Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Kepala BLH Provinsi DIY. Jumlah Penduduk Prov DIY 2011 : 3.457.491 Jiwa Kota Yogyakarta Kab. GnKidul Kab. Bantul Kab. Sleman Kab. Kulon Progo Persebaran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Kepala BLH Provinsi DIY. Jumlah Penduduk Prov DIY 2011 : 3.457.491 Jiwa Kota Yogyakarta Kab. GnKidul Kab. Bantul Kab. Sleman Kab. Kulon Progo Persebaran."— Transcript presentasi:

1 Oleh : Kepala BLH Provinsi DIY

2 Jumlah Penduduk Prov DIY 2011 : Jiwa Kota Yogyakarta Kab. GnKidul Kab. Bantul Kab. Sleman Kab. Kulon Progo Persebaran Penduduk Provinsi DIY 2011

3 PROFIL KEPENDUDUKAN PROV DIY 2011 No.Kabupaten/KotaLuas (km 2 ) Jumlah Penduduk (Jiwa) Pertumbuhan Penduduk (%) Kepadatan Penduduk (Jw/km 2 ) 1Kulonprogo 586, ,48 663,28 2Bantul 506, , ,37 3Gunungkidul 1.485, ,07 454,69 4Sleman 574, , ,66 5Yogyakarta 32, ‘-0, ,75 D.I. Yogyakarta3.185, , ,28 Sumber: BPS DIY, Data Olahan Sensus Penduduk 2010

4 PENGGUNAAN LAHAN PROV DIY 2011 No Kabupaten/ Kota Pengunaan Lahan (%) Non PertanianSawah Lahan Kering Perkebun anHutanLainnyaTotal 1Sleman Gunungkidul Bantul Kulon Progo Yogyakarta Total

5 JUMLAH SUMBER PENCEMAR POTENSIAL DI KAB/KOTA NOKAB. /KOTAJUMLAH SUMBER PENCEMAR PERSENTASE (%) 1Kota Yogyakarta53033,25 2Kab. Bantul30919,39 3Kab. Gunungkidul34415,31 4Kab. Kulon Progo1257,84 5Kab. Sleman38624,22 Jumah ,00

6 JUMLAH SUMBER PENCEMAR POTENSIAL BERDASARKAN JENIS KEGIATAN PROV DIY N0Kab. / Kota Pelayanan Kesehatan IndustriPariwisataLainyaJumlah 1Kota Yogyakarta Kab. Bantul Kab. Gunungkidul Kab. Kulon Progo Kab. Sleman Jumlah

7 Jumlah Kegiatan Usaha/Industri - Tahun 2011 Jumlah usaha industri kecil dan menengah di Provinsi sebanyak unit sedangkan Tahun 2010 jumlah usaha sebanyak unit. Mengalami peningkatan 2,5%. - Jumlah industri menengah dan besar masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan industri kecil menengah atau industri rumah tangga

8 Jumlah KendaraanProv DIY 2011 Jumlah sepeda motor = unit Jumlah mobil penumpang = unit Jumlah mobil bus = unit Jumlah mobil beban = unit.

9 Keragaman Ekosistem Provinsi DIY Keragaman Ekosistem Provinsi DIY 1.Ekosistem Gunung Berapi 2.Ekosistem Perbukitan/Pegunungan 3.Ekosistem Lingkungan Sungai 4.Ekosistem Perkotaan 5.Ekosistem Perdesaan 6.Ekosistem Pesisir dan Pantai 7.Ekositem Perbukitan Karst

10 Kondisi Lingkungan Hidup Prov DIY 2011 NONama Sungai Nilai Baku Storet Nilai Eksisting Kualitas Air Sungai Keterangan 1Winongo≤ hingga -111Cemar Berat 2Code≤ hingga -112Cemar Berat 3Gajahwong≤ hingga -105Cemar Berat 4Sungai Bedog≤ hingga -127Cemar Berat 5Tambakbayan≤ hingga -89Cemar Berat 6Oyo≤ hingga -115Cemar Berat Kualitas Air Sungai Tahun 2011

11 KUALITAS UDARA AMBIEN 2011 No Parameter Pencemar Udara Baku Mutu Satuan Eksisting Konsentrasi Keterangan 1Karbon Monoksida ( CO), μg/m Baik 2Timah Hitam (Pb)2,00µg/m 3 0,55 - 1,40 Baik 3Oksida Nitrogen (NO X )400μg/m 3 12, ,05 Baik 4Sulfur dioksida (SO 2 )900μg/m 3 2, ,65 Baik 5Hidro karbon (HC),160µg/m 3 3, ,3 Baik Kualitas Udara Ambien di Sekitar Ruas-Ruas Jalan Protokol Provinsi DIY Tahun 2011

12 KUALITAS AIR TANAH/SUMUR 2011 Dari 15 parameter yang diuji - Ada 5 parameter kualitas air tanah (sumur) yang melebihi baku mutu yaitu : mangan, permanganat, nitrat, bakteri koli tinja, bakteri total koli -Parameter bakteri koli tinja dan bakteri total koli yang melebihi baku mutu ditemukan di sebagian besar sampel. -Sebagian besar sumur yang diteliti telah tercemar oleh bakteri koli sehingga tidak memenuhi persyaratan biologis untuk air bersih.

13 Kondisi Air Luat dan Pantai Kondisi Air Luat dan Pantai  Parameter fisika suhu air laut masih sesuai peruntukannya bagi wisata bahari, yaitu antara 25 o C – 29 o C. Kondisi ini tergolong nyaman, bagi biota perairan maupun manusia.  Secara kimia, derajat keasaman (pH) air laut antara 7,8 – 8,7, rata-rata masih berada di bawah ambang batas  Salinitas menunjukkan bahwa air laut di DIY berada dalam batas normal, yaitu antara 0,62% - 3,13%.  Parameter Krom (Cr), Kadmimium (Cd), Tembaga (Cu), Timbal (Pb) dan senag (Zn) umumnya melampau baku mutu  Coli tinja dan total coli hasil pengukuran menunjukan sangat fluktuatif pada saat musim hujan cendurung melampaui baku mutu sedangkan pada musim kemarau menunjukan kecenderungan kandunganya mendekati nol

14 LUAS DAN KERAPATAN TUTUPAN MANGROVE 2011 LUAS DAN KERAPATAN TUTUPAN MANGROVE 2011 NoLokasi Luas Lokasi ( Ha ) Tutupan ( % ) Kerapatan ( pohon/ha ) 1Kab. Bantul Kab. Gunung Kidul000 3Kab. Kulon Progo

15 LUAS LAHAN KRITIS 2011 NoKABUPATEN/KOTALUAS (Ha) 1Kabupaten Gunungkidul Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Kulon Progo Kota Yogyakarta0 Jumlah20.761

16 ALIH FUNGSI LAHAN Permukiman Tanah Kering Lainnya Tanah Kosong Total Konversi

17 - Konversi lahan pertanian menjadi non pertanian di Provinsi DIY didominasi oleh alih fungsi lahan untuk kepentingan pemukiman, yaitu sebesar ha - Alih fungsi lahan untuk kepentingan perairan / kolam sebesar 19 ha. - Secara keseluruhan alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian 174 ha. Hal ini disebabkan adanya pemanfaatan lahan non pertanian menjadi lahan pertanian sebesar ha

18 Pemakaian Pupuk Pertanian Prov DIY 20111

19 KEGIATAN PENGHIJAUAN 2011 KEGIATAN PENGHIJAUAN 2011 NoLOKASI PENGHIJUAN LUAS LAHAN (Ha) JUML TANANAM (BTNG) 1Kabupaten Gunungkidul Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Kulon Progo Kota Yogyakarta Jumlah

20 REHABILITASI LINGKUNGAN Pembangunanan SPAH sebanyak 250 unit, tersebar di Kabupaten/kota 2. Penghijauan pada pekarangan penduduk dengan 600 pohon mangga varietas gedong gincu 3. Reklamasi di lokasi lahan kritis dengan penghijauan pada lahan bekas penambangan pasir (bahan galian golongan C), di Dusun Balong, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman seluas 3,5 hektar dilakukan penataan lahan yang meliputi pembuatan terasering, guludan dan penanaman penguat tebing 4. Reklamasi di lokasi lahan kritis Dusun Pandansimo dengan penghijauan pada lahan bekas penambangan pasir (bahan galian golongan C) di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul seluas 4 hektar, dengan bibit tanaman sebanyak 3500 batang (Nyamplung, Keben, Rambutan dan Mangga). Penanaman dilakukan di sempadan sungai yang tergerus oleh kegiatan penambangan pasir

21 PEMBINAAN DAN PENGAWASAN SUMBER PENCEMAR LINGKUNGAN Sasaran Sumber Pencemar : hotel, rumah sakit, industri Manufaktur dan UMKM yang potensial menimbulkan pencemaran air sungai dan pencemaran udara 2. Metode Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan ; uji sampling kualitas limbah cair, bimbingan teknis, penyelenggaraan sosialisasi, evaluasi terhadap dukumen lingkungan, pemberian penghargaan bagi pelaku usaha yang taat, melaksanakan penaatan hukum lingkungan 3. Jumlah sumber pencemarar yang disasar : 410 kegiatan dan berlokasi tersebar di Kabupaten/kota

22 Dari 83 Kegiatan/usaha yang diawasi - Taat : 16 Usaha dan/atau kegiatan (19,3 %) - Kurang Taat : 48 Usaha dan/atau kegiatan (57,8 %) - Tidak Taat : 19 Usaha dan/atau kegiatan (22,9 %) HASIL PENGAWASAN PELAKSANAAN AMDAL 2011

23 HASIL UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR 2010 Kab/Kota 2010 Mobil Bensin Mobil DieselSepeda Motor Total Lulus Tidak Lulus Lulus Tidak Lulus Lulus Tidak Lulus Kulon Progo Bantul Sleman Gunungkidul Yogyakarta Jumlah Persentase68,3131,6942,8657,1493,076,93 Total Kendaraan

24 HASIL UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR 2011 Kab/Kota 2011 Mobil BensinMobil DieselSepeda Motor Total Lulus Tidak Lulus Lulus Tidak Lulus Lulus Tidak Lulus Kulonprogo Bantul Sleman Gunungkidul Yogyakarta Jumlah Prosentase79,9320,0755,6644,3469,4430,56 Total Kend

25 HASIL MONITORING UDARA AMBIEN ParameterBaku Mutu CO ug/m HC160 ug/m Pb2 ug/m30,820,050,69

26 KUALITAS AIR SUNGAI WINONGO ParameterSatuan BODmg/l5,474,139,00 CODmg/l17,1517,4718,83 TSSmg/l39,3320,3350,00 Fosfatmg/l0,230,31O,18

27 KUALITAS AIR SUNGAI CODE ParameterSatuan BODmg/l4,123,659,17 CODmg/l14,5214,6119,50 TSSmg/l80,0032,0095,00 Fosfatmg/l0,200,550,18

28 KUALITAS AIR SUNGAI GADJAHWONG ParameterSatuan BODmg/l4,424,255,83 CODmg/l19,3316,3911,17 TSSmg/l48,6732,6732,33 Fosfatmg/l0,210,800,23

29 JUMLAH PPLHD DAN PPNS 2011 JUMLAH PPLHD DAN PPNS 2011 NoNama InstansiNama Japung Jumlah Pegawai Laki- Laki PrmpTotal 1BLH Prov. DIYPedal112 PPNS Daerah213 PPNS Pusat101 2Kapedal Kab. Gunung Kidul PPNS011 3BLH Kab. BantulPPNS000 PPLHD000 4KLH Kab. Kulon Progo PPNS Daerah101 PPNS Pusat202 5KLH Kab. SlemanPPNS101 PPLHD123 6BLH Kota Yogyakarta PPNS000 PPLHD000

30 Kondisi Partisipasi Masyarakat Adanya peningkatan peranserta masyarakat dalam penanganan lingkungan dengan munculnya kelompok- kelompok masyarakat baik di perkotaan maupun pedesaan yang peduli dalam hal penanganan sampah rumah tangga, pembuatan sumur resapan/biopori, penghijauan dan konservasi sumberdaya alam, meskipun jumlahnya masih terbatas.

31 BLH Provinsi DIY bersama instansi terkait dan Tim Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Terpadu tahun 2011 menangani 7 (tujuh) kasus LH yaitu : 1.Dugaan Pencemaran Air Sungai Bedog Yang Diduga dari PS Madubaru Kasihan Bantul 2. Pencemaran Bau Yang Diduga Bersumber dari PT. Samitex Sewon Bantul 3. Dugaan Pelanggaran dan Kejahatan Lingkungan Oleh PT Asatex Piyungan Bantul 4. Penimbunan Limbah B3 Fly Ash dan Bottom Ash sebagai Tanah Urug di Mlati Sleman 5. Pencemaran Bau dan Debu dari Kegiatan Mebel di Cupu Watu Kalasan Sleman 6. Pencurian Termbu Karang di Pantai Sadranan Ngandong Gunungkidul 7. Penebangan Pohon Cemara Udang di Patehan Sanden Bantul PENEGAKAN HUKUM

32 Terima Kasih


Download ppt "Oleh : Kepala BLH Provinsi DIY. Jumlah Penduduk Prov DIY 2011 : 3.457.491 Jiwa Kota Yogyakarta Kab. GnKidul Kab. Bantul Kab. Sleman Kab. Kulon Progo Persebaran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google