Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengambilan Keputusan

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengambilan Keputusan"— Transcript presentasi:

1

2 Pengambilan Keputusan
Bab 14 Pengambilan Keputusan

3 Pengambilan Keputusan – proses memilih tindakan tertentu dalam menghadapi masalah atau kesempatan.
Kualitas keputusan yang manajer ambil adalah tolok ukur efektivitas mereka.

4 Jenis-jenis Keputusan
Keputusan terprogram Prosedur spesifik yang dibuat untuk masalah-masalah yang berulang dan rutin Keputusan tidak terprogram Keputusan yang diperlukan untuk masalah- masalah manajemen yang unik dan kompleks

5 Perbandingan Jenis-jenis Keputusan
Reorganisasi instansi pemerintah. Sistem promosi PNS. Contoh: Pemerintah Diversifikasi ke produk dan pasar baru. Pemesanan persediaan periodik. Bisnis Kreativitas, intuisi, toleransi ambiguitas, penyelesaian masalah kreatif. Tergantung pada kebijakan, aturan, dan prosedur baku. Prosedur Baru, tak terstruktur. Hubungan sebab dan akibat yang tak pasti. Sering, berulang, rutin. Hubungan sebab dan akibat yang pasti Masalah Keputusan tidak terprogram Keputusan terprogram

6 Keputusan Alat untuk mencapai hasil atau untuk menyelesaikan masalah
Hasil suatu proses yang dipengaruhi oleh banyak faktor

7 Proses Pengambilan- Keputusan Rasional
Menetapkan target dan tujuan spesifik dan mengukur hasil Revisi Proses Pengambilan- Keputusan Rasional Identifikasi dan definisi masalah Revisi Menetapkan prioritas Revisi Mencari penyebab Revisi Pengembangan solusi alternatif Revisi Evaluasi solusi alternatif Revisi Pemilihan Solusi Revisi Implementasi Revisi Tindak Lanjut 3

8 Identifikasi dan Definisi Masalah
Mengidentifikasi masalah yang sebenarnya dapat dihambat oleh faktor- faktor tertentu: Masalah persepsi Mencampuradukkan masalah dengan solusi Mengidentifikasi gejala sebagai masalah

9 Evaluasi Solusi Alternatif
Tujuan pengambilan keputusan adalah memilih alternatif yang akan memberikan hasil yang paling diinginkan dan paling sedikit merugikan Hubungan alternatif-hasil ditentukan oleh tiga kemungkinan kondisi: Kepastian Ketidakpastian Risiko

10 Alternatif dari Pengambilan Keputusan Rasional
Pengambilan keputusan administratif Pengambilan keputusan intuitif

11 Pengambilan Keputusan Administratif
Model yang menggambarkan pengambil keputusan sebagai: Bertindak dengan informasi yang tak lengkap Dipengaruhi oleh kemampuan kognitif mereka Dipengaruhi olehfaktor-faktor psikologis dan sosiologis Model yang menggunakan pendekatan keterbatasan rasionalitas

12 Pendekatan Keterbatasan Rasionalitas
Pengambil keputusan diasumsikan punya pandangan terbatas atau tak lengkap tentang masalah atau keputusan yang dihadapi Jumlah solusi yang bisa diimplementasikan dibatasi oleh: Kemampuan pengambil keputusan Sumber daya yang tersedia Keputusan dinilai memuaskan dan dapat diterima – yakni, cukup baik

13 Pengambilan Keputusan Intuitif
Melibatkan proses tidak sadar yang menggabungkan kepribadian dan pengalaman pengambil keputusan Pengambilan keputusan intuitif sering terjadi karena: Ketidakpastian yang tinggi Tenggat waktu yang pendek Ada kompleksitas

14 Pengaruh Perilaku dalam Pengambilan Keputusan
Nilai Kecenderungan terhadap risiko Potensi timbulnya disonansi Peningkatan komitmen 4

15 Nilai-nilai Nilai adalah panduan yang seseorang gunakan ketika menghadapi situasi di mana pilihan harus diambil Nilai mempengaruhi proses pengambilan- keputusan, melibatkan Tanggung jawab ekonomi dan hukum Tanggung jawab etika

16 Kecenderungan terhadap Risiko
Jumlah risiko dalam setiap keputusan tertentu bergantung pada tiga pertanyaan: Apakah tujuan yang jelas telah dibuat? Apakah informasi tentang alternatif yang mungkin telah diketahui? Apakah hasil masa depan yang terkait dengan alternatif yang mungkin telah diidentifikasi?

17 Potensi Timbulnya Disonansi
Disonansi kognitif – kurangnya konsistensi, atau harmoni, di antara kognisi individu setelah keputusan dibuat Akibatnya, pengambil keputusan memiliki kecemasan pasca pengambilan keputusan Disonansi dapat dikurangi dengan mengakui bahwa kesalahan telah dibuat

18 Peningkatan Komitmen Bertambahnya komitmen terhadap keputusan sebelumnya di mana pengambil keputusan yang “rasional” akan mundur Berasal dari keinginan untuk mengubah kerugian atau keputusan yang buruk menjadi keuntungan atau keputusan yang baik Dapat berasal dari terlalu melibatkan ego dalam proses pengambilan keputusan

19 Mengambil Keputusan dalam Kebudayaan yang Berbeda (1 dari 2)‏
Pengambilan keputusan organisasi di A.S. didasarkan pada analisis menyeluruh dan objektif terhadap informasi yang relevan Ini tidak selalu ideal di negara lain Di beberapa negara, eksekutif senior tidak perlu berkonsultasi dengan bawahan sebelum mengambil keputusan

20 Mengambil Keputusan dalam Kebudayaan yang Berbeda (2 dari 2)‏
Di beberapa negara lain, eksekutif senior perlu berkonsultasi dengan bawahan Dalam hampir semua aspek pengambilan keputusan, berbagai norma budaya yang berbeda menentukan cara yang berbeda

21 Pengambilan Keputusan Individu vs Kelompok (1 dari 3)‏
Dalam menetapkan target dan tujuan, kelompok lebih baik daripada individu karena jumlah pengetahuan yang lebih banyak pada kelompok Dalam mengidentifikasi penyebab dan mengembangkan solusi alternatif, upaya individu dari anggota kelompok penting untuk memastikan pencarian luas dalam berbagai fungsi organisasi

22 Pengambilan Keputusan Individu vs Kelompok (2 dari 3)‏
Dalam mengevaluasi solusi alternatif , penilaian kolektif kelompok, dengan sudut pandanglebih luas, lebih baik daripada pengambil keputusan individu Dalam memilih solusi, interaksi kelompok dan pencapaian konsensus biasanya menghasilkan penerimaan risiko yang lebih tinggi daripada yang diterima oleh pembuat keputusan individu

23 Pengambilan Keputusan Individu vs Kelompok (2 dari 3)‏
Implementasi dan tindak-lanjut dari suatu keputusan, terlepas dari dibuat oleh kelompok atau tidak, biasanya dijalankan oleh manajer individual

24 Kemungkinan Hubungan antara Kualitas Keputusan Kelompok dan Metode yang Digunakan
Tinggi Kemungkinan kualitas keputusan Rendah Individu Rata-rata Individual Kontrol Minoritas Kontrol Mayoritas Konsensus Metode pemakaian sumber daya kelompok

25 Kreativitas dalam Pengambilan Keputusan Kelompok
Kreativitas – proses di mana individu, kelompok, atau tim menghasilkan ide-ide baru dan berguna untuk memecahkan masalah atau meraih kesempatan Dalam organisasi, kreativitas adalah kemampuan melepaskan diri dari cara berpikir logis, linear, atau “in the box” yakni, berpikir lateral Proses menghasilkan cara baru untuk memecahkan masalah individu atau kelompok

26 Karakteristik pengambil Keputusan Kreatif (1 dari 2)‏
Keteguhan Hati (Perseverance)‏ Mereka lebih tekun atau gigih menghadapi kesulitan Berani mengambil risiko Mereka mengambil risiko menengah atau tinggi Mereka tidak mengambil risiko yang sangat tinggi

27 Karakteristik pengambil Keputusan Kreatif (2 dari 2)‏‏
Keterbukaan Terbuka terhadap pengalaman baru Terbuka terhadap pendekatan baru Toleransi terhadap ambiguitas Bisa mentoleransi kurangnya struktur Bisa mentoleransi ketidakjelasan Bisa mentoleransi kurangnya informasi

28 Teknik-teknik Merangsang Kreativitas
Brainstorming Teknik Delphi Teknik kelompok Nominal

29 Brainstorming Kelompok diharapkan untuk menghasilkan solusi kreatif atau imajinatif terhadap masalah organisasi Brainstorming – pembentukan ide-ide dalam kelompok melalui diskusi non-kritis Meningkatkan hasil kreatif dari kelompok Mengikuti serangkaian aturan dasar

30 Aturan-aturan Brainstorming
Tidak ada ide yang konyol Anggota-anggota kelompok didorong untuk mengeluarkan ide-ide ekstrem atau tidak wajar Tiap ide yang keluar adalah ide kelompok, bukan ide individu yang menyatakannya Jadi, anggota kelompok menggunakan dan membangun ide dari anggota lain yang sudah ada Tidak ada ide yang dikritik Tujuan sesi ini adalah menghasilkan ide, bukan mengevaluasi ide

31 Teknik Delphi Metode penetapan keputusan yang:
membandingkan pendapat-pendapat anonim terkait topik bahasan melalui sekumpulan kuesioner berurutan Memiliki keuntungan yang didapat dari memiliki beberapa penilai dan menghilangkan pengaruh bias yang mungkin terjadi pada interaksi tatap muka

32 Nominal Group Technique (NGT)‏
Metode pengambilan keputusan yang terjadi dalam suatu pertemuan yang sangat terstruktur Keputusan kelompok didasarkan pada penilaian matematis dari voting

33 Teknik Kelompok Nominal Empat-Langkah
Anggota-anggota kelompok individu masing-masing mencatat ide-ide, masalah yang akan dipecahkan, atau peluang Langkah 2 Tiap anggota kelompok menulis di papan tulis, ide, masalah, atau kesempatan tanpa komentar atau diskusi Mulai Langkah 1 dengan berbagai ide, masalah, atau kesempatan Langkah 3 Setiap pernyataan tertulis didiskusikan, mempersempitnya ke dalam set terbaik Langkah 4 Anggota mem-voting/memberi ranking dari yang terbaik sampai terburuk setiap set ide, masalah, kesempatan

34 Perbedaan antara Teknik Delphi dan NGT
Partisipan biasanya anonim satu sama lain Partisipan berjauhan dan tak pernah bertatap muka Semua komunikasi antara partisipan dengan kuesioner tertulis dan umpan balik dari staf yang memonitor NGT Partisipan akhirnya saling mengenal Partisipan bertatap muka dalam satu meja Komunikasi terjadi langsung antara partisipan

35 Poin-poin Penting Pengambilan keputusan adalah tanggung jawab bersama semua eksekutif, terlepas dari bidang fungsi atau tingkat manajemen Manajer harus mengambil keputusan yang menentukan masa depan organisasi mereka dan juga masa depan mereka sendiri Kualitas keputusan manajer adalah tolok ukur keefektivifannya


Download ppt "Pengambilan Keputusan"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google