Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh DR. Ekowati Retnaningsih, SKM, M.Kes Kepala Balitbangnovda Sumatera Selatan Disampaikan pada Pertemuan Jaringan Penelitian & Pengembangan Kesehatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh DR. Ekowati Retnaningsih, SKM, M.Kes Kepala Balitbangnovda Sumatera Selatan Disampaikan pada Pertemuan Jaringan Penelitian & Pengembangan Kesehatan."— Transcript presentasi:

1 Oleh DR. Ekowati Retnaningsih, SKM, M.Kes Kepala Balitbangnovda Sumatera Selatan Disampaikan pada Pertemuan Jaringan Penelitian & Pengembangan Kesehatan Jakarta, 25 Oktober 2013

2 SUMSEL TECHNO PARK Balitbangnov Sumatera Selatan

3 Pasal 5  Kelitbangan pemerintah daerah provinsi merupakan kewenangan dan tanggung jawab SKPD Badan Penelitian Pengembangan Provinsi atau sebutan lainnya atau lembaga yang menyelenggarakan fungsi kelitbangan.

4 BAB II RUANG LINGKUP ( Pasal 2 s/d 3 ) 11 KEGIATAN UTAMA KEGIATAN PENDUKUNG a.PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN b.KETATALAKSANAAN c.SUMBERDAYA MANUSIA d.SUMBERDAYA ORGANISASI LAINNYA RUANG LINGKUP BADAN LITBANG DAERAH (PROVINSI /KAB/KOTA) a.PENELITIAN b.PENGEMBANGAN c.PENGKAJIAN d.PENERAPAN/INOVASI e.PEREKAYASAAN f.PENGOPERASIAN

5 5 Izin Penelitian On-Line (Link Database)

6 6

7 7 77 Balitbangnovda Provinsi Sumatera Selatan JUMLAH HASIL LITBANG YG MASUK DALAM DATABASE TH

8 8 88 Balitbangnovda Provinsi Sumatera Selatan NoBidang Kajian TahunJumlah Ketahanan Pangan Energi Baru & Terbarukan Teknologi dan Manajemen Transportasi Teknologi Informasi & Komunikasi Tek. Pertahanan & Keamanan Militer Militer Tek. Pertahanan & Keamanan Militer & Non Militer Teknologi Kesehatan & Obat-obat Pendidikan Ekonomi Pemerintahan, Humas & Sosial Kemasyarakatan Bidang Lain T o t a l TOTAL HASIL LITBANG D SUMATERA SELATAN TH

9 PENELITIAN, PENGEMBANGAN dan INOVASI: 1. Pemerintahan, 2. Hukum dan hak asasi manusia, 3. Sosial kemasyarakatan, 4. Kependudukan, 5. Pendidikan 6. Kesehatan. 7. Lingkup pertanian, 8. Pertambangan dan energi. 9. Peningkatan ekonomi dan Penanggulangan kemiskinan, 10. Keuangan daerah, 11. Informasi dan komunikasi, 12. Transportasi /perhubungan 13. Pariwisata. 14. Inkubator teknologi 15. Pendayagunaan iptek 16. Sentra HKI

10 1. PENYAKIT MENULAR: ◦ TBC (balitbangnovda, Loka Litbang) 2. PENYAKIT TIDAK MENULAR: ◦ Survei BTM pada jajanan anak sekolah (Balitbangnovda, Poltekes) 3. GIZI: ◦ Model Perbaikan Gizi berbasis pemberdayaan masyarakat. (Balitbangnovda, Balitsa Kementan, UNSRI, Poltekes) 4. KIA: ◦ Studi Kualitatif determinan kematian ibu (Balitbangnovda, POGI, IBI), ◦ Faktor resiko Kematian Ibu (Balitbangnovda SumSel, Bappeda Sumbar, Bappeda Bali) ◦ Pengembangan SIM Kematian Ibu (balitbangnovda, FK UNSRI). 5. KESLING: ◦ INOVASI teknologi Air Bersih (Balitbangnovda, LIPI, UNSRI, BTKL) 6. PERILAKU: ◦ PHBS (Balitbangnovda, Poltekes)

11 1. PELAYANAN KESEHATAN: ◦ Kepatuhan implementasi SOP Pertolongan kematian (Balitbangnovda, Poltekes, IBI), ◦ Akses pelayanan kesehatan (Balitbangnovda, FKM UNSRI) 2. TANAMAN OBAT: ◦ Pemetaan pemanfaatan TOGA di 15 kab/kota per desa (Balitbangnovda, Balitbang Kemenhut, Loka obat tradisional), ◦ INOVASI simplisia kunyit (Balitbangnovda, Balitro IPB, Litbang Kementan, Kemenristek) 3. JAMINAN KESEHATAN : ◦ Evaluasi Jamsoskes, (Balitbangnovda, FKM UI) ◦ Pengembangan SOP Jamsoskes (Balitbangnovda, FKM UI)

12  LABORATORIUM COMMUNITY  ANALISIS LANJUT RISKESDAS, RISTOJA, RISFASKES, DLL..  PILOT PROJECT IMPLEMENTASI HASIL BALITBANGKES  RISET BERSAMA  PENDAMPINGAN PAKAR

13 Desa Talang Keramat Kabupaten Banyu Asin Provinsi Sumatera Selatan

14  Terjadinya difusi teknologi model peningkatan pendidikan, ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat berbasis kearifan lokal Tujuan

15 1. Mengidentifikasi masalah dan potensi yang ada di lokasi desa model. 2. Menyusun perencanaan intervensi secara terpadu dengan sektor terkait atau dinas/instansi berbasis 10 Program Pokok PKK. 3. Mensinergikan stimulan yang diperlukan untuk desa model 4. Membangun komitmen masyarakat untuk mengatasi masalah dan mengembangkan potensi yang ada. 5. Mendampingi masyarakat dalam penerapan perencanaan intervensi. 6. Melakukan monitoring dan evaluasi

16 Dalam waktu 4 tahun ( ): Terbentuk Desa Model dengan indikator:  Administrasi PKK & desa: Rapi, tertib dan valid.  Kelembagaan : Terbentuk kelompok motivator desa, Dasa Wisma aktif, peningkatan strata posyandu, Bina Keluarga aktif, UKS aktif, koperasi.  Kesehatan & Pendidikan: Akses kesehatan dan pendidikan meningkat, kasus kurang gizi menurun, PHBS meningkat, tidak ada lagi penduduk buta aksara.  Ketahanan Pangan keluarga meningkat.  Ekonomi: tumbuh wirausaha baru, peningkatan daya saing UMKM, pendapatan masyarakat meningkat.  Perumahan: Proporsi Rumah sehat, kesehatan lingkungan, jamban, air bersih meningkat.  Fasilitas umum: sekolah, PAUD, Posyandu, tempat ibadah: sehat, bersih, rapi, indah.  Lingkungan: kesehatan lingkungan meningkat, bersih, rapi, indah.  Kebun pembibitan dan percontohan untuk pertanian  Infrastruktur membaik

17 Meningkat IPM MASALAH: 1.Rendahnya kualitas sarana dan prasarana 2.Rendahnya penghasilan keluarga 3.Kurangnya pemanfaatan lahan kosong 4.Rendahnya Pendidikan & keterampilan yang dimiliki 5.Rendahnya tingkat status gizi & kesehatan INTERVENSI INFRASTRUKTUR  Pembuatan Gapura  Perbaikan jalan dan lingkungan  Penyediaan sarana air bersih  Bantuan pagar halaman rumah PERTANIAN/PERIKANAN  Screen House  Pembibitan  Pelatihan budidaya  Bantuan bibit, pupuk, insektisida  Budidaya ikan  Penguatan kelembagaan  Bantuan alsintan PENDIDIKAN  Keterampilan  Kewirausahaan  Bantuan peralatan keterampilan KESEHATAN  Penyuluhan PHBS  Pembinaan kader posyandu  Perbaikan bangunan posyandu  Bedah rumah EKONOMI  Koperasi, arisan  Usaha ekonomi produktif  Pelatihan pengolahan pangan  Peningkatan nilai tambah (packaging)  Izin IRT 10 Program Pokok PKK

18 Koordinator: TP PKK Wakil koordinator: Balitbangnovda  Bidang Kesehatan, Gizi Masyarakat, dan Pendidikan (Dinkes, BKKBN, BKP, Dinsos, Disdik, BND, Balitbangnovda, TP PKK)  Lingkup Pertanian (Balitsa Kementan, Dishut, Distan TPH, Disbun, Disnak, DKP, Din. PUP, Balitbangnovda, TP PKK)  Bidang Infrastruktur ( Din. PUCK, Din. PUBM, BPMPD, BLH, Disparbud, TP PKK)  Bidang Wirausaha ( UGM, BKP, Disnakertran, Balitbangnovda, Dinsos, Diskop UKM, Disperindag, TP PKK)

19  Observasi lapangan:  Sosialisasi program kegiatan di desa  Survei Mawas Diri, peninjauan lapangan (pengumpulan data sekunder & observasi lapangan):  Identifikasi Masalah  Identifikasi Potensi  Pengolahan dan analisis data  Rapat Tim Desa Model dan TP PKK Prov  Penyajian hasil analisis data  Penyusunan perencanaan  Advokasi dinas/instansi  Mapping peran lintas sektor  Identifikasi & sinergi stimulan  Musyawarah Masyarakat Desa: Menyatukan komitmen  Implementasi kegiatan intervensi masing2 bidang Pelaksanaan

20

21 BGM: 16/198 (8 %) •PENYAKIT ?? •KECACINGAN ?? ASUPAN GIZI •ENERGI KURANG ?? •PROTEIN KURANG ?? Kesehatan Lingkungan: • BAB tidak di jamban ? • Air untuk makmin ? • Lingkungan sekolah ? •Pendapatan Keluarga: rendah • Ketersediaan Pangan Keluarga • Sosial Budaya • Ketidaktahuan • Lumbung Gizi keluarga • Pemanfaatan pekarangan (pertanian & ternak) • Penyuluhan Gizi • UKS •Modal Bergulir •Penumbuhan wirausaha baru •Penumbuhan kelompok motivator •Revitalisasi Posyandu •Dasa Wisma PMT Pemulihan •Jamban •SAB •Kebersihan pekarangan •Pengolahan sampah TAHUN 2011

22

23 MASALAH INFRASTRUKTUR •Belum tersedianya papan nama daerah •Jalan tanah yang rusak •Belum tersedianya sumber air bersih •Belum tersedianya batas halaman rumah dan jalan umum INTERVENSI OUTPUT •Gapura tanda Desa Model •Jalan beton sepanjang 2 km •Sumur bor dan bak penampungan •Pagar halam rumah sepanjang 2 x 2000 m INTERVENSI 2012

24 Gapura Pintu Masuk ”Desa Model” TP PKK SS & Bank BSB

25 Sebelum intervensi Dinas PUCK Kab. Banyuasin Sesudah intervensi

26 Sumur Bor dan Bak Penampungan Dinas PU Pengairan Kab. Banyuasin Sebelum intervensi Sesudah intervensi

27 OUTPUT •Lumbung pangan di pekarangan (rmh contoh) •Screen House • Pembibitan • Pelatihan budidaya • Bantuan sarana & bahan2 pertanian • Budidaya ikan • Penguatan kelembagaan INTERVENSI MASALAH PERTANIAN •Pekarangan blm dimanfaatkan secara optimal •Belum tersedianya prasarana pembibitan yang unggul •Kurangnya pengetahuan ttg teknik pembibitan •Belum terpenuhinya modal unt usaha pertanian •Belum terbentuknya kelembagaan yg solid INTERVENSI 2012

28 Screen House Distan & TPH Prov. Sumsel

29 Keterlibatan Masyarakat

30 Pembuatan bumbung daun pisang dan pemindahan bibit ke dalam bumbung Pelatihan dan Pembinaan

31 Pembibitan

32 SAWO SIRSAK MATOA SUKUN KELENGKENG PEPAYA Distan TPH dan Disbun Prov. Sumsel JAMBU BATU

33 INTERVENSI MASALAH KESEHATAN •PHBS belum optimal •Belum terbentuknya posyandu •Belum terampilnya kader posyandu •Belum layaknya bangunan posyandu •Pengetahuan ttg rumah sehat masih kurang •Terdapat 2 orang balita BGM OUTPUT • Peningkatan pengetahuan PHBS • Pembentukan posyandu Alamanda • Pembinaan kader posyandu • Perbaikan bangunan posyandu • Bedah rumah INTERVENSI 2012

34 Kantor Kecamatan Tl. Kelapa sebelum intervensi

35 Bedah Rumah: - RT 19 sebanyak 3 rumah - RT 22 sebanyak 2 rumah SEBELUM SESUDAH TP PKK & Dinsos. Kab. Banyuasin TP PKK & Dinsos. Kab. Banyuasin sebelum intervensi setelah intervensi

36 INTERVENSI MASALAH EKONOMI •Belum terciptanya penguatan modal usaha •Belum terciptanya usaha ekonomi produktif •Belum terlatihnya keterampilan pengolahan pangan •Belum terciptanya peningkatan nilai tambah •Belum terdaftarnya izin IRT OUTPUT •Terbentuknya koperasi dan kelompok arisan •Terciptanya usaha pembuatan sabun •Pelatihan pengolahan pangan •Peningkatan nilai tambah (packaging) •Fasilitasi izin IRT •Usaha pembibitan INTERVENSI 2012

37 Disperindag Prov. Sumsel Belum produksi Untuk penjualan Karena Bahan baku Terbatas.

38 Balitbangnovda Prov. Sumsel Sudah dijual untuk umum dan menerima pesanan untuk Souvenir pernikahan

39 IRT: Disperindag Kab. Banyuasin

40 Balitbangnovda Prov. Sumsel

41 INTERVENSI MASALAH PENDIDIKAN •Terdpt warga buta aksara •Kurangnya keterampilan yg dimiliki •Kurangnya pengetahuan berwirausaha •Kurangnya modal usaha OUTPUT •Persuasif warga buta aksara • keterampilan menjahit, menambal ban, mengelas • keterampilan kewirausahaan • Bantuan peralatan keterampilan INTERVENSI 2012

42 NOPENDIDIKANJUMLAHPERSEN 1Tidak Pernah Sekolah54,7 2Tidak Tamat SD/MI1514,0 3Tamat SD/MI6056,1 4Tamat SLTP/MTs1816,8 5Tamat SLTA/MA87,5 6Tamat PT10,9 TOTAL DATA PENDIDIKAN (RT 19 dan RT 22)

43 MESIN JAHIT DAN MESIN OBRAS Dinas Pendidikan Prov. Sumsel

44 PERALATAN TAMBAL BAN PERALATAN LAS

45 1. Rumah Pak Alex 2. Rumah Pak Mustaji 3. Rumah Pak Yulianto Masjid Daarul Mutaqin

46

47 Bantuan Balitbangnovda Bantuan Dinas Perikanan Banyuasin Jahe Kunyit Kolam Gantung TogaSEBELUM

48 Pepaya Pembibitan Kangkung

49

50

51

52

53

54 Memelihara Ikan dalam Kolam Gantung Bantuan Balitbangnovda Prov. Sumsel

55

56 SESUDAH

57 SESUDAH

58

59


Download ppt "Oleh DR. Ekowati Retnaningsih, SKM, M.Kes Kepala Balitbangnovda Sumatera Selatan Disampaikan pada Pertemuan Jaringan Penelitian & Pengembangan Kesehatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google