Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGAMBILAN KEPUTUSAN. 2 Pengambilan Keputusan  Hidup adalah keputusan:  Hidup adalah pilihan, yaitu memilih jalan kehidupan yang akan ditempuh, untuk.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGAMBILAN KEPUTUSAN. 2 Pengambilan Keputusan  Hidup adalah keputusan:  Hidup adalah pilihan, yaitu memilih jalan kehidupan yang akan ditempuh, untuk."— Transcript presentasi:

1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN

2 2 Pengambilan Keputusan  Hidup adalah keputusan:  Hidup adalah pilihan, yaitu memilih jalan kehidupan yang akan ditempuh, untuk mencapai tujuan akhir.  Pilihan perlu pertimbangan dan keputusan.  Hampir semua aspek kehidupan, termasuk hasil dan upaya manusia untuk meningkatkan kesejahteraannya, melibatkan pengambilan keputusan.  Lingkup bahasan:  Elemen pengambilan keputusan.  Teknik pencarian solusi persoalan.  Pertimbangan/permasalahan pengambilan keputusan.

3 3 Elemen pengambilan keputusan  Permasalahan:  Cepat & hemat.  Cepat lebih boros atau lebih hemat bahan bakar ? Perlu data.  Di kota atau di tol luar kota? Perlu informasi/data.  Cepat & hemat tidak dapat dipenuhi secara bersama.  Kompromi Kecepatan: - Kota: 0 – 25 mph. - Tol: 40 – 60 mph.

4 4 Elemen pengambilan keputusan  Model.  Uraian persoalan secara matematik atau kuantitatif.  Kriteria.  Tujuan (goals atau objectives) dari persoalan pengambilan keputusan.  Pembatas (contraints).  Faktor tambahan yang harus dilibatkan dalam pencarian jawaban/solusi  Optimisasi.  Solusi terbaik.

5 5 Elemen pengambilan keputusan Contoh:  Model.  Grafik ~ fungsi f(x)=[β0 exp(β1x)]-1  Kriteria.  Min. Ongkos ~ Maks. mil per galon  Pembatas (contraints).  Di jalan tol: Kecepatan rata2 40 – 60 mph.  Optimisasi.  Model ~ Formulasi persoalan ~ Optimisasi.  df/dx=0, d2f/dx2<0 ~ x*

6 6 Teknik pencarian solusi persoalan  Solusi (jawab) persoalan:  Tidak fisibel: diluar daerah permasalahan.  Fisibel: pada daerah permasalahan.  Contoh:  Kecepatan di kota: 0 – 25 mph

7 7 Teknik pencarian solusi persoalan  Solusi Fisibel:  Optimum: the best.  Mendekati optimum.  Contoh:  Kecepatan di jalan tol: 40 – 60 mph.  Solusi Optimum: Kecpt=45 mph. Bb.=22.5 mpg.  Solusi dekat optimum: Kecpt=40 mph. Bb.=21.0 mpg.

8 8 Teknik pencarian solusi persoalan  Teknik Pencarian solusi (analitik):  Optimisasi: the best.  Heuristik: mendekati optimum.  Optimisasi:  Kalkulus. Aturan: Turunan pertama dan kedua.  Program Matematik. Program: Linier, Non-linier, Dinamis, Integer. Aturan: diturunkan & dibuktikan secara analitik.  Heuristik:  Menggunakan aturan tertentu (rule of thumb).

9 9 Teknik pencarian solusi persoalan  Proses pencarian solusi persoalan menggunakan optimisasi ataupun heuristik melibatkan serangkaian langkah dengan aturan tertentu.  Algoritma: Serangkaian langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu jenis persoalan tertentu. (Al-Khawarizmi, ahli matematika Uzbek, 900).  Contoh:  Algoritma menghitung harga rata-rata bilangan.  Algoritma penembakan sasaran.

10 10 Teknik pencarian solusi persoalan  Algoritma menghitung harga rata-rata bilangan: (0) Jumlah_bil.=0, Banyaknya_bil.=0; (1) Ambil sebuah Bilangan, Banyaknya_bil.= Banyaknya_bil. + 1; (2) Jumlah bil.= Jumlah bil.+Bilangan; (3) Bilangan habis ? Tidak: kembali ke (1); Ya: lanjutkan ke (4); (4) Harga rata2=Jumlah bil./Banyaknya bil; Selesai;  Contoh: Bilangan: 5, 8, 3, 6, 7.

11 11 Teknik pencarian solusi persoalan  Algoritma penembakan sasaran: (0) Tentukan rentang penembakan [bw, at]; (1) rentang= [bw, at]; (2) Tembak sembarang pada rentang; (3) Kena? Tidak: lanjutkan ke (4); Ya: Selesai. (4) Terlalu tinggi ? Jika ya, rentang=[bw, tembak]; Jika tidak, rentang=[tembak, at]; Kembali ke (2);  Contoh:  Rentang: [10, 25], Sasaran=17 (tidak diketahui oleh penembak).

12 12 Teknik pencarian solusi persoalan  Algoritma Heuristik:  Pengambilan keputusan permasalahan sehari-hari.  Pengambilan keputusan permasalahan yang kompleks.  Contoh: Penentuan rute terpendek dari A menuju F. Algoritma heuristik: Nearest-neighbour. Dari A ke B: 4. Dari A ke E: 3. Pilih terdekat, yaitu A ke E. Dari E ke F: 7. Rute terpilih: A - E - F, jarak 10. (Rute optimum adalah A - B - F, jarak 10)

13 13 Teknik pencarian solusi persoalan  Penentuan rute terpendek dari A menuju K.  Solusi optimum: A-E-F-J-K, jarak=16.

14 14 Teknik pencarian solusi persoalan  Teknik optimisasi mencari solusi terbaik dari sejumlah alternatif, bukan dari seluruh alternatif.  Jika alternatif yang harus dipilih terbatas, misal dua alternatif:  Nyatakan kriteria terpenting dari persoalan tersebut.  Tentukan bobot kepentingan dari kriteria tersebut.  Bandingkan dan pilih alternatif terbaik.  Alternatif terpilih sangat ditentukan oleh kriteria yang digunakan dan bobot kepentingannya.

15 15 Teknik pencarian solusi persoalan Contoh: Penentuan lokasi Bandara. Kriteria: Biaya & waktu tempuh rata2 dari kota. Lokasi Biaya Waktu investasi. tempuh A$ 3,000, menit. B$ 4,500, menit. Jika bobot biaya adalah 0.6 dan waktu adalah 0.4, maka: A= 0.6*2+0.4*2= =2.0. B= 0.6*3+0.4*1= =2.2. Pilih lokasi A.

16 16 Pertimbangan/permasalahan pengambilan keputusan  Persoalan keputusan akan ditemukan dimanapun:  Kehidupan sehari-hari.  Pemerintahan.  Perusahaan.  Organisasi sosial.  Perlunya keputusan karena:  Kehidupan yang lebih baik.  Keterhubungan dengan masyarakat lain.  Peran serta pada masyarakat.

17 17 Pertimbangan/permasalahan pengambilan keputusan  Keputusan penting harus diselesaikan dengan:  Cerdas, bijaksana, dan logis.  Pemahaman terhadap elemen persoalan keputusan, membantu untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik.  Gagasan teknik pengambilan keputusan yang sistematis:  Model, walaupun tidak sempurna, dapat memperbaiki keputusan.  Semakin baik model (mewakili persoalan), semakin baik hasil keputusannya.

18 18 Pertimbangan/permasalahan pengambilan keputusan  Penyelesaian persoalan/pengembilan keputusan:  Tidak ada metode yang sederhana untuk memperoleh jawaban dari persoalan.  Metode/teknik/algoritma pengambilan keputusan biasanya untuk persoalan yang spesifik.  Jika terdapat persoalan baru, gunakan imajinasi dan kekhasan untuk menyelesaikannya.


Download ppt "PENGAMBILAN KEPUTUSAN. 2 Pengambilan Keputusan  Hidup adalah keputusan:  Hidup adalah pilihan, yaitu memilih jalan kehidupan yang akan ditempuh, untuk."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google