & kompetensi sesungguhnya yang dimiliki PNS Valid Hasil penilaian harus menjamin keakuratan kompetensi yang akan dinilai Reliabel Hasil penilaian harus mencerminkan konsistensi kompetensi yang dimiliki PNS dalam kurun waktu tertentu Transparan Hasil penilaian kompetensi yang menggambarkan potensi & kompetensi yang dimiliki PNS dapat diketahui oleh PNS yang dinilai & pejabat yang berwenang Puspenkom BKN

40 Alat Ukur Kompetensi Psikotes Wawancara Kompetensi
Menggunakan tes untuk mendapat gambaran potensi Wawancara Kompetensi Panduan wawancara terstruktur Kuesioner Kompetensi Menggunakan daftar pertanyaan Simulasi Persoalan kompleks yang mungkin dihadapi dalam tugas sehari-hari Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

41 Simulasi Analisis Kasus Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN
Menyelesaikan kasus Presentasi Menyampaikan informasi permasalahan dan penyelesaiannya dihadapan orang lain In-Tray Merespon masalah-masalah yang terkandung pada berkas soal Proposal Writing Membuat proposal tertulis LGD Menyelesaikan persoalan secara bersama dengan para Assessee Role Play Assessee berperan sesuai dengan perintah Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

42 Penggunaan Metode Penilaian
Perka BKN no. 23/2011 ttg Pedoman Penilaian Kompetensi PNS Eselon I & Eselon II * Metode Assessment Center Eselon III & Eselon IV * Metode Quasi Assessment Center : - Es. III : sekurang-kurangnya 3 alat ukur/simulasi - Es. IV : sekurang-kurangnya 2 alat ukur/simulasi - Jabfung tertentu : 3 alat ukur/simulasi Puspenkom BKN

43 Tahapan Pelaksanaan Penentuan Kompetensi Bahan struktur organisasi
Visi Misi Analisa jabatan, diskripsi kerja, kondisi dan informasi lainnya Penyusunan Simulasi Penentuan alat ukur yang akan digunakan Disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan Validasi/uji coba simulasi Pelaksanaan Assessment Pelaksanaan Integrasi data (assessor meeting) Laporan Hasil Assessment Laporan individuil Laporan komprehensif Presentasi hasil kepada user

44 Kapan dilaksanakan Seleksi administrasi :
- pangkat/gol, pendidikan, prestasi kerja dll Penilaian kompetensi manajerial --- Assessment Center Presentasi di depan Tim – penempatan akhir dalam jabatan

45 Hasil Asesmen Menggambarkan : -- profil -- kekuatan -- kelemahan -- Saran Penempatan -- Saran Pengembangan

46 Seleksi PromosiRotasi
Pemanfaatan Hasil Seleksi PromosiRotasi Pengem- bangan Pelatihan Digunakan untuk mendapatkan calon pejabat sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan Memberikan gambaran tentang kompetensi pegawai yang perlu dikembangkan disesuaikan dengan persyaratan jabatan Kebutu- han Pelatihan Identifi- kasi kader Pimpinan Memberikan gambaran tentang pelatihan yang diperlukan untuk pengembangan individu dan organisasi Diperoleh sekelompok orang yang mempunyai keahlian tertentu (talent pool) Puspenkom BKN

47 Pemetaan Personil (potensi vs kinerja)
UNDER PERFORMER KETRAMPILAN SEDERHANA PENYALURAN ?? KONSELING PENGARAHAN  MENINGKATKAN KINERJA UNDER ACHIEVER PENGARAHAN & KONSELING MENINGKATKAN KINERJA REPOSISI TETAP PADA POSISI SAAT INI MONITORING  MENINGKATKAN KOMPETENSI & KINERJA  MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMANTAUAN DIBERI KESEMPATAN PENINGKATAN KOMPETENSI  ROTASI PENINGKATAN KINERJA KEY TALENT/ STAR REWARD  PROMOSI Tinggi Sedang Rendah POTENSI Rendah Sedang Tinggi Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

48 Development Activities
Individual Development Plan Assignment Self Learning Formal Learning On The Job Training Coaching & Counseling Job Enrichment Temporary Placement Academic/ Institutional Program Pusat Penilaian Kompetensi PNS-BKN

49 Assessor sdm aparatur

50 Dasar Hukum Pasal 5 Peraturan Kementerian PAN dan RB PermenPAN & RB Nomor 41 Tahun 2012 tentang Jabatan Assessor SDM Aparatur dan Angka Kreditnya “Instansi pembina Jabatan Fungsional Assessor yaitu Badan Kepegawaian Negara”

51 Tugas Pokok Melakukan kegiatan penilaian kompetensi manajerial, yang meliputi pelaksanaan penilaian, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penilaian dan pemanfaatan hasil penilaian, serta pengembangan metode penilaian.

52 Pembina Utama Madya – IV/d Pembina Utama – IV/e
Assessor Pertama Penata Tk I – III/b Assessor Muda Penata – III/c Penata Tk. I – III/d Assessor Madya Pembina – IV/a Pembina Tk. I – IV/b Pembina Utama Muda – IV/c Assessor Utama Pembina Utama Madya – IV/d Pembina Utama – IV/e

53 Metode Penilaian Sederhana
suatu proses penilaian kompetensi dengan menggunakan alat ukur paling kurang wawancara kompetensi tingkat sederhana, psikotes dan/atau ditambah dengan paling kurang 1 (satu) simulasi tingkat sederhana merupakan alat ukur yang dipergunakan untuk menggali kompetensi tertentu, yang disusun sesuai dengan kebutuhan lingkup unit kerjanya. Sedang suatu proses penilaian kompetensi dengan menggunakan alat ukur wawancara kompetensi tingkat sedang, psikotes dan paling kurang 2 (dua) simulasi tingkat sedang merupakan alat ukur yang dipergunakan untuk menggali kompetensi tertentu, yang disusun sesuai dengan kebutuhan lingkup instansinya. Kompleks suatu proses penilaian kompetensi dengan menggunakan alat ukur wawancara kompetensi tingkat kompleks, psikotes dan paling kurang 3 (tiga) simulasi tingkat kompleks merupakan alat ukur yang dipergunakan untuk menggali kompetensi tertentu, yang disusun sesuai dengan kebutuhan antar instansi dan bersifat nasional.

54 Butir Kegiatan Assessor Pertama Assessor metode sederhana Tester
Mempersiapkan bahan-bahan penilaian kompetensi Assessor Muda Assessor metode sedang Administrator metode sederhana Mempersiapkan bahan rancangan pembuatan psikotes Assessor Madya Assessor metode kompleks Administrator metode sedang Merancang psikotes/simulasi Assessor Utama Administrator metode kompleks Mengendalikan mutu Merancang kebijakan metode penilaian

55 Butir Kegiatan No Assessor SDM Aparatur Pertama Muda Madya Utama 1
Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan fungsional umum Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. IV dan pemangku jabatan yang setara dengan Es. IV Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. III dan pemangku jabatan yang setara dengan Es. III Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. II dan Es. I, serta pemangku jabatan yang setara dengan Es. II dan Es. I 2 Mengetahui bagaiamana menginstruksikan, menilai dan mengobservasi simulasi Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi sederhana Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi sedang Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi kompleks

56 Lanjutan..... No Assessor SDM Aparatur Pertama Muda Madya Utama 3
Sebagai Assessor pada metode sederhana, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi Sebagai Assessor pada metode sedang, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi Sebagai Assessor pada metode kompleks, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi 4 Sebagai Administrator pada metode sederhana, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna Sebagai Administrator pada metode sedang, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna Sebagai Administrator pada metode kompleks, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna

57 Lanjutan..... No Assessor SDM Aparatur Pertama Muda Madya Utama 5
Sebagai Tester, memberikan instruksi, mengkoreksi dan menginterpretasikan alat tes pada seluruh metode penilaian 6 Memberikan umpan balik secara tertulis kepada asesi yang dinilai dengan metode sederhana Memberikan umpan balik secara tertulis kepada asesi yang dinilai dengan metode sedang dan kompleks Memberikan umpan balik secara lisan kepada asesi yang dinilai dengan metode sederhana dan sedang Memberikan umpan balik secara lisan kepada asesi yang dinilai dengan metode kompleks 7 Mengolah data wawancara dan formulir monitoring evaluasi Mengumpulkan bahan untuk menyusun kebijakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Membuat rekomendasi kepada unit pengguna (instansi) berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Membuat kebijakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi

58 Lanjutan..... No Assessor SDM Aparatur Pertama Muda Madya Utama 8
Pengendali mutu kompetensi, simulasi dan laporan untuk metode sederhana Pengendali mutu kompetensi, simulasi dan laporan untuk metode sedang dan kompleks 9 Memberikan bimbingan kepada Assessor 10 Mengumpulkan bahan referensi dan menguji cobakan kepada responden dalam rangka pengembangan psikometri Membuat kerangka teori, metodologi dan item-item dan norma dari pengembangan psikometri Merancang dan menetapkan pengembangan psikometri 11 Studi literatur dalam rangka penyusunan kebijakan metode penilaian Memvalidasi draft kebijakan metode penilaian Menyusun dan menetapkan kebijakan metode penilaian

59 Persyaratan Utama pangkat paling rendah Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b telah mengikuti diklat dan lulus uji kompetensi fungsional Assessor

60 ASSESSOR NON PSIKOLOG ASSESSOR PSIKOLOG

61 Assessor psikolog Memiliki pengetahuan & pemahaman tentang dinamika perilaku manusia Memiliki pengetahuan & keterampilan dasar wawancara Memiliki pengetahuan & keterampilan dasar pembuatan laporan Terkadang dalam memberi penilaian memasukkan unsur judgement Kurang menguasai teknis dari tugas asese

62 Pemahaman terhadap dinamika perilaku manusia kurang tajam
Belum memiliki pengetahuan & keterampilan dasar wawancara Belum memiliki pengetahuan & keterampilan dasar pembuatan laporan

63 Diklat & Uji Kompetensi
Calon Assessor yang akan diangkat menjadi Assessor harus mengikuti dan lulus diklat, mengikuti pemagangan dan mendapatkan sertifikasi melalui uji kompetensi. Assessor yang akan naik jenjang jabatan setingkat lebih tinggi harus mengikuti diklat penjenjangan, dan mendapatkan sertifikasi melalui uji kompetensi;

64 Kompetensi Manajerial Assessor
No. Kompetensi Pertama Muda Madya Utama 1. Berpikir Analisis BA 3 4 5 2. Berpikir Konseptual BK 2 3. Fleksibilitas Berpikir FB 4. Komunikasi Lisan KomLis 6 5. Komunikasi Tulis KomTul 6. Kerjasama KS 7. Pencarian Informasi PI 8. Pengambilan Keputusan PK 9. Pengorganisasian P 10. Inovasi Inov 11. Kepemimpinan Kp 12. Interaksi Sosial IS

65 Kompetensi Teknis Assessor
Jenjang Jabatan Pertama Muda Madya Utama Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan fungsional umum Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. IV dan pemangku jabatan yang setara dengan Es. IV Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. III dan pemangku jabatan yang setara dengan Es. III Melakukan wawancara/diskusi untuk memvalidasi kompetensi kepada pemangku jabatan Es. II dan Es. I, serta pemangku jabatan yang setara dengan Es. II dan Es. I Mengetahui bagaiamana menginstruksikan, menilai dan mengob-servasi simulasi Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi seder-hana Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi sedang Menyusun konsep soal simulasi beserta pedoman penilaiannya untuk simulasi kom-pleks Sebagai Assessor pada metode sederhana, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi Sebagai Assessor pada metode sedang, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi Sebagai Assessor pada metode kompleks, dengan mengamati, menilai dan membuat laporan tiap asesi Sebagai Administrator pada metode sederhana, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna Sebagai Administrator pada metode sedang, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna Sebagai Administrator pada metode kompleks, dengan menentukan kompetensi, simulasi, memimpin jalannya asesor meeting dan mempresentasikan hasil penilaian kepada unit pengguna Sebagai Tester, memberikan instruksi, mengkoreksi dan menginterpretasikan alat tes pada seluruh metode penilaian

66 Lanjutan.... Jenjang Jabatan Pertama Muda Madya Utama
Memberikan umpan balik secara tertulis kepada asesi yang dinilai dengan metode sederhana Memberikan umpan balik secara tertulis kepada asesi yang dinilai dengan metode sedang dan kompleks Memberikan umpan balik secara lisan kepada asesi yang dinilai dengan metode sederhana dan sedang Memberikan umpan balik secara lisan kepada asesi yang dinilai dengan metode kompleks Mengolah data wawancara dan formulir monitoring evaluasi Mengumpulkan bahan untuk menyusun kebijakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Membuat rekomendasi kepada unit pengguna (instansi) berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Membuat kebijakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Pengendali mutu kompetensi, simulasi dan laporan untuk metode sederhana Pengendali mutu kompetensi, simulasi dan laporan untuk metode sedang dan kompleks Memberikan bimbingan kepada Assessor Mengumpulkan bahan referensi dan menguji cobakan kepada responden dalam rangka pengembangan psikometri Membuat kerangka teori, metodologi dan item-item dan norma dari pengembangan psikometri Merancang dan mene-tapkan pengembangan psikometri Studi literatur dalam rangka penyusunan kebijakan metode peni-laian Memvalidasi draft kebi-jakan metode penilaian Menyusun dan menetapkan kebijakan metode penilaian

67 Tugas Instansi Pembina (BKN) Pasal 5 ayat 2
Menyusun petunjuk pelaksanaan (perka 16/2012) Menyusun pedoman formasi (draft) Menetapkan standar kompetensi (perka 24/2013) Mengusulkan tunjangan (proses di kemen Keu) Melakukan sosialisasi (sudah) Menyusun kurikulum diklat fungsional (draft) Menyelenggarakan diklat (2014 pengangkatan) Mengembangkan sistem informasi (masih informal) Memfasilitasi pelaksanaan jabfung Memfasilitasi pembentukan organisasi profesi Memfasilitasi penyusunan dan penetapan etika profesi dan kode etik (draft) Melakukan pembinaan terhadap Tim Penilai Menyelenggarakan Uji Kompetensi Melakukan Mo-Nev

68 FORMASI sesuai Pasal 32 Permenpan 41/2012
Formasi jabfung Assessor SDM Aparatur, diatur sbb : Di lingkungan BKN, maks. = 110 Di instansi Pusat, maks. = 50 Di Provinsi, maks = 30 Di Kab/Kota, maks = 10

69 Pengangkatan dalam Jabatan
Melalui formasi (CPNS) Perpindahan dari jabatan struktural atau fungsional lainnya (batas usia 50 th) Inpassing – TELAH dan SEDANG melaksanakan kegiatan penilaian kompetensi : - berijasah paling rendah S1 - pangkat minimal Penata Muda Tk. I – III/b - masa kerja bidang penilaian 1 (satu) tahun - nilai prestasi kerja “baik” Pasal 5 ayat (5) MENDAPATKAN REKOMENDASI DARI BKN, dengan melampirkan Surat Tugas melaksanakan kegiatan penilaian kompetensi dan bukti laporan sebanyak 5 (lima).

70 Jumlah Assessor Aparatur SDM Fungsional Tertentu Lainnya
NO INSTANSI JABATAN JUMLAH Struktural Fungsional Tertentu Lainnya Fungs. Umum 1 BKN 11 15 27 2 BPK 16 5 32 3 BPKP - 9 4 Kementerian Keuangan 89 121 Kementerian Kehutanan 31 39 6 Prov. Jawa Tengah 13 14 7 DI Yogyakarta 8 Prov. Jawa Timur 17 Prov. Nusa Tenggara Barat 10 Prov. Nusa Tenggara Timur Kementerian PU 12 Kementerian Nakertrans 18 20 Kementerian Perdagangan Total 172 136 319

71 PETA USIA ASSESSOR DALAM PANGKAT GOLONGAN
Pertama Muda Madya Utama III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e < 30 2 1 31 – 35 5 8 36 – 40 13 41 – 45 6 46 – 50 4 51 – 55 3 9 JUMLAH 11 27 15 72 38 24 Sumber : Belum seluruh data Asesor masuk

72 Informasi lain-lain : Hasil rapat koordinasi BKN + Menpan + Sekkab + Keuagan + Kumham : Tunjangan Assessor berkisar : Rp – ,- Grading Jabatan di BKN : - Assessor Pertama : 8 - Assessor Muda : 10 - Assessor Madya : 12 - Assessor Utama : 14 Perpanjangan Batas Usia Pensiun s/d Assessor Utama : 60 tahun

73 Terima Kasih


Download ppt "Sejarah Pembentukannya di Badan Kepegawaian Negara"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google