Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SUHU, PANAS, DAN ENERGI INTERNAL Kelompok 10 Shabrina Lestari Sri Irawati Siti Chodijah Sherlin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SUHU, PANAS, DAN ENERGI INTERNAL Kelompok 10 Shabrina Lestari Sri Irawati Siti Chodijah Sherlin."— Transcript presentasi:

1 SUHU, PANAS, DAN ENERGI INTERNAL Kelompok 10 Shabrina Lestari Sri Irawati Siti Chodijah Sherlin

2 Temperatur (Suhu)  Suhu menunjukkan derajat panas benda.  Smakin ↑ suhu suatu benda, smakin panas benda tsb.  Scr mikroskopis, suhu menunjukkan E yg dimiliki o/ suatu benda. S  Setiap atom dlm suatu benda masing 2 bergerak, baik itu dlm bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran.  Makin tingginya E atom 2 penyusun benda, makin ↑ suhu benda tsb.  Alat u/ mengukur temperatur  thermometer. Prinsip dasar dari alat ukur ini ialah fenomena pemuaian yg merupakan indeks temperatur.

3 Macam-macam termometer  Termometer air raksa/alkohol  Termometer tahanan (termistor termometer)  Termometer elemen (termocouple)  Pyrometer optik  Termometer gas yang bervolume tetap

4 Skala Temperatur  Sblm th 1954 ditentukan 2 titik sbg titik acuan baku : titik es & titik uap. Titik es  suatu titik dimana tdpt campuran air yg jenuh udara dg es yg bertekanan 1 atmosfir. Titik uap  suhu dimana tdpt air mendidih pd tekanan 1 atmosfer.  Misal : 32 o F = titik es, pada 212 o F merupakan titik uap serta temperatur rectal berkisar 98,6 o F. Pada skala Celcius, titik es diberi harga 0 o C suhu pd titik uap diberi 100 o C.

5 Panas  Panas, bahang/kalor  energi yg berpindah akibat perbedaan suhu. Satuan SI u/ panas = joule. Panas bergerak dari daerah bersuhu ↑ ke daerah bersuhu ↓.

6 Panas Jenis dan Kalorimeter Panas jenis (c) suatu zat  energy panas yg diperlukan u/ mengubah temperatur satu satuan massa zat sebesar 10 pd Q yg diperlukan dilepaskan o/ zat bermassa m & temperaturnya berubah sebesar ∆t adalah Q=mc∆T Q = banyaknya kalor (jumlah panas) (joule) m = massa benda (kg) c = kalor jenis (joule/kg°C) ∆T = besarnya perubahan suhu (°C)

7 Contoh soal 1  Panas sebesar 12 kj diberikan pd sepotong logam bermassa 2500 gram yg memiliki suhu 30 o C. Jika kalor jenis logam = 0,2 kalori/gr o C, tentukan suhu akhir logam!

8 Penyelesaian  Dikt : Q = 12 kilojoule = joule m = 2500 gram = 2,5 kg T 1 = 30 o C c = 0,2 kal/gr o C = 0,2 x 4200 joule/kg o C = 840 joule/kg o C Dity : T 2 =...?  Jwb : Q = mc Δ T = (2,5)(840) Δ T Δ T = 12000/2100 = 5,71 o C T 2 = T 1 + Δ T = ,71 = 35,71 o C

9 Perubahan Wujud Zat  Panas peleburan  panas yg diperlukan u/ mengubah 1 kg zat dari keadaan padat -- cair pd titik leburnya.  Panas penguapan  panas yg diperlukan 1 kg zat dari keadaan cair -- uap (gas) pd titik didihnya.  Panas yg diperlukan(dilepaskan)dlm perubahan wujud zat kadang2 dsbut panas laten L.  Panas Q yang diperlukan (dilepaskan) o/ zat bermassa m dlm perubahan wujud itu dapat dinyatakan sebagai : Q = m.L

10 Perpindahan Panas a. Konduksi (conduction) b. Konveksi (convection) c. Radiasi (radiation) d. Evaporasi (evaporation)

11  Termodinamika adalah : ilmu yang mempelajari hukum- hukum yang mengatur perubahan energi dari suatu bentuk ke bentuk lain, aliran dan kemampuan energi melakukan usaha.  Dua istilah yang berkaitan erat dalam termodinamika, yaitu:  Sistem adalah : sesuatu yang menjadi subyek pembahasan atau fokus perhatian.  Lingkungan adalah : segala sesuatu yang tidak termasuk dalam sistem atau segala keadaan di luar sistem. HUKUM TERMODINAMIKA

12 Perhatikan gambar: Tabung berisi gas: lingkungan gas Batas sistem sistem

13 HUKUM TERMODINAMIKA Hukum ke nol/ Hukum Awal Termodinamika = dua sistem dlm keadaan setimbang dg sistem ketiga, maka ketiganya dlm saling setimbang satu dengan lainnya. Hukum Pertama Termodinamika = prinsip kekekalan energi yang memasukkan kalor sebagai mode perpindahan energi.

14 Continue.. Hukum kedua Termodinamika = bahwa aliran kalor memiliki arah, dengan kata lain, tidak semua proses di alam adalah reversibel (dapat dibalikkan arahnya) Hukum ketiga Termodinamika= Hk ketiga termodinamika terkait dg temperatur nol absolut  saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akn berhenti & entropi sistem akn mendekati nilai minimum  entropi benda berstruktur kristal sempurna pd temperatur nol absolut bernilai nol.

15  Secara matematis hukum I Termodinamika, dirumuskan :  U = U 2 -U 1 = Q – W +Q = sistem menerima kalor -Q = sistem mengeluarkan kalor +W = sistem melakukan usaha -W = sistem dikenai usaha Rumus hukum I Termodinamika

16 Contoh soal 2  Suatu sistem menyerap 1500 J kalor dari lingkungannya dan melakukan 2200 J usaha pada lingkungannya. Tentukan perubahan energi dalam sistem. Naik atau turunkah suhu sistem?

17 Dikt : Q = 1500 J W = 2200 J Ditny :  U Jawab :  U = Q – W = 1500 – 2200 = J Karena energi dalam sistem bernilai negatif maka suhu sistem menurun (T 2  T 1 ) Penyelesaian

18 Energi Internal  Energi dalam adalah : suatu sifat mikroskopik zat, sehingga tidak dapat di ukur secara langsung.  Secara umum perubahan energi dalam (  U), di rumuskan :  U = U 2 – U 1

19  Formulasi Energi Dalam  Gas monoatomik Energi Internal

20  Gas diatomik  Perubahan Energi Dalam  Gas monoatomik Energi Internal

21  Gas diatomik  Dari dua persamaan perubahan energi dalam di atas dapat disimpulkan : “Perubahan energi dalam  U hanya bergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir dan tidak bergantung pada lintasan yang ditempuh oleh sistem” Energi Internal

22 JENIS-JENIS TERMODINAMIKA a. Proses Adiabatik b. Proses Isokhorik c. Proses Isobarik d. Proses Isothermal

23 Proses Isobarik ( tekanan tetap ) a. Usaha yang dilakukan oleh sistem terhadap lingkungan (V2 > V1). W = p ( V 2 – V 1 )

24 Usaha yang dilakukan lingkungan terhadap sistem (V 2  V 1 ). W = p ( V 2 – V 1 ) Proses Isobarik ( tekanan tetap )

25 W = 0 Karena V2 = V1 o Perhatikan gambar p V V 1 = V 2 p1p1p1p1 p2p2p2p2 Proses Isokhorik (volum tetap )

26  Dari persamaan : pV = nRT diperoleh : Proses Isotermal ( suhu tetap )

27  Sehingga usaha yang dilakukan sistem (gas) dirumuskan : Proses Isotermal ( suhu tetap )

28

29 Contoh Soal 3  Suhu tiga mol suatu gas ideal 373 K. Berapa besar usaha yang dilakukan gas dalam pemuaian secara isotermal untuk mencapai empat kali volum awalnya ?

30 penyelesaian  Dikt : n= 3 mol T= 373 K V 2 = 4V R= 8,31 J/mol  Ditny : W  Jwb : W= nRT In (V 2 /V 1 ) = 3 x 8,31 x 373 In (4V 1 /V 1 ) =3 x 8,31 x 373 In 4 = 12890,999 J

31 suatu proses keadaan gas di mana tidak ada kalor yang masuk ke dalam atau keluar dari sistem ( Q = 0 ) Contoh proses adiabatis:  Pemuaian gas dalam mesin diesel  Pemuaian gas dalam sistem pendingin  Langkah kompresi dalam mesin pendingin Proses Adiabatis

32  Usaha dalam proses adiabatik secara matematis di rumuskan : Proses Adiabatis

33 Contoh soal 4  Suatu gas ideal monoatomik  = 5/3 dimampatkan secara adiabatik dan volumnya berkurang dengan faktor pengali dua. Tentukan faktor pengali bertambahnya tekanan.

34 Diket :  = 5/3 V 1 = 2V 2 atau V 2 = (1/2)V 1 Ditanya : p 2 Jwb : Penyelesaian

35


Download ppt "SUHU, PANAS, DAN ENERGI INTERNAL Kelompok 10 Shabrina Lestari Sri Irawati Siti Chodijah Sherlin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google