Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengumpulan Data Kualitatif. 5 Langkah Pengumpulan Data Kualitatif  Secara sistematif identifikasi partisipan dan lokasi dengan cara purposeful sampling.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengumpulan Data Kualitatif. 5 Langkah Pengumpulan Data Kualitatif  Secara sistematif identifikasi partisipan dan lokasi dengan cara purposeful sampling."— Transcript presentasi:

1 Pengumpulan Data Kualitatif

2 5 Langkah Pengumpulan Data Kualitatif  Secara sistematif identifikasi partisipan dan lokasi dengan cara purposeful sampling berdasarkan tempat dan orang yang mengenal/tahu fenomena sentral penelitian kita.  Dapatkan ijin penelitian  Dalam penelitian kualitatif pendekatan kita lebih kepada interview/observasi yang lebih general dengan maksud tidak membatasi pandangan partisipan.  Kita mencatat informasi yang diberikan oleh partisipan dengan cara menyusun sendiri instrumen ketimbang mengadopsi atau memakai format instrumen yang sudah pernah dibuat.  Kita mengolah prosedur pengumpulan data kualitatif dengan memperhatikan sensitifitas terhadap tantangan dan isu-isu etis seputar pengumpulan data.

3 Purposeful Sampling  Dalam sampling tipe ini, peneliti secara sengaja individu dan lokasi untuk mempelajari dan memahami fenomena sentral.

4

5

6

7

8 Ukuran Sample atau Jumlah Lokasi Penelitian  Hal yang umum dalam penelitian kualitatif meneliti beberapa individu atau kasus.  Dalam beberapa kasus anda mungkin mempelajari satu individu atau satu lokasi saja. Tapi beberapa kasus jumlah partispan bisa bervariasi dari 1 atau 2 hingga 30 sampai 40.  Ingat!!: semakin banyak partisipan/lokasi maka detil informasi dari masing-masing individu/lokasi akan seputar “kulitnya” saja karena tdk dapat dieksplorasi secara mendalam.

9 Contoh penentuan jumlah sampling  Pertanyaan: Apa sajakah pengalaman siswa SMA membawa senjata di lingkungan sekolah?  Strategi Purposeful Sampling apa yang digunakan?  Ada 2 opsi purposeful sampling yang dapat digunakan: 1. Maximal variation sampling  wawancarai beberapa siswa yang melakukan tindakan penyalahgunaan senjata yang bermacam-macam tujuannya. Ada yg hanya mengancam temannya; ada yang menggunakan senjata dalam perkelahian; ada yang seringkali hanya menyimpan senjata di locker. 2. Critical sampling  hanya fokus mewawancarai siswa yang benar-benar menggunakan senjata dalam perkelahian.

10 Permohonan izin - Gatekeeper  Dalam penelitian kualitatif, anda seringkali membutuhkan pihak yang menjembatani pihak partisipan dan si peneliti yang disebut sebagai Gatekeeper.

11 Tipe Data Kualitatif Dlm Observasi

12 Peran-Peran dalam Observasi  Patisipan Observer  Non-Partisipan Observer  Berganti Peran Observasi  Contohnya: Seorang peneliti yang meneliti penggunaan laptop dalam klas metode pendidikan multi-kultural menggunakan 3 kunjungan pertamanya untuk mengobservasi dari barisan belakang. Ia ingin tahu proses KBM, interaksi siswa-guru, pendekatan guru pada pengajarannya di kelas. Sedangkan kunjungan ke-empat siswa mulai menggunakan laptop dan pengamat (atau peneliti) menjadi partisipan dengan menjadi rekan satu tim dengan siswa untuk berinteraksi dengan guru.

13 Proses Observasi 1. Pilih lokasi dan dapatkan ijin akses ke lokasi 2. Lakukan pengamatan awal untuk mengenali suasana umum dari suatu lokasi dan membuat catatan-catatan kecil. 3. Di lokasi, identitifikasi siapa atau apa yang hendak diobservasi, kapan observasi, dan berapa lama observasi dilakukan. 4. Posisikan anda sebagai pengamat (pada awalnya). 5. Lakukan observasi berkali-kali untuk memahami individu dan lokasi. 6. Rancang media pencatat proses observasi (Fieldnotes)

14

15 7. Perimbangkan informasi apa yang hendak dicatat selama proses observasi. 8. Rekam informasi yang diperoleh descriptive fieldnotes dan reflective fieldnotes. 9. Pastikan diri anda dikenali oleh lokasi dan/atau individu dalam lokasi tsb namun kehadiran anda “tidak disadari”. 10. Setelah observasi selesai, meminta izin untuk meninggalkan lokasi dan memberitahukan masih adanya analisis data yang perlu dilakukan dan ringkasan hasil penelitian akan diberitahukan.

16 Tipe Interview dan Pertanyaan Open-Ended pada Kuesioner  Tipe Interview dan Pertanyaan Open-Ended pada Kuesioner:  One-on-One Interview  Focus Group Interview  Telephone Interview  Interview  Pertanyaan Open-Ended pada Kuesioner Tentukan apakah anda setuju atau tidak terhadap pernyataan-pernyataan berikut ini menurut derajad yang ditentukan : …………………………………. “Kampanye larangan merokok dalam kawasan kampus diwujudkan dengan memunculkan larangan mencari sponsor dari pabrik rokok” _________ Sangat Setuju _________ Setuju _________ Tidak Tahu _________ Tidak Setuju _________ Sangat Tidak Setuju Berikan penjelasan secara rinci atas pilihan anda.

17 Proses Interview 1. Identifikasi siapa yang akan diwawancarai (interviewee). 2. Tentukan tipe wawancara 3. Selama wawancara, rekam pertanyaan dan jawaban lisan dengan recorder. 4. Buatlah catatan ringkas selama wawancara 5. Carilah tempat wawancara yang cukup tenang sehingga hasil rekaman anda tidak diganggu oleh noise lingkungan. 6. Minta izin dari partisipan (interviewee). 7. Tetap ikuti rancangan pertanyaan wawancara, namun perlu juga fleksibel. 8. Gunakan probe (sub-pertanyaan/anak pertanyaan) 9. Sopanlah dan profesional dalam mengakhiri wawancara

18 Tipe Probe dalam Interview

19 Proses Pengumpulan Dokumen 1. Identifikasi tipe dokumen yg memberikan informasi 2. Pertimbangkan dokumen publik (contoh: notulen rapat sekolah) dan dokumen privat (contoh: catatan harian) sbg sumber informasi 3. Minta izin penggunaan dokumen 4. Jika meminta partisipan menuliskan laporan harian, sertai dengan prosedur yg jelas. 5. Periksa dokumen-dokumen yg ada secara cermat dan teliti. 6. Rekam informasi yang diperoleh dari dokumen- dokumen.

20 Proses Pengumpulan Materi Audio Visual 1. Tentukan materi visual dan bagaimana materi tsb memperkaya data yang ada seperti observasi dan interview. 2. Identifikasi materi visual yang ada dan minta izin utk menggunakannya. 3. Periksa keakuratan dan keotentikan materi visual jika anda tidak merekamnya sendiri. 4. Kumpulkan data visual dan organisir.

21

22 Analisis dan Interpretasi Data Kualitatif

23 6 Langkah Analisis dan Intepretasi Data Kualitatif

24 Analisis Penelitian Kualitatif Secara Langsung atau Dengan Komputer  Analisis secara langsung dilakukan ketika peneliti:  Menganalisis database yang kecil (kurang dari 500 halaman transkrip atau fieldnotes) dan dapat secara mudah melakukan tracking file dan teks.  Belum menguasai software penelitian kualitatif.  Ingin merasa “dekat” dengan data-data tanpa interfensi mesin.  Cukup waktu menganalisis data

25  Analisis dengan komputer dilakukan ketika peneliti:  Menganalisis database yang besar(lebih dari 500 halaman transkrip atau fieldnotes)  Terlatih menguasai software penelitian kualitatif.  Butuh pengamatan secara cermat terhadap tiap kata dan tiap kalimat utk memperoleh kutipan-kutipan dan makna spesifik dari teks.

26  Aplikasi untuk mengorganisasi dan menganalisis data kualitatif:  Atlas.ti :  HyperRESEARCH :  MAXQDA :  NVivo :

27 Mengeksplorasi Makna Umum Dari Data  Baca seluruh transkrip beberapa kali  Buatlah catatan-catatan kecil pada tepi fieldnotes dan transkrip atau dibawah foto atau dibaliknya.

28 Mengkodekan Data

29

30

31 Tema Berlapis (Layering Themes)

32 Inter-relasi Tema  Peneliti meneliti praktek-praktek yang dijalankan 33 kepala program studi untuk meningkatkan penelitian staf dosen. Peneliti mengidentifikasi tema yg banyak dalam masing-masing kotak. Proses menunjukkan kumpulan interkoneksi antar event / aktifitas dalam proses peningkatan kinerja staf dosen seperti dalam gambar berikut ini:

33

34 Merepresentasikan TemuanTemuan  Tabel perbandingan

35  Diagram Hirarki (Tema Luas  Tema Sempit)  Gambar Peta  Tabel Demografik

36

37

38 Contoh Bentuk Narasi dalam Melaporkan Temuan

39 Petunjuk-pentunjuk mengembangkan narasi anda untuk melaporkan temuan-temuan kualitatif anda  Sertakan dialog yang mendukung suatu tema  Sertakan dialog dalam bentuk bahasa lokal partisipan (bila partisipan memberikan informasi dengan bahasa lokal)  Gunakan metafora dan analogi.  Melaporkan kutipan-kutipan dari data interview atau dari observasi.  Melaporkan perspektif yang beragam dan bukti-bukti yang berlawanan/kontras.  Tulis dalam rician yang jelas, ilustratif, dan mudah dipahami pembaca.  Spesifikkan ketegangan dan perlawanan (kontradiksi) dalam pengalaman-pengalaman individu

40 Menginterpretasikan Temuan  Intepretasi dalam penelitian kualitatif = peneliti mundur selangkah dan mencari makna yang lebih besar tentang fenomena yg berdasarkan pandangan personal, perbandingan dengan kajian terdahulu, atau keduanya.  Interpretasi temuan umumnya dapat ditemukan dalam bagian yang berjudul “Pembahasan”, “Kesimpulan”, “Interpretasi”, atau “Implikasi”. Bagian ini memuat:  Ulasan temuan-temuan utama dan bagaimana pertanyaan penelitian dijawab  Refleksi pribadi si peneliti tentang makna dari data-data yg dikumpulan  Pandangan pribadi yang dibandingkan dan dikontraskan dengan dengan literatur  Keterbatasan penelitian  Saran penelitian selanjutnya

41 Validasi Akurasi Temuan-Temuan Kualitatif  Validasi temuan = peneliti menentukan keakuratan dan kredibilitas temuan melalui strategi contohnya member-checking, triangulation, external auditing.  Triangulation = proses pembuktian/verifikasi bukti- bukti yg didapat dari bermacam-macam partisipan (contoh: kepala sekolah dan siswa), tipe-tipe data (observasi dan interview) atau metode pengumpulan data (dokumen dan interview) dalam bentuk tema- tema dan deskripsi.

42  Member-Checking = suatu proses yang mana peneliti menanyakan 1 atau lebih partisipan untuk mengecek keakuratan pernyataan/penjelasan  External Audit = peneliti menyewa pihak luar yang berkompeten untuk mengkaji aspek-aspek dalam penelitian.


Download ppt "Pengumpulan Data Kualitatif. 5 Langkah Pengumpulan Data Kualitatif  Secara sistematif identifikasi partisipan dan lokasi dengan cara purposeful sampling."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google