Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 I Gd Nyoman Arya Risaldi D. N2  I Luh Dewi Kusumaningayu7  Kanda I. Aini Ardelia14  I G A Nadia Srutia Jayanthi19  Luh Gd Pradnya Jati W21.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " I Gd Nyoman Arya Risaldi D. N2  I Luh Dewi Kusumaningayu7  Kanda I. Aini Ardelia14  I G A Nadia Srutia Jayanthi19  Luh Gd Pradnya Jati W21."— Transcript presentasi:

1

2  I Gd Nyoman Arya Risaldi D. N2  I Luh Dewi Kusumaningayu7  Kanda I. Aini Ardelia14  I G A Nadia Srutia Jayanthi19  Luh Gd Pradnya Jati W21

3 Dinamika Litosfer Litosfer dan lapisannya Batuan penyususn permukaan bumi Batuan BekuBatuan SedimenBatuan Metamorf Perkembangan Bentuk Permukaan Bumi Tenaga Pengubah Bentuk Permukaan Bumi Tenaga Endogen Tenaga Eksogen Pedosfer

4  Kata litosfer berasal dara bahasa Yunani. Yaitu lithos (batuan) dan sphera (lapisan).  Litosfrer adalah bagian bumi terluar yang berbentuk padat.  Litosfer tersusun dari dua lapisan utama : SiAl (Silium dan Alumunium) serta lapisan SiMa (Silium dan Magnesium).

5 1.Batuan Beku Ciri : Homogen, tidak ada pelapis, tidak mengandung fosil, terbentuk dari magma yang membeku. Contoh: batu apung dan batu granit 2.Batuan Sedimen Ciri : Batuan yang telah mengalami pengendapan Contoh : batu kapur, batu pasir 3.Batuan Metamorf Ciri : telah mengalami perubahan fisik dan struktur kimia Contoh : batu marmer

6 1.Teori Kontraksi (James Dana dan Eile de Baumant) Kerak bumi mengalami pengerutan karena adanya proses pendinginan di dalam bumi. 2. Teori Laurasia-Gondwana (Eduard Zuess Frank B. Taylor) Awalnya hanya ada 2 benua di bumi, Laurasia dan Gondwana. 3. Teori Apungan Benua (Alfred Lothar Wegener) Pada awalnya di bumiu hanya ada benua Pangea dan samudra Panthalasa 4. Teori Lempeng Tektonik (Kenzie dan Rober Parker) Terdapat Astenosfer. Pergerakan Astenosfer : a.Saling mendekat (konvargen) b.Saling menjauh (divergen) c.Saling melewati / menggunting

7 o Tektonisme menyebabkan terjadinya perubahan letak 1.Epirogenesa (pergerakan tektonis yang lambat dan di wilayah yang luas) 2.Orogenesa (pergerakan tektonis yang cepat di wilayah sempit) o Vulkanisme peristiwa naiknya magma ke permukaan bumi 1.Intrusi magma (tidak sampai ke permukaan bumi) 2.Erupsi magma (sampai ke permukaan bumi) o Seisme (GEMPA BUMI) getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat adanya getaran dari dalam bumi Tenaga yang berasal dari dalam bumi dan sifatnya membangun

8  Tektonisme adalah proses yang terjadi akibat pergerakan, pengangkatan, lipatan dan patahan pada struktur tanah di suatu daerah. Yang di maksud lipatan adalah bentuk muka bumi hasil gerakan tekanan secara horizontal yang menyebabkan lapisan permukaan bumi menjadi berkerut dan melipat. Patahan adalah permukaan bumi hasil dari gerakan tekanan horizontal dan tekanan vertikal yang menyebabkan lapisan bumi menjadi retak dan patah. Ada dua jenis tektonisme, yaitu Epirogenesa dan Orogenesa. Epirogenesa adalah proses perubahan bentuk daratan yang disebabkan oleh tenaga lambat dari dalam bumi dengan arah vertikal, baik ke atas maupun ke bawah melewati daerah luas. Ada dua Epirogenesa:  Epirogenesa positif, yaitu gerakan yang mengakibatkan turunnya lapisan kulit bumi, sehingga permukaan air laut terlihat naik.  Epirogenesa negatif, yaitu gerakan yang mengakibatkan naiknya lapisan kulit bumi, sehingga permukaan air laut terlihat turun.  Orogenesa adalah pergerakan lempeng tektonis yang sangat cepat dan meliputi wilayah yang sempit. Tektonik Orogenesa biasanya disertai proses pelengkungan.

9 Macam-macam bentuk gunung api

10 TIPE  Gempa bumi vulkanik  Gempa bumi tumbukan  Gempa bumi runtuhan  Gempa bumi tektonik • Seismograf adalah alat pencatat gempa bumi. Seismograf dibedakan menjadi 2 macam yaitu : a) Seismograf horizontal b) Seismograf vertikal • Seismogram adalah gambaran getaran gempa bumi yang dicatat pada seismograf. Gambaran getaran ini berbentuk garis patah- patah. Apabila getaran semakin kuat, maka garis patah-patah akan semakin lebar dan apabila semakin lama getaran gempa itu di satu tempat, maka semakin panjang pita seismograf yang menggambarkan seismogram. • Pleistosista adalah garis khayal yang membatasi sekitar episentrum yang mengalami kerusakan terhebat akibat dari gempa bumi. • Seismograf adalah alat pencatat gempa bumi. Seismograf dibedakan menjadi 2 macam yaitu : a) Seismograf horizontal b) Seismograf vertikal • Seismogram adalah gambaran getaran gempa bumi yang dicatat pada seismograf. Gambaran getaran ini berbentuk garis patah- patah. Apabila getaran semakin kuat, maka garis patah-patah akan semakin lebar dan apabila semakin lama getaran gempa itu di satu tempat, maka semakin panjang pita seismograf yang menggambarkan seismogram. • Pleistosista adalah garis khayal yang membatasi sekitar episentrum yang mengalami kerusakan terhebat akibat dari gempa bumi.

11 Tenaga yang berasal dari luar bumi, bersifat merusak.  Pelapukan (proses penghancuran batuan kulit bumi) 1.Pelapukan Mekanik 2.Pelapukan Kimiawi 3.Pelapukan Organik  Erosi (pengikisan batuan) 1.Erosi oleh air 2.Abrasi 3.Deflasi 4.Gletser  Tanah Bergerak (perpindahan massa tanah dan batuan karena adanya gaya berat) 1.Soil crop 2.Solifluction 3.Earth flow 4.Land slide 5.Subsidence

12 Macam-macam pelapukan  Pelapukan biologi: merupakan pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup. contoh: tumbuhnya lumut  Pelapukan fisika: merupakan pelapukan yang disebabkan oleh perubahan suhu atau iklim.contoh : perubahan cuaca  Pelapukan kimia: merupakan pelapukan yang disebabkan oleh tercampurnya batuan dengan zat - zat kimia. contoh: tercampurnya batu oleh limbah pabrik yang mengandung bahan kimia

13  Adalah lapisan kulit bumi yang tipis dan letaknya di bagian paling atas dari permukaan bumi.  Dalam kehidupan sehari-hari sering disebut tanah.  Bahan pembentuk tanah : bahan mineral, bahan organik, air, udara.  Faktor pembentuk tanah : iklim, organisme, bahan induk, relief, waktu.  Tanah juga dapat mengalami kerusakan atau degradasi tanah.  Degradasi tanah adalah hilang atau menurunnya fungsi tanah.  Salah satu upaya untuk mencegah degradasi tanah adalah melakukan konservasi tanah yang bertujuan untuk memperoleh tingkat keberlanjutan produksi tanah dengan jalan menjaga laju kehilangan tanah.

14 ADA YANG BERTANYA….???

15


Download ppt " I Gd Nyoman Arya Risaldi D. N2  I Luh Dewi Kusumaningayu7  Kanda I. Aini Ardelia14  I G A Nadia Srutia Jayanthi19  Luh Gd Pradnya Jati W21."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google