Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 SKS, WAJIB Dr. Eng. Indradi Wijatmiko Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 SKS, WAJIB Dr. Eng. Indradi Wijatmiko Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang 2014."— Transcript presentasi:

1 TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 SKS, WAJIB Dr. Eng. Indradi Wijatmiko Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang 2014

2 KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN YAKNI MAHASISWA MAMPU :  Memahami tentang pembangunan di bidang teknik sipil yang berwawasan lingkungan  Memahami definisi dan bidang-bidang teknik lingkungan  Memahami isu lingkungan yang mutakhir  Mengetahui sumber dan pengolahan serta menghitung debit air bersih dan air buangan/limbah  Merencanakan sistem penyaluran air bersih dan air buangan/limbah pada suatu daerah  Mengetahui pengelolaan air bersih dan air limbah di unit-unit usaha atau kegiatan tertentu di sejumlah negara.

3  Definisi teknik lingkungan  Pembangunan bidang teknik sipil yang berwawasan lingkungan  Penentuan studi area dan target waktu, periode desain, proyeksi penduduk dan fasilitas umum.  Faktor-faktor penentu kebutuhan air bersih. Kebutuhan domestik, non domestik, kebocoran air, faktor hari maksimum, faktor jam maksimum, kebutuhan pemadam kebakaran.  Pelayanan air, perpipaan dan non perpipaan  Sumber air bersih dan syarat kualitas, kuantitas, kontiyuitas.  Metode pengolahan air bersih berdasarkan sumbernya : pengolahan lengkap dan tak lengkap.  Sistem pengaliran air bersih gravitasi dan pompa. Waktu pengaliran.  Sistem distribusi : cabang dan grid. Pipa, komponen pipa, detail junction, reservoir, pompa, fire hidran.  Perhitungan dimensi pipa air bersih. POKOK BAHASAN

4 ..LANJUTAN POKOK BAHASAN  Pengertian air buangan/limbah  Sumber dan karakteristik air buangan.  Metode pengolahan air buangan: pengolahan primer, sekunder, tersier dan pengolahan lumpur.  Metode penyaluran air buangan.  Perhitungan debit air buangan.  Perhitungan dimensi air buangan.  Pengelolaan air bersih dan air limbah di unit-unit usaha atau kegiatan tertentu di sejumlah negara. RPKPS

5 DAFTAR PUSTAKA Al Layla, M.A., S. Ahmad., E.J Middlebrooks Water supply engineering design. Edisi II. Ann Arbor Science Publisher. USA Devia, Y.P Buku ajar Teknik Lingkungan. Mangkoedihardjo, S Penyediaan air bersih. Jilid I. Teknik Penyehatan – ITS, Surabaya Metcalf & Eddy Wastewater treatment and pumping.Mc Graw Hill, New York USA Peavy, H.S., D.R Rowe, G.Tchobanoglous Environmental engineering. Mc Graw Hill, New York USA Razif, M Bangunan pengolahan air minum. Teknik Penyehatan – ITS, Surabaya. Peraturan perundangan yang berlaku yang terkait dengan air bersih dan air limbah

6 PENILAIAN  Quis 1=  Quis 2=  Tugas Kelompok=  Tugas Perorangan=  UAS=

7 SOAL PRETEST : 1. Apa yang dimaksud dengan pembangunan berwawasan lingkungan ? 2. Jelaskan yang dimaksud dengan air bersih dan apa saja sumber – sumber air bersih ? 3. Bagaimanakah cara menghitung dimensi pipa untuk air bersih? 4. Apa yang dimaksud dengan pengolahan primer, sekunder dan tersier serta pengolahan lumpur pada air buangan?

8 PEMBANGUNAN BIDANG TEKNIK SIPIL YANG BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN Pembangunan di berbagai bidang saat ini harus berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan lingkungan hidup termasuk sumber daya ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.

9 CONTOH Pembangunan jalan tol berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan:  Dampak positif : meningkatkan perekonomian, memperlancar transportasi, dsb. Dampak positif harus dimaksimalkan.  Dampak negatif : kebisingan, getaran, emisi tinggi, banjir, gangguan visual, pembebasan lahan (dampak sosial), dsb. Dampak negatif harus ditekan seminimal mungkin.

10 SOLUSI DAMPAK Pembangunan jalan tol dianggap sebagai pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan apabila dalam pengoperasiannya memperhatikan :  Dampak kebisingan dan getaran diredam dengan barrier, diatur jaraknya dengan pemukiman, pengaturan letak bangunan  Dampak emisi udara diatasi dengan penanaman pohon/penghijauan  Dampak banjir dengan pembuatan saluran drainase yang memadai  Dampak sosial diatasi dengan sosialisasi, mengakomodasi sebagai tenaga kerja, dsb

11  Pembangunan jaringan jalan kereta api, stasiun, subway, pelabuhan, bandar udara  Reklamasi  Pembangunan berbagai macam industri  Pembangunan waduk, irigasi, normalisasi sungai, jalan tol, jalan, persampahan, perumahan, drainase, jaringan air bersih, instalasi pengolahan limbah  Pembangunan pusat perkantoran, pendidikan, olahraga, kesenian, tempat ibadah, pusat perdagangan, rumah sakit, taman rekreasi, hotel, lapanga golf  Pembangunan pembangkit tenaga listrik  Pertambangan dan eksploitasi migas, pembangunan kilang PEMBANGUNAN LAIN DIMANA TEKNIK SIPIL BERPERAN DAN WAJIB MEMPERHATIKAN ASPEK LINGKUNGAN

12 TEKNIK LINGKUNGAN  Merupakan bagian dari teknik sipil  Cabang-cabang teknik sipil : struktur, keairan, geoteknik, transportasi, manajemen konstruksi, teknik lingkungan, geodesi, dsb

13 DEFINISI TEKNIK LINGKUNGAN Cabang ilmu teknik yang berfokus pada : a. Menjaga lingkungan dari efek membahayakan sebagai akibat kegiatan manusia b. Menjaga populasi dari efek faktor-faktor lingkungan yang merugikan c. Meningkatkan kualitas lingkungan untuk kesehatan manusia dan alam sekitar

14 BIDANG-BIDANG  Bidang-bidang yang dipelajari : air bersih air limbah udara tanah sampah  Definisi Lingkungan a. Sederhana : sekitar seseorang/sesuatu b. Umum : atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer Yang dipelajari air bersih dan air limbah (sumber, karakteristik, pengolahan & sistem penyaluran)

15 DEFINISI  Atmosfer : campuran gas yang tersebar luas dari permukaan bumi yang tersusun dari elemen-elemen bumi yang menjadi gas pada proses pembentukan dan metamorfosisnya  Hidrosfer : terdiri dari laut, danau dan sungai serta air tanah dangkal yang berinterflow dengan air permukaan

16 LANJUTAN DEFINISI….  Litosfer : selimut tanah yang membungkus inti dari bumi  Biosfer : kulit bumi yang tipis yang terbentuk dari atmosfer, litosfer/permukaan bumi dan hidrosfer dimana ada kehidupan makhluk hidup. Material di biosfer berbentuk padat, cair dan gas yang mempunyai siklus. Sumber kehidupan (udara, air dan makanan) berasal dari biosfer. Namun limbah dalam bentuk padat, cair dan gas juga dibuang ke biosfer

17 LAHIRNYA REKAYASA/TEKNIK LINGKUNGAN  Biosfer mempunyai kemampuan untuk menerima, mengasimilasi dan mendaur ulang limbah (contoh self purification). Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dan beragamnya aktivitas manusia yang berakibat semakin banyak dan kompleksnya limbah, maka kemampuan biosfer menjadi terbatas.  Manusia harus bertanggungjawab. Para ahli membuat rekayasa (teknik) lingkungan untuk mempertahankan kualitas biosfer itu sendiri.  Proses rekayasa (teknik) lingkungan umumnya mengadopsi dari proses alam.

18 CONTOH  Alamiah Proses filtrasi atau penyaringan air dilakukan oleh pasir, kerikil, batuan, di sungai

19 LANJUTAN CONTOH…  Rekayasa/teknik lingkungan Penyaringan air dibuat dengan mengadaptasi proses di alam : filter dengan berbagai media

20 MATA KULIAH TEKNIK LINGKUNGAN Fokus kepada masalah keairan : air bersih dan air limbah

21 A I R  Tubuh manusia 65% adalah air sehingga keperluan utama adalah untuk air minum, disamping mandi dan cuci.  Selain itu dipakai pula untuk irigasi, pembangkit listrik, rekreasi, produksi industri dan sebagai badan air penerima air buangan

22 FAKTA AIR TAWAR  Keberadaan air di muka bumi 344 juta km 3 dalam bentuk samudra, laut, sungai, danau, es. Dari jumlah tersebut hanya 2.5% yang berupa air tawar dalam bentuk sungai, danau dan air tanah.  90 % Pasokan air tawar dunia terletak di Antartika

23 FENOMENA GLOBAL WARMING !! Penyebab emisi rumah kaca (CO 2 )  Akibat : pemanasan suhu, peningkatan muka air laut, musim kering lebih panjang.  Suhu naik 1 derajat : sungai gletser menyusut, penyakit malaria dan malnutrisi, musim dingin pendek, batu karang 80% rusak  Suhu naik 2 derajat : spesies tertentu terancam punah (beruang kutub), es di Greenland meleleh sehingga muka air laut naik menjadi 7 m.  Suhu naik 5 derajat : gletser di Himalaya hilang dan berpengaruh terhadap populasi di China dan India, ekosistem laut rusak, jumlah ikan berkurang, pulau2 rawan tenggelam : NewYork, London, Tokyo

24 MANUSIA PENYEBAB PEMANASAN GLOBAL 1.Pembakaran bahan bakar fosil. 2.Kerusakan/kebakaran hutan. Hutan menyerap CO 2 namun kebakaran melepaskan CO 2. 3.Pertanian. Beberapa aktivitas pertanian menyebabkan kenaikan suhu bumi. Lahan sawah yang tergenang menghasilkan gas metana (CH 4 ). Pemanfaatan pupuk akan menghasilkan dinitrooksida (N 2 O). Selain itu pembakaran padang sabana dan sisa-sisa pertanian juga mempunyai kontribusi dalam pemanasan global. 4. Peternakan. Kotoran ternak yang membusuk akan melepaskan gas metana (CH 4 ). Menurut laporan FAO UNO tentang Livestock’s Long Shadow bahwa 18% pemanasan global terjadi akibat indutri peternakan di dunia (lebih besar dari transportasi dunia yang hanya 13%). Data membuktikan peternakan mengeluarkan 9% CO 2, 65% NOx dan 37% CH 4. NOx yang dikeluarkan dari kotoran ternak menimbulkan efek rumah kaca 296 kali lebih besar dibandingkan efek rumah kaca yang disebabkan CO 2. 5.Sampah. Sampah menghasilkan gas metana (CH 4 ). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan sekitar 50 kg gas metana (CH 4 ).

25 See you Next Week


Download ppt "TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 SKS, WAJIB Dr. Eng. Indradi Wijatmiko Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google